Tampilkan postingan dengan label Pertandingan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pertandingan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Maret 2018

Bekas Sujud Bukan di Jidat, Tapi Kebaikan Perilaku

Surabaya, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Banyak yang memaknai bahwa bekas sujud pada salah satu ayat Al-Qur’an adalah dahi atau jidat yang hitam. Padahal yang benar adalah terpancarnya aura kebaikan dari dalam diri dan kebaikan perangai. 

Penjelasan ini disampaikan KH Ma’ruf Khozin saat mengisi Kajian Islam Ahlussunnah wal Jama’ah atau Kiswah yang diselenggarakan PW Aswaja NU Center Jawa Timur, Sabtu (3/2). 

Bekas Sujud Bukan di Jidat, Tapi Kebaikan Perilaku (Sumber Gambar : Nu Online)
Bekas Sujud Bukan di Jidat, Tapi Kebaikan Perilaku (Sumber Gambar : Nu Online)

Bekas Sujud Bukan di Jidat, Tapi Kebaikan Perilaku

Ayat yang disalahartikan tersebut adalah pada Surat al-Fath ayat ke 29. Kiai Ma’ruf, sapaan akrabnya kemudian mengemukakan bahwa arti dari ayat dimaksud adalah: Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan Dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. Kamu lihat mereka ruku’ dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. 

“Banyak orang yang salah paham dengan maksud ayat ini. Ada yang mengira bahwa dahi yang hitam karena sujud itulah yang dimaksudkan dengan tanda-tanda dari bekas sujud,” kata aktivis Lembaga Bahtsul Masail PWNU Jatim ini. Sehingga sejumlah cara dilakukan agar terlihat ada bekas sujud, termasuk dengan membuat dahi menjadi hitam. “Padahal itu min atsaril karpet, atau lantaran bekas kasarnya karpet,” katanya berseloroh.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Mengutip salah satu riwayat Thabari dengan sanad yang hasan dari Ibnu Abbas bahwa yang dimaksudkan dengan hal tersebut sebagai perilaku yang baik. “Dalam riwayat Thabari dengan sanad yang kuat dari Mujahid bahwa yang dimaksudkan adalah kekhusyuan,” katanya sembari menyebut literature yakni Tafsir Mukhtashar Shahih halaman 546.

Kiai Ma’ruf juga menyebut riwayat dari Ibnu Umar yang suatu ketika melihat ada seorang yang pada dahinya terdapat bekas sujud. Melihat hal tersebut, Ibnu Umar berkata: “Wahai hamba Allah, sesungguhnya penampilan seseorang itu terletak pada wajahnya. Janganlah kau jelekkan penampilanmu,” tandasnya dengan menyebutkan bahwa itu berdasarkan riwayat Baihaqi dalam Sunan Kubro nomor 3699.

Anggota dewan pakar PW Aswaja NU Center Jatim ini menyarankan ketika sujud hendaknya proporsonal jangan berlebihan sehingga hampir seperti orang yang telungkup. “Tindakan inilah yang sering menjadi sebab timbulnya bekas hitam di dahi,” katanya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dirinya kemudian membandingkan bekas sujud yang ditunjukkan para ulama dan kiai. “Bekas sujud mereka sangat terasa dari auranya yang tenang dan meneduhkan,” ungkapnya. Padahal para kiai utamanya pengasuh pesantren menghadapi banyak masalah. Dari mulai problem pribadi dan keluarga, mengembangkan pesantren, keluhan perilaku santri, hingga konsultasi problem masyarakat. 

“Karena para kiai dan ulama adalah ahli ibadah, wajahnya tidak menyeramkan. Dan yang membekas dari ibadah shalatnya ditunjukkan dengan mengayomi umat,” pungkasnya.

Kiswah diselenggarakan secara rutin hari Sabtu usai Shalat Ashar. Kegiatan dilangsungkan di mushalla PWNU Jatim, jalan Masjid Al-Akbar Timur 9 Surabaya. Bahkan di tempat yang sama, para jamaah dapat melanjutkan dengan mengikuti kajian pendalaman Aswaja kepada KH Marzuqi Mustamar. Kegiatan diawali dengan Shalat Magrib berjamaah, pembacaan shalawat. dan wirid khusus. Bahkan di akhir acara ada makan bersama secara gratis. (Ibnu Nawawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Pertandingan, Sejarah Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sabtu, 24 Februari 2018

Dasar Hukum KB

Assalamualaikum,sebelumnya saya ucapkan terimakasih, saya ingin menanyakan bagaimanakah hukumnya ikut KB? Wa’alaikum salam wr. wb. (Muhammad Masruhin, jln s. Parman 150 Kabupaten Jember)

Jawaban

Dasar Hukum KB (Sumber Gambar : Nu Online)
Dasar Hukum KB (Sumber Gambar : Nu Online)

Dasar Hukum KB

Penanya yang budiman, semoga selalu dirahmati Allah swt. bahwa KB merupakan salah satu program pemerintah untuk mengendalikan laju pertumbuhan penduduk. Dengan kata lain program KB merupakan program perencanaan jumlah keluarga yang bisa dilakukan dengan alat-alat kontrasepsi seperti kondom dan spiral. 

Secara fiqhiyah, pada dasarnya KB diqiyaskan dengan apa yang dinamakan ‘azl yaitu mengeluarkan air mani di luar vagina. Pada zaman dulu, ‘azl dijadikan sarana untuk mencegah kehamilan. 

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sedangkan KB juga sama-sama untuk mencegah kehamilan, bedanya ‘azl tanpa alat sedangkan KB dengan alat bantu seperti kondom dan spiral. Dan keduanya dipertemukan karena sama-sama untuk mencegah kehamilan, dan sama sekali tidak memutuskan kehamilan. 

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Berangkat dari penjelasan ini, maka ketika membahas KB terlebih dahulu yang harus diketahui adalah bagaimana hukumnya ‘azl. Dan jika sudah diketahui kedudukan hukum ‘azl maka kita tinggal menyamakan hukumnya saja.

Terdapat hadits yang memperbolehkan ‘azl, diantaranya adalah hadits yang diriwayatkan dari Jabir ra:

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?--? ?

“Dari Jabir ia berkata, kita melakukan ‘azl pada masa Rasulullah saw kemudian hal itu sampai kepada Nabi saw tetapi beliau tidak melarang kami” (H.R. Muslim)  

Namun ada juga hadits yang melarang ‘azl, di antaranya adalah hadits yang diriwayatkan Judamah binti Wahb:

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? --? ?

“Dari Judamah bin Wahb saudara perempuan ‘Ukkasyah ia berkata, saya hadir pada saat Rasulullah saw bersama orang-orang, beliau berkata, sungguh aku ingin melarang ghilah (menggauli istri pada masa menyusui)kemudian aku memperhatikan orang-orang romawi dan parsi ternyata mereka melakukan ghilah tetapi sama sekali tidak membahayakan anak-anak mereka. Kemudian mereka bertanya tentang ‘azl, lantas Rasulullah saw berkata, itu adalah pembunuhan yang terselubung”. (HR. Muslim)    

Menanggapi dua hadits yang seakan saling bertentangan tersebut, maka Imam Nawawi mengajukan jalan tengah dengan cara mengkompromikan keduanya. Menurutnya, hadits yang melarang ‘azl harus dipahami bahwa larangan tersebut adalah sebatas makruh tanzih atau diperbolehkan, sedang hadits yang memperbolehkan ‘azl menunjukkan ketidakharamannya ‘azl. Tetapi ketidak haraman ini tidak menafikan kemakruhan ‘azl.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

“Kemudian hadits-hadits ini yang saling bertetangan harus dikompromikan dengan pemahaman bahwa hadits yang melarang ‘azl itu menunjukkan makruh tanzih. Sedang hadits yang memperbolehkan ‘azl itu menunjukkan bahwa ‘azl tidaklah haram. Dan pemahaman ini tidak serta-merta menafikan kemakruhan ‘azl”. (Muhyiddin Syaraf an-Nawawi, al-Minhaj Syarh Shahih Muslim bin al-Hajjaj, Bairut-Dar Ihya` at-Turats, cet ke-2, 1329 H, juz, 10, h. 9)     

Karena itulah maka Imam Nawawi dengan tegas menyatakan bahwa hukum ‘azl adalah makruh (diperbolehkan walau tidak disarankan) meskipun pihak istri menyetujuinya. Alasannya adalah ‘azl merupakan salah satu sarana untuk menghindari kehamilan.

      

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

“’Azl adalah menggaulinya suami terhadap istri kemudian ketika suami mau keluar mani ia melepaskan dzakarnya dan mengeluarkannya di luar farji. Hukum ‘azl menurut kami adalah makruh dalam kondisi apa saja dan pada setiap perempuan baik ia rela maupun tidak, karena ‘azl adalah sarana untuk memutuskan keturunan”. (Muhyiddin Syaraf an-Nawawi, al-Minhaj Syarh Shahih Muslim bin al-Hajjaj, Bairut-Dar Ihya` at-Turats, cet ke-2, 1329 H, juz, 10, h. 9).

Penjelasan singkat di atas setidaknya bisa dijadikan sebagai rujukan mengenai kebolehan KB. Bahkan NU pada tepatnya tanggal 21-25 Syawal 1379 H/ 18-22 April 1960 dalam Konbes Pengurus Besar Syuriyah NU ke-1 telah membahas mengenai Family Planing (Perencanaan Keluarga). Dan pada Muktamar ke-28 di Pon-pes Al-Munawwir Krapyak 26-28 Rabiul Akhir 1410 H/ 25-28 Nopember 1989 M juga telah memutuskan kebolehan menggunakan spiral sama dengan ‘azl¸ atau alat kontrasepsi yang lain. (Lihat, Ahkamul Fuqaha, Surabaya-Khalista bekerjasama dengan LTN PBNU, cet ke-1, 2011, h, 302 dan 450-452)      

Demikian jawaban yang dapat kami sampaikan, semoga bisa menambah wawasan kita semua dan bermanfaat. (Mahbub Ma’afi Ramdlan

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Pertandingan, Internasional Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Selasa, 20 Februari 2018

Syekh Mutamakkin, Referensi Keilmuan Pesantren

Pati, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Sejarah keagamaan di kawasan Nusantara, ditentukan oleh pola dakwah yang merakyat dan mengadaptasi nilai-nilai lokal. Praktik keagamaan inilah yang dijalankan Syekh Mutamakkin dalam menyebarkan Islam di pesisir Jawa, khususnya di Pati.

Kisah kehidupan Syekh Mutamakkin ini diulas kembali oleh penulis buku “Syekh Mutamakkin: Perlawanan Kultural Agama Rakyat" Zainul Milal Bizawie di auditorium Madrasah Salafiyyah Kajen, kabupaten Pati, Kamis (18/9).

Syekh Mutamakkin, Referensi Keilmuan Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)
Syekh Mutamakkin, Referensi Keilmuan Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)

Syekh Mutamakkin, Referensi Keilmuan Pesantren

Pada bedah buku yang difasilitasi RMI PCNU Pati dan Penerbit Pustaka Compass ini, Milal menganjurkan santri masa kini untuk menengok kembali riwayat dan sanad keilmuan pesantren.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

"Pemahaman tentang sejarah ulama, menguatkan kepercayaan diri para santri dalam menghadapi tantangan zaman. Santri juga akan kuat ideologinya dengan menjadikan ulama sebagai pedoman dan referensi keilmuan," ungkap Milal.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ia mendorong para santri untuk menulis riwayat para guru mereka. “Kisah Syekh Mutamakkin menjadi referensi bagaimana santri berjuang untuk belajar, menempuh perjalanan panjang untuk mencari ilmu, dan mengabdi bagi penyebaran pengetahuan di masyarakat," ujar Milal.

Buku "Syekh Mutamakkin" karya Milal ini mengisahkan genealogi keilmuan komunitas pesantren di kawasan pesisir Jawa. Syekh Mutamakkin menyebarkan Islam di Kajen dan Cebolek, Pati yang kemudian keturunannya menyebar ke pesantren di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Senada dengan Milal, Sekretaris RMI NU Pati Saifur Rijal mendorong para santri untuk giat membaca dan menulis. “Para santri sekarang perlu mengetahui tentang sejarah ulama dan guru-gurunya. Kalau tidak paham sejarah, maka tidak akan punya pendirian yang kuat," tandas Rijal. (Muna Aziz/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Jadwal Kajian, Pertandingan Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Minggu, 04 Februari 2018

India ke Myanmar: Akui Rohingya, Bangun Sosio-Ekonomi di Rakhine!

Dhaka, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Menteri luar negeri India Sushma Swaraj mengatakan, India mendukung pelaksanaan rekomendasi yang menyarankan pengakuan kepada etnis Rohingya di wilayah Myanmar.

Pihak India mendukung pemulangan ratusan ribu Muslim Rohingya yang kini memadati Bangladesh ke tempat asalnya di Negara Bagian Rakhine, Myanmar.

India ke Myanmar: Akui Rohingya, Bangun Sosio-Ekonomi di Rakhine! (Sumber Gambar : Nu Online)
India ke Myanmar: Akui Rohingya, Bangun Sosio-Ekonomi di Rakhine! (Sumber Gambar : Nu Online)

India ke Myanmar: Akui Rohingya, Bangun Sosio-Ekonomi di Rakhine!

Jumlah Muslim Rohingya yang lari dari Myanmar telah mencapai hampir 600 ribu orang sejak eskalasi kekerasan pada 25 Agustus lalu. Mereka berjalan kaki menerobos sungai, hutan, atau laut selama berhari-hari. 

Dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip AP, dia juga menekankan pentingnya penatan ekonomi di Negara Bagian Rakhine untuk menyelesaikan masalah tersebut.

"Menurut pandangan kami, satu-satunya solusi jangka panjang untuk situasi di Negara Bagian Rakhine adalah pembangunan segera sosio-ekonomi dan infrastruktur yang akan memberi dampak positif bagi semua masyarakat yang tinggal di negara bagian ini," katanya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Bangladesh mendesak India untuk memainkan peran lebih besar dengan "memberikan tekanan terus-menerus" kepada Myanmar untuk menemukan solusi damai bagi krisis Rohingya.

Sikap India yang mulai andil dalam penyelesaian krisis Rohinga akan sangat berarti bagi kebijakan China sebagai pendukung Myanmar, yang mengatakan bahwa Muslim Rohingya adalah migran ilegal dari Bangladesh, bukan warganya. (Red: Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Pertandingan Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Minggu, 28 Januari 2018

Kenalkan Organisasi, Pelajar NU Kota Tangerang Keluar-Masuk Sekolah

Jakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Pengurus Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) mulai mengadakan sosialisasi tentang IPNU dan IPPNU ke sejumlah sekolah umum di Kota Tangerang. Mereka masuk antara lain ke SMKN 8 Kota Tangerang. Mereka juga membagikan Media Pelajar dan Santri (MAJAS), buletin dakwah dwi mingguan terbitan pelajar NU kota Tangerang.

Kenalkan Organisasi, Pelajar NU Kota Tangerang Keluar-Masuk Sekolah (Sumber Gambar : Nu Online)
Kenalkan Organisasi, Pelajar NU Kota Tangerang Keluar-Masuk Sekolah (Sumber Gambar : Nu Online)

Kenalkan Organisasi, Pelajar NU Kota Tangerang Keluar-Masuk Sekolah

Guru Agama dan juga pembina Rohis SMKN 8 kota Tangerang M Sudarto menyambut baik kehadiran IPNU-IPPNU ke sekolahnya.

“Saya selaku guru agama dan pembina rohis merasa bangga dengan hadirnya IPNU dan IPPNU ke sekolah-sekolah untuk menyosialisasikan kegiatan-kegiatannya yang bermanfaat terutama hadirnya buletin MAJAS untuk pelajar dan santri” ujar Sudarto, Ahad (11/1).

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sosialisasi ini merupakan agenda mingguan IPNU dan IPPNU kota Tangerang. Para pelajar sekolah yang didatangi diperkenalkan apa itu IPNU dan IPPNU. Mereka juga diajak menonton film dokumenter, motivasi belajar dan berorganisasi, dan spiritualitas keislaman.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kegiatan sosialisasi ini berlangsung sekali sepekan. Pengurus IPNU-IPPNU kota Tangerang menargetkan kunjungan mereka ke seluruh sekolah-sekolah di kota Tangerang.

“Kegiatan sosialisasi IPNU dan IPPNU ke sekolah merupakan salah satu cara memperkenalkan organisasi pelajar NU kepada para siswa sekolah umum, agar mereka mengetahui kegiatan IPNU dan IPPNU yang bermanfaat bagi pelajar dan sosialisasi buletin MAJAS untuk mereka,” kata pengurus IPNU kota Tangerang Zulbiyadi Fadlan, (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Pertandingan Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Rabu, 24 Januari 2018

Ulama Maroko Ini Sebut Ajaran Sufi Berperan Besar dalam Perdamaian Dunia

Indramayu, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Setelah tiga minggu akademisi Sufi Internasional dan Fakultas Syariah Universitas Al-Qurawiyin Maroko, melakukan safari Dakwah di sejumlah pondok pesantren dan universitas di Indonesia, Sebagai Puncak Safari dakwah tersebut, menggelar “Diskusi Kebangsaan” di pesantren Asy-Syafi’iyyah Kedungwungu, Krangkeng, Indramayu, Jawa Barat, Jumat (18/7)

Ulama Maroko Ini Sebut Ajaran Sufi Berperan Besar dalam Perdamaian Dunia (Sumber Gambar : Nu Online)
Ulama Maroko Ini Sebut Ajaran Sufi Berperan Besar dalam Perdamaian Dunia (Sumber Gambar : Nu Online)

Ulama Maroko Ini Sebut Ajaran Sufi Berperan Besar dalam Perdamaian Dunia

Dalam kesempatan itu, Syeikh Dr Aziz al-Kubaity (Presiden Akademi Sufi Internasional), mengatakan ilmu pengetahuan tanpa dibarengi dengan pemahaman tasawuf yang benar, akan bisa melahirkan radikalisme atau terorisme atas nama Islam.

“Maraknya perseteruan atas nama agama akibat memamahi agama Islam dengan hawa nafsu, tanpa disertai dengan tazkiyah atau penjernihan hati sebagai salah satu inti ajaran tasawwuf, sehingga sering lahirnya pemahaman agama yang dilandasi nafsu dan sering mengakibatkan menyalahkan sesama muslim, dan mengklaim diri dan golongannya yang paling benar,” tutut pria yang meraih dua Doktor dari Universitas Oxford dan Universitas di Maroko itu.

Dalam sejarah-sejarah Islam di dunia mencatat, para Sufi dengan ajaran tasawufnya, mengedepankan etika bukan hanya dalam beragama, tapi juga dalam berbangsa dan bernegara. 

Bahkan sejak ratusan abad silam, di negara manapun, setiap ada konflik, para ulama tasawuflah yang berperan menggagas perdamaian konflik atas nama Agama, karena ajaran tasawuf adalam mengedepankan kedamaian semesta, dengan mencampakkan kekerasan baik personal maupun golongan.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

 

Syeikh Aziz sendiri, setiap tiga tahun sekali, menggelar Konferensi Sufi Internasional dengan peserta delegasi dari puluhan negara Islam.

Hadir dalam kesempatan tersebut sejumlah tokoh masyarakat, kiai, dan pejabat. Serta para santri yang mengaungkan shalawat saat menyambut kedatangan rombongan ulama Maroko tersebut. (Red: Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Berita, Pertandingan, Pendidikan Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Minggu, 14 Januari 2018

Tim Bahtsul Masail MUDI Rekam Hasil Kajian Isra’ Mi’raj

Bireuen, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Tim Bahtsul Masail lembaga pendidikan islam Ma’had Ulum Diniyah Islamiyah (MUDI) Mesjid Raya Samalanga, Bireuen membuat rekaman hasil penelitian sejarah Isra’ Mi’raj. Aktivitas rekaman perdana yang berlangsung di ruang LBM, Rabu (8/5), dimaksudkan untuk menyosialisasikan pengetahuan secara audio untuk kemudian disiarkan di stasiun radio Yadara FM.

Materi rekaman ini juga disiarkan langsung dari lantai dua dayah Multimedia Aceh Babussalam Al-Aziziyah Jeunieb melalui frekuensi 92.8 Mhz Live Streaming. Materi kajian bertema “Fiqh Sirah Nabawiyah atas peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw”.

Tim Bahtsul Masail MUDI Rekam Hasil Kajian Isra’ Mi’raj (Sumber Gambar : Nu Online)
Tim Bahtsul Masail MUDI Rekam Hasil Kajian Isra’ Mi’raj (Sumber Gambar : Nu Online)

Tim Bahtsul Masail MUDI Rekam Hasil Kajian Isra’ Mi’raj

Materi ini dibawakan oleh dewan penasihat LBM Tgk H Sulaiman Hasan. Sulaiman yang kini mengajardi Dayah MUDI pernah menimba ilmu di Zabid Yaman.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

“Kehadiran media Islam akan memberikan kontribusi bermanfaat untuk semua kalangan, khususnya dalam mendapatkan ilmu dan informasi sesuai ajaran Ahlussunnah Waljama’ah,” kata Ketua LBM MUDI Mesjid Raya Samalanga Tgk Mursyidi A Rahman.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Materi rekaman menyangkut hikmah di balik peristiwa malam Isra’ dan Mi’raj dan pengertian mukjizat (Tgk Martunis Ajalil/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Pertandingan Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Jumat, 05 Januari 2018

GP Ansor Sidoarjo Dapat Bantuan Mobil Patroli

Sidoarjo, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Sidoarjo mendapatkan bantuan dari pemerintah provinsi Jawa Timur berupa mobil operasional (patroli). Mobil tersebut diberikan oleh pemprov Jatim kepada Ansor Sidoarjo sekitar akhir Desember 2014 lalu.

Mobil ini rencananya akan digunakan untuk bersilaturahmi ke pengurus Ansor yang berada ditingkat Kecamatan se-Sidoarjo. Selain itu akan digunakan PC GP Ansor beserta Banser untuk membantu Kepolisian dan Satpol PP Sidoarjo dalam berpatroli memberantas tindak kriminal yang ada di Sidoarjo.

GP Ansor Sidoarjo Dapat Bantuan Mobil Patroli (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Sidoarjo Dapat Bantuan Mobil Patroli (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Sidoarjo Dapat Bantuan Mobil Patroli

"Dengan adanya bantuan mobil ini, kami ingin menggunakannya untuk operasional kegiatan NU ke bawah. Selain itu untuk berpatroli membantu aparat dalam memerangi tindak kriminal terutama begal yang sedang marak saat ini. Ansor, Banser dan bantuan dari masyarakat Sidoarjo siap membantu aparat demi terciptanya Sidoarjo yang aman dan kondusif," kata PC GP Ansor Sidoarjo Slamet Budiono, Sabtu (7/3).

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ketua PC GP Ansor Sidoarjo Slamet Budiono juga mengaku sangat senang dan berterima kasih kepada pemprov Jatim yang telah memberikan bantuan mobil. Dengan adanya bantuan mobil tersebut, Slamet berharap supaya Pengurus Cabang Gerakan Ansor Sidoarjo bisa pro aktif ke bawah. Selain itu, Banser lebih peka lagi terhadap keamanan di Sidoarjo.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dalam melakukan patroli, PC GP Ansor Sidoarjo akan berkordinasi dengan jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) Ansor ditingkat kecamatan. Tidak hanya itu saja, Ansor bersama Banser juga akan menjalin koordinasi dengan aparat Kepolisian Sidoarjo jika ada tindak kriminal atau sesuatu yang mencurigakan supaya cepat dapat dicegah. (Moh Kholidun/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah RMI NU, Pertandingan, Sunnah Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Minggu, 24 Desember 2017

Contoh Semangat Rekonsiliasi Konflik Fathu Makkah

Cirebon, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Seusai berbeda pendapat dan pilihan, umat Islam harus bijak dan santun, terus menebar kasih sayang, menjaga kedamaian dan mengedepankan persatuan, seperti yang dicontohkan Rasulullah dalam peristiwa Fathu Makkah abad 8 Hijriah silam.

Demikian pesan KH Said Aqil Siroj, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), saat menyampaikan taushiyah dalam peringatan 100 hari wafatnya Buya KH Ja’far Aqil di Pondok Pesantren Kempek, Cirebon, Rabu (16/7).

Contoh Semangat Rekonsiliasi Konflik Fathu Makkah (Sumber Gambar : Nu Online)
Contoh Semangat Rekonsiliasi Konflik Fathu Makkah (Sumber Gambar : Nu Online)

Contoh Semangat Rekonsiliasi Konflik Fathu Makkah

“Umat Islam di Indonesia harus mencontoh semangat rekonsiliasi yang disampaikan Rasululullah dalam peristiwa Fathu Makkah, di mana dalam peristiwa tersebut, Nabi mengamanatkan kepada para sahabatnya untuk berkasih sayang dan saling memaafkan, bukan untuk melampiaskan dendam,” ungkap Kang Said.

Kang Said mengisahkan, saat Rasulullah hendak memasuki kota Mekah bersama 15.000 orang sahabatnya, ada satu sahabat yang mengeluarkan yel-yel berupa kalimat “Al-yaum yaumul malhamah” dengan makna “Hari ini adalah hari pembalasan”. Mendengar itu, Nabi langsung mencegah dan menyarankan untuk mengubah yel tersebut dengan lebih santun.

“Mereka memaknai Fathu Makkah sebagai hari pembalasan. Yang dulu melukai kita balas luka kembali, yang dulu menghina kita hina kembali, yang dulu membunuh kita bunuh, yang dulu menganiaya kita aniaya kembali. Kemudian nabi mengkoreksi bukan yaumul malhamah, bukan hari pembalasan, melainkan Al-yaum yaumul marhamah, hari kasih sayang, hari rekonsiliasi dan memaafkan,” jelas Kang Said.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Hikmah dari seruan Nabi Muhammad Saw tersebut, lanjut Kang Said, menjadikan kaum Quraisy bersimpati dan merasakan kedamaian yang menjadi prinsip agama Islam. Pada akhirnya, kafir Quraisy berduyun-duyun masuk Islam hingga agama rahmatan lil alamin tersebut menjadi kuat dan besar hingga sekarang ini.

“Untuk itu, kita sebagai umat Islam harus bisa saling memaafkan, bersikap santun, berkasih sayang, melupakan dendam, dan terus berkomitmen terhadap NKRI. Pemilihan presiden kemarin, meskipun tidak bisa diibaratkan sebagai perang, namun jangan sampai memecah belah bangsa Indonesia,” lanjutnya. (Sobih Adnan/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Pertandingan, Pemurnian Aqidah, Syariah Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kamis, 21 Desember 2017

Mengoperasionalkan “Politik Tingkat Tinggi NU”

Seperti biasa menjelang pemilihan umum presiden dan wakil presiden, NU mau tidak mau pasti akan masuk ke dalam pusaran politik. Dalam sistem permusyawaratan apalagi mengandalkan suara terbanyak seperti sekarang ini, NU sebagai organisasi muslim terbesar di Indonesia pasti menjadi daya tarik.

Apalagi para bakal calon presiden atau wakil presiden atau para tim pendukungnya itu tidak hanya sowan ke kantor PBNU di Jakarta, tetapi juga sudah datang menemui para tokoh, sesepuh NU dan kiai-kiai di berbagai pesantren.

Kehadiran para calon dan para pendukungnya itu tidak hanya dimaknai secara pragmatis, bahwa mereka sedang meminta dukungan agar terpilih sebagai pemimpin negeri ini. Itu sangat mungkin. Namun kehadiran mereka juga perlu dimaknai secara positif, bahwa mereka sedang ingin meminta nasihat tentang bagaimana seharusnya mengelola negeri ini. Para kiai juga pasti lebih dekat dengan apa yang mereka sebut sebagai “rakyat” itu sehingga lebih tahu tentang apa keinginan dan kebutuhan mereka.

Mengoperasionalkan “Politik Tingkat Tinggi NU” (Sumber Gambar : Nu Online)
Mengoperasionalkan “Politik Tingkat Tinggi NU” (Sumber Gambar : Nu Online)

Mengoperasionalkan “Politik Tingkat Tinggi NU”

Almaghfurlah KH M.A. Sahal Mahfudh dalam Munas-Konbes NU 2012 di Kempek Cirebon telah mengingatkan bahwa semenjak kembali ke Khittah 1926, -meski tidak berubah pola tetap sebagai organisasi massa- NU tidak lagi bergiat dalam politik kekuasaan yang lazim disebut politik tingkat rendah atau siyasah safilah. Peran ini dijalankan oleh partai politik dan warga negara, termasuk warga NU secara perseorangan. Setelah Kembali ke Khittah pada 1984, NU menjalankan peran politik tingkat tinggi atau siyasah ‘aliyah.

Mbah Sahal menerangkan bahwa politik tingkat tinggi ini terkait tiga hal besar yakni politik kebangsaan, kerakyatan dan etika berpolitik. Politik kebangsaan berarti NU akan selalu istiqomah dan proaktif dalam mempertahankan NKRI sebagai wujud final negara bagi bangsa Indonesia. Politik kerakyatan antara lain bermakna NU harus aktif memberikan penyadaran tentang hak-hak dan kewajiban rakyat, melindungi dan membela mereka dari perlakuan sewenang-wenang dari pihak manapun.

Adapun etika berpolitik itu menyangkut niai-niai yang harus selalu ditanamkan oleh NU kepada kader dan warganya pada khususnya, dan masyarakat serta bangsa pada umumnya, agar berlangsung kehidupan politik yang santun dan bermoral yang tidak menghalalkan segala cara.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Demikianlah tiga hal yang disebut politik tingkat tinggi NU. Namun tiga hal itu masih terlalu besar dan bersifat umum sehingga masih sangat perlu disyarahi lebih detil lagi. Politik tingkat tinggi NU masih harus dijelaskan secara lebih operasional agar bisa diterapkan oleh NU secara institusional, dan menjadi bekal sekaligus arahan bagi mereka yang sedang menjalankan peran politik kekuasaan, termasuk warga NU.

PBNU telah menyelenggarakan banyak pertemuan pra Munas-Konbes NU 2014 dan melibatkan banyak ahli di bidang masing-masing. Beberapa di antaranya mengangkat tema khusus mengenai “Konsep Ekonomi Nasional". Dalam satu pertemuan misalnya terungkap kalau utang negara Indonesia selama hampir 10 tahun pemerintahan presiden SBY telah bertambah sebesar US$ 104 miliar menjadi US$ 180 miliar. Padahal 32 tahun pemerintahan presiden Soeharto hanya membebani utang negara sebesar US$ 51,5 miliar.

Jadi Indonesia sekarang sudah masuk pada kondisi harus menambah utang baru untuk melunasi hutang lama dengan risiko menambah utang lebih banyak lagi. Nah dalam konteks politik tingkat tinggi, terutama terkait politik kerakyatan, NU juga akan berurusan dengan ideologi ekonomi yang sedang diterapkan oleh pemerintah Indonesia saat ini. Lebih operasional lagi, misalnya, politik kerakyatan NU juga akan berurusan dengan kebijakan negara mengenai anggaran.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Maka mengoperasionalkan peran politik tingkat tinggi mutlak dilakukan, agar NU tidak hanya dimanfaatkan sebagai penggait massa lima tahun sekali. (A. Khoirul Anam)

 

Gambar: Bakal calon presiden Joko Widodo saat bersilaturrahim ke kantor PBNU bebrapa waktu lalu.

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Pertandingan Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sabtu, 16 Desember 2017

Tutup Pentas PAI 2017, Ini Pesan Wagub Aceh kepada Generasi Muda

Banda Aceh, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas  PAI) tingkat Nasional VIII tahun 2017 di Aceh usai. Event dua tahunan yang diselenggarakan Ditjen Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama ini ditutup Wakil Gubernur Provinsi Aceh, Nova Iriansyah.

"Harus dipahami para peserta, Pentas PAI bukan hanya untuk menorehkan prestasi tetapi juga menekankan agar pendidikan berkarakter Islam menjadi semangat generasi muda, para calon pemimpin bangsa dimasa depan," kata Nova dalam sambutan penutupannya, di Taman Sulthana Safiatudin Aceh, Jumat (13/10).

Tutup Pentas PAI 2017, Ini Pesan Wagub Aceh kepada Generasi Muda (Sumber Gambar : Nu Online)
Tutup Pentas PAI 2017, Ini Pesan Wagub Aceh kepada Generasi Muda (Sumber Gambar : Nu Online)

Tutup Pentas PAI 2017, Ini Pesan Wagub Aceh kepada Generasi Muda

“Nuansa Islam rahmatan lil alamin sangat terasa malm ini. Apapun hasil yang diperoleh, kegiatan ini harus diperkuat lagi agar wawasan tentang keislaman dapat terus ditingkatkan,” sambungnya diikuti tepuk tangan peserta. 

Direktur Pendidikan Agama Islam, Imam Safei melaporkan, sejak dibuka  Menteri Agama RI  pada Senin (09/10) lalu, ajang yang diikuti 1.200 peserta  dari seluruh provinsi di Indonesia ini berjalan lancar. Pentas PAI merupakan kegiatan rutin dua tahunan yang selama ini dilaksanakan di Asrama Haji Bekasi Jawa Barat. 

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

“Kegiatan di Aceh ini adalah kali pertama dilakukan di daerah lain, dan kami sangat berterima kasih kepada  pemerintah daerah untuk dukungan yang sangat besar terhadap kegiatan ini,” ujar Imam.

Imam berharap, Pentas PAI menjadi wahana kompetisi dan  aktualisasi yang dapat menumbuhkembangkan minat dan kemampuan peserta didik mulai tingkat SD hingga SMA/SMK di bidang keagamaan. 

“Selanjutnya dapat meningkatkan keimanan dan katakwaan,” lanjutnya. 

“Kami ucapkan selamat kepada para pemenang lomba yang meliputi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), lomba Pidato PAI, Musabaqah Hifzhul Quran (MHQ), lomba Cerdas Cermat PAI, lomba Kaligrafi Islam, Nasyid, Debat, dan lomba Kreasi Busana. Semoga semakin banyak prestasi membanggakan yang dapat anak-anak raih di masa depan,” tandasnya. (Kemenag/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah RMI NU, Cerita, Pertandingan Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Jumat, 15 Desember 2017

Database Thesaurus Manuskrip Keagamaan Nusantara Tahun 2016

Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan sejak tahun 2008 telah melakukan inventarisasi dan digitalisasi sejumlah naskah-naskah klasik keagamaan dari seluruh wilayah Indonesia dan saat ini telah terkumpul sejumlah ribuan foto digital dari naskah-naskah tersebut. 

Salah satu program tahun 2016 adalah meneruskan penyusunan thesaurus naskah klasik keagamaan Nusantara koleksi Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan. 

Hal itu dilatari dengan melimpahnya keberadaan katalog-katalog naskah Nusantara, namun sulit untuk diakses oleh peneliti, dan belum adanya database terkemuka yang menghimpun data-data riset tentang pernaskahan Islam Nusantara, sementara riset-riset sudah mulai melimpah, seringkali ketiadaan database yang mudah diakses itu dapat menyebabkan terjadinya kasus-kasus pengulangan penelitian pernaskahan Islam Nusantara dalam tema dan objek kajian yang sama.

Database Thesaurus Manuskrip Keagamaan Nusantara Tahun 2016 (Sumber Gambar : Nu Online)
Database Thesaurus Manuskrip Keagamaan Nusantara Tahun 2016 (Sumber Gambar : Nu Online)

Database Thesaurus Manuskrip Keagamaan Nusantara Tahun 2016

Pangkalan data melalui Thesaurus Manuskrip Keagamaan Koleksi Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan dan Balai Litbang Agama, secara komprehensif memuat informasi dari berbagai aspek tentang suatu manuskrip. Kegiatan penyusunan Thesaurus Manuskrip Keagamaan ini dilaksanakan dalam bentuk kerjasama oleh tim dan PPIM--UIN Jakarta dan tim Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan. Sebelum kegiatan dimulai, tim panitia dibentuk terlebih dahulu dengan dikeluarkan Surat Keputusan dari Kepala Pusat Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI. 

Penyusunan database dalam bentuk thesaurus online manfaatnya sangat dirasakan oleh berbagai pihak di mana saja, karena tidak dibatasi waktu dan tempat. Pada saat ini data yang sudah tersimpan di data online sebanyak 3430 data (judul teks) dengan merincikan tempat penyimpanan dan penelitian yang pernah dilakukan. Pangkalan data yang disediakan ini menginformasikan data lengkap terkait manuskrip Islam Nusantara yang bertebaran di Indonesia di berbagai lembaga dan koleksi pribadi. Pekerjaan ini telah dilakukan sejak tahun 2010, dan sudah diluncurkan portal thesaurus ini pada tahun 2012.  

Total data yang diperoleh adalah 511 data. Waktu penelitian Juli-November 2016 dengan bentuk kegiatan pembacaan cermat terhadap hasil-hasil riset tentang pernaskahan Islam atau keagamaan  Nusantara, menginput entri baru dalam laman thesaurus, dan mengupdate entri lama dengan temuan-temuan riset terbaru. 

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sumber data: skripsi, tesis, disertasi, artikel jurnal, buku, laporan penelitian, dan hasil penelitian terhadap naskah Mindanao. Area penelitian: Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan, Balai Litbang Agama Jakarta dan Semarang, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas Indonesia, dan Perguruan Tinggi di Sumatera Barat.

Selain laporan hasil penelitian di lapangan, ada beberapa hal yang perlu ditambahkan, terkait dengan penyempurnaan Program ini, yaitu:  perlu disusun sebuah daftar referensi apa saja yang sudah diinput dalam database TISIS, sehingga di masa depan, referensi tersebut tidak perlu dibaca lagi oleh peneliti berikutnya; database TISIS perlu dilengkapi dengan informasi penerbitan kitab-kitab cetak yang berbasis pada manuskrip; perlu dijajaki kemungkinan menggunakan Open Source untuk penyempurnaan sistem yang digunakan oleh TISIS. Jika tidak memungkinkan, maka perlu direncanakan pembuatan sistem databasenya oleh kaum professional. 

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Mengingat manfaat yang digunakan pihak akademis baik nasional atau internasional, kegiatan penyusunan data base ini perlu dilakukan secara kontinyu dan diperluas wilayah. Selain itu, potensi kajian manuskrip ini sangat luas dan banyak dan tidak hanya terbatas di Indonesia saja, maka perlu dilakukan kajian di wilayah Nusantara juga yang mencakup wilayah Asia Tenggara. (Kendi Setiawan/Muchlishon)

Baca Kajian Keagamaan lainnya DI SINI

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Ulama, Pertandingan Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kamis, 14 Desember 2017

Alhamdulillah, Izin Pendidikan Kedokteran Unusa Sudah Turun

Surabaya, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) Rochmad Romdoni mengungkapkan rasa syukur karena izin program studi S1 Pendidikan Kedokteran untuk Unusa sudah turun.

“Prodi Pendidikan kedokteran melengkapi Fakultas Kedokteran (FK) Unusa, selain dua prodi yang sudah turun izinnya, S1 Ilmu Kesehatan Masyarakat dan D4 Analis Kesehatan,” katanya, Selasa (22/7).

Alhamdulillah, Izin Pendidikan Kedokteran Unusa Sudah Turun (Sumber Gambar : Nu Online)
Alhamdulillah, Izin Pendidikan Kedokteran Unusa Sudah Turun (Sumber Gambar : Nu Online)

Alhamdulillah, Izin Pendidikan Kedokteran Unusa Sudah Turun

?

Menurutnya, setelah dilakukan analisis dan visitasi oleh Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) dan Dikti terhadap FK Unusa, Fakultas Kedokteran UNUSA sudah layak menerima mahasiswa karena persyaratan sudah terpenuhi. Kemudian dilanjutkan dengan turunya ijin operasional dari Ditjen Dikti bertepatan bulan Ramadhan.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

“Unusa sangat berterimakasih dengan KKI , Ditjen Dikti Kemendikbud karena mempercayai Unusa membuka pendidikan kedokteran, meski diberi kuota mahasiswa Kedokteran sebanyak 50 mahasiswa, untuk melayani puluhan ribu pesantren-nya, hal ini merupakan langkah maju buat perkembangan pesantren” katanya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

“Saya sangat mendukung langkah KKI dan Dikti itu untuk membatasi kuota kedokteran setiap Universtas karena profesionalitas seorang dokter itu penting,” jelasnya. Menurutnya, profesionalisme tersebut menyangkut nyawa seseorang.

Tahun ajaran 2014-2015 Unusa menerima kuota mahasiswa Fakultas Kedokteran angkatan pertama sebanyak 50 mahasiswa baru,” katanya. Fasilitas dua rumah sakit yang dimiliki UNUSA RSI Jemursari dan RSI A Yani, dosen berpengalan, kampus dan kelas modern serta dukungan IT yang memadahi diharapkan mendukung proses belajar mengajar FK.

Tahun ini bagi mahasiswa yang melanjutkan pendidikan dokter di UNUSA sengaja dibatasi kuotanya agar dijamin kualitas lulusannya. Yang terpenting pendidikan dokter UNUSA sangat jelas arahnya karena akan mendukung program kesehatan yang berada di pondok pesantren wilayah Jawa Timur khususnya dan Indonesia umumnya seperti POSKESTREN (Pos Kesehatan Pesantren) sehingga kualitas kesehatan para santri menjadi lebih baik lagi.

Hingga kini, Unusa memiliki 15 prodi pada lima fakultas yakni S1 Keperawatan, S1 Gizi, D3 Keperawatan, D3 Kebidanan dan Ners (Fakultas Ilmu Kesehatan); S1 Pendidikan dokter (terbaru), S1 Ilmu Kesehatan Masyarakat dan D4 Analis Kesehatan (Fakultas Kedokteran); S1 Sistem Informasi dan S1 Teknik Elektro (Fakultas Teknik); S1 Manajemen dan S1 Akuntansi (Fakultas Ekonomi); dan S1 PGSD, S1 PG PAUD, S1 Pendidikan Bahasa Inggris (FKIP).

“Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan, FKIP (Keguruan), dan Teknik akan melakukan perkuliahan di Kampus A Jalan SMEA, Wonokromo, sedangkan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Kedokteran akan melakukan perkuliahan di Kampus B di belakang RSI Jemursari,” katanya. (Red: Mahbib Khoiron)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Pertandingan, PonPes, Sejarah Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Selasa, 12 Desember 2017

Telkom Gratiskan Pasang Internet di Ponpes

Serang, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Untuk mempercepat penyebaran Teknologi Informasi (IT) masuk ke wilayah-wilayah pedesaan, PT Telkom mencanangkan program Internet masuk pedesaan dengan menggratiskan pemasangan internet di pondok-pondok pesantren.

"Sampai saat ini sudah tersambung sekitar 457 ribu sambungan internet gratis di berbagai pondok pesantren di pelosok desa Jabar dan Banten dengan memakai modem ADSL atau modem nirkabel Telkom Fleksi," kata Eksekutif Genegal Manajer PT Telkom Divre II Jakarta-Banten Abdul Aziz, Sabtu.

Telkom Gratiskan Pasang Internet di Ponpes (Sumber Gambar : Nu Online)
Telkom Gratiskan Pasang Internet di Ponpes (Sumber Gambar : Nu Online)

Telkom Gratiskan Pasang Internet di Ponpes

Program tersebut, kata dia, sekaligus juga dimaksudkan untuk mengenalkan sumber-sumber informasi dan ilmu dari dunia maya kepada kalangan ustadz, para kiai dan para santri.

Selain program internet masuk Ponpes, katanya, PT Telkom juga telah memberi keringanan dalam pemasangan sambungan-sambungan internet di sekolah serta lembaga-lembaga sosial dan pemerintahan.

"Tentu saja kami juga harus mewaspadai efek negatif dari internet seperti adanya situs-situs porno, brutal atau hal-hal lain yang tidak ber-etika. Karenanya komputer yang dipasang juga dilengkapi software penyaring masuknya web site yang tidak bermanfaat seperti itu," kata Abdul Azis.

Sementara Ketua MUI Banten, KH Wahab Afif menyatakan, pihaknya menyambut baik program internet masuk Ponpes sejauh bisa mendatangkan manfaat yang optimal dan kalangan teknisi PT Telkom bisa menyaring pengaruh-pengaruh negatif dari internet.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

"Tapi yang lebih penting lagi tentu saja pengawasan langsung dari para kiai dan pengasuh agar para santrinya bisa memilih pengambilan informasi yang bermanfaat dan menjauhkan pengaruh yang negatif," kata KH Wahab Afif. (ant/suh)

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah



Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Quote, Amalan, Pertandingan Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sabtu, 09 Desember 2017

KH Ma’ruf Mangunwiyoto, Pemimpin Barisan Kyai Jawa Tengah

Sebelumnya telah diterangkan tentang kiprah Barisan Kyai, sebuah kelompok pasukan yang terdiri dari para kiai sepuh. (baca: Usia Uzur Tak Jadi Halangan Untuk Ikut Berjuang)

Pada zaman perang kemerdekaan, peran mereka begitu besar. Selain diharapkan nasihat-nasihatnya dalam peperangan untuk membakar semangat para pejuang, sebagian dari mereka juga ada yang memanggul senjata, ikut berperang di front terdepan.

Di Jawa Tengah, Barisan Kyai ini dipimpin oleh seorang ulama dari Kota Surakarta yang bernama KH Ma’ruf Mangunwiyoto. Gelar Mangunwiyoto ini didapatkannya setelah ia berhasil menyelesaikan pendidikan di Madrasah Mambaul Ulum Surakarta dan diangkat menjadi guru.

KH Ma’ruf Mangunwiyoto, Pemimpin Barisan Kyai Jawa Tengah (Sumber Gambar : Nu Online)
KH Ma’ruf Mangunwiyoto, Pemimpin Barisan Kyai Jawa Tengah (Sumber Gambar : Nu Online)

KH Ma’ruf Mangunwiyoto, Pemimpin Barisan Kyai Jawa Tengah

Kiai Ma’ruf dikenal sebagai salah satu tokoh pendiri NU di Kota Solo. Hal ini diungkapkan KH Saifudin Zuhri, seorang Tokoh NU yang juga pernah nyantri di Kota Solo pada tahun 1930-an, dalam buku “Berangkat dari Pesantren” (2013).?

Menurut dia, sosok Kiai Ma’ruf yang menjadi pengasuh pesantren di daerah Jenengan Surakarta juga dikenal sebagai seorang ulama besar, khususnya dalam bidang hadist.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kealiman yang dimiliki oleh Kiai Ma’ruf, juga sedikit banyak ia dapatkan dari faktor nasab. Kiai Ma’ruf berasal dari keturunan seorang ulama besar, yakni Kiai Abdul Mu’id bin Kiai M Tohir bin Nyai Syamsiah binti Kiai Imam Rozi Tempursari Klaten Jawa Tengah.

Kakek buyut Kiai Ma’ruf, yakni Kiai Imam Rozi Tempursari merupakan seorang ulama yang juga menjadi seorang panglima (Manggala Yudha) perang pasukan Pangeran Diponegoro, yang bergelar Singa Manjat.

Darah pejuang dari para leluhurnya ini lah barangkali yang menjadi semangat Kiai Ma’ruf bersama sejumlah kiai lain, seperti KH Abdurrahman KH R Moh Adnan, Kiai Abdul Karim Tasyrif, Kiai Martoikoro, Kiai Asnawi, Kiai Amir Thohar dan ulama lain di Barisan Kyai untuk ikut berjuang melawan penjajah. Lahumu al-fatihah! (Ajie Najmuddin)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Pertandingan Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kamis, 07 Desember 2017

Israel Hancurkan Mimpi Pendidikan Anak Gaza

Kota Gaza, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Meskipun hari pertama sekolah biasanya ditandai dengan sukacita dan kegembiraan, perang Israel yang sedang berlangsung di Jalur Gaza telah menyebabkan sekitar setengah juta anak-anak Palestina tidak bisa sekolah setelah mereka dipaksa untuk berlindung di sekolah-sekolah PBB dengan keluarga mereka.?

"Saya tidak mau harus tinggal di sekolah," kata Amin al-Kilani, 11 tahun, yang keluarganya diusir dari rumah mereka di Beit Hanun di utara Gaza setelah Israel membombardir daerah tersebut, kepada Agence France Presse (AFP) pada hari Senin, 25 Agustus.?

Israel Hancurkan Mimpi Pendidikan Anak Gaza (Sumber Gambar : Nu Online)
Israel Hancurkan Mimpi Pendidikan Anak Gaza (Sumber Gambar : Nu Online)

Israel Hancurkan Mimpi Pendidikan Anak Gaza

"Saya ingin belajar di sini, kemudian pulang ke rumah," katanya.?

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Al-Kilani berbaris di hari Ahad pagi dengan puluhan rekan-rekannya di tempat bermain sebuah sekolah PBB untuk membuat sambutan simbolis tahun ajaran baru dengan menyanyikan lagu kebangsaan Palestina.?

Di ruang kelas yang penuh sesak dengan keluarga pengungsi, seorang siswa Gaza utara membaca surat pembuka Al-Quran Al-Fatihah untuk ribuan martir yang tewas dalam agresi Israel terbaru tentang terkepung Jalur Gaza.?

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

"Kelas akan tetap ditutup di Jalur Gaza selama dilanda konflik yang menyebabkan hampir 500.000 anak kehilangan hak mereka untuk pendidikan," kata UNICEF dalam sebuah pernyataan yang diperoleh OnIslam.net.?

Tahun ajaran baru diawali dengan berbagai acara simbolis termasuk membaca puisi dan lagu-lagu populer Palestina oleh ribuan siswa yang kecewa.?

"Saya berharap mulai ke sekolah lagi sehingga saya bisa menyelesaikan ujian tawjihi (ijazah SMA Palestina)," kata 17 tahun Wujud Zayeda.?

"Tahun ini berbeda. Salah satu teman saya terluka dalam serangan di dekat rumahnya. Saya benar-benar marah, kami hanya ingin belajar."

Selama 48 hari operasi militer Israel terhadap Gaza, lebih dari 219 sekolah telah rusak, dengan 22 hancur total dan tidak dapat digunakan lagi, ungkap UNICEF.?

Menurut UNICEF, terdapat sekitar 330.000 warga Palestina pengungsi yang berlindung di 103 sekolah UNRWA, 50% dari mereka adalah anak-anak.?

Perbaikan sekolah?

Prihatin dengan masa depan anak-anak Palestina yang terlantar, Save the Children, UNICEF dan UNESCO mengeluarkan pernyataan bersama pada hari Ahad, mendesak adanya gencatan senjata yang mampu bertahan lama untuk membantu memulai tahun ajaran dalam beberapa minggu.?

"Kembali ke sekolah berarti membawa kembali kehidupan normal pada anak-anak. Untuk ini kita perlu gencatan senjata yang bertahan lama, dan kami harus memenuhi kebutuhan yang paling mendesak untuk pemulihan yang cepat dari sistem pendidikan," kata Lodovico Folin Calabi, Plt Kepala Kantor UNESCO di Ramallah.?

Organisasi trio ini mengatakan bahwa siswa Gaza harus diberi kesempatan untuk "sembuh dari trauma" kehilangan orang yang dicintai dan menghadapi serangan udara harian Israel.?

"Ini adalah waktu ketika anak-anak harus berada di sekolah untuk belajar, bukan untuk mencoba dan bertahan dalam konflik bersenjata," kata David dan Paulette Hassel, Direktur co-country Save the Children, yang bersama-sama dengan UNICEF memimpin koordinasi tindakan kemanusiaan di sektor ini.?

"Ini adalah musim panas yang berbahaya bagi anak-anak Palestina di Gaza, yang bahkan tidak bisa pergi ke luar untuk bermain. Sekolah adalah garis hidup penting untuk anak-anak yang mengalami trauma, yang memainkan peran penting dalam penyembuhan mereka," tambah Hassells.?

Anak-anak bukan satu-satunya sektor yang terkena dampak agresi Israel yang sedang berlangsung.?

Untuk ibu-ibu Gaza, perang telah menyebabkan adanya perasaan tidak mampu melindungi anak-anak mereka atas hak kehidupan yang aman dan pendidikan.?

"Bahkan hak anak-anak kita untuk belajar ditolak," kata Hanan Matar, 48, yang tinggal di sebuah sekolah PBB dengan sembilan anak-anaknya.?

Israel meluncurkan serangan udara telah tanpa henti terhadap Gaza sejak 8 Juli di mana lebih dari 2.100 telah tewas dan ribuan terluka.?

Menurut Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), sekitar 80% dari kematian di Gaza adalah warga sipil, termasuk puluhan anak-anak dan perempuan.?

Skala besar pemusnah massal di Gaza telah menyebabkan sekitar 5.510 rumah hancur dan sekitar 31.000 rusak sebagian, memaksa puluhan ribu meninggalkan rumah mereka yang terperangkap dalam serangan udara Israel. (onislam.net/mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Internasional, Amalan, Pertandingan Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Presiden, Rais ‘Aam, dan Ketum PBNU Dijadwalkan Hadiri Grand Final LSN

Bandung, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo rencananya dijadwalkan akan menghadiri laga final Liga Santri Nusantara (LSN) 2017 yang akan digelar di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), kota Bandung, pada Ahad malam (29/10). Di stadion tersebut Presiden akan memberikan sambutan sekaligus menutup secara resmi LSN 2017.

Presiden, Rais ‘Aam, dan Ketum PBNU Dijadwalkan Hadiri Grand Final LSN (Sumber Gambar : Nu Online)
Presiden, Rais ‘Aam, dan Ketum PBNU Dijadwalkan Hadiri Grand Final LSN (Sumber Gambar : Nu Online)

Presiden, Rais ‘Aam, dan Ketum PBNU Dijadwalkan Hadiri Grand Final LSN

“Sampai hari ini memang tidak ada pembatalan. Kita anggap sampai hari ini Presiden Joko Widodo hadir. Beliau akan sambutan serta menutup Seri Nasional Liga Santri Nusantara dan rangkaian acara Hari Santri Nasional,” kata Direktur Eksekutif LSN Muhammad Alfu Niam.

Niam menjelaskan, sesaat sebelum laga final dimulai, akan diadakan doa dan Shalat Maghrib berjamaah  di stadion GBLA. Sedangkan imam shalat akan dipimpin langsung oleh Rais Am PBNU KH Maruf Amin. "Beliau sudah berkenan, nanti salah satu jamaahnya adalah Pak Presiden,” jelas Niam kepada Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah di Media Center LSN, di Jalan Supratman kota Bandung.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Selain Presiden dan Rais ‘Am PBNU, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj juga turut hadir untuk memberikan kata sambutan sebelum laga dimulai.

Lebih jauh, Niam mempersilakan masyarakat untuk hadir pada laga final tersebut. “Monggo silakan datang, karena kita kasih slot 15 ribu tempat duduk. Wali Kota Bandung juga ikut mengerahkan masyarakat Bandung, di mana setiap kelurahan akan mengirimkan 100 orang,” tambah Niam.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sebagaimana informasi yang diperoleh dari panitia LSN, masyarakat dari kalangan manapun yang ingin menonton laga final Liga Santri Nusantara untuk datang langsung ke stadion tanpa dipungut biaya tiket masuk. (M. Zidni Nafi’/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Warta, Tegal, Pertandingan Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Selasa, 05 Desember 2017

Mutawakkil: Doa Diperlukan agar Otak Kiri-Kanan Maksimal

Surabaya, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Sukses pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tidak semata dari aspek jumlah kelulusan. Juga sangat ditentukan oleh kemudahan serta tidak ditemukannya praktik yang akan mencederai pelaksanaannya. Karena itu diperlukan tambahan wawasan serta spirit agar pelaksanaannya sesuai harapan.

Ribuan santri dan pelajar dari berbagai kota di Jawa Timur memadati Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Sabtu (6/4) kemarin. Mereka hadir dalam rangka berdoa demi suksesnya pelaksanaan UN tahun 2013.

Mutawakkil: Doa Diperlukan agar Otak Kiri-Kanan Maksimal (Sumber Gambar : Nu Online)
Mutawakkil: Doa Diperlukan agar Otak Kiri-Kanan Maksimal (Sumber Gambar : Nu Online)

Mutawakkil: Doa Diperlukan agar Otak Kiri-Kanan Maksimal

Kegiatan ini diselenggarakan Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) Jawa Timur. “Acara ini sebagai media untuk mengauatkan mental dan spriritual pelajar dalam menghadapi UN tahun ini,” kata Imam Fadlli, Ketua PW IPNU Jatim.?

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari beberapa tokoh di Jawa Timur. Tampak hadir H Saifullah Yusuf (Wakil Gubernur Jatim), KH Mohammad Hasan Mutawakkil Alallah (Ketua PWNU Jatim) dan segenap jajaran SKPD Pemprov Jatim, dan ? Muspida jatim, termasuk Kepala Kemenag Jatim M Sudjak, MUI Jatim, dan pejabat dari Kepolisian Daerah Jatim.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kiai Mutawakkil dalam pesannya mengatakan, doa bersama dilakukan agar otak kiri dan otak kanan berfungsi maksimal. "Dengan meminta pertolongan kepada Allah, insyaallah ujian nasional yang kalian ikuti lancar," ucapnya.

Gus Ipul, sapaan Saifullah Yusuf, mengingatkan siswa peserta doa bersama agar jangan menggunakan cara yang tak lazim, seperti meminta pertolongan secara ghaib, agar bisa mengikuti ujian dengan nilai baik.

"Doa bersama yang sebaiknya harus dilakukan," ujar Gus Ipul.

Para santri dan siswa mengikuti doa secara khusus yang dipimpin langsung olah Gus Taufiq yang juga Ketua RMI (Rabithah Maahid Islamiyah) Jawa Timur.?

Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 berakhir pukul 10.30 ini terlaksana berkat kerjasama PW IPNU Jatim, Diknas Pemprov Jatim, dan JTV.?

Redaktur ? ? : A. Khoirul Anam

Kontributor: Syaifullah

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Anti Hoax, Pertandingan, Makam Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Senin, 04 Desember 2017

GP Ansor Kencong Buka Tiga Unit Usaha Pemberdayaan Ekonomi

Kencong, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Pengurus GP Ansor Kencong di akhir periode kepemimpinannya mengembangkan potensi ekonomi. Mereka meresmikan usaha rintisan budidaya ternak kelinci, budidaya jamur tiram, dan jasa pencucian motor sebagai upaya pemberdayaan ekonomi organisasi.

Sekretaris GP Ansor Kencong M Yasin Yusuf mengatakan, biaya pengembangbiakan kelinci tidak membutuhkan modal besar. Pengembangbiakannya bisa mengambil model kemitraan dan kelompok. Namun keuntungan lumayan bisa didapat.

GP Ansor Kencong Buka Tiga Unit Usaha Pemberdayaan Ekonomi (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Kencong Buka Tiga Unit Usaha Pemberdayaan Ekonomi (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Kencong Buka Tiga Unit Usaha Pemberdayaan Ekonomi

“Dalam hitungan bulan modal sudah bisa kembali, bahkan bisa memberikan keuntungan. Pasalnya kelinci tidak mengenal masa haidh, pagi melahirkan, sorenya bisa dikawinkan. Dalam sebulan, kelinci sudah bisa disapih sekaligus melahirkan kelinci baru,” kata M Yasin yang dipercaya sebagai koordinator budidaya kelinci.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Saat ini, kata Yasin, beberapa kelompok peternak kelinci di bawah binaan GP Ansor Kencong sudah berjalan. Kelompok ini bisa didapati paling banyak di kecamatan Umbulsari.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sementara usaha budidaya jamur tiram masih dalam masa perintisan. Menurut kordinator budidaya jamur tiram Asnawan, GP Ansor Kencong memusatkan rintisan budidaya ini di kecamatan Jombang.

“Kita baru bisa membeli bibit jamur tiram siap tanam. Kita belum siap melakukan pembibitan sendiri. Semoga ke depan kita bisa memulai dari awal dengan memanfaatkan limbah gergajian,” ujar Asnawan di sela-sela perawatan jamur tiram yang siap dipanen.

Sedangkan untuk usaha cuci motor, GP Ansor Kencong saat ini sudah mengoperasikan dua tempat jasa pencucian motor. “Insya Allah sebentar lagi kita akan membangun tempat cuci motor baru yang dilengkapi dengan tempat tambal ban,” kata Ketua GP Ansor Kencong Abdur Rohim, Ahad (3/8).

Kita ini cabang kecil. Kemampuannya juga masih terbatas. Targetnya jasa pencucian motor akan beroperasi di enam PAC GP Ansor yang ada di Kencong, tandas Rohim di tempat jasa pencucian motor yang terletak di depan Kantor GP Ansor Kencong. (Red. Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Doa, Pertandingan Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Rabu, 29 November 2017

Ini Cara Kiai Turaihan Kudus Lewati Anak Tangga Masjid

Bagaimana gerak derap langkah kaki Anda ketika melewati anak tangga masjid? Mungkin Anda akan melangkahkan salah satu kaki Anda ke anak tangga pertama. Kemudian disusul langkah kaki selanjutnya dengan posisi menginjak anak tangga kedua.

Hal itu lumrah dan umum dilakukan. Tetapi, berbeda dengan Kiai Turaihan Kudus. Kiai yang terkenal akan sifat ihtiyath, kehati-hatian dalam segala hal ini, sangat memperhatikan sekali langkah kakinya ketika memasuki area masjid. Di mana pun ia berada.

Ini Cara Kiai Turaihan Kudus Lewati Anak Tangga Masjid (Sumber Gambar : Nu Online)
Ini Cara Kiai Turaihan Kudus Lewati Anak Tangga Masjid (Sumber Gambar : Nu Online)

Ini Cara Kiai Turaihan Kudus Lewati Anak Tangga Masjid

"Mbah Kiai Turaihan Kudus itu kalau melewati anak tangga masjid, ketika masuk, maka ia langkahkan kaki kanannya menuju anak tangga yang pertama, kemudian ia melangkahkan kaki kirinya dengan menyejajarkan kaki kiri di anak tangga yang pertama," tutur KH Muhammad Shofi Al-Mubarok, Pengasuh Pesantren Sirojuth Tholibin Brabo Tanggungharjo Grobogan di sela sela pengajian kitab bersama para santri.

Ya, betapa kehati-hatian Kiai Turaihan Kudus tercermin dalam penuturan tersebut. Jadi ia tidak serta merta hanya mengawali langkah kakinya menapaki anak tangga dengan kaki kanan di awalnya saja. Melainkan dalam setiap derap kakinya meniti anak tangga itu, selalu dia awali dengan kaki kanan dan kemudian ia akhiri dengan menyejajarkan kaki kirinya di anak tangga yang telah dipijak kaki kanan.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sang kiai begitu sabarnya meniti anak tangga satu per satu dengan kaki kanan sebagai awalan dan ditutup dengan kaki kiri. Begitu seterusnya hingga ia mencapai atas, puncak dari anak tangga tersebut.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dan lebih hebatnya lagi, kiai asal kudus tersebut tidak hanya melakukan ritual tersebut saat memasuki masjid. Melainkan ia juga mengulangi cara tersebut ketika pulang dengan metode yang berkebalikan. Dalam artian, langkah pertama kaki kiri, kemudian turun ke anak tangga yang sama dengan menutupnya menggunakan kaki kanan. Subhanallah.

Betapa Kiai Turaihan begitu memiliki perhatian yang sangat mendalam. Hingga hal terkecil seperti melangkahkan kaki ke masjid pun, sangat ia perhatikan. Lalu, bagaimana dengan kita, meski kita tahu bahwa hal tersebut sunah. Sudahkah kita mengamalkannya? Wallahu alam. (Ulin Nuha Karim)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Hadits, Pertandingan Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah