Kamis, 25 Januari 2018

Dandim: Banser Harus Paham Proxy War

Tangerang, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Komandan Kodim 0506 Tangerang Letkol Inf Irhamni Zainal menyampaikan bahwa Banser harus paham tentang proxy war. Ia menjelaskan bahwa proxy war merupakan perang masa kini dimana salah satu pihak menggunakan pihak ketiga atau komponen lainnya untuk berperang melalui aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial dan aspek lainnya.

Hal tersebut pada pembekalan Diklatsar Banser Kabupaten Tangerang di Markas Kodim 0506 Tangerang pada Senin (01/06).

Dandim: Banser Harus Paham Proxy War (Sumber Gambar : Nu Online)
Dandim: Banser Harus Paham Proxy War (Sumber Gambar : Nu Online)

Dandim: Banser Harus Paham Proxy War

Menurutnya seiring perkembangan teknologi, karakteristik perang mengalami pergeseran. Perang tidak lagi banyak dilakukan secara fisik. Salah satu bentuk perang yang sedang dan masih akan terus berlangsung adalah perang proxy.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Indonesia memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar. Letaknya pada garis khatulistiwa menjadikan Indonesia memiliki iklim yang baik untuk bercocok tanam sepanjang tahun. Indonesia juga kaya akan sumur-sumur minyak, gas, dan simpanan batubara.?

"Indonesia merupakan sumber energi, sumber pangan, dan sumber air bersih yang akan menjadi incaran kepentingan nasional negara-negara asing di masa depan," ucapnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Untuk itu ia mengingatkan Banser tentang pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai gerakan dan ideologi yang berkembang di masyarakat.

”Kelompok-kelompok tersebut seringkali muncul dan bermetaforfosis dalam berbagai bentuk organisasi masyarakat yang mengusung misi-misi tertentu yang cenderung mengancam keutuhan dan kedaulatan bangsa,” tambahnya.

Sementara Khoirun Huda selaku Ketua GP Ansor Kabupaten Tangerang menyampaikan bahwa kegiatan Diklatsar Banser ini dilakukan secara rutin dalam rangka menyiapkan kader-kader muda NU untuk menjadi benteng ulama dan bangsa. Selain itu kegiatan ini juga momentum memperingati hari lahirnya Pancasila.?

Huda menyampaikan bahwa Pancasila sebagai falsafah dan ideologi dasar negara adalah warisan para pendiri bangsa yang harus dijaga dari gempuran ideologi-ideologi baru.?

“Saat ini banyak kelompok yang mencoba menggugat dan merongrong Pancasila lantas berupaya menggantikanya dengan ideologi yang berbeda, Banser dan Ansor sebagai bagian anak bangsa mempunyai tugas untuk terus mempertahankanya,” tuturnya.

Ketua GP Ansor Banten H Ahmad Imron yang juga hadir pada acara tersebut menambahkan bahwa baginya menjaga NKRI itu sama pentingnya menjaga Islam. Bahkan pada satu titik menjaga NKRI itu bisa jadi lebih penting karena menurutnya kemanan negara itu menjadi prasyarat untuk keamanan beragama.?

Ia mencontohkan betapa orang akan kesulitan menjalankan ibadah ketika negara dalam keadaan kacau atau bahkan perang.?

Kegiatan Diklatsar Banser yang digelar selama 4 hari ? tersebut setidaknya diikuti oleh seratus kader Banser dan rencananya ditutup pada hari Selasa (02/06). Adapun acara penutupan dilaksanakan di Pesantren Darul Archam, Rajeg. Red: mukafi niam

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Nasional, Humor Islam, Hadits Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Jelang Natal GP Ansor NTT dan Pemuda Lintas Agama Duduk Bersama

Kupang, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah - Jelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2017, Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor NTT gelar diskusi terbatas pemuda lintas agama di Sekretariat PWNU NTT Jalan W. H. M Oematan Kelurahan Kelapa Lima Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Jumat (23/12). Mereka mendeklarasikan NTT Damai yang memuat sembilan butir pernyataan.

Dalam pertemuan itu seluruh perwakilan pemuda menyatakan mendukung deklarasi cinta damai untuk pemuda dari NTT untuk Indonesia dan melahirkan beberapa poin rekomendasi masing-masing OKP.

Jelang Natal GP Ansor NTT dan Pemuda Lintas Agama Duduk Bersama (Sumber Gambar : Nu Online)
Jelang Natal GP Ansor NTT dan Pemuda Lintas Agama Duduk Bersama (Sumber Gambar : Nu Online)

Jelang Natal GP Ansor NTT dan Pemuda Lintas Agama Duduk Bersama

Ketua GP Ansor NTT Abdul Muis menegaskan, diskusi terbatas GP Ansor bersama pemuda lainnya adalah bentuk nyata pemuda harus duduk bersama untuk membicarakan berbagai dinamika dari daerah. Pemuda adalah pemimpinan masa depan bangsa.

"Pemuda duduk bersama untuk membicarakan kemajuan bangsa," katanya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Hadir dalam pertemuan ini Kasat Binmas Polres Kupang Kota, Pimpinan Laskar Merah Putih NTT, Ketua Budha NTT, Ketua Pemuda Hindu NTT, Ketua GMKI Kupang, HMI Kupang, PMII Kupang, Kahmi Kota Kupang, GP Ansor Kota Kupang, Fatayat serta Muslimat NU NTT, dan perwakilan media cetak serta beberapa undangan lain dari OKP lokal. (Ajhar Jowe/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Khutbah, Lomba, AlaSantri Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Pesantren Langitan Gelar Bahtsul Masail Kubro Se-Jawa-Madura

Tuban, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Lembaga Bahtsul Masa’il (LBM) Pondok Pesantren Langitan menggelar pembahasan masalah keagamaan atau Bahtsul Masa’il Diniyyah Kubro se-Jawa-Madura dan Alumni Langitan di kompleks pesantren setempat di Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, 13-14 Maret 2014.

Pesantren Langitan Gelar Bahtsul Masail Kubro Se-Jawa-Madura (Sumber Gambar : Nu Online)
Pesantren Langitan Gelar Bahtsul Masail Kubro Se-Jawa-Madura (Sumber Gambar : Nu Online)

Pesantren Langitan Gelar Bahtsul Masail Kubro Se-Jawa-Madura

Acara tersebut secara resmi dibuka salah seorang pengasuh Pesantren Langitan selaku tuan rumah KH Muhammad Faqih di gedung Madrasah Aliyah Al Falahiyah.

Hadir dalam pembukaan tersebut  beberapa masyayikh, di antaranya KH Ardani Ahmad dari Ploso, KH Arsyad (Pasuruan), KH. Aniq Muhammadun (Pati), KH Muhibbul Aman Ali (Pasuruan), dan ratusan peserta dari 35 delegasi yang dikirim dari beberapa pesantren di Pulau Jawa dan Madura. Para alumni Pesantren Langitan dari berbagai daerah juga turut serta dalam forum ilmiah ini.

Seperti yang diungkapkan pengasuh pesantren yang lain, KH Ubaidillah Faqih, Bahtsul Masa’il ini diharapkan menjadi awal langkah positif para santri untuk mensyi’arkan perjuangan para ulama’ terdahulu dalam menghidupkan agama Allah.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Insya Allah semoga kita termasuk dalam al-‘ulama warasatul anbiya’. Tidak hanya kita membuktikan lewat mubahatsah wal munadhoroh fil ilmi wa ‘anil ilmi tapi juga dalam amal fil ilmi,” tambahnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Bahtsul Masa’il Kubro ini dilaksanakan selama dua hari, Kamis hingga penutupan pada Jumat (14/3). Para peserta dalam bahtsul masa’il ini dibagi menjadi dua komisi, yakni komisi A yang di laksanakan di Aula Pesantren Langitan dan komisi B yang dilaksanakan di gedung MA Al-Falahiyah.

Pada tiap komisi diikuti oleh dua peserta dari dua delagasi yang menjadi utusan dari beberapa pesantren se-Jawa-Madura Pesantren Langitan. (M. Sahal Yasin/Mahbib)

 

Foto: suasana dalam salah satu komisi bahtsul masail

. Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Warta Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Pesantren Tahfidzil Qur’an Wonosobo Luncurkan Web Pesantren

Wonosobo, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Pengelola Perpustakaan Pondok Pesantren Tahfidzil Quran (PPTQ ) Al-Asyariah Kalibeber Wonosobo, Jawa Tengah saat ini tidak hanya menangani soal peminjaman, perawatan dan usaha penambahan koleksi buku manual saja. Sejak sekitar satu tahun yang lalu, pengurus perpustakaan juga telah meluncurkan website, Facebook, dan twitter yang konten utamanya ? berisi seputar aktivitas ? kegiatan para santri PPTQ Al-Asyariah Kalibeber serta menyosialisasikan pengumuman-pengumuman penting.

Pesantren Tahfidzil Qur’an Wonosobo Luncurkan Web Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)
Pesantren Tahfidzil Qur’an Wonosobo Luncurkan Web Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)

Pesantren Tahfidzil Qur’an Wonosobo Luncurkan Web Pesantren

"Awalnya karena banyak alumni-alumni yang jauh khususnya alumni di luar Jawa yang sering merasa kangen dengan suasana pondok almameternya; ? sebab itu pula maka pengurus perpustakaan juga mulai meng-upload ke Yautube beberapa rekaman pengajian yang diadakan di pondok, agar dapat sedikit mengobati rasa rindu para alumni tadi," kata Harnanto, kepala perpustakaan PPTQ Al-Asyariah kepada Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah, Selasa (19/1).

Pengurus perpustakaan pondok asal Salatiga itu menambahkan bahwa dengan dimilikinya web pondok tersebut selain sebagai media publikasi dan sosialisasi kegiatan dan aktivitas santri, juga dimaksudkan menjadi media penyalur santri PPTQ Al-Asyariah dalam bidang kreativitas tulis menulis serta berlatih jurnalistik.

Koleksi perpustakaan dari PPTQ Al-Asyariah yang kini diasuh oleh KH Ahmad Faqih Muntaha ini, ? selain berupa literatur keagamaan Islam berbahasa Arab ? danIndonesia, juga menyediakan literatur buku-buku umum non-agama baik jenis populer maupun ilmiah. Ketika kami mengamati koleksi bacaan yang ? ada, menemukan beberapa buku yang merupakan hasil karya beberapa kiai, pengajar dan santri PPTQ Al-Asyariah dan diterbitkan sendiri oleh Yayasan Al-Asyariah.?

Di antara karya yang tampak menonjol yang diterbitkan Yayasan Al-Asyariah adalah ‘Al-Quran dan Terjemahnya’, terbit 2014. Kitab tersebut sekaligus dilengkapi metode tahfidz, terjemah per kata, asbabun nuzul, hukum tajwid, dan indeks ayat. Dicetak oleh lembaga percetakaan Al-Quran Kemenag RI. (M Haromain/Fathoni)

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Kajian Sunnah, Sholawat Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Jelang Natal, GP Ansor NTT Datangi Kapolda

Kupang, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor dan sejumlah pengurus Barisan Ansor Serbaguna (Banser) sowan ke Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (11/12/13). Kedatangan mereka adalah dalam rangka konsolidasi partisipasi damai Natal di walayah NTT.

Jelang Natal, GP Ansor NTT Datangi Kapolda (Sumber Gambar : Nu Online)
Jelang Natal, GP Ansor NTT Datangi Kapolda (Sumber Gambar : Nu Online)

Jelang Natal, GP Ansor NTT Datangi Kapolda

Silaturahmi dilakukan di Markas Polda NTT Kota Kupang, NTT. Rombongan pengurus PW GP GP Ansor dan Banser diterima Kapolda NTT Brigjen Pol I Ketut Untung Yoga Ana dan jajarannya. Yoga mengaku menyambut baik inisiasi para pemuda yang ingin menjalin persatuan dan kesatuan di lintas agama.

"Secara pribadi saya senang respon GP ansor mempunyai niat sama-sama menjaga situasi Natal dan tahun baru di wilayah NTT," jelasnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dijelaskan Untung, perbedaan merupakan anugerah Tuhan. Membenci perbedaan berarti tidak mengenali Tuhannya.? Kehadiran manusia didunia karena adanya perbedaan. Dia yakin GP Ansor NTT mampu menghayati ini dengan baik.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Menurut Yoga, terkait perayaan Natal dan tahun baru 2013, kepolisian daerah? NTT berusaha keras menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh pelosok selama aktivitas berlangsung. "Kita saling koordinasi, di mana ada polisi harus ada (pula) perwakilan Banser di setiap gareja di Kota Kupang," ujarnya.

Yoga berharap, GP Ansor dan Banser terlibat bukan saja di pengamanan gareja tetapi juga mengamankan situasi lalulintas dan berpatroli bersama Polisi. Dia mengingatkan, generasi muda perlu waspada dengan berbagai provokasi berbau adu domba melalui jaringan teknologi sekarang ini, seperti baik SMS, BBM, dan Twiter.

Karo OPS Polda NTT Kombes Pol Marffin Efendi saat dialog mendampingi Kapolda mengatakan, selama pengamanan berlangsung di lapangan patut bagi seluruh yang terlibat dalam kegiatan pengamanan untuk selalu? koordinasi.

Ketua PW GP Ansor NTT Abdul Muis Aps mengungkapkan terima kasih kepada Polda NTT yang bersedia kerja sama dengan pihaknya untuk bergotong-royong mengamankan secara damai perayaan Natal.

“Sinergi tetap kita bangun di NTT, demi menyatukan keberagaman guna membangun NTT ke depan. GP Ansor tetap semangat dan menyapakati akan menjadi garda terdepan kerukunan umat beragama. Ini bagian dari lokomotif bersama membangun NTT tercinta,” katanya. (Ajhar Jowe/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Pesantren, Pendidikan, Kyai Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Rabu, 24 Januari 2018

Inilah Kesepakatan ASEAN Lindungi Pekerja Migran

Manila, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Melalui Konferensi Tingkat Tinggi (KTT)? ke-31 ASEAN di Manila, Filipina, para pemimpin negara-negara ASEAN telah menyepakati ASEAN Consensus on the Promotion and Protection of the Rights of Migrant Workers, sebuah kesepakatan penting dalam upaya meningkatkan perlindungan terhadap pekerja migran dan keluarganya di kawasan ASEAN.

Kesepakatan yang ditandatangani 10 kepala negara pada Selasa (14 /11) secara garis besar, isi konsensus terkait dengan hak pekerja migran, kewajiban negara pengirim, serta kewajiban negara penerima pekerja migran.?

Inilah Kesepakatan ASEAN Lindungi Pekerja Migran (Sumber Gambar : Nu Online)
Inilah Kesepakatan ASEAN Lindungi Pekerja Migran (Sumber Gambar : Nu Online)

Inilah Kesepakatan ASEAN Lindungi Pekerja Migran

Hak-hak pekerja migran adalah? mendapatkan kunjungan dari anggota keluarganya. Menyimpan dokumen pribadi, termasuk paspor dan dokumen izin kerja. Mendapatkan kesetaraan hukum ketika ditahan atau dipenjara saat menunggu masa sidang atau ketika ditahan untuk alasan lainnya. Menyampaikan keluhan kepada otoritas terkait serta mendapatkan bantuan dari perwakilan pemerintah di negara penempatan.

Pekerja migran mendapatkan kebebasan bergerak atau berpindah tempat di negara penempatan. Mendapatkan akses? informasi ketenagakerjaan, baik negara pengirim maupun penerima.

Pekerja migran berhak mendapatkan akses informasi terkait dengan pekerjaan dan kondisi pekerjaan di negara penerima instansi, badan, atau agensi perekrut. Mendapatkan kontrak kerja atau dokumen layak lainnya yang berisi? persyaratan kerja yang jelas. Mendapatkan perlakuan yang adil di tempat kerja. Mendapatkan akomodasi yang layak berdasarkan hukum, regulasi dan kebijakan nasional negara penerima.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Pekerja migran berhak mendapatkan remunerasi, tunjangan dan penghasilan yang layak dan adil. Berhak mengirimkan pendapatan dan simpanannya melalui cara pengiriman apapun sesuai aturan yang berlaku di negara penerima. Berhak mengajukan keluhan atau membuat pernyataan terkait perselisihan perburuhan, sesuai hukum yang berlaku di negara penerima. Memiliki hak berkumpul dan berserikat dengan asosiasi atau organisasi pekerja sesuai aturan yang berlaku di negara penempatan.

Apa kewajiban dari negara pengirim pekerja migran?

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Negara pengirim bertanggungjawab memberikan program orientasi sebelum keberangkatan yang didalamnya berisi tentang hak asasi manusia, hak ketenagakerjaan, kondisi pekerjaan, hukum, sosial, budaya dan sebagainya terkait negara penerima. Juga memastikan pekerja memahami kontrak kerja melalui kontrak kerja tertulis dalam bahasa yang mudah dipahami.

Negara pengirim bertanggungjawab menentukan biaya yang dikeluarkan pekerja migran yang layak dan transparan. Mencegah biaya yang tinggi. Wajib menyederhanakan tata kelola penempatan dengan membuat? layanan terpadu.?

Bertanggungjawab atas pemenuhan syarat kesehatan bagi pekerja migran, serta bertanggungjawab menyusun program re-integrasi bagi pekerja migran yang kembali berupa program ketenagakerjaan.

Adapun negara penerima pekerja migran bertanggungjawab menjamin HAM dan hak dasar serta martabat pekerja migran dengan memberikan perlakuan yang adil dan mencegah perlakuan yang kasar, kejam dan siksaan.

Negara penerima wajib membuat program untuk meningkatkan pemahaman prosedur dan peraturan negara penerima. Menindak pengguna pekerja migran ilegal. Mencegah biaya perekrutan yang tinggi. Memastikan? pekerja menerima dokumen kontrak.?

Negara penerima menjamin remunerasi dan? benefid yang adil, serta memberikan perlindungan keselamatan kerja bagi pekerja migran.

Mencegah kekerasan dan pelecehan seksual bagi pekerja migran. Menjamin perlakuan kepada pekerja sesuai dengan kesetaraan gender. Memberikan bantuan dan akses bagi pekerja migran. Serta menfasilitasi bantuan legal dan interpreter, serta fungsi kekonuleran bagi pekerja migran.

Menurut Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan, Maruli A. Hasoloan mengatakan, untuk menjalankan konsensus tersebut, masing-masing anggota ASEAN akan menyusun action plan.

“Masing-masing negara? akan membuat laporan kemajuan pelaksanaan action plan, serta saling memberikan contoh praktik baik dalam perlindungan pekerja migran yang merujuk pada konsensus tersebut,” ujarnya di Manila, Rabu (15/11).

Action plan masing-masing negara, selanjutnya akan dipelajari dan di-review oleh ASEAN Committee of Migrant Workers (ACMW). Indonesia sendiri, lanjut Maruli, jauh-jauh hari telah menyiapkan kerangka action plan guna menjamin terlaksana konsensus perlindungan pekerja migran di Asia Tenggara. (Red: Kendi Setiawan)

?

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Pemurnian Aqidah, Olahraga, Meme Islam Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ulama Maroko Ini Sebut Ajaran Sufi Berperan Besar dalam Perdamaian Dunia

Indramayu, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Setelah tiga minggu akademisi Sufi Internasional dan Fakultas Syariah Universitas Al-Qurawiyin Maroko, melakukan safari Dakwah di sejumlah pondok pesantren dan universitas di Indonesia, Sebagai Puncak Safari dakwah tersebut, menggelar “Diskusi Kebangsaan” di pesantren Asy-Syafi’iyyah Kedungwungu, Krangkeng, Indramayu, Jawa Barat, Jumat (18/7)

Ulama Maroko Ini Sebut Ajaran Sufi Berperan Besar dalam Perdamaian Dunia (Sumber Gambar : Nu Online)
Ulama Maroko Ini Sebut Ajaran Sufi Berperan Besar dalam Perdamaian Dunia (Sumber Gambar : Nu Online)

Ulama Maroko Ini Sebut Ajaran Sufi Berperan Besar dalam Perdamaian Dunia

Dalam kesempatan itu, Syeikh Dr Aziz al-Kubaity (Presiden Akademi Sufi Internasional), mengatakan ilmu pengetahuan tanpa dibarengi dengan pemahaman tasawuf yang benar, akan bisa melahirkan radikalisme atau terorisme atas nama Islam.

“Maraknya perseteruan atas nama agama akibat memamahi agama Islam dengan hawa nafsu, tanpa disertai dengan tazkiyah atau penjernihan hati sebagai salah satu inti ajaran tasawwuf, sehingga sering lahirnya pemahaman agama yang dilandasi nafsu dan sering mengakibatkan menyalahkan sesama muslim, dan mengklaim diri dan golongannya yang paling benar,” tutut pria yang meraih dua Doktor dari Universitas Oxford dan Universitas di Maroko itu.

Dalam sejarah-sejarah Islam di dunia mencatat, para Sufi dengan ajaran tasawufnya, mengedepankan etika bukan hanya dalam beragama, tapi juga dalam berbangsa dan bernegara. 

Bahkan sejak ratusan abad silam, di negara manapun, setiap ada konflik, para ulama tasawuflah yang berperan menggagas perdamaian konflik atas nama Agama, karena ajaran tasawuf adalam mengedepankan kedamaian semesta, dengan mencampakkan kekerasan baik personal maupun golongan.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

 

Syeikh Aziz sendiri, setiap tiga tahun sekali, menggelar Konferensi Sufi Internasional dengan peserta delegasi dari puluhan negara Islam.

Hadir dalam kesempatan tersebut sejumlah tokoh masyarakat, kiai, dan pejabat. Serta para santri yang mengaungkan shalawat saat menyambut kedatangan rombongan ulama Maroko tersebut. (Red: Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Berita, Pertandingan, Pendidikan Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah