Sabtu, 04 November 2017

Tertimpa Pohon Tumbang, Madin Nurul Jadid Lakukan Perbaikan

Sragen, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Usai disapu angin puting beliung dan tertimpa pohon tumbang, Madrasah Diniyyah Nurul Jadid dusun Karangatengah desa Toro Kacangan kecamatan Sumberlawang, Sragen saat ini tengah melakukan perbaikan gedung tempat belajar para santri.

Menurut pengasuh Madin Nurul Jadid Maryono, puting beliung telah menyapu pepohonan di sekitar madin. Pepohonan tumbang itu kemudian menimbun tempat belajar santri.

Tertimpa Pohon Tumbang, Madin Nurul Jadid Lakukan Perbaikan (Sumber Gambar : Nu Online)
Tertimpa Pohon Tumbang, Madin Nurul Jadid Lakukan Perbaikan (Sumber Gambar : Nu Online)

Tertimpa Pohon Tumbang, Madin Nurul Jadid Lakukan Perbaikan

“Peristiwa itu terjadi sekitar akhir April lalu. Saat ini sudah mulai diperbaiki lagi. Alhamdulillah sudah ada donatur dari teman media sosial Facebook 300 ribu,” ujar Maryono yang juga pengurus Ansor Sragen kepada Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah, Jum’at (16/5).

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Madin yang berlokasi dipinggir jalan raya Solo-Purwodadi ini memberikan fasilitas pendidikan gratis bagi seluruh santri. Lembaga pendidikan ini kini menampung 120 santri yang terdiri dari santri kurang mampu serta anak yatim.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Robohnya bangunan tempat belajar, kegiatan belajar-mengajar para santri sempat sedikit terkendala terutama untuk menyediakan tempat baru sambil menunggu perbaikan tempat belajar sebelumnya.

Di kompleks madin terdapat pesantren dan TK serta PAUD. Namun pengurus kini tengah merintis pembangunan keduanya. (Ahmad Rosyidi/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Ahlussunnah Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kiai Sholeh-Gus Fauzan Pimpin MWCNU Gading

Probolinggo, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Gading Kabupaten Probolinggo, Selasa (27/12) menempatkan duet KH Sholeh Asyari dan Gus Fauzan Adzim untuk memimpin MWCNU Kecamatan Gading periode 2016-2021.

Dalam konfercab yang digelar di Pondok Pesantren Miftahul Jannah Desa Wangkal Kecamatan Gading tersebut, KH Sholeh Asyari terpilih sebagai Rais MWCNU Kecamatan Gading melalui metode Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa). Tim Ahwa sendiri terdiri dari KH Nur Hasan, KH Nasirudin, KH Zainul Arifin, Kiai Roi Fadli, KH Sholeh Asyari dan KH Husni Misnawi.

Kiai Sholeh-Gus Fauzan Pimpin MWCNU Gading (Sumber Gambar : Nu Online)
Kiai Sholeh-Gus Fauzan Pimpin MWCNU Gading (Sumber Gambar : Nu Online)

Kiai Sholeh-Gus Fauzan Pimpin MWCNU Gading

Sementara dalam proses pemilihan Ketua MWCNU Kecamatan Gading, Gus Fauzan Adzim terpilih secara aklamasi oleh Tim Ahwa untuk memimpin MWCNU Kecamatan Gading 5 (lima) tahun ke depan.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Setelah terpilih, Kiai Sholeh menyatakan siap menjalankan amanah yang sudah diberikan kepada dirinya. "Saya menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan semuanya. Saya siap mengemban amanah yang sudah diberikan ini dengan sebaik-baiknya," ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Gus Fauzan Adzim. Dirinya bertekad akan menjalankan semua yang sudah menjadi ketentuan dalam Konferensi MWCNU Kecamatan Gading.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

"Saya akan berusaha semaksimal mungkin menjalankan amanah dari hasil konferensi ini. Program yang sudah baik selama ini akan terus ditingkatkan dan disempurnakan agar hasilnya bisa lebih baik. Terima kasih atas amanah yang sudah diberikan," ungkapnya.

Konferensi MWCNU Kecamatan Gading ini dihadiri oleh Ketua PCNU Kota Kraksaan KH. Nasrullah Ahmad Suja’i, Sekretaris PCNU Kota Kraksaan H Fauzan Hafidhi dan segenap pengurus NU se-Kecamatan Gading. Hadir pula jajaran Forkopimka Gading.

Selanjutnya Rais dan Ketua MWCNU Kecamatan Gading terpilih membentuk tim formatur untuk melakukan penyusunan kepengurusan MWCNU Gading periode 2016-2021.

Sekretaris PCNU Kota Kraksaan H Fauzan Hafidhi mengharapkan agar kepengurusan yang baru terpilih ini bisa lebih memaksimalkan untuk melaksanakan program-program yang telah dihasilkan dalam konferensi yang lebih terarah dan terukur.

"Dengan kata lain, para pengurus harus ikhlas berjuang membesarkan NU. Caranya dengan menghidupkan NU dan bukan mencari hidup di NU," katanya. (Syamsul Akbar/Abdullah Alawi)Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Syariah, Meme Islam, Daerah Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Jumat, 03 November 2017

Gusdurian Surabaya Peringati Harlah Bersama Lintas Komunitas

Surabaya, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Memperingati hari lahir yang ketiga, komunitas Gusdurian Surabaya alias Gerdu Suroboyo menggelar acara dialog bersama Inayah Wahid, putri bungsu Presiden RI Ke-4 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dan Romo Didik dari Keuskupan Surabaya.

Sedikitnya Seratusan orang dari berbagai lapisan masyarakat Surabaya, PMII, PMKRI, pemuda GKI, mahasiswa, Gusdurian Jombang, Gusdurian Mojokerto,? aktivis LSM, tokoh agama, dan tokoh masyarakat, memadati , tempat acara di pelataran GKI Residen Sudirman (Ressud), Surabaya, Sabtu (31/5).

Gusdurian Surabaya Peringati Harlah Bersama Lintas Komunitas (Sumber Gambar : Nu Online)
Gusdurian Surabaya Peringati Harlah Bersama Lintas Komunitas (Sumber Gambar : Nu Online)

Gusdurian Surabaya Peringati Harlah Bersama Lintas Komunitas

Komunitas para penerus perjuangan Gus Dur ini merayakan hari lahir dengan mengusung tema “Different Choices, One Direction”. Acara ini digelar selama satu hari penuh, dirangkai dengan beberapa kegiatan, antara lain Seminar Kepemudaan, Panggung Musik Tradisional, dan Dialog, Ngopi Yuk! Bersama Inayah Wahid dan Romo didik dengan topik “Pemuda dan Kepemimpinan Nasional”.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

"Kegiatan ini selain memperingati hari lahir Gerdu Surabaya yang jatuh tanggal 17 Mei kemarin, juga sebagai sarana untuk lebih menyadarkan kaum muda Indonesia bahwa jika ingin melakukan perubahan haruslah difokuskan perubahan diri sendiri," terang M. Iqbal Koordinator Gerdu Suroboyo.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ia menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan merupakan usaha untuk memberikan pencerahan politik bagi pemuda-pemuda Indonesia khususnya Surabaya, agar tidak terjebak dalam kepentingan sesaat di tengah situai politik yang ada saat ini.

Sementara, Inayah Wahid berpesan, “Pemuda harus mulai bersikap dan kritis, jangan menunggu menjadi pejabat dulu baru melakukan sesuatu. Teladanilah Gus Dur, sekalipun tidak jadi presiden-pun Gus Dur selalu bersikap dan melakukan perubahan,” terangnya. (Red: Mahbib Khoiron)

Gusdurian Surabaya Peringati Harlah Bersama Lintas Komunitas

Surabaya, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah.

Memperingati hari lahir yang ketiga, komunitas Gusdurian Surabaya alias Gerdu Suroboyo menggelar acara dialog bersama Inayah Wahid, putri bungsu Presiden RI Ke-4 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dan Romo Didik dari Keuskupan Surabaya.

Sedikitnya Seratusan orang dari berbagai lapisan masyarakat Surabaya, PMII, PMKRI, pemuda GKI, mahasiswa, Gusdurian Jombang, Gusdurian Mojokerto, ? aktivis LSM, tokoh agama, dan tokoh masyarakat, memadati , tempat acara di pelataran GKI Residen Sudirman (Ressud), Surabaya, Sabtu (31/5).

Komunitas para penerus perjuangan Gus Dur ini merayakan hari lahir dengan mengusung tema “Different Choices, One Direction”. Acara ini digelar selama satu hari penuh, dirangkai dengan beberapa kegiatan, antara lain Seminar Kepemudaan, Panggung Musik Tradisional, dan Dialog, Ngopi Yuk! Bersama Inayah Wahid dan Romo didik dengan topik “Pemuda dan Kepemimpinan Nasional”.

"Kegiatan ini selain memperingati hari lahir Gerdu Surabaya yang jatuh tanggal 17 Mei kemarin, juga sebagai sarana untuk lebih menyadarkan kaum muda Indonesia bahwa jika ingin melakukan perubahan haruslah difokuskan perubahan diri sendiri," terang M. Iqbal Koordinator Gerdu Suroboyo.

Ia menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan merupakan usaha untuk memberikan pencerahan politik bagi pemuda-pemuda Indonesia khususnya Surabaya, agar tidak terjebak dalam kepentingan sesaat di tengah situai politik yang ada saat ini.

Sementara, Inayah Wahid berpesan, “Pemuda harus mulai bersikap dan kritis, jangan menunggu menjadi pejabat dulu baru melakukan sesuatu. Teladanilah Gus Dur, sekalipun tidak jadi presiden-pun Gus Dur selalu bersikap dan melakukan perubahan,” terangnya. (Red: Mahbib Khoiron)

?

?

?

?

?



Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Habib, Bahtsul Masail, Fragmen Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

IPNU dan IPPNU Bondowoso Gelar Dampingan Lanjutan di Sumber Wringin

Bondowoso, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah - Pengurus IPNU dan IPPNU Kabupaten Bondowoso melanjutkan kunjungan di bawah dalam rangka penguatan kelembagaan, Ahad (24/1). Kunjungan ini diikuti 23 ranting IPNU dan IPPNU se-Kecamatan Sumber Wringin.

Kegiatan penguatan kelembagaan ini dilaksanakan di Desa Sumber Gading Kantor MWCNU Sumber Wringin Kabupaten Bondowoso.

IPNU dan IPPNU Bondowoso Gelar Dampingan Lanjutan di Sumber Wringin (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU dan IPPNU Bondowoso Gelar Dampingan Lanjutan di Sumber Wringin (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU dan IPPNU Bondowoso Gelar Dampingan Lanjutan di Sumber Wringin

Ketua IPNU Bondowoso Ahmad Juhadi menjelaskan, kunjungan kali ini kita ingin menghidupkan kembali IPNU-IPPNU salah satunya di Sumber Wringin karena di IPNU-IPPNU Sumber Wringin kurang lebih lima tahun vakum.

Ia juga menyampaikan bahwa hari ini akan diadakan pemilihan Ketua IPNU dan IPPNU Sumber Wringin," katanya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kegiatan ini merupakan bagian dari rentetan tur kegiatan penguatan-penguatan kelembagaan tingkat anak cabang, pengurus komisariat, pesantren dan sekolah se-Kabupaten Bondowoso.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

"Kami sudah melaksanakan di berapa tempat. Ini sudah yang kesekian kalinya. Sebelumnya di IPNU-IPPNU Wringin Arak-arak, IPNU-IPPNU Jambesari, IPNU-IPPNU Tenggarang, IPNU- IPPNU Tegalampel, PK MA dan MTs Al Furqon," jelasnya.

Secara khusus ia berharap IPNU-IPPNU di Sumber Wringin bisa tumbuh dan berkembang. Ia mengajak kader-kader NU di wilayah Sumber Wringin mewarnai tumbuh kembangnya organisasi NU secara struktur dan secara kultur.

Turut hadir pada acara ini Ketua MWCNU Sumber Wringin Ustadz Hemi, Syuriyah MWCNU Sumber Wringin H Rahmatullah, guru-guru pendamping dari sekolah-sekolah terkait. (Ade Nurwahyudi/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Ubudiyah, Nahdlatul, Hikmah Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kamis, 02 November 2017

Pesilat NU Selalu Siap Jaga NKRI

Semarang, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Ketua Pimpinan Wilayah Pencak Silat NU Pagar Nusa Jawa Tengah H Sulatin mengatakan para pesilat yang tergabung dalam Pagar Nusa  selalu siap menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).  

Pesilat NU Selalu Siap Jaga NKRI (Sumber Gambar : Nu Online)
Pesilat NU Selalu Siap Jaga NKRI (Sumber Gambar : Nu Online)

Pesilat NU Selalu Siap Jaga NKRI

Prinsipnya, kata dia pada saat membuka Kejuaraan Daerah III Pagar Nusa se-Jateng dan DIY, di Pondok Pesantren Azzuhri, Ketileng Semarang, Rabu, (1/1/2015) sore, membela negara adalah kewajiban dan merupakan bagian dari iman. Bagi Pagar Nusa, NKRI adalah harga mati. Dan Pancasila harus selalu jaya.

 

Sulatin menyatakan, mencintai tanah air adalah ajaran Islam yang dibawa Nabi Muhammad SAW. Terlebih NU adalah pendiri negara Indonesia, tentu akan selalu menjaga agar negeri ini selamat dunia akhirat. Tidak akan dibiarkan ada pihak manapun merongrong republik yang diperjuangkan kemerdekaannya oleh para syuhada yang terdiri para ulama.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

"Jiwa NU adalah jiwa Indonesia. Pagar Nusa adalah Pagarnya NU dan Bangsa," tutur Sulatin menjelaskan singkatan nama perguruan pencak silat yang dipimpinnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Hadir dalam pembukaan tersebut Sekretaris PWNU Jateng Dr  M Arja Imroni, Anggota DPD RI Sulistyo, sejumla pejabat tingkat Jateng, dan para pendekar dan pengurus Pagar Nusa se-Jateng dan DIY.

 

450 Peserta

Ketua Panitia Kejurda III Pagar Nusa Jateng M Ghufron menyampaikan, kejuaraan yang digelar untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan Harlah PSNU Pagar Nusa ke-29 ini berlangsung selama empat hari, sejak Kamis hingga Ahad (1-4/1).

Sebanyak 450 peserta dari 25 kabupaten/kota se-Jateng dan DIY beserta officialnya, bertanding memperebutkan piala umum dan piala per kategori kelas. Dari jumlah itu, 265 diantaranya adalah atlit laga.

Dijelaskan Ghufron, pertandingan terdiri atas laga per orangan putra dan putri, penampilan wirasangga,  serta peragaan jurus wiraloka beregu.  Laga perorangan dibagi dalam kategori pra remaja (usia 12-14 tahun), remaja (usia 14-17), dan dewasa (usia 17-35).

            

Ratusan penonton dari santri ponpes Azzuhri dan warga masyarakat sekitar Ketileng tumpah ruang menonton acara pembukaannya yang meriah.  Aneka atraksi seni Pencak Silat yang diiringi musik menghibur para penonton di ajang tersebut.  [Mohammad Ichwan/Abdullah Alawi]

            

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Khutbah, Hadits, Nasional Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Belum Ada Ongkos, Belum Wajib Haji

Jakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Saifuddin Amsir menyatakan kewajiban haji bagi setiap muslim bergantung pada sejumlah kesiapan yang bersangkutan. Kesiapan itu antara lain mencakup ongkos perjalanan menuju tanah suci.

“Kalau belum ada ongkos, seseorang belum berkewajiban menjalankan ibadah haji,” kata KH Saifuddin kepada Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah di kediamannya di bilangan Cipinang Melayu, Kecamatan Makassar, Jakarta Timur, Rabu (11/9) malam.

Belum Ada Ongkos, Belum Wajib Haji (Sumber Gambar : Nu Online)
Belum Ada Ongkos, Belum Wajib Haji (Sumber Gambar : Nu Online)

Belum Ada Ongkos, Belum Wajib Haji

Lain soal kalau seseorang berangkat haji diongkosi orang lain. Atau misalnya ia mengongkosi hajinya dengan cara berhutang di mana ia memiliki cadangan pasti investasi buat membayar hutangnya kelak. Ini sah-sah saja, tambah KH Saifuddin.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

KH Saifuddin merinci ongkos yang meliputi segala biaya perjalanannya berangkat dan pulang. Segala kebutuhannya selama melaksanakan ibadah haji pun masuk dalam daftar ongkos ibadah haji.

Kecuali itu, caloh jemaah haji juga wajib memasukkan biaya kebutuhan orang rumahnya selama peribadatan haji dalam daftar anggaran ongkos haji, jelas KH Saifuddin. 

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kalau orang punya tanah seluas 80 hektar, tentu ia sudah kena kewajiban berangkat haji,tegas KH Saifuddin.

Masalah kemampuan ini penting untuk diperhatikan karena menyangkut wajib-tidaknya haji, tutup KH Saifuddin.  

Penulis: Alhafiz Kurniawan

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Sholawat, Warta, Pertandingan Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

PMII Jawa Timur Tagih Janji Gubernur Soekarwo

Surabaya, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Saat menghadiri resepsi pelantikan pengurus Pimpinan Koordinator Cabang (PKC) PMII Jawa Timur (Jatim) di Balai Pemuda Suabaya, Sabtu (3/9), Gubernur Soekarwo ditagih janjinya saat kampanye pada pemilukada lalu. Acara yang juga dikemas dengan halaqoh akbar IKA PMII se-Jatim tersebut dihadiri Menpora Imam Nahrawi.

PMII Jawa Timur Tagih Janji Gubernur Soekarwo (Sumber Gambar : Nu Online)
PMII Jawa Timur Tagih Janji Gubernur Soekarwo (Sumber Gambar : Nu Online)

PMII Jawa Timur Tagih Janji Gubernur Soekarwo

Dalam sambutannya, Ketua PKC PMII Jatim Zainudin, berpesan kepada Gubernur Soekarwo bahwa SDM kader PMII di Jatim memiliki potensi yang bisa diandalkan. Apalagi daerah pelosok seperti di Madura. Karenanya, kader PMII siap mengawal dan memback-up bersama dari jajaran rayon hingga cabang berkenaan dengan program Pemprov Jatim.

"Saya berkata seperti ini, sebab saya masih teringat terhadap visi dan misi Pak Karwo waktu kempanye. Bahwa, Pak Karwo akan meningkatkan SDM Jawa Timur, sehingga kader PMII siap mengawal dan mendukung peningkatan SDM dalam memaksimalkan pemanfaatan SDA di Jatim," tukasnya.

Gubernur Soekarwo sendiri mengaku tidak pernah melupakan janji politiknya yang kini tertuang dalam visi dan misi pemerintahannya. Dia berjanji akan merangkul semua pihak dalam peningkatan SDM di Jawa Timur. (Hairul Anam/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Ubudiyah, Pendidikan, Tokoh Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah