Senin, 20 November 2017

Muslimat NU Berikan Pemahaman Islam kepada Daiyah di Kawasan Transmigrasi

Makassar, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI dan Pimpinan Pusat Muslimat NU menyelenggarakan Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Mental bagi Daiyah Pemukiman Transmigrasi Bina Lingkup Disnakertrans Provinsi Sulawesi Selatan di Hotel Kenari Makassar, Rabu-Sabtu (17-20/2).

Panitia Penyelenggara dari PP Muslimat NU Hj Nurhayati Said Aqil Siroj menuturkan, peserta terdiri 30 muslimah yang berasal dari daerah transmigrasi dan daerah tertinggal di Sulawesi Selatan yakni Luwu Timur daerah Mahalona, Luwu Utara daerah Lantangtallang, Waja daerah Pekkai, Soppeng daerah Watu, Toraja Utara daerah Rantekaroa, Tana Toraja daerah Supi masing-masing mengutus 5 peserta.

Muslimat NU Berikan Pemahaman Islam kepada Daiyah di Kawasan Transmigrasi (Sumber Gambar : Nu Online)
Muslimat NU Berikan Pemahaman Islam kepada Daiyah di Kawasan Transmigrasi (Sumber Gambar : Nu Online)

Muslimat NU Berikan Pemahaman Islam kepada Daiyah di Kawasan Transmigrasi

Kegiatan ini terselenggara atas kesepakatan PP Muslimat NU dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi terkait dengan pengembangan wawasan keagamaan para daiyah di daerah tertinggal dan pemukiman transmigrasi, tambahnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Hj Nurhayati mengatakan, seluruh peserta akan mendapatkan beberapa materi yakni Aqidah Aswaja, Sirah Nabawiyah, Islam dan Wawasan Kebangsaan, Hakikat, Kedudukan, dan Fungsi Manusia, Fiqih Ibadah, Tajhiz Janaiz, Fiqih Perempuan, Praktik Memandikan Jenazah, Akhlak Daiyah, Fiqih Iktilaf, Prinsip Dakwah Rahmatan Lil alamin, Kebijakan Dinakertrans Sulsel dalam Pembinaan Dai di Pemukiman Transmigrasi dan Kepemimpinan.

"Tentunya materi-materi ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif bagi daiyah, khususnya warga pemukiman transmigrasi terkait wacana keislaman Ahlusunnah Wal Jamaah dan nilai-nilai kebangsaan," tambahnya.

Dirjen Pengembangan Kawasan Daerah Transmigrasi Roosari Tyas Wardani mengungkapkan bahwa dalam UU No 29 tahun 2009 tentang Perubahan atas UU No 15 tahun 1997 tentang Ketransmigrasiaan, telah diamanatkan bahwa penyelenggaraan transmigrasi bertujuan (1) meningkatkan kesejahteraan transmigran dan masyarakat sekitarnya; peningkatan dan pemerataan pembangunan daerah, serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Tiga tujuan ini secara eksplisit menunjukkan bahwa transmigrasi diselenggarakan sebagai upaya mewujudkan masyarakat Indonesia yang sejahtera dalam bingkai NKRI, dalam konteks pemahaman seperti itulah maka upaya peningkatan kapasitas dan kapabilitas pembina pemukiman transmigrasi dan kader daiyah menjadi hal penting, kata Roosari Tyas.

Adapun pemateri ini adalah Ketua PP Muslimat Dr Sri Mulyati, Ketua PP Muslimat NU Dra Hj Nurhayati Said Aqil Siroj, Dra Hj Haniq Rafiqoh, Drs Haryono, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulsel Simon S Lopang, dan Ketua PW Muslimat NU Sulsel Dr Hj Nurul Fuadi. (Andy Muhammad Idris/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Budaya, Fragmen, Berita Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

RSI Siti Hajar Sidoarjo Shalat Ghoib untuk Korban Hercules

Sidoarjo, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Ratusan staf dan pegawai Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Hajar Kabupaten Sidoarjo mengikuti shalat ghoib dan doa bersama di Masjid Siti Hajar Jalan Raden Patah Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (4/7).

"Shalat ghoib dan doa bersama ini kami tujukan kepada semua korban jatuhnya pesawat Hercules di Medan beberapa waktu lalu. Semoga semua amal baik beliau-beliau diterima disisi Allah SWT," tutur Wakil Direktur RSI Siti Hajar Sidoarjo H M Zuhdi Mansur saat ditemui Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah di Masjid Siti Hajar.

RSI Siti Hajar Sidoarjo Shalat Ghoib untuk Korban Hercules (Sumber Gambar : Nu Online)
RSI Siti Hajar Sidoarjo Shalat Ghoib untuk Korban Hercules (Sumber Gambar : Nu Online)

RSI Siti Hajar Sidoarjo Shalat Ghoib untuk Korban Hercules

Pihak rumah sakit milik NU ini turut prihatin dan berbela sungkawa atas musibah jatuhnya pesawat Hercules C-130 yang jatuh di Medan, Selasa (30/6) lalu dengan membawa 122 penumpang, di antaranya 33 anggota TNI AU (termasuk kru), 6 anggota TNI AD, dan 83 penumpang sipil.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

"Atas nama Direksi, Staf dan seluruh pegawai RSI Siti Hajar Sidoarjo, kami turut berbela sungkawa atas terjadinya kecelakaan yang menimpa keluarga besar TNI maupun penumpang sipil lainnya," kata Zuhdi Mansur dengan nada sedih.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Menurutnya, para korban merupakan orang yang sedang dalam melaksanakan tugas. Karena itu merupakan musibah yang memang tidak dikehendaki oleh keluarga, dan itu merupakan ujian dari Allah SWT.

"Semoga keluarga yang ditinggalkan, diberikan Allah kesabaran, ketabahan dalam menghadapi musibah ini. Bagi TNI, itu merupakan suatu ujian dari Allah, dan mana kala ada ujian pasti akan ada keberhasilan dikemudian hari. Itu sudah menjadi janji Allah. Semoga dengan adanya musibah ini semua jajaran TNI khususnya yang terkena musibah itu semakin jaya," doanya penuh harap. (Moh Kholidun/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Amalan, Ubudiyah Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dubes Iran Kunjungi Pesantren KH Hasyim Muzadi

Malang, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Duta Besar Iran untuk Indonesia Behrooz Kamalvandi kembali mengunjungi kediaman Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi di komplek Pondok Pesantren Al-Hikam, Malang, Jawa Timur, Jum’at (7/9) lalu. Behrooz yang datang bersama dua staf kedutaan besar Iran mengaku ingin bersilaturahmi menjelang Ramadan.



Dubes Iran Kunjungi Pesantren KH Hasyim Muzadi (Sumber Gambar : Nu Online)
Dubes Iran Kunjungi Pesantren KH Hasyim Muzadi (Sumber Gambar : Nu Online)

Dubes Iran Kunjungi Pesantren KH Hasyim Muzadi

Lebih dari itu, Behrooz ingin kembali menikmati kesejukan dan mengagumi keindahan lingkungan Kota Malang. “Bapak Hasyim tinggal di kota yang indah dan sejuk. Pilihan hunian yang tepat,” puji Behrooz.

Dalam obrolan santai di ruang tamu dan disaksikan puluhan wartawan, ia mengaku sangat menghormati Hasyim. Kunjungan kali kedua yang dia lakukan sebagai wujud apresiasi terhadap tokoh NU kelahiran Tuban itu.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Perbincangan sebelum salat Jumat itu sedikit menyinggung tentang kebijakan Amerika Serikata dan kedatangan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Indonesia. “Kita tidak pernah memusuhi warga Amerika. Yang kita tentang adalah kebijakan luar negerinya yang menindas bangsa lain,” ujarnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Tentang kedatangan Putin, Hasyim berkeinginan mendorong pemerintah Indonesia untuk tidak ragu-ragu dalam meningkatkan kerja sama dengan Rusia. Tak hanya di bidang pertahanan-keamanan, Hasyim sepakat kalau Indonesia dan Rusia bekerja sama dalam bidang nuklir, pertelevisian, perdagangan, investasi, sektor riil, dan kerja sama teknologi.

“Rusia masih sangat kuat dalam bidang-bidang itu. Tidak ada alasan untuk tidak bekerja sama dengan Rusia. Apalagi Rusia tidak mempolitisir bisnis,” kata Hasyim disambut anggukan kepala Behrooz.

Usai salat Jumat bersama, Hasyim sempat mengajak Behrooz berkeliling melihat perpustakaan, warintek, dan asrama mahasiswa. Behrooz berharap Al-Hikam menjaga kerja sama dalam keilmuan dan pengiriman santri untuk belajar di Iran.

Soal tanggapan terhadap kunjungan Dubes AS ke kantor PBNU beberapa waktu lalu, Behrooz mengatakan tidak masalah.

Dia malah bangga dengan Hasyim karena pertemuan itu. Sebab, pada AS, Hasyim mengatakan sesuatu yang sama dengan apa yang dikatakan kepada dirinya. Bahwa NU tidak sepakat dengan tindakan AS yang semena-mena. “Kalau tentang kemauan untuk menerima mereka, itu adalah kelebihan Hasyim yang kami kagumi juga,” tutur Behrooz. (gpa/sbh)Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Nahdlatul, Meme Islam Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Didatangi Jokowi, Kiai Said Harapkan Jakarta Bebas Korupsi

Jakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bagaikan sebuah magnet yang terus mengundang kedatangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta. Kali ini calon dari PDIP, Joko Widodo, yang datang dan diminta bisa menuntaskan masalah korupsi di Ibukota.

Didatangi Jokowi, Kiai Said Harapkan Jakarta Bebas Korupsi (Sumber Gambar : Nu Online)
Didatangi Jokowi, Kiai Said Harapkan Jakarta Bebas Korupsi (Sumber Gambar : Nu Online)

Didatangi Jokowi, Kiai Said Harapkan Jakarta Bebas Korupsi

Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi datang dengan didampingi oleh Sekretaris DPD PDIP DKI Jakarta, Prasetyo. Datang dengan tidak mengenakan pakaian motif kotak-kotak yang menjadi ciri khasnya, Jokowi dengan tegas menyatakan kedatangannya untuk meminta dukungan dan doa restu Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj. 

"Ingkang sepindah kulo sowan bade silaturahmi, lan ingkan kaping pindo nggih nyuwun tambahe pangestu kalian dukungan saking NU (Yang pertama saya sowan untuk silaturahmi, dan yang kedua untuk meminta doa restu dan tambahan dukungan dari NU)," ungkap Jokowi di hadapan Kiai Said dan Bendahara Umum PBNU H Bina Suhendra, Jumat (27/4). 

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Atas permintaan doa restu tersebut Kiai Said mengatakan hanya bisa mendoakan, agar apa yang menjadi tujuan Jokowi bisa tercapai. 

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

"Nggih, niate sae mugi-mugi diparingi gampang urusane (Ya, niatnya bagus semoga bisa diberikan kemudahan jalannya)," jawab Kiai Said. 

Kiai Said juga menyampaikan permintaan kepada Jokowi, agar apabila terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta memprioritaskan masalah korupsi untuk dituntaskan dengan segera. 

"Anggaran DKI Jakarta itu setahun mencapai Rp.36 trilyun, tapi kenyataannya banjir masih terjadi dimana-mana. Tolong, jika nanti Pak Jokowi terpilih bisa menggunakan anggaran itu dengan benar," urai Kiai Said. 

Kiai Said mewakili Nahdliyin, khususnya yang tinggal di DKI Jakarta,  juga meminta agar masalah-masalah klasik di Ibukota bisa dituntaskan oleh Jokowi apabila nantinya terpilih, antara lain kemacetan, banjir serta masalah keamanan dan ketentraman. 

Sebelum Jokowi, dua calon gubernur dan wakil gubernur yang akan bertarung tanggal 11 Juli mendatang juga sudah terlebih dahulu sowan ke PBNU.  Keduanya adalah calon dari Golkar, Alex Nurdin - Nono Sampono dan jagoan PKS, Hidayat Nur Wachid dan Didik J Rachbini.  

Penulis: Emha Nabil Haroen

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Kyai, Habib Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Minggu, 19 November 2017

IPNU-IPPNU Purworejo Salurkan Bantuan Kitab ke Korban Longsor

Purworejo, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Banjir dan tanah longsor yang beberapa hari lalu melanda beberapa titik di Kabupaten Purworejo menggerakkan para kader Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) untuk turut membantu.

IPNU-IPPNU Purworejo Salurkan Bantuan Kitab ke Korban Longsor (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU-IPPNU Purworejo Salurkan Bantuan Kitab ke Korban Longsor (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU-IPPNU Purworejo Salurkan Bantuan Kitab ke Korban Longsor

Mereka yang tergabung dalam Corp Brigade Pembangunan (CBP), badan semiotonom IPNU, bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat focus menangani evakuasi. Sementara sebagian anggota IPNU-IPPNU lainnya melakukan pengumpulan dana bantuan dari masyarakat yang kini mencapai lebih dari 25 juta rupiah.

Di tiga hari pertama, hasil penggalagan dana telah disalurkan hingga ke 15 titik lokasi bencana, yakni di Donorati, Caok, Jelok, Sudimoro, Pacekelan, Sibatur, Ngesong, Jenar Wetan, Krandegan, Tangkisan, Gintungan, Berjan, Sucen, Tologrejo dan Sidomulyo.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Relawan IPNU-IPPNU juga berkonsentrasi menyisir sungai untuk mendata rumah roboh dan madarasah-madarasah yang kehilangan kitab. "Alhamdulillah hari ini telah berhasil distribusikan bantuan alat-alat ngaji ke dua madasah di Sucen dan Gintungan," ungkap Muhammad Hidayatullah, Ketua Pimpinan Cabang IPNU Purworejo sekaligus koordinator relawan, dalam siaran pers, Sabtu (25/6).

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Untuk selanjutnya, lanjut Hidayat, IPNU-IPPNU akan melakukan tindakan pascalongsor dan banjir yang terkonsentrasi ke anak-anak dengan anggaran bantuan sebesar 10 juta rupiah. (Red: Mahbib)Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Pertandingan, Lomba, Bahtsul Masail Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Rais Syuriyah PCNU Kraksaan Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Nurul Istiqlal

Probolinggo, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah - Rais Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Kraksaan KH Munir Kholili didampingi Pengasuh Pesantren Nurul Jadid Paiton KH Zuhri Zaini melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Nurul Istiqlal di Desa Sumbercenteng Kecamatan Kotaanyar Kabupaten Probolinggo, Kamis (19/1).

Kegiatan ini dihadiri oleh Pengasuh Pesantren Istiqlal H Imam Syafi’i, Wakil Ketua MWCNU Kotaanyar H Misbahul Munir, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Probolinggo H Ahmad Muzammil serta Forkopimka Kotaanyar.

Rais Syuriyah PCNU Kraksaan Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Nurul Istiqlal (Sumber Gambar : Nu Online)
Rais Syuriyah PCNU Kraksaan Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Nurul Istiqlal (Sumber Gambar : Nu Online)

Rais Syuriyah PCNU Kraksaan Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Nurul Istiqlal

Masjid Nurul Istiqlal berukuran 16x20 meter. Masjid ini berada di lingkungan kawasan Pesantren Istiqlal. Nantinya masjid ini akan digunakan sebagai pusat kegiatan keagamaan bagi para santri dan masyarakat sekitar.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

H Imam Syafi’i mengharapkan dukungan dari semua tokoh agama dan tokoh masyarakat agar pembangunan masjid ini bisa berjalan dengan lancar dan selesai sesuai dengan harapan bersama.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

“Mudah-mudahan masjid ini bisa cepat selesai dan dimanfaatkan kegiatan keagamaan baik santri maupun masyarakat. Karena itu kami mengharapkan partisipasi dari masyarakat agar nantinya bisa bersama-sama memakmurkan masjid ini dengan beragam kegiatan keagamaan,” harapnya.

Sementara Kiai Munir Kholili mengajak masyarakat Desa Sumbercenteng bersyukur karena nantinya akan berdiri megah Masjid Nurul Istiqlal di tengah-tengah masyarakat sehingga tidak perlu mendatangi masjid yang lebih jauh.

“Harapan saya masyarakat bisa memberikan bantuan dalam penyelesaian pembangunan masjid ini karena sebagai amal jariah dan juga nama masjid sama dengan masjid istiqlal Jakarta. Untuk di Probolinggo inilah satu-satunya nama Masjid Istiqlal,” katanya.

Ke depan Kiai Munir meminta supaya masyarakat agar berperan aktif dalam memakmurkan Masjid Nurul Istiqlal ini melalui kegiatan-kegiatan keagamaan yang dilakukan masyarakat. Dengan demikian keberadaan masjid ini tidak hanya megah berdiri tapi juga dipenuhi dengan sejumlah kegiatan keagamaan. (Syamsul Akbar/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Pendidikan, Ahlussunnah Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Arsitektur Masjid: Hablu Minallah Hablu Minannas

Cilegon, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Arsitektur masjid biasanya terdiri dua ruang, bagian dalam dan serambi. Itu artinya, masjid ada dua bidang ajaran utama, yaitu hablu minallah dan hablu minannas.

Menurut Rais Syuriyah PBNU KH Masdar F. Mas’udi arsitektur masjid seperti itu adalah untuk mengabdi kepada Allah dengan dua cara. Di bagian dalam untuk shalat, i’tikaf, dan wirid, sementara serambi untuk melayani umat.

Kemudian, kiai kelahiran Puwokerto tersebut mencontohkan, Nabi Muhammad tidak memiliki kantor tersendiri seperti kantor kabupaten sekarang. “Nabi, kantornya di serambi masjid. Kantor itu selalu terbuka dan selalu bisa dimasuki umat.”

Arsitektur Masjid: Hablu Minallah Hablu Minannas (Sumber Gambar : Nu Online)
Arsitektur Masjid: Hablu Minallah Hablu Minannas (Sumber Gambar : Nu Online)

Arsitektur Masjid: Hablu Minallah Hablu Minannas

Hal itu dikatakannya pada Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) dalam rangka revitalisasi masjid bertema “Wujudkan masjid sebagai pusat pemberdayaan umat”, di Pondok Pesantren Darul Ihsan, Pegantungan Jombang, Kota Cilegon, Banten, Sabtu, (20/4).

Di serambi itu, dijadikan tempat pelayanan umat mulai dari pelayanan kesehatan, ekonomi, dan pengetahuan.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ia menambahkan, tidak ada bangunan umum yang sebanyak masjid, tapi sayangnya, pemanfaatannya tidak terperhatikan. Banyak masjid yang bagus, tapi pemakmurannya kurang.

Padahal, sambung kiai Masdar, umat Islam diberi tugas untuk dua kemakmuran, yaitu memakmurkan masjid, dan pada saat yang sama untuk memakmurkan bumi.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Pencanangan memakmurkan masjid ini dalam rangka menyongsong seabad NU. 13 tahun lagi. Mudah-mudahan NU masih hidup dan bahkan lebih berjaya. Berjaya dengan bertolak dari masjid, untuk memakmurkan bumi,” ucapnya.

Rapimda tersebut digelar Lembaga Ta’mir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Kota Cilegon bekerja sama dengan PP LTMNU, dan PT Sinde Budi Sentosa.

 

Penulis: Abdullah Alawi

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Kajian Islam, Bahtsul Masail, Pesantren Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah