Kamis, 25 Januari 2018

Pesantren Tahfidzil Qur’an Wonosobo Luncurkan Web Pesantren

Wonosobo, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Pengelola Perpustakaan Pondok Pesantren Tahfidzil Quran (PPTQ ) Al-Asyariah Kalibeber Wonosobo, Jawa Tengah saat ini tidak hanya menangani soal peminjaman, perawatan dan usaha penambahan koleksi buku manual saja. Sejak sekitar satu tahun yang lalu, pengurus perpustakaan juga telah meluncurkan website, Facebook, dan twitter yang konten utamanya ? berisi seputar aktivitas ? kegiatan para santri PPTQ Al-Asyariah Kalibeber serta menyosialisasikan pengumuman-pengumuman penting.

Pesantren Tahfidzil Qur’an Wonosobo Luncurkan Web Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)
Pesantren Tahfidzil Qur’an Wonosobo Luncurkan Web Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)

Pesantren Tahfidzil Qur’an Wonosobo Luncurkan Web Pesantren

"Awalnya karena banyak alumni-alumni yang jauh khususnya alumni di luar Jawa yang sering merasa kangen dengan suasana pondok almameternya; ? sebab itu pula maka pengurus perpustakaan juga mulai meng-upload ke Yautube beberapa rekaman pengajian yang diadakan di pondok, agar dapat sedikit mengobati rasa rindu para alumni tadi," kata Harnanto, kepala perpustakaan PPTQ Al-Asyariah kepada Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah, Selasa (19/1).

Pengurus perpustakaan pondok asal Salatiga itu menambahkan bahwa dengan dimilikinya web pondok tersebut selain sebagai media publikasi dan sosialisasi kegiatan dan aktivitas santri, juga dimaksudkan menjadi media penyalur santri PPTQ Al-Asyariah dalam bidang kreativitas tulis menulis serta berlatih jurnalistik.

Koleksi perpustakaan dari PPTQ Al-Asyariah yang kini diasuh oleh KH Ahmad Faqih Muntaha ini, ? selain berupa literatur keagamaan Islam berbahasa Arab ? danIndonesia, juga menyediakan literatur buku-buku umum non-agama baik jenis populer maupun ilmiah. Ketika kami mengamati koleksi bacaan yang ? ada, menemukan beberapa buku yang merupakan hasil karya beberapa kiai, pengajar dan santri PPTQ Al-Asyariah dan diterbitkan sendiri oleh Yayasan Al-Asyariah.?

Di antara karya yang tampak menonjol yang diterbitkan Yayasan Al-Asyariah adalah ‘Al-Quran dan Terjemahnya’, terbit 2014. Kitab tersebut sekaligus dilengkapi metode tahfidz, terjemah per kata, asbabun nuzul, hukum tajwid, dan indeks ayat. Dicetak oleh lembaga percetakaan Al-Quran Kemenag RI. (M Haromain/Fathoni)

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Kajian Sunnah, Sholawat Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Jelang Natal, GP Ansor NTT Datangi Kapolda

Kupang, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor dan sejumlah pengurus Barisan Ansor Serbaguna (Banser) sowan ke Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (11/12/13). Kedatangan mereka adalah dalam rangka konsolidasi partisipasi damai Natal di walayah NTT.

Jelang Natal, GP Ansor NTT Datangi Kapolda (Sumber Gambar : Nu Online)
Jelang Natal, GP Ansor NTT Datangi Kapolda (Sumber Gambar : Nu Online)

Jelang Natal, GP Ansor NTT Datangi Kapolda

Silaturahmi dilakukan di Markas Polda NTT Kota Kupang, NTT. Rombongan pengurus PW GP GP Ansor dan Banser diterima Kapolda NTT Brigjen Pol I Ketut Untung Yoga Ana dan jajarannya. Yoga mengaku menyambut baik inisiasi para pemuda yang ingin menjalin persatuan dan kesatuan di lintas agama.

"Secara pribadi saya senang respon GP ansor mempunyai niat sama-sama menjaga situasi Natal dan tahun baru di wilayah NTT," jelasnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dijelaskan Untung, perbedaan merupakan anugerah Tuhan. Membenci perbedaan berarti tidak mengenali Tuhannya.? Kehadiran manusia didunia karena adanya perbedaan. Dia yakin GP Ansor NTT mampu menghayati ini dengan baik.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Menurut Yoga, terkait perayaan Natal dan tahun baru 2013, kepolisian daerah? NTT berusaha keras menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh pelosok selama aktivitas berlangsung. "Kita saling koordinasi, di mana ada polisi harus ada (pula) perwakilan Banser di setiap gareja di Kota Kupang," ujarnya.

Yoga berharap, GP Ansor dan Banser terlibat bukan saja di pengamanan gareja tetapi juga mengamankan situasi lalulintas dan berpatroli bersama Polisi. Dia mengingatkan, generasi muda perlu waspada dengan berbagai provokasi berbau adu domba melalui jaringan teknologi sekarang ini, seperti baik SMS, BBM, dan Twiter.

Karo OPS Polda NTT Kombes Pol Marffin Efendi saat dialog mendampingi Kapolda mengatakan, selama pengamanan berlangsung di lapangan patut bagi seluruh yang terlibat dalam kegiatan pengamanan untuk selalu? koordinasi.

Ketua PW GP Ansor NTT Abdul Muis Aps mengungkapkan terima kasih kepada Polda NTT yang bersedia kerja sama dengan pihaknya untuk bergotong-royong mengamankan secara damai perayaan Natal.

“Sinergi tetap kita bangun di NTT, demi menyatukan keberagaman guna membangun NTT ke depan. GP Ansor tetap semangat dan menyapakati akan menjadi garda terdepan kerukunan umat beragama. Ini bagian dari lokomotif bersama membangun NTT tercinta,” katanya. (Ajhar Jowe/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Pesantren, Pendidikan, Kyai Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Rabu, 24 Januari 2018

Inilah Kesepakatan ASEAN Lindungi Pekerja Migran

Manila, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Melalui Konferensi Tingkat Tinggi (KTT)? ke-31 ASEAN di Manila, Filipina, para pemimpin negara-negara ASEAN telah menyepakati ASEAN Consensus on the Promotion and Protection of the Rights of Migrant Workers, sebuah kesepakatan penting dalam upaya meningkatkan perlindungan terhadap pekerja migran dan keluarganya di kawasan ASEAN.

Kesepakatan yang ditandatangani 10 kepala negara pada Selasa (14 /11) secara garis besar, isi konsensus terkait dengan hak pekerja migran, kewajiban negara pengirim, serta kewajiban negara penerima pekerja migran.?

Inilah Kesepakatan ASEAN Lindungi Pekerja Migran (Sumber Gambar : Nu Online)
Inilah Kesepakatan ASEAN Lindungi Pekerja Migran (Sumber Gambar : Nu Online)

Inilah Kesepakatan ASEAN Lindungi Pekerja Migran

Hak-hak pekerja migran adalah? mendapatkan kunjungan dari anggota keluarganya. Menyimpan dokumen pribadi, termasuk paspor dan dokumen izin kerja. Mendapatkan kesetaraan hukum ketika ditahan atau dipenjara saat menunggu masa sidang atau ketika ditahan untuk alasan lainnya. Menyampaikan keluhan kepada otoritas terkait serta mendapatkan bantuan dari perwakilan pemerintah di negara penempatan.

Pekerja migran mendapatkan kebebasan bergerak atau berpindah tempat di negara penempatan. Mendapatkan akses? informasi ketenagakerjaan, baik negara pengirim maupun penerima.

Pekerja migran berhak mendapatkan akses informasi terkait dengan pekerjaan dan kondisi pekerjaan di negara penerima instansi, badan, atau agensi perekrut. Mendapatkan kontrak kerja atau dokumen layak lainnya yang berisi? persyaratan kerja yang jelas. Mendapatkan perlakuan yang adil di tempat kerja. Mendapatkan akomodasi yang layak berdasarkan hukum, regulasi dan kebijakan nasional negara penerima.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Pekerja migran berhak mendapatkan remunerasi, tunjangan dan penghasilan yang layak dan adil. Berhak mengirimkan pendapatan dan simpanannya melalui cara pengiriman apapun sesuai aturan yang berlaku di negara penerima. Berhak mengajukan keluhan atau membuat pernyataan terkait perselisihan perburuhan, sesuai hukum yang berlaku di negara penerima. Memiliki hak berkumpul dan berserikat dengan asosiasi atau organisasi pekerja sesuai aturan yang berlaku di negara penempatan.

Apa kewajiban dari negara pengirim pekerja migran?

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Negara pengirim bertanggungjawab memberikan program orientasi sebelum keberangkatan yang didalamnya berisi tentang hak asasi manusia, hak ketenagakerjaan, kondisi pekerjaan, hukum, sosial, budaya dan sebagainya terkait negara penerima. Juga memastikan pekerja memahami kontrak kerja melalui kontrak kerja tertulis dalam bahasa yang mudah dipahami.

Negara pengirim bertanggungjawab menentukan biaya yang dikeluarkan pekerja migran yang layak dan transparan. Mencegah biaya yang tinggi. Wajib menyederhanakan tata kelola penempatan dengan membuat? layanan terpadu.?

Bertanggungjawab atas pemenuhan syarat kesehatan bagi pekerja migran, serta bertanggungjawab menyusun program re-integrasi bagi pekerja migran yang kembali berupa program ketenagakerjaan.

Adapun negara penerima pekerja migran bertanggungjawab menjamin HAM dan hak dasar serta martabat pekerja migran dengan memberikan perlakuan yang adil dan mencegah perlakuan yang kasar, kejam dan siksaan.

Negara penerima wajib membuat program untuk meningkatkan pemahaman prosedur dan peraturan negara penerima. Menindak pengguna pekerja migran ilegal. Mencegah biaya perekrutan yang tinggi. Memastikan? pekerja menerima dokumen kontrak.?

Negara penerima menjamin remunerasi dan? benefid yang adil, serta memberikan perlindungan keselamatan kerja bagi pekerja migran.

Mencegah kekerasan dan pelecehan seksual bagi pekerja migran. Menjamin perlakuan kepada pekerja sesuai dengan kesetaraan gender. Memberikan bantuan dan akses bagi pekerja migran. Serta menfasilitasi bantuan legal dan interpreter, serta fungsi kekonuleran bagi pekerja migran.

Menurut Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan, Maruli A. Hasoloan mengatakan, untuk menjalankan konsensus tersebut, masing-masing anggota ASEAN akan menyusun action plan.

“Masing-masing negara? akan membuat laporan kemajuan pelaksanaan action plan, serta saling memberikan contoh praktik baik dalam perlindungan pekerja migran yang merujuk pada konsensus tersebut,” ujarnya di Manila, Rabu (15/11).

Action plan masing-masing negara, selanjutnya akan dipelajari dan di-review oleh ASEAN Committee of Migrant Workers (ACMW). Indonesia sendiri, lanjut Maruli, jauh-jauh hari telah menyiapkan kerangka action plan guna menjamin terlaksana konsensus perlindungan pekerja migran di Asia Tenggara. (Red: Kendi Setiawan)

?

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Pemurnian Aqidah, Olahraga, Meme Islam Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ulama Maroko Ini Sebut Ajaran Sufi Berperan Besar dalam Perdamaian Dunia

Indramayu, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Setelah tiga minggu akademisi Sufi Internasional dan Fakultas Syariah Universitas Al-Qurawiyin Maroko, melakukan safari Dakwah di sejumlah pondok pesantren dan universitas di Indonesia, Sebagai Puncak Safari dakwah tersebut, menggelar “Diskusi Kebangsaan” di pesantren Asy-Syafi’iyyah Kedungwungu, Krangkeng, Indramayu, Jawa Barat, Jumat (18/7)

Ulama Maroko Ini Sebut Ajaran Sufi Berperan Besar dalam Perdamaian Dunia (Sumber Gambar : Nu Online)
Ulama Maroko Ini Sebut Ajaran Sufi Berperan Besar dalam Perdamaian Dunia (Sumber Gambar : Nu Online)

Ulama Maroko Ini Sebut Ajaran Sufi Berperan Besar dalam Perdamaian Dunia

Dalam kesempatan itu, Syeikh Dr Aziz al-Kubaity (Presiden Akademi Sufi Internasional), mengatakan ilmu pengetahuan tanpa dibarengi dengan pemahaman tasawuf yang benar, akan bisa melahirkan radikalisme atau terorisme atas nama Islam.

“Maraknya perseteruan atas nama agama akibat memamahi agama Islam dengan hawa nafsu, tanpa disertai dengan tazkiyah atau penjernihan hati sebagai salah satu inti ajaran tasawwuf, sehingga sering lahirnya pemahaman agama yang dilandasi nafsu dan sering mengakibatkan menyalahkan sesama muslim, dan mengklaim diri dan golongannya yang paling benar,” tutut pria yang meraih dua Doktor dari Universitas Oxford dan Universitas di Maroko itu.

Dalam sejarah-sejarah Islam di dunia mencatat, para Sufi dengan ajaran tasawufnya, mengedepankan etika bukan hanya dalam beragama, tapi juga dalam berbangsa dan bernegara. 

Bahkan sejak ratusan abad silam, di negara manapun, setiap ada konflik, para ulama tasawuflah yang berperan menggagas perdamaian konflik atas nama Agama, karena ajaran tasawuf adalam mengedepankan kedamaian semesta, dengan mencampakkan kekerasan baik personal maupun golongan.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

 

Syeikh Aziz sendiri, setiap tiga tahun sekali, menggelar Konferensi Sufi Internasional dengan peserta delegasi dari puluhan negara Islam.

Hadir dalam kesempatan tersebut sejumlah tokoh masyarakat, kiai, dan pejabat. Serta para santri yang mengaungkan shalawat saat menyambut kedatangan rombongan ulama Maroko tersebut. (Red: Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Berita, Pertandingan, Pendidikan Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Reforma Agraria untuk Keadilan Pemilikan Tanah

Di antara ketimpangan yang sangat mencolok di Indonesia adalah soal kepemilikan tanah. Ketimpangan ini bahkan melebihi rasio gini distribusi kekayaan secara umum. Segelintir konglomerat menguasai jutaan hektare tanah yang digunakan untuk pengusahaan hasil hutan dan kayu, hutan tanaman industri, dan perkebunan atau sebagai daerah pertambangan. Di sisi lainnya, jutaan petani tidak memiliki lahan. Mereka terpaksa menjadi buruh tani atau merantau ke kota guna mencari nafkah. Dari tahun ke tahun, jumlah petani gurem bahkan terus bertambah.

Di perkotaan, tempat di mana harga tanah sudah sangat mahal, para pengembang raksasa telah menguasai bank tanah dengan luasan ribuan hektare pada lokasi-lokasi strategis. Rakyat biasa dengan penghasilan pas-pasan, harus membayar cicilan rumah yang mencekik dengan durasi waktu sampai 20 tahun. Sebagian terpaksa membeli rumah di pinggiran kota yang memerlukan akses sampai dengan dua jam perjalanan menuju tempat kerja. Akibatnya produktivitas kerjanya menurun karena sebagian waktunya dihabiskan di jalanan. Banyak pula yang dari tahun ke tahun terpaksa harus mengontrak dan kehilangan harapan memiliki rumah karena harganya dari waktu ke waktu terus melangit.?

Reforma Agraria untuk Keadilan Pemilikan Tanah (Sumber Gambar : Nu Online)
Reforma Agraria untuk Keadilan Pemilikan Tanah (Sumber Gambar : Nu Online)

Reforma Agraria untuk Keadilan Pemilikan Tanah

?

Persoalan tanah ini dari tahun ke tahun terus membesar dan menjadi bom waktu yang akan menimbulkan persoalan sosial di masyarakat jika tidak segera diatasi. Berbagai konflik agraria yang muncul di publik telah menimbulkan korban jiwa. Konflik ini selalu berlarut-larut dengan ongkos besar yang tidak terjangkau oleh rakyat biasa. Akhirnya mereka mengandalkan tenaga dan solidaritas sesama atau pihak bermodal kuat dalam mengatasi konflik tersebut.

Wacana reforma agraria untuk mengatasi sejumlah persoalan terkait pertanahan kini menjadi salah satu program Presiden Joko Widodo. Presiden-presiden sebelumnya juga sudah mewacanakan hal yang sama, tetapi sampai kekuasaan mereka berakhir, belum terlaksana. Jangan sampai, apa yang disampaikan Jokowi juga tidak terlaksana dengan baik mengingat umur kekuasaannya yang tak akan lama lagi, kecuali dia terpilih untuk periode yang kedua. Ada kepentingan pemilik modal yang kini menguasai jutaan hektare tanah agar aset mereka tetap aman.?

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Persoalan ketimpangan pemilikan tanah ini merupakan salah satu materi yang akan dibahas di musyawarah nasional (munas) dan konferensi besar (konbes) NU di Lombok akhir November 2017 ini. Jutaan warga NU merupakan sebagian dari kelompok yang menjadi korban atas ketidakadilan pemilikan tanah ini. Akibatnya, mereka terjebak dalam situasi kemiskinan, yang diwariskan dari generasi ke generasi. Bagi petani, tanah merupakan modal dalam berusaha. Bagi masyarakat Jawa, ada istilah sadumuk bathuk, sanyari bumi ditohi pati,? yang artinya biarpun sedikit kehormatan dan tanah harus dibela mati-matian.

Langkah redistribusi lahan yang digagas oleh pemerintah adalah melalui reforma agraria dengan total sembilan juta hektare lahan yang akan dibagikan kepada rakyat miskin. Tanah ini berasal dari 0,6 juta hektare tanah transmigrasi yang belum bersertifikat, 3,9 juta hektare tanah legalisasi aset masyarakat, 0,4 juta hektare tanah terlantar, dan 4,1 juta hektare tanah pelepasan kawasan hutan.?

Upaya redistribusi lahan juga harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Jangan sampai menimbulkan moral hazard, yakni ketika orang-orang yang tidak berhak mendapatkan lahan turut mendapat bagian, lalu dijual kembali sedangkan orang yang seharusnya mendapat bagian lahan malah tidak mendapat apa-apa karena tidak memiliki akses terhadap kekuasaan. Berbagai pola distribusi yang tidak tepat sasaran telah berulangkali terjadi sehingga harus menjadi pelajaran.

Selanjutnya, sekadar membagikan lahan lalu menyerahkan sepenuhnya kepada para petani untuk menggarapnya juga bisa menimbulkan kagagalan. Semasa program transmigrasi pada era Orde Baru, para penduduk sekadar dipindah dari daerah-daerah yang padat ke lokasi baru yang tidak ada apa-apanya. Infrastruktur yang tidak memadai, jenis tanah dan hama yang tidak dikenal, dan berbagai kesulitan lain yang semuanya harus diatasi sendiri. Tidak ada dukungan pemasaran atau bantuan lain yang menunjang keberhasilan program tersebut. Akibatnya, banyak transmigran yang kemudian pulang kembali ke daerah asalnya dengan membawa kekecewaan dan tetap dalam kondisi kemiskinan.

Bantuan pemasaran atau penyuluhan pertanian kini semakin mudah dengan perkembangan teknologi sehingga meningkatkan probabilitas keberhasilan pengelolaan lahan yang sebelumnya masih hutan atau diterlantarkan yang kemudian dimasukkan dalam program reforma agraria ini.?

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dengan sedemikian banyak orang yang berkepentingan terhadap tanah ini, semua pihak harus terus mendorong agar reforma agraria berjalan dengan baik dan tepat sasaran. Jangan sampai, upaya yang baik ini malah menjadi persoalan baru karena kesalahan dalam pengelolaan. Warga NU akan menjadi salah satu pihak yang mendapat manfaat terciptanya keadilan ini jika program ini berjalan dengan baik. (Ahmad Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Jadwal Kajian, Pemurnian Aqidah, Doa Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ciri-ciri dan Akhlaq Rasulullah SAW

Ayat Al Qu’ran paling sarat memuji Nabi Muhammad SAW adalah ayat berbunyi wa innaka la’ala khuluqin ‘azhim, yang artinya sesungguhnya engkau (hai Muhammad ) memiliki akhlak yang sangat agung.

Kata khuluq berarti akhlak secara linguistik mempunyai akar kata yang sama dengan khalq yang berarti cipataan. Bedanya kalau kalau khalq lebih bermakna cipataan Allah yang bersifat lahiriah dan fisikal, maka khuluq adalah ciptaan Allah yang bersifat batiniah.

Ciri-ciri dan Akhlaq Rasulullah SAW (Sumber Gambar : Nu Online)
Ciri-ciri dan Akhlaq Rasulullah SAW (Sumber Gambar : Nu Online)

Ciri-ciri dan Akhlaq Rasulullah SAW

Seorang sahabat pernah mengenang Nabi Muhammad SAW yang mulia dengan kalimat kana rasulullah ahsanan nasi khalqan wa khuluqan, bahwa Rasulullah SAW adalah manusia yang terbaik secara khalq dan khuluq. Dengan demikian, Nabi Muhammad SAW adalah manusia sempurna dalam segala aspek, baik lahiriah maupun batiniah.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kesempurnaan lahiriah beliau sering kita dengar dari riwayat para sahabat yang melaporkan tentang sifat-sifat beliau. Hindun bin Abi Halah misalnya mendeskripsikan sifat-sifat lahiriah beliau bahwa Nabi Muhammad SAW adalah seorang manusia yang sangat anggun, yang wajahnya bercahaya bagaikan bulan purnama di saat sempurnanya. Badannya tinggi sedang. 

Postur tubuh Nabi tegap. Rambutnya ikal dan panjang tidak melebihi daun telinganya. Warna kulitnya terang. Dahinya luas. Alisnya memanjang halus, bersambung dan indah. Sepotong urat halus membelah kedua alisnya yang akan timbul saat marahnya. Hidungnya mancung sedikit membengkok, yang bagian atasnya berkilau cahaya. Janggutnya lebat, pipinya halus. Matanya hitam. Mulutnya sedang. Giginya putih tersusun rapi. Dadanya bidang dan berbulu ringan. Lehernya putih, bersih dan kemerah-merahan. Perutnya rata dengan dadanya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Bila berjalan, jalannya cepat laksana orang yang turun dari atas. Bila menoleh, seluruh tubuhnya menoleh. Pandangannya lebih banyak ke arah bumi ketimbang langit, sering merenung. Beliau mengiringi sahabat-sahabatnya di saat berjalan, dan beliau jugalah yang memulai salam.

Deskripsi para sahabat Nabi tentang sifat-sifat manuisa agung seperti ini sangat banyak. Namun ada yang fokus dari al-Qur’an tentang gambaran sifat Nabi Muhammad SAW. Lalu apa yang menjadi fokus pandangan al-Qur’an terhadap Nabi? Jawabnya adalah khuluq-nya alias akhlaqnya. Apa arti akhlak? 

Kata Imam al-Ghazali, akhlak adalah wajah batiniah manusia. Ia bisa indah dan juga bisa buruk. Akhlak yang indah disebut al khuluq al hasan; sementara akhlak yang buruk disebut al khuluq as-sayyi. Akhlak yang baik adalah akhlak yang mampu meletakan secara proporsional fakultas-fakultas yang ada di dalam jiwa manusia. Ia mampu meletakkan dan menggunakan secara adil fakultas-fakultas yang ada dalam dirinya: ‘aqliyah (rasio), ghadabiyah (emosi), syahwaniyyah (syahwat) dan wahmiyah (imajinasi). 

Manusia yang berakhlak baik adalah yang tidak melampui batas dalam menggunakan empat fakultas di atas dan tidak mengabaikannya secara total. Ia akan sangat adil dan proposional di dalam menggunakan fakultas yang ada dalam dirinya.

Orang yang menyandang khuluq al-hasan adalah orang yang mampu meletakan secara proposional dalam membagi secara adil mana hak dunia dan hak akhiratnya. Orang yang menyandang sifat ini akan memantulkan suatu bentuk sangat indah lahiriah di dalam segala aspek kehidupan sehari-hari. Akhlak seperti inilah yang ditunjukan Rasulullah SAW kepada umatnya.

Akhlak Nabi Muhammad SAW adalah cerminan al Qur’an. Bahkan belaiu sendiri adalah Al Qur’an hidup yang hadir di tengah-tengah umat manusia. Membaca dan menghayati akhlak beliau berarti membaca dan menghayati isi kandungan Al Qur’an. Itulah kenapa Siti Aisyah berkata akhlaq Nabi adalah al-Qur’an. (Aji Setiawan/Red: Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Quote, Anti Hoax Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

PBNU Minta Pemerintah RI Pertimbangkan Keluar dari Keanggotaan WTO

Menyikapi pelaksanaan Konferensi Tingkat Menteri World Trade Organization (KTM WTO) ke-9 di Bali, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) berkewajiban mengingatkan pemerintah, dalam hal ini Menteri Perdagangan Gita Wiryawan untuk tidak menelorkan kesepakatan yang merugikan petani, dalam hal ini terkait agenda pencabutan subsidi pertanian.

PBNU meminta pemerintah untuk mendukung sikap India yang tidak ingin menegoisasikan masalah cadangan pangan demi membela kepentingan nasional, melindungi rakyat untuk mendapatkan harga pangan yang murah.

Bagi rakyat Indonesia, lebih bermanfaat kalau KTM WTO Bali tidak menghasilkan kesepakatan. Gita Wiryawan jangan berbuat naïf untuk mengikuti keinginan negara Barat, padahal mereka bertahun-tahun mempertahankan subsidi untuk petani mereka. Jangan mengorbankan kepentingan rakyat untuk mendapatkan pujian karena mempertahankan kesepakatan internasional.

Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk terbesar ke-4 di dunia dengan 250 juta yang sebagian besar masih mengandalkan sektor pertanian. Persaingan dengan produk pangan impor akan berakibat pada matinya petani Indonesia yang memiliki daya saing lebih rendah. Indonesia bahkan harus tampil sebagai pemimpin yang memperjuangka kepentingan Negara berkembang.

PBNU Minta Pemerintah RI Pertimbangkan Keluar dari Keanggotaan WTO (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Minta Pemerintah RI Pertimbangkan Keluar dari Keanggotaan WTO (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Minta Pemerintah RI Pertimbangkan Keluar dari Keanggotaan WTO

Terkait keanggotaan Indonesiadi WTO, selama ini WTO lebih menguntungkan negara-negara dengan suprastruktur pertanian, teknologi dan jaringan yang kuat, dan merugikan negara berkembang seperti Indonesia. Karena itu sudah seharusnya pemerintah RI mempertimbangkan keluar dari keanggotaan WTO.

PBNU memandang bahwa dari aspek kepentingan masyarakat, keanggotaan Indonesia di WTO lebih banyak madharatnya dari pada manfaatnya. Indonesia lebih baik menggunakan pendekatan hubungan bilateral dalam hal perdagangan tanpa harus bergantung dan terikat dengan WTO.

 

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Jakarta, 6 Desember 2013

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Humor Islam, Fragmen Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah