Sabtu, 16 Desember 2017

PMII Kupang Gelar Sekolah Islam dan Gender

Kupang, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah - Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kupang menggelar Sekolah Islam dan Gender bagi pengurus Cabang dan Komisariat se-Kupang pada Ahad (22/1).

Ketua Kopri PC PMII Siti Asyah mengatakan, sekolah tersebut adalah bagian dari memberikan pemahanan dasar keislaman tentang gender yang bersentuhan langsung dengan fiqih serta Al-Qur’an dan hadits.

PMII Kupang Gelar Sekolah Islam dan Gender (Sumber Gambar : Nu Online)
PMII Kupang Gelar Sekolah Islam dan Gender (Sumber Gambar : Nu Online)

PMII Kupang Gelar Sekolah Islam dan Gender

Aisyah menambahkan, kegiatan ini adalah upaya PMII putri untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya perempuan dalam Islam kepada para kader.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

"Sehingga kita bisa memberikan pemahaman tentang keislaman sesuai Al-Quran dan hadits yang berkaitan dengean isu gender," katanya.

Sementara Ketua PMII Cabang Kupang Julfirlan mengatakan, Sekolah Islam dan Gender memberikan semangat kader Kopri.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Menurut Firlan, dilihat dari dinamika zaman seperti ini, sebagai kader gerakan, PMII putri harus mampu mengawasi, mengatasi baik diri maupun keluarga di lingkungan masing-masing.

"Penajaman tentang Islam kepada kader menjadi rutinitas yang harus dilakukan oleh cabang," katanya.

Kegiatan tersebut menghadirkan pemateri alumni Kopri Siti Hajar, Ketua Muslimat NU Hj. Nurni H. Amirudin, dan Srichatun. (Ajhar Jowe/Abdullah Alawi)



?

?

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Doa Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Tutup Pentas PAI 2017, Ini Pesan Wagub Aceh kepada Generasi Muda

Banda Aceh, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas  PAI) tingkat Nasional VIII tahun 2017 di Aceh usai. Event dua tahunan yang diselenggarakan Ditjen Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama ini ditutup Wakil Gubernur Provinsi Aceh, Nova Iriansyah.

"Harus dipahami para peserta, Pentas PAI bukan hanya untuk menorehkan prestasi tetapi juga menekankan agar pendidikan berkarakter Islam menjadi semangat generasi muda, para calon pemimpin bangsa dimasa depan," kata Nova dalam sambutan penutupannya, di Taman Sulthana Safiatudin Aceh, Jumat (13/10).

Tutup Pentas PAI 2017, Ini Pesan Wagub Aceh kepada Generasi Muda (Sumber Gambar : Nu Online)
Tutup Pentas PAI 2017, Ini Pesan Wagub Aceh kepada Generasi Muda (Sumber Gambar : Nu Online)

Tutup Pentas PAI 2017, Ini Pesan Wagub Aceh kepada Generasi Muda

“Nuansa Islam rahmatan lil alamin sangat terasa malm ini. Apapun hasil yang diperoleh, kegiatan ini harus diperkuat lagi agar wawasan tentang keislaman dapat terus ditingkatkan,” sambungnya diikuti tepuk tangan peserta. 

Direktur Pendidikan Agama Islam, Imam Safei melaporkan, sejak dibuka  Menteri Agama RI  pada Senin (09/10) lalu, ajang yang diikuti 1.200 peserta  dari seluruh provinsi di Indonesia ini berjalan lancar. Pentas PAI merupakan kegiatan rutin dua tahunan yang selama ini dilaksanakan di Asrama Haji Bekasi Jawa Barat. 

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

“Kegiatan di Aceh ini adalah kali pertama dilakukan di daerah lain, dan kami sangat berterima kasih kepada  pemerintah daerah untuk dukungan yang sangat besar terhadap kegiatan ini,” ujar Imam.

Imam berharap, Pentas PAI menjadi wahana kompetisi dan  aktualisasi yang dapat menumbuhkembangkan minat dan kemampuan peserta didik mulai tingkat SD hingga SMA/SMK di bidang keagamaan. 

“Selanjutnya dapat meningkatkan keimanan dan katakwaan,” lanjutnya. 

“Kami ucapkan selamat kepada para pemenang lomba yang meliputi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), lomba Pidato PAI, Musabaqah Hifzhul Quran (MHQ), lomba Cerdas Cermat PAI, lomba Kaligrafi Islam, Nasyid, Debat, dan lomba Kreasi Busana. Semoga semakin banyak prestasi membanggakan yang dapat anak-anak raih di masa depan,” tandasnya. (Kemenag/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah RMI NU, Cerita, Pertandingan Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

IPNU-IPPNU Bergerak di IAIN Sultan Hasanuddin

Serang, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Kepengurusan baru IPNU-IPPNU IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menggelar rapat kerja di majelis Al-Hidayah KpSumur Putat, Cipocok Jaya, Serang, Sabtu-Ahad (12-13/9). Selama dua hari, mereka membuat rencana kerja dua tahun mendatang dan melakukan pembagian tugas sesuai bidangnya.

Ketua terpilih IPNU IAIN Sultan Hasanudin Sulaiman Rasyid meminta dukungan dari pengurus dengan soliditas di kalangan mereka.

IPNU-IPPNU Bergerak di IAIN Sultan Hasanuddin (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU-IPPNU Bergerak di IAIN Sultan Hasanuddin (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU-IPPNU Bergerak di IAIN Sultan Hasanuddin

“Ini suatu ujian yang harus dijalani melalui rempugnya pengurus yang dilantik agar bersama-sama menjalankan, menggerakan, dan menyukseskan bersama-sama agar tercapainya harapan.”

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ia mencoba dan mengajak seluruh pengurus agar lebih baik lagi dari kepengurusan sebelumnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sementara Sarbini, mantan Ketua IPNU IAIN Sultan Hasanuddin menyampaikan keinginannya kepengurusan baru PKPT IPNU dan IPPNU untuk selalu menjalin komunikasi melalui koordinasi baik pimpinan cabang dan ormawa yang ada di kampus khususnya PMII.

“Juga harus meningkatkan kualitas selaku kader NU terlebih memantapkan pengetahuan Aswaja, ke-NUan, dan kebangsaaan, dan harus menjalin komunikasi dengan PKPT IPNU dan IPPNU Nusantara.” (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Pahlawan, Meme Islam Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Jumat, 15 Desember 2017

IPNU-IPPNU Kota Yogyakarta Aksi Donor Darah

Yogyakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Yogyakarta mengajak masyarakat setempat melakukan aksi donor darah dan tes infeksi virus human immunodeficiency virus/acquired immunodeficiency syndrome (HIV/AIDS).

Kegiatan sosial ini dilaksanakan Sabtu (30/11) bekerjasama dengan mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan dan Palang Merah Indonesia (PMI) dalam rangka memperingati hari AIDS sedunia yang jatuh 1 Desember kemarin.

IPNU-IPPNU Kota Yogyakarta Aksi Donor Darah (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU-IPPNU Kota Yogyakarta Aksi Donor Darah (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU-IPPNU Kota Yogyakarta Aksi Donor Darah

Aksi donor darah dipusatkan  di Jalan Gedong Kuning, Kota Yogyakarta, tepatnya di kompleks Masjid Al-Huda. Panitia berhasil mengumpulkan sedikitnya 10 kantong darah dari pendonor. Selanjutnya, darah akan dikirim ke Unit Transfusi Darah PMI Cabang Kota Yogyakarta untuk disalurkan kepada pasien yang membutuhkan.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Menurut Ketua Panitia Peringatan Hari AIDS Sedunia Afif Rizqon Haqqi, aksi ini merupakan wujud kepedulian  PC IPNU-IPPNU Kota Yogyakarta kepada masyarakat, khususnya di kalangan pelajar Kota Yogyakarta.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

“Kita bisa secara implisit mensosialisasikan tentang bahaya dan cara penanggulangan HIV/AIDS,” ujarnya.

Sesuai dengan tema “Jogjaku Kota Budaya: Terbebas dari HIV/AIDS”, malam harinya aksi ini ditutup pagelaran wayang kulit Ki Eko Suryo, Kepala Pariwisata dan Budaya Kota Yogyakarta. (Ayik-lq/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Internasional, Hikmah Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kunjungi PBNU Kapolri Diskusikan HTI, FPI, sampai MTA

Jakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah



Kapolri Tito Karnavian bersama jajarannya melakukan kunjungan ke PBNU pada Kamis (18/8). Ia diterima oleh Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj.

Kunjungi PBNU Kapolri Diskusikan HTI, FPI, sampai MTA (Sumber Gambar : Nu Online)
Kunjungi PBNU Kapolri Diskusikan HTI, FPI, sampai MTA (Sumber Gambar : Nu Online)

Kunjungi PBNU Kapolri Diskusikan HTI, FPI, sampai MTA

Dalam pertemuan yang berlangsung di lt 3 gedung PBNU ini, baik Tito maupun Kiai Said membicarakan berbagai persoalan kebangsaan, seperti terorisme dan radikalisme, narkotika, dan lain sebagainya.

Kiai Said menyampaikan persoalan adanya gerakan antinasionalisme Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang sampai sekarang masih bergerak dengan bebas. Gerakan tersebut saat ini masih kecil dan lemah, tetapi jika tidak diantisipasi lebih dini bisa mengancam keutuhan bangsa.

Mengenai Front Pembela Islam (FPI), Kiai Said menyampaikan bahwa gerakan ini bukan gerakan Wahabi atau ingin mendirikan negara Islam, tetapi misinya ingin menegakkan amar makruf nahi mungkar. Sayangnya apa yang dilakukan tidak terkoordinasi dengan aparat keamanan.



Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

"Jadinya malah merusak citra Islam yang damai," paparnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dalam kesempatan tersebut Tito meminta pandangan PBNU tentang Majelis Tafsir Al-Quran (MTA) yang baru-baru ini bertemu dengannya. Ia meminta penjelasan tentang kasus antara Banser dan MTA baru-baru ini di Boyolali.

Kiai Said menjelaskan, ajaran MTA banyak yang membidah-bidahkan amaliah NU, salah satunya mengharamkan tahlil. "Berbeda itu biasa, tetapi kalau sampai menyalah-nyalahkan amaliah orang lain, itu yang tidak benar," paparnya.

Robikin MH, salah satu ketua PBNU memberikan penjelasan tambahan mengenai kasus di Boyolali. Kelompok MTA sebelumnya sudah diingatkan untuk tidak membikin provokasi di lingkungan warga NU, tetapi mereka tetap memaksa. Yang dilakukan Banser hanya upaya penghadangan saja, sampai akhirnya terjadi bentrokan kecil.?

Kiai Said menekankan, NU dari dulu sudah terlibat dalam banyak program pembangunan pemerintah. Tanpa diminta, para kiai NU sudah membimbing masyarakat. Ia mencontohkan kesuksesan program KB salah satunya berkat dukungan para kiai NU yang menjelaskan bahwa mengatur kelahiran tidak haram dalam Islam.

Kepada Tito, Kiai Said juga siap membantu program pemerintah seperti pentingnya membangun kesadaran hukum dengan melibatkan Ansor, Banser, dan Pagar Nusa. NU saat ini juga sedang membikin buku Fikih Bela Negara. MoU kerjasama tersebut akan dibuat dalam waktu dekat seusai pertemuan ini. (Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah PonPes, Kajian Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Database Thesaurus Manuskrip Keagamaan Nusantara Tahun 2016

Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan sejak tahun 2008 telah melakukan inventarisasi dan digitalisasi sejumlah naskah-naskah klasik keagamaan dari seluruh wilayah Indonesia dan saat ini telah terkumpul sejumlah ribuan foto digital dari naskah-naskah tersebut. 

Salah satu program tahun 2016 adalah meneruskan penyusunan thesaurus naskah klasik keagamaan Nusantara koleksi Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan. 

Hal itu dilatari dengan melimpahnya keberadaan katalog-katalog naskah Nusantara, namun sulit untuk diakses oleh peneliti, dan belum adanya database terkemuka yang menghimpun data-data riset tentang pernaskahan Islam Nusantara, sementara riset-riset sudah mulai melimpah, seringkali ketiadaan database yang mudah diakses itu dapat menyebabkan terjadinya kasus-kasus pengulangan penelitian pernaskahan Islam Nusantara dalam tema dan objek kajian yang sama.

Database Thesaurus Manuskrip Keagamaan Nusantara Tahun 2016 (Sumber Gambar : Nu Online)
Database Thesaurus Manuskrip Keagamaan Nusantara Tahun 2016 (Sumber Gambar : Nu Online)

Database Thesaurus Manuskrip Keagamaan Nusantara Tahun 2016

Pangkalan data melalui Thesaurus Manuskrip Keagamaan Koleksi Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan dan Balai Litbang Agama, secara komprehensif memuat informasi dari berbagai aspek tentang suatu manuskrip. Kegiatan penyusunan Thesaurus Manuskrip Keagamaan ini dilaksanakan dalam bentuk kerjasama oleh tim dan PPIM--UIN Jakarta dan tim Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan. Sebelum kegiatan dimulai, tim panitia dibentuk terlebih dahulu dengan dikeluarkan Surat Keputusan dari Kepala Pusat Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI. 

Penyusunan database dalam bentuk thesaurus online manfaatnya sangat dirasakan oleh berbagai pihak di mana saja, karena tidak dibatasi waktu dan tempat. Pada saat ini data yang sudah tersimpan di data online sebanyak 3430 data (judul teks) dengan merincikan tempat penyimpanan dan penelitian yang pernah dilakukan. Pangkalan data yang disediakan ini menginformasikan data lengkap terkait manuskrip Islam Nusantara yang bertebaran di Indonesia di berbagai lembaga dan koleksi pribadi. Pekerjaan ini telah dilakukan sejak tahun 2010, dan sudah diluncurkan portal thesaurus ini pada tahun 2012.  

Total data yang diperoleh adalah 511 data. Waktu penelitian Juli-November 2016 dengan bentuk kegiatan pembacaan cermat terhadap hasil-hasil riset tentang pernaskahan Islam atau keagamaan  Nusantara, menginput entri baru dalam laman thesaurus, dan mengupdate entri lama dengan temuan-temuan riset terbaru. 

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sumber data: skripsi, tesis, disertasi, artikel jurnal, buku, laporan penelitian, dan hasil penelitian terhadap naskah Mindanao. Area penelitian: Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan, Balai Litbang Agama Jakarta dan Semarang, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas Indonesia, dan Perguruan Tinggi di Sumatera Barat.

Selain laporan hasil penelitian di lapangan, ada beberapa hal yang perlu ditambahkan, terkait dengan penyempurnaan Program ini, yaitu:  perlu disusun sebuah daftar referensi apa saja yang sudah diinput dalam database TISIS, sehingga di masa depan, referensi tersebut tidak perlu dibaca lagi oleh peneliti berikutnya; database TISIS perlu dilengkapi dengan informasi penerbitan kitab-kitab cetak yang berbasis pada manuskrip; perlu dijajaki kemungkinan menggunakan Open Source untuk penyempurnaan sistem yang digunakan oleh TISIS. Jika tidak memungkinkan, maka perlu direncanakan pembuatan sistem databasenya oleh kaum professional. 

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Mengingat manfaat yang digunakan pihak akademis baik nasional atau internasional, kegiatan penyusunan data base ini perlu dilakukan secara kontinyu dan diperluas wilayah. Selain itu, potensi kajian manuskrip ini sangat luas dan banyak dan tidak hanya terbatas di Indonesia saja, maka perlu dilakukan kajian di wilayah Nusantara juga yang mencakup wilayah Asia Tenggara. (Kendi Setiawan/Muchlishon)

Baca Kajian Keagamaan lainnya DI SINI

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Ulama, Pertandingan Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kamis, 14 Desember 2017

Anggota Banser Jember Wafat saat Atraksi Obor Sambut Pelantikan

Jember, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Shalihun, ? pengurus NU Ranting Sidodadi sekaligus PAC GP Ansor Tempurejo, Jember, wafat saat melakukan ? atraksi obor di alun-alun Ambulu, Senin (30/7) malam. Menurut Wakil Ketua PCNU Jember, HM. Misbahus Salam, yang juga hadir di acara tersebut, Shalihun tiba-tiba muntah-muntah dan ? kemudian jatuh terkulai.?

“Ia langsung dibawa ke rumah sakit terdekat, namun nyawanya tak tertolong juga,” ujar Misbahus Salam.

Anggota Banser Jember Wafat saat Atraksi Obor Sambut Pelantikan (Sumber Gambar : Nu Online)
Anggota Banser Jember Wafat saat Atraksi Obor Sambut Pelantikan (Sumber Gambar : Nu Online)

Anggota Banser Jember Wafat saat Atraksi Obor Sambut Pelantikan

Atraksi obor itu sendiri adalah rangkaian dari pra acara pelantikan MWCNU dan PAC GP Ansor Ambulu. Namun sebelum pelantikan itu dimulai, salah satu pengisi acaranya ? wafat. Berita wafatnya Shalihun pun segera menyebar ke telinga pengurus NU dan viral.?

"Semoga husnul khotimah dan ? kelak berkumpul dengan pendiri NU," tulis Katib Syuriyah PCNU Jember, MN. Harisudin dalam keterangan singkatnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Selain atraksi obor, praacara lainnya adalah parade drumband dan gandrung shalawatan, yakni pembacaan shalawat nabi yang diiringi ? dengan musik hadrah dipadu dengan bunyi-bunyi musik tradisional gandrung.

Pelantikan itu sendiri tetap berlangsung khidmat. HM. Misbahus Salam yang mewakili PCNU Jember berharap agar pengurus MWCNU dan PAC GP Ansor dapat memaksimalkan perannya dalam pelayanan, pendampingan dan pemberdayaan umat.?

Apapun bentuknya, katanya, NU harus hadir di tengah-tengah masyarakat. Selain itu, tentu saja menyebarkan Islam ala Ahlissunnah wal Jamaah. Sekarang gerakan radikal sudah marak, dampingi masyarakat, beri penjelasan apa dan bagaimana ? radikalisme itu.?

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

“Supaya masyarakat tidak mudah terjebak propaganda mereka," urainya saat memberikan sambutan sebelum melakukan pelantikan. (Aryudi A. Razaq/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Humor Islam, Nahdlatul, Warta Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah