Selasa, 23 Januari 2018

Inilah Rincian Isu Pembahasan Munas Alim Ulama NU 2017

Mataram, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama tahun 2017 dihelat di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 23-25 November. Serangkaian acara telah digelar di berbagai kota untuk mengawali forum yang mengusung tema tema “Memperkokoh Nilai Kebangsaan Melalui Gerakan Deradikalisasi dan Penguatan Ekonomi Warga” ini.

Acara pra-munas dilaksanakan sedikitnya di empat kota sejak Oktober lalu dalam bentuk forum diskusi, antara lain di Kota Manado, Sulawesi Utara, dengan subtema “NU dan Kebinekaan”; Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (“Kesenjangan Sosial dan Penguatan Ekonomi Warga”); Kota Bandar Lampung, Lampung (“Penguatan Organisasi menuju Satu Abad NU dan Reforma Agraria untuk Pemerataan Kesejahteraan Warga”);? Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat dengan mengaji sejumlah isu pokok yang bakal digodok di forum bahtsul masail Munas.

Inilah Rincian Isu Pembahasan Munas Alim Ulama NU 2017 (Sumber Gambar : Nu Online)
Inilah Rincian Isu Pembahasan Munas Alim Ulama NU 2017 (Sumber Gambar : Nu Online)

Inilah Rincian Isu Pembahasan Munas Alim Ulama NU 2017

(Baca juga: Apa Perbedaan Munas dan Konbes NU?)

Pada pelaksanaan Munas, musyawirin (sebutan untuk peserta forum ini) akan dibagi ke dalam tiga komisi, yakni (1) Bahtsul Masail ad-Diniyyah al-Waqi’iyyah (pembahasan masalah-masalah keagamaan aktual), (2) Bahtsul Masail ad-Diniyyah al-Maudlu’iyyah (pembahasan masalah-masalah keagamaan tematik), dan (3) Bahtsul Masail ad-Diniyyah al-Qonuniyyah (pembahasan masalah-masalah keagamaan berkaitan dengan perundang-undangan).

Berikut rincian pembahasan yang bakal dikaji pada masing-masing komisi tersebut:

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

A. Bahtsul Masail ad-Diniyyah al-Waqi’iyyah

? ? ? ? 1. Frekuensi Publik

? ? ? ? 2. Investasi Dana Haji

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

? ? ? ? 3. Izin Usaha Bepotensi Mafsadah

? ? ? ? 4. Melontar Jumrah Aiyamut Tasyriq Qablal Fajri

? ? ? ? 5. Status Anak dan Hak Anak Lahir di Luar Perkawinan.

B. Bahtsul Masail ad-Diniyyah al-Maudlu’iyyah

? ? ? ? 1. Fiqih Disabilitas

? ? ? ? 2. Konsep Taqrir Jama’i

? ? ? ? 3. Konsep Ilhaqul Masail Binazhairiha

? ? ? ? 4. Ujaran Kebencian (Hate Speech)

? ? ? ? 5. Konsep Amil Dalam Negara Modern Menurut Pandangan Fiqih

? ? ? ? 6. Konsep Distribusi Lahan/Aset.

C. Bahtsul Masail ad-Diniyyah al-Qonuniyyah

? ? ? ? 1. Ruu Lembaga Pendidikan Keagamaan dan Pesantren

? ? ? ? 2. RUU Anti Terorisme

? ? ? ? 3. Tata Regulasi Penggunaan Frekuensi

? ? ? ? 4. RUU Komunikasi Publik

? ? ? ? 5. RUU KUHP

? ? ? ? 6. RUU Etika Berbangsa dan Bernegara

? ? ? ? 7. Regulasi Tentang Penguasaan Lahan.

Munas-Konbes NU 2017 rencananya akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo, Kamis (23/11) siang, di Islamic Center NTB, Kota Mataram. Panitia pusat dan panitia lokal sejak beberapa hari lalu tampak sibuk merampungkan sejumlah persiapan untuk menyambut ribuan orang yang bakal datang dari berbagai daerah. (Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah AlaSantri, Hadits Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Mahasiswa STAINU Purworejo PPL di MA An-Nawawi

Purworejo, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Sebanyak 12 mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam STAINU Purworejo, resmi diterima MA An-Nawawi Senin, (21/01/2013). Mahasiswa PPL yang terdiri dari 5 laki-laki dan 7 perempuan ini resmi diterjunkan di MA An-Nawawi, untuk melaksanakan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL).

Mahasiswa STAINU Purworejo PPL di MA An-Nawawi (Sumber Gambar : Nu Online)
Mahasiswa STAINU Purworejo PPL di MA An-Nawawi (Sumber Gambar : Nu Online)

Mahasiswa STAINU Purworejo PPL di MA An-Nawawi

Pembantu Ketua Puket III Bidang Kemahasiswaan HM Suhaemi, SAg MM  dalam kesempatan itu berpesan agar para peserta PPL tetap menjaga nama baik lembaga dan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Karena bagaimana pun, kegiatan PPL ini, kata Suhaemi, sangat penting bagi kelanjutan proses pembinaan terkait dengan peningkatan kompetensi dan profesionalitas praktek kegiatan belajar mengajar para mahasiswa calon guru ini.

“Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama pihak kampus dengan lembaga sekolah tempat mahasiswa praktek. Karena itu, seluruh kewenangan dan proses penilaian selama mahasiswa melaksanakan PPL, sepenuhnya diserahkan kepada pihak lembaga sekolah, dalam hal ini guru pamong masing-masing sekolah,” ujarnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Oleh karena itu, bidang kemahasiswaaan, menghimbau mahasiswa peserta PPL benar-benar serius dalam melaksanakan kegiatan PPL disertai dengan kepatuhan terhadap tata terbit dan tata aturan yang sudah dibuat oleh masing-masing lembaga. 

Dalam Kesempatan itu Kepala MA An-Nawawi, H Muslikhin Madiani, SAg MSi juga berpesan agar para mahasiswa PPL ini bukan hanya sekedar belajar mengajar namun diharapkan benar-benar mampu mentransfer ilmu kepada siswa-siswi. 

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sebelum penerjunan, para peserta PPL yang rata-rata tercatat sebagai mahasiswa semester VII, sudah mendapat serangkaian pembekalan dari pihak koordinator program, dan nantinya mereka akan menjalankan tugas tersebut selama 2,5 bulan yakni dimulai dengan Januari sampai dengan Maret 2013.

Redaktur: Mukafi Niam

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Pendidikan Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Jelang UN, 5000 Pelajar NU Lamongan Bershalawat

Lamongan, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Menjelang perhelatan Ujian Nasional (UN) pada April mendatang, lebih dari 5000 pelajar dan santri menggelar shalawat di halaman kantor Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Acara ini menjadi puncak dari rangkaian kegiatan peringatan hari lahir Ikatan Pelajar NU (IPNU) yang ke 62 dan Ikatan Pelajar Putri NU (IPPNU) yang ke-61.

Jelang UN, 5000 Pelajar NU Lamongan Bershalawat (Sumber Gambar : Nu Online)
Jelang UN, 5000 Pelajar NU Lamongan Bershalawat (Sumber Gambar : Nu Online)

Jelang UN, 5000 Pelajar NU Lamongan Bershalawat

Pimpinan Cabang IPNU-IPPNU Kabupaten Lamongan mengadakan acara tersebut, Sabtu (26/3) malam, dengan mengambil tema "Dengan Harlah IPNU ke-62 dan IPPNU ke-61 Kita Teguhkan Pengabdian untuk Agama, Bangsa dan Negeri”. Penyelenggaraan berlangsung di sepanjang Jalan Lamongrejo.

Munadzirul Amin, salah seorang peserta dari Kecamatan Sekaran, mengaku acara ini, “Menjadikan motivasi bagi kader-kader IPNU-IPPNU yang akan melaksanakan UN tahun ini agar lebih bersemangat dan berharap bisa mendapatkan hasil yang baik."

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dia juga berharap majelis sejenis bisa dilaksanakan setiap tahunnya, karena dengan lantunan shalawat hati menjadi teduh.

Panitia menyelenggarakan acara tersebut untuk mengajak seluruh kader Nahdliyin, utamanya yang akan menghadapi UN tahun ini, agar mempersiapkan diri dengan baik, jujur dan tanpa adanya kecurangan.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

? "Semoga lewat shalawat ini kita bisa mengambil manfaat, mendapatkan syafaat dari Rasulullah dan lewat shalawat ini kita ingin menyatukan umat,” ungkap Muhlisin, Ketua PC IPNU Kabupaten Lamongan. (Red: Mahbib)



Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Ubudiyah, Pemurnian Aqidah, Amalan Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ribuan Kader Muslimat NU Blora Ikuti Jalan Santai

Blora, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Ribuan kader Muslimat NU Blora, Jawa Tengah, Ahad (31 Maret 2013) mengikuti jalan santai.? Acara jalan santai dipusatkan di alun-alun atau di depan gedung PCNU Blora. Acara tersebut bertujuan ? untuk memeriahkan Harlah ke-67 Muslimat NU. Jalan santai tersebut diikuti sekitar lima ribu peserta.

Acara yang dibuka istri Bupati Blora, Hj Umi Kultsum itu berlangsung cukup meraih. Sejak pagi hari, ribuan kader Muslimat berdatangan dari berbagai penjuru daerah. Mereka berasal dari pengurus cabang, anak cabang hingga tingkat ranting.

Ribuan Kader Muslimat NU Blora Ikuti Jalan Santai (Sumber Gambar : Nu Online)
Ribuan Kader Muslimat NU Blora Ikuti Jalan Santai (Sumber Gambar : Nu Online)

Ribuan Kader Muslimat NU Blora Ikuti Jalan Santai

Ketua PC Muslimat NU Blora Fauzi Mubarokah mengatakan, jalan santai kali ini merupakan kegiatan tahunan. Untuk tahun ini, peserta jalan santai mendapatkan hadiah utama seekor sapi. Kemudian untuk hadiah hiburan antara lain 10 sepeda gunung, TV, dan ratusan hadiah lainnya.? ”Jalan santai ini merupakan puncak acara Harlah Muslimat ke-67,” ujarnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Selain acara jalan santai, lanjutnya, untuk menyambut harlah Muslimat, pihaknya juga menggelar sejumlah kegiatan. Diantaranya bhakti sosial dan donor darah.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Untuk jalan santai kali ini, mengambil rute sejumlah jalan protokol di daerah itu. Setelah dilepas istri Bupati dari alun-alun, peserta menyusuri Jalan Pemuda, Jalan Ahmad Yani, GOR Mustika Blora, Jalan Gunung Wilis, Jalan RA Kartini dan kembali ke alun-alun. ?

“Jalan santai kali ini juga bermaksud untuk membantu memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Hj Umi Kultsum yang juga pembina Muslimat NU Blora saat membuka acara tersebut mengucapkan selamat bagi Muslimat yang sedang merayakan harlahnya. Dengan harapan Muslimat bisa turut berperan serta dalam memajukan kaum ibu, khususnya kaum ibu di Kabupaten Blora.

“Dengan membaca bismillahirrahmanirrohim, acara jalan santai dalam rangka Harlah Muslimat NU ke-67 saya nyatakan dibuka,” ucapnya.

?

Redaktur ? ? : Mukafi Niam

Kontributor: Sholihin Hasan

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Kajian Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Minggu, 21 Januari 2018

Hari Anak Nasional, RSI Siti Hajar Gelar Lomba Kreativitas

Sidoarjo, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah - Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Hajar Sidoarjo mengadakan berbagai lomba kreativitas anak secara gratis. Perlombaan ini rencananya digelar pada Ahad, 7 Agustus 2016, sejak pagi.

Panitia acara Reza Ahmadi menyebutkan, lomba yang akan digelar di antaranya lomba mewarnai, lomba fashion show, dan festival rebana.

Hari Anak Nasional, RSI Siti Hajar Gelar Lomba Kreativitas (Sumber Gambar : Nu Online)
Hari Anak Nasional, RSI Siti Hajar Gelar Lomba Kreativitas (Sumber Gambar : Nu Online)

Hari Anak Nasional, RSI Siti Hajar Gelar Lomba Kreativitas

Lomba mewarnai (ibu dan anak kategori, PG/TK/RA. Peserta yang mengikuti lomba diharap membawa peralatan sendiri seperti meja dan crayon noncarandas.

"Untuk? lomba fashion show (ibu dan anak) kategori PG/TK/RA juga gratis, pesertanya pun terbatas. Peserta yang ikut fashion show dimohon memakai pakaian dengan tema batik Muslim atau Muslimah," kata Reza, Selasa (19/7).

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ia menambahkan, untuk festival rebana kontemporer kategori SMP/ MTs-SAM/MA, peserta membawakan satu lagu bebas dan satu lagu wajib yaitu mars Syubbanul Wathan. Peserta membawa peralatan sendiri seperti rebana dan alat musik elektrik.

"Peserta yang sudah konfirmasi pendaftaran bisa registrasi ulang 30 menit sebelum acara (mengingat peserta terbatas). Peserta mendapatkan snack dan softdrink. Seluruh peserta merebutkan juara 1 hingga harapan 3 dan juara favorit, plus uang pembinaan. Untuk konfirmasi pendaftaran bisa hubungi Resty di nomor kontak 085748485444 dan Machfud? dengan nomor 085655264048," tutupnya. (Moh Kholidun/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Kajian Sunnah, Ubudiyah Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sabtu, 20 Januari 2018

Jokowi Ingatkan NU Agar Perkuat Sektor Pertanian

Jakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Selama ini kaum tani sebagai penyedia pangan justru kekurangan pangan. Artinya, banyak petani Indonesia yang masih jauh dari kata sejahtera.

Demikian ditegaskan oleh Gubernur DKI Jakarta kepada rombongan Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (PP Muslimat NU) di Pendopo Balai Kota Jakarta Jl Medan Merdeka Selatan, Rabu (19/3) dalam kegiatan audiensi menjelang pelaksanaan Rakernas Muslimat NU yang akan digelar di Jakarta tepatnya di Asrama Haji Pondok Gede pada tanggal 28 Mei hingga 1 Juni 2014.

Jokowi Ingatkan NU Agar Perkuat Sektor Pertanian (Sumber Gambar : Nu Online)
Jokowi Ingatkan NU Agar Perkuat Sektor Pertanian (Sumber Gambar : Nu Online)

Jokowi Ingatkan NU Agar Perkuat Sektor Pertanian

“Yang saya tahu itu, orang NU banyak yang di desa dan menjadi petani, perkuat itu sebagai basis perekonomian NU dan bangsa,” kata Jokowi.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

“Saya dikit-dikit baca platform perencanaan perekonomian NU,” ujarnya sambil membaca draft rakernas Muslimat NU dari Khofifah Indar Parawansa. ?

Dia menuturkan, jangan sampai kita hanya pandai merencanakan namun minim pelaksanaan. “Sebagai contoh, di Bappeda DKI itu penuh dengan ribuan perencanaan, tak kurang sedikitpun, tapi ya itu gak ada yang dilaksanakan,” ungkap Jokowi dihadapan rombongan Muslimat NU.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Rombongan audiensi dipimpin oleh Ketua PP Muslimat NU Hj Khofifah Indar Parawansa dan jajaran ketua diantarnya Hj Mahfudhoh Aly Ubaid, Hj Nurhayati Said Aqil Siroj, dan Hj Sri Mulyati. (Fathoni/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Sejarah, Lomba, Nasional Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kampoeng Coklat ini akan Menjadi Lokasi Halal Bihalal Warga NU

Blitar, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Lokasi wisata  Educasi Kampung Coklat pada 1 September 2015 nanti akan ditempati acara halal bihalal NU Kabupaten Blitar. Tidak banyak yang tahu kalau lokasi wisata ini adalah milik warga Nahdliyin.

Kampoeng Coklat ini akan Menjadi Lokasi Halal Bihalal Warga NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Kampoeng Coklat ini akan Menjadi Lokasi Halal Bihalal Warga NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Kampoeng Coklat ini akan Menjadi Lokasi Halal Bihalal Warga NU

Tempat ini adalah milik H Cholid Musthofa  seorang tokoh NU asal Kademangan Kabupaten Blitar. Tepatnya  berlokasi di Desa Plosorejo Kecamatan Kademangan Kab. Blitar.

Jika Anda masuk dari Kota Blitar, lokasi dapat ditempuh melalui jalan kota yang menuju ke arah kademangan, sampai ketemu jembatan Kademangan belok kiri, lurus sampai ketemu pasar kademangan, masih lurus sampai ketemu perempatan menuju kearah lodoyo (Gunung Betet) kemudian belok kiri. Ikuti jalan lurus kurang lebih 3 km. lokasi ada di utara jalan atau sisi kiri jalan, dekat dengan perbatasan Desa Plosorejo dengan Desa Darungan Kademangan, Kabupaten Blitar.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Di sini kita bisa melihat proses pengolahan kakao, mulai dari pembibitan, panen, penjemuran, penggilingan, grinding, memasak, menghias, dan mengemas, tergantung dari paket wisata yang kita ambil. Tarifn ya mulai Rp. 15.000  sampai dengan  Rp. 50000. Tapi kalau kita hanya bertujuan untuk berbelanja, bisa masuk dan gratis.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dari lokasi parkir kita akan disambut oleh biji kakao yang sedang dijemur. Biji kakao yang dijemur ini memiliki aroma yang khas. Setelah melewati bagian ini, kita akan disambut dengan kebun kakao yang rindang dan sejuk.

Pengunjung dapat bersantai sembari menikmati makanan, karena disini juga menjual  berbagai olahan makanan, seperti bakso, rujak ulek, pepes ikan, pepes jamur, nasi putih, nasi tiwul, nasi ampok, dan tentunya minuman coklat. Kita bisa menikmati makanan yang telah kita pesan dibawah kebun coklat yang rindang.

“Coklat merupakan salah satu jenis tanaman yang dapat tumbuh subur di daerah beriklim tropis, seperti Indonesia misalnya. Kendati demikian cokelat amat disukai oleh semua kalangan tanpa ada perbedaan usia, dari anak-anak hingga orang dewasa sangat menggemarinya,’’ ujar H Kholid Musthofa pemilik Kampoeng Coklat kepada Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah pada suatu kesempatan.

Digemarinya cokelat dari berbagai kalangan tersebut, lanjut Kholid, tidak terlepas dari rasa jenis panganan ini yang dapat dinikmati dalam kondisi apapun. Selain itu juga dapat di olah dengan berbagai varian menu sesuai dengan kesukaan kita. “Lebih dari itu cokelat yang berasal dari tumbuhan Kakao ini mengandung zat yang dapat memberikan efek tenang bagi yang mengkonsumsinya,’’ kata Kholid yang juga anggota Banser  Blitar itu.

Ia menjelaskan bahwa kandungan cokelat terdapat banyak zat yang bermanfaat untuk tubuh. Diantaranya: kalori, karbohidrat, transvet, vitamin A, Vitamin E dan zat trieobromin.

“Zat Trieobromin itulah yang dapat memberikan pengaruh efek tenang bagi siapapun yang mengkonsumsi cokelat, karena itu tidak heran kalo cokelat digemari semua usia,” katanya.

Ia katakan, selain memberikan efek tenang jenis panganan yang satu ini juga dapat memberikan efek kenyang bagi yang mengkonsumsinya. Hal ini dikarenakan terdapatnya unsur karbohidrat yang kandungannya cukup banyak.

“Pesatnya pertumbuhan bisnis cokelat dewasa ini membuka pintu untuk jalur ekspor yang dapat menjadi peluang bagi pelaku UMKM. Fenomena seperti ini hampir terjadi seluruh pelosok negeri ini, dimana banyak tumbuh enterpreneur – enterpreneur rumahan dengan berbagai bentuk dan inovasi,” tandasnya.

Menghadapi pasar bebas, Ia tetap yakin produk Kampoeng Coklat Blitar  siap bersaing. Kendati demikian, kualitas produk dan komposisi bahan harus tetap dijaga guna menarik minat konsumen, selain itu juga tentang legalitas harus ditingkatkan.

“Secara kualitas kami siap bersaing dalam pasar bebas,  Namun itu semua juga tergantung dari kapasitas produksinya,” jelasnya.

Ia jelaskan, Kampung Cokelat, merupakan salah satu wahana edukasi baru di Kab. Blitar. Meski baru berusia setahun lebih sejak di lounching bulan April 2014 lalu, wahana wisata ini mendapatkan respon luar biasa. Terbukti banyak pengunjung dari luar kota datang, meski hanya sekedar untuk belajar tehnik budidaya tumbuhan kakao dan bisnis cokelat. Terlabih pada saat weekend atau liburan, lahan yang luasnya 1,5 hektar tersebut di sesaki 7000 pengunjung.

“Setiap pengunjung yang datang di wahana wisata tersebut bakal merasa dimanjakan oleh pihak pengelola. Pasalnya, hanya dengan membayar tiket masuk sebesar Rp. 5 000,00 perak setiap orang dapat langsung menikmati seluruh fasilitas yang ada di dalamnya.

“Tiap pengunjung yang datang ke Kampung Cokelat ini tidak hanya sekedar menikmati minuman cokelat saja. Melainkan juga dapat belajar budidaya tumbuhan kakao, praktek mengolah mencetak dan menghias cokelat, serta r bisnis cokelat,” jelasnya.

Yang menarik lagi masing-masing pengunjung akan mendapatkan piagam dari pihak manajemen Kampung Cokelat dan dapat pula membeli bibit tumbuhan Kakao yang harganya relatif sangat murah. “Pengunjung dapat pula membeli bibit Kakao yang dapat di tanam di halaman rumah, hanya Rp.2000,00 per biji,” tambahnya. (Imam Kusnin Ahmad/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Aswaja, Berita, Ahlussunnah Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah