Jumat, 27 Oktober 2017

Kiai Maruf: Belajar Agama Jangan Hanya Melalui Internet

Jakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah - Rais Aam PBNU KH Maruf Amin berpesan agar masyarakat tidak menerima begitu saja pelajaran agama yang bertebaran di media sosial atau via internet. Pasalnya, pelajaran agama akan rawan sekali penyimpangan bila disampaikan tanpa guru.

Demikian disampaikan Kiai Maruf Amin di hadapan ribuan jamaah NU Taiwan dalam istighotsah dan tabligh akbar di pusat Kota Taiwan, Taipei Main Station, Ahad (15/10).

Kiai Maruf: Belajar Agama Jangan Hanya Melalui Internet (Sumber Gambar : Nu Online)
Kiai Maruf: Belajar Agama Jangan Hanya Melalui Internet (Sumber Gambar : Nu Online)

Kiai Maruf: Belajar Agama Jangan Hanya Melalui Internet

Hadir dalam acara ini Katib Syuriyah PBNU Asrorun Niam Sholeh, Wakil Kepala Dagang dan Ekonomi Indonesia Siswadi, Sinchung Halal for Taiwan, dan juga Ketua Taiwan Muslim Association Mr Yasin.

"Beragama itu harus melalui guru. NU sudah memberikan panduan keagamaan yang perlu dipegangi. Belajar agama jangan hanya melalui internet. Bisa bahaya. Di sinilah pentingnya berjamaah dan berjamiyyah. Belajar agama itu dari ulama," jelas Kiai Maruf.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Acara ini disponsori oleh Sinchung Halal for Taiwan, lembaga sertifikasi halal yang menjadi mitra MUI dalam sertifikasi halal di Taiwan. (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Kajian Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

PBNU Minta Mesir Tinjau Putusan Hukuman Mati Massal

Jakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj meminta pemerintah Mesir untuk meninjau ulang hukuman mati yang dijatuhkan kepada 683 aktifis Ihwanul Muslimin termasuk pemimpinnya, Muhammad Badie.

PBNU Minta Mesir Tinjau Putusan Hukuman Mati Massal (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Minta Mesir Tinjau Putusan Hukuman Mati Massal (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Minta Mesir Tinjau Putusan Hukuman Mati Massal

“Sebagai sebuah negara besar, ini merupakan sebuah kemunduran dan pelanggaran HAM,” kata Kiai Said di gedung PBNU, Rabu (30/4).

Mesir, kata Kiai Said merupakan negara yang memiliki peradaban yang telah maju dan di negeri tersebut, terdapat institusi Al Azhar yang sangat dihormati umat Islam.?

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

“Perbedaan sikap politik tidak perlu diselesaikan dengan cara saling membunuh,” tegasnya.

Ia berharap pihak-pihak yang berseberangan seperti Ikhwanul Muslimin dan militer, menyelesaikan persoalan negeri tersebut dengan cara dialog.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

PBNU dalam waktu dekat akan mengirim surat kepada pemerintah Mesir agar hukuman tersebut ditinjau ulang.

Sebelumnya, Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Pemerintah Indonesia juga menyesalkan dijatuhkannya hukuman mati tersebut. (mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah RMI NU, Berita Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Gerakan Pemuda Ansor Cabang Tanah Laut Gelar PKD III

Tanah Laut, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Pada hari Jumat 4 September 2015 bertempat di Pondok Pesantren Mujahidin Takisung Pengurus Cabang gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Tanah Laut Gelar Pelatihan Kepemimpinan Tingkat dasar ( PKD ) selama tiga hari dari tanggal 4 - September 2015.

Turut hadir dalam acara pembukaan PKD ini Staf Ahli Bidang SDM HMNoor, Ketua Tanfidziah NU Kabupaten Tanah Laut H Hasan Basri dan Ketua PW Ansor Harunur Rasyid beserta jajaran pengurus Ansor Kalimantan Selatan.

Gerakan Pemuda Ansor Cabang Tanah Laut Gelar PKD III (Sumber Gambar : Nu Online)
Gerakan Pemuda Ansor Cabang Tanah Laut Gelar PKD III (Sumber Gambar : Nu Online)

Gerakan Pemuda Ansor Cabang Tanah Laut Gelar PKD III

Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Tanah Laut Umar Sazali yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Mujahidin. Dalam sambutannya ia mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan program kerja pertama setelah dia terpilih menjadi ketua Ansor Tanah Laut sebulan yang lalu. Peserta PKD ini diambil dari seluruh Pengurus Anak Cabang se-kabupaten Tanah Laut serta Pengurus Cabang yang terpilih yang belum mengikuti PKD.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ketika ditanya kenapa PKD ini dilaksanakan di pesantren tidak di hotel maupun gedung pertemuan, Umar menjawab ini merupakan khittah ketua umum GP Ansor Nusron Wahid agar mengembalikan kegiatan Ansor ke pesantren, ujarnya.

Sementara itu ketua perngurus Cabang NU Kabupaten Tanah Laut H Hasan Basri dalam sambutannya sangat gembira atas semangat yang telah ditunjukan oleh pengurus cabang GP Ansor yang dalam kurun waktu satu bulan terpilih sudah bisa melaksanakan kegiatan yang sangat penting dalam pengkaderan kader-kader NU di masa yang akan datang.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sedangkan bupati Tanah Laut dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Bid SDM M. Noor menyambut baik insiatif GP Ansor yang telah melaksanakan kegiatan PKD ini yang sangat positif dalam membangun generasi muda ke depan, pemuda sebagai agen perubahan dan pewaris sah bangsa ini, kegiatan ini pula berkorelasi dengan pembangunan yang dilaksanakan untuk memajukan Kabupayen Tanah Laut yang Berkemajuan, Kampiun, Relejius, Akuntabel, dan Terunggul (Tanah Laut Berkarakter)

Bupati juga berharap agar peran pemuda dalam pembangunan di Tanah Laut terus ditingkatkan, apalagi GP Ansor sebagai organisasi keagamaan yang menyediakan generasi muda yang berakhlakul karimah. ? Red: Mukafi Niam

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Humor Islam Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sambut Harlah, Ranting-ranting NU Serentak Gelar Istighotsah

Probolinggo, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Dalam rangka untuk menyemarakkan Hari Lahir (Harlah) ke-90 Nahdlatul Ulama (NU), seluruh Ranting NU se Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Lumbang Kabupaten Probolinggo kompak menggelar istighotsah bersama tokoh agama, tokoh masyarakat dan aparat pemerintah di ranting masing-masing dan nantinya akan ditutup di tingkat MWCNU Kecamatan Lumbang pada puncak peringatan Harlah NU.

Sambut Harlah, Ranting-ranting NU Serentak Gelar Istighotsah (Sumber Gambar : Nu Online)
Sambut Harlah, Ranting-ranting NU Serentak Gelar Istighotsah (Sumber Gambar : Nu Online)

Sambut Harlah, Ranting-ranting NU Serentak Gelar Istighotsah

Demikian disampaikan Ketua Tanfidziyah MWCNU Kecamatan Lumbang Suparman kepada Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah, Selasa (21/5). Menurutnya, selain untuk mempererat ikatan tali silaturrahim diantara semasa pengurus NU dan warga Nahdliyin, istighotsah ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan pengurus NU untuk melestarikan tradisi-tradisi yang pernah dilakukan oleh ulama-ulama NU.

“Istighotsah ini merupakan salah satu bentuk ungkapan rasa syukur kami, karena hingga saat ini organisasi NU yang didirikan oleh KH Hasyim Asy’ari ini dapat terus berkembang dengan program-programnya yang dapat dirasakan langsung oleh segenap warga Nahdliyin,” ujarnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dikatakan Suparman, melalui istighotsah yang dilakukan oleh seluruh ranting NU ini, paling tidak warga Nahdliyin tahu bahwa inilah salah satu tradisi yang sering dilakukan oleh ulama-ulama NU. Bahkan tradisi ini bisa terus lestari hingga saat ini diusianya yang sudah menginjak 90 tahun menurut kalender qomariah.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

“Istighotsah ini merupakan sarana untuk mengamalkan ajaran tradisi ulama NU Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja) dan mendoakan masyarakat agar tidak terpengaruh oleh paham-paham lain di luar NU yang bertentangan dengan akidah Ahlussunnah wal Jamaah,” jelasnya.

Menurut Suparman, dalam pelaksanaannya istighotsah sendiri diawali dengan sholat Isya’ dan dilanjutkan dengan sholat hajat berjamaah. Selanjutnya dilanjutkan dengan pembacaan surat Yasiin dan sholawat bersama. Setelah itu baru digelar istighotsah dan diakhiri dengan doa bersama.

“Di sini kami berdoa bersama-sama dengan harapan senantiasa diberikan kemudahan dalam segala hal sehingga dapat berkomunikasi dan koordinasi dengan baik kepada ranting dalam melaksanakan program kerja. Dengan kata lain, kita bersama-sama saling introspeksi diri atas perbuatan yang sudah dilakukan selama ini,” terangnya.

Menurut Suparman, kegiatan istighotsah tersebut akan semakin mempererat dan memperkokoh jalinan ikatan silaturahim diantara sesama pengurus NU dan warga Nahdliyin. “Melalui istighotsah ini kami berharap nantinya akan menumbuhkan rasa kebersamaan untuk bersama-sama membesarkan NU. Dengan usianya yang sudah mencapai 90 tahun, kami ingin agar organisasi NU ini bisa terus menjadi organisasi yang besar, khususnya di Indonesia,” pungkasnya.

Redaktur ? ? : A. Khoirul Anam

Kontributor : Syamsul Akbar

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Ulama, IMNU, Ahlussunnah Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Perputaran Uang di Jombang Selama Muktamar Rata-rata Rp 15 M Per Hari

Jombang, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Molornya penutupan Muktamar Ke-33 NU membawa berkah bagi masyarakat Jombang dan sekitarnya. Selain muktamirin punya waktu lebih lama bersilaturahim, pedagang punya waktu lebih lama berjualan sehingga bisa untung lebih banyak.

Hal itu diungkapkan Ketua Panitia Daerah (Panda) Muktamar Nahdlatul Ulama ke-33 Syaifullah Yusuf (Gus Ipul), Senin (3/8/2015) malam di media center Muktamar ke-33 NU yang berada di komplek SMA 1 Jombang. Dalam konferensi pers yang dihadiri belasan wartawan dari lokal, nasional dan asing, Gus Ipul tampak ceria dan melemparkan guyonannya.

Perputaran Uang di Jombang Selama Muktamar Rata-rata Rp 15 M Per Hari (Sumber Gambar : Nu Online)
Perputaran Uang di Jombang Selama Muktamar Rata-rata Rp 15 M Per Hari (Sumber Gambar : Nu Online)

Perputaran Uang di Jombang Selama Muktamar Rata-rata Rp 15 M Per Hari

Menurutnya, jumlah peserta dan panitia Muktamar saja  5.000 orang. Sedangkan pengunjung muktamar selain peserta dan panitia, setiap hari rata-rata berjumlah 10.000 orang. Mereka ini datang bukan karena diundang oleh panitia, melainkan “diundang” oleh NU. Mereka merasa memiliki NU, sehingga tanpa diundang oleh panitia pun mereka pasti datang. Yang penting semuanya bisa menikmati suasana kemeriahan muktamar ini.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

"Jika rata-rata setiap orang berbelanja Rp 100.000 dari 15.000 orang tersebut, maka setiap harinya terjadi perputaran uang rata-rata Rp 15 miliar. Jika dipatok Muktamar berlangsung lima hari saja, ya bisa kalikan sendiri berapa jumlahnya. Ini berkah bagi pedagang dan masyarakat Jombang. Kalaupun sempat molor penutupan Muktamar dari jadwal yang sudah ditetapkan, sebenarnya ada juga untung bagi masyarakat," tutur Syaifullah.

"Panitia selain menyelenggarakan rapat-rapat, sidang-sidang agenda muktamar, juga menyediakan arena berbagai kegiatan. Seperti di GOR ada pameran, bazar, pertunjukan musik yang menampilkan Ahmad Dhani, Rhoma Irama, shalawatan dan sebagainya. Sedangkan di sejumlah pondok pesantren juga berlangsung, bazar,  diskusi dan bedah buku dari berbagai tokoh/intelektual NU," tambah Gus Ipul.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dari pantauan Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah, berbagai kelompok/organisasi di lingkungan struktural maupun kultural NU menggelar pula banyak kegiatan. Mulai dari sebelum dibukanya Muktamar Ke-33 NU oleh Presiden Joko Widodo, Sabtu (1/8) malam, hingga Senin (3/8/2015) malam. (Armaidi Tanjung/Mahbib)     

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Tokoh, Pertandingan Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Rabu, 25 Oktober 2017

Permainan Tradisional Warnai Hari Santri di Rajapolah Tasik

Tasikmalaya, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Hari Santri Nasional 22 Oktober disambut seluruh Santri Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan berbagai kegiatan dan caranya masing masing, tak mau ketinggalan Santri Kecamatan Rajapolahpun mencoba melestarikan dan memperkenalkan kembali permainan tradisional melalui momen ini.

Beretempat di Terminal Kecamatan Rajapolah Tasikmalaya, Jawa Barat santri yang berasal dari 80 Lembaga yang terdiri dari 20 Pesantren dan 60 Madrasah Diniyah ? se Rajapolah ini memenuhi lokasi kegiatan, mereka bersemangat dan berupaya meraih piala Hari Santri Nasional Kecamatan Rajapolah, Ahad (23/10)

Permainan Tradisional Warnai Hari Santri di Rajapolah Tasik (Sumber Gambar : Nu Online)
Permainan Tradisional Warnai Hari Santri di Rajapolah Tasik (Sumber Gambar : Nu Online)

Permainan Tradisional Warnai Hari Santri di Rajapolah Tasik

Pada peringatan Hari Santri Nasional panitia memperlombakan 7 Cabang Lomba Congklak, Bakiak, Jajangkungan (Engrang), Damdaman,sepakbola mini pake sarung, Menulis puisi dan Fashion Show.?

Menurut Ketua Pelaksana Peringatan Hari Santri Nasional Rajapolah, Edi Kardiman, permainan tradisional dipilih untuk bisa melestarikan dan mengingatkan kebiasaan zaman dahulu dimana saat ini kearifan lokal itu dihilangkan karena banyaknya orang yang main hanya dengan gadget, maka kita coba angkat kembali pada moment ini, dan Islam Nusantara itu sangat menghormati kearifan lokal.?

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sementara itu, Ketua PAC GP Ansor Rajapolah Asep Hersan mengatakan, panitia sengaja tak memilih kegaiatan lomba yang bernuansa agama seperti baca kitab kuning dan semacamnya ? karena itu sudah biasa, kami ingin pada hari yang membahagiakan untuk para santri ini mereka semua tersenyum.

"Selain itu, kegiatan ini juga dijadikan ajang silaturahim antar-pesantren dan madrasah diniyah se-Rajapolah," pungkasnya. (Husni Mubarok/Fathoni)

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah IMNU, Lomba Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Pelajar NU Libatkan Anak Yatim Rayakan Hari Santri

Probolinggo, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah - Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Leces Kabupaten Probolinggo merayakan Hari Sumpah Pemuda dan Hari Santri Nasional (HSN) Yayasan Hidayatul Islam Desa Clarak Kecamatan Leces, Sabtu (29/10). Dalam kesempatan ini para pelajar NU mengajak anak yatim di yayasan itu untuk ikut bersama-sama merayakan momentum Hari Sumpah Pemuda dan HSN.

Kegiatan ini dihadiri Ketua IPNU Probolinggo Babussalam, Ketua IPPNU Probolinggo Nur Hakimah Ismawati, Ketua MWCNU Leces Kiai A Sufyan, Forkopimka Leces, Ranting NU Clarak, dan Ketua Yayasan Hidayatul Islam Kiai Syamsul Arifin.

Pelajar NU Libatkan Anak Yatim Rayakan Hari Santri (Sumber Gambar : Nu Online)
Pelajar NU Libatkan Anak Yatim Rayakan Hari Santri (Sumber Gambar : Nu Online)

Pelajar NU Libatkan Anak Yatim Rayakan Hari Santri

Ketua IPNU Leces Ali Yusro mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengobarkan semangat Hari Sumpah Pemuda dan HSN di kalangan santri, terutama para anak yatim yang ada di yayasan.

"Harapannya tercipta kader yang mempunyai rasa tanggung jawab yang besar terhadap pemuda dan pelajar hari ini dan sepuluh tahun yang akan datang," harapnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sementara Babussalam menyambut baik kegiatan ini. Menurutnya, ini merupakan salah satu syiar untuk menyebarkan informasi tentang hari pengakuan terhadap keberadaan santri.

"Karena keberadaan santri tidak bisa dilepaskan dari berdirinya negara ini. Jadi sudah sepatutnya seluruh santri dan pemuda mengetahuinya. Harapannya meningkatkan kecintaan terhadap keberadaan pesantren sebagai cikal bakal lahirnya santri," katanya. (Syamsul Akbar/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Meme Islam, Bahtsul Masail Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah