Rabu, 06 September 2017

Kirab Budaya dan Panji-Panji NU Turut Meriahkan Acara

Jakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU 2012 bakal terlaksana dengan syiar keislaman dan kebangsaan.

Selain dipadati ribuan pengunjung, sejumlah pameran dan pagelaran kesenian juga turut digelar.Menjelang puncak acara, kirab budaya dan panji-panji NU akan menyemarakkan Kota Cirebon, Kamis (12/9).

Kirab Budaya dan Panji-Panji NU Turut Meriahkan Acara (Sumber Gambar : Nu Online)
Kirab Budaya dan Panji-Panji NU Turut Meriahkan Acara (Sumber Gambar : Nu Online)

Kirab Budaya dan Panji-Panji NU Turut Meriahkan Acara

Kirab budaya rencananya akan menampilkan budaya dan kesenian khas Cirebon dan sekitarnya. Kota persemayaan Sunan Gunung Jati ini dinilai sebagai contoh yang baik bagi proses akulturasi Islam di Indonesia. “Panitia baik yang dipusat maupun daerah sudah siap,” kata Ketua Seksi Acara Andi Najmi Fuadi, Selasa (11/9), di Jakarta.

Secara bersamaan kirab panji-panji NU juga akan memenuhi jalanan menuju lokasi acara. Dalam kirab ini panitia melibatkan lembaga, lajnah, dan badan otonom, seperti GP Ansor NU, Muslimat NU, IPNU, IPPNU, IPS Pagar Nusa, Pergunu, ISNU, Fatayat NU, Sarbumusi, dan lainnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Andi berharap seluruh rangkaian acara yang telah direncanakan akan berlangsung dengan lancar. Sejumlah area khusus di luar ruang Munas dan Konbes telah disiapkan untuk kegiatan kesenian, diskusi publik, pameran, dan bazar.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Selama acara berlangsung, 14-17 September nanti, beberapa pameran dan bazar akan diikuti para pelaku usaha kecil menengah (UKM) di lingkungan Nahdliyin, pelajar dan sekolah NU, termasuk dari pondok pesantren. 

Sementara itu panggung terbuka yang disediakan panitia diperuntukkan bagi sejumlah kreasi seni, termasuk kesenian wayang kulit. Wayang dipilih untuk mengingatkan kembali pola dakwah era Wali Songo.

Redaktur    : A. Khoirul Anam

Kontributor: Mahbib Khoiron

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah AlaNu, Aswaja Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sholawat Iringi Pelantikan IPNU Pesantren Zainul Hasan Genggong

Probolinggo, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah - Pengurus Pimpinan Komisariat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan (Zaha) Genggong Kecamatan Pajarakan Kabupaten Probolinggo, Rabu (8/2) malam dilantik.

Usai dilantik, para pengurus IPNU Hafshawaty Pesantren Zaha Genggong diminta agar bijak dalam memilih informasi. Pasalnya saat ini banyak informasi yang diragukan kebenarannya.

Sholawat Iringi Pelantikan IPNU Pesantren Zainul Hasan Genggong (Sumber Gambar : Nu Online)
Sholawat Iringi Pelantikan IPNU Pesantren Zainul Hasan Genggong (Sumber Gambar : Nu Online)

Sholawat Iringi Pelantikan IPNU Pesantren Zainul Hasan Genggong

Pelantikan yang dipimpin oleh Ketua IPNU Kota Kraksaan Khairul Imam ini dihadiri jajaran pengasuh Pesantren Zaha Genggong seperti KH Moh Hasan Nouval, KH Ahsan Qomaruzzaman, KH Hassan Ahsan Malik, dan KH Hasan Maulana.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kegiatan ini disemarakkan dengan lantunan sholawat hingga larut malam. Ribuan santri bersholawat bersama-sama yang dipimpin oleh KH Hassan Ahsan Malik (Non Alek).

Khairul Imam mengatakan, sebagai generasi muda IPNU harus berbenah di era globalisasi zaman saat ini. Terutama semakin banyaknya berita hoax di media sosial (medsos). “Anak IPNU harus bisa memilah dan memilih mana informasi yang benar dan tidak,” katanya.

Khairul juga menyampaikan ucapan selamat bertugas, belajar, dan berjuang dengan amanah yang baru diterimanya. “Harapannya nanti bisa memberikan yang terbaik kepada semua pengurus PK IPNU Hafsyawati putra. Bisa menjadi penggerak dan harapan kaderisasi terbaik harapan NU,” pungkasnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sementara Ketua IPNU Hafshawaty Moh Dandi Al-Muhdhor menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas amanah dan kepercayaan yang diberikan kepadanya selama satu tahun.

“Semoga saya bisa memegang amanah ini dengan baik. Meskipun demikian saya perlu masukan dan bimbingan sekaligus pembinaan dari beberapa senior IPNU. Harapannya ke depan bisa mengoptimalkan kajian Aswaja, ke-NUan, kebangsaan, dan tantangan di era IT,” ungkapnya.

Sedangkan Kiai Moh Hasan Maulana lebih banyak menceritakan agar segenap santri untuk selalu bersyukur karena masih diberi kesempatan untuk mencari ilmu. “Gunakan waktu semaksimal mungkin untuk mendapatkan ilmu yang manfaat,” ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh Kiai Moh Hasan Nouval. Ia meminta para pengurus IPNU menjadi karakter jatidiri seorang santri dengan keterampilan dan kemampuan masing-masing.

“Tegakkan terus kalimatul haq di manapun kalian berada. Cintai guru-guru kalian semua ashabul bait Pesantren Zainul Hasan Genggong. Supaya barokah manfaat mengalir kepada kalian semua,” tegasnya. (Syamsul Akbar/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Lomba, Meme Islam Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Selasa, 05 September 2017

Rais Aam Resmi Lantik Pengurus PBNU 2015-2020

Jakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Rais Aam PBNU, KH Ma’ruf Amin resmi melantik Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2015-2020, Sabtu (5/9) di Masjid Istiqlal Jakarta. Pengukuhan yang dirangkai dengan kegiatan sholawat dan istighotsah ini diikuti oleh lebih dari 10.000 warga NU se-Jabodetabek Jawa Barat dan sekitarnya.

Saat mengukuhkan, Kiai Ma’ruf mengatakan, bahwa segenap pengurus dalam bekerja memajukan organisasi harus dilandasi dengan keikhlasan.

Rais Aam Resmi Lantik Pengurus PBNU 2015-2020 (Sumber Gambar : Nu Online)
Rais Aam Resmi Lantik Pengurus PBNU 2015-2020 (Sumber Gambar : Nu Online)

Rais Aam Resmi Lantik Pengurus PBNU 2015-2020

Kiai asal Banten ini juga menuturkan, kepengurusan sekarang harus bekerja lebih baik lagi dibanding periode yang lalu. “Karena peran NU sangat dibutuhkan oleh negara sehingga NU wajib menjaga negara ini menjadi lebih baik lagi,” ujarnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kiai Ma’ruf juga menekankan kepada pengurus baru akan pentingnya menjaga kesatuan dan persatuan bangsa dari gerakan-gerakan radikalisme dan ekstrimisme.  

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Hadir dalam acara pengukuhan dan istighotsah ini diantaranya, KH Maimoen Zubair, KH Makhtum Hannan, Wapres RI, H M Jusuf Kalla, Ketua MPR RI, H Zulkifli Hasan, Menag RI, Lukman Hakim Saifuddin, dan para Menteri Kabinet Kerja lain. (Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Syariah, Pendidikan, Santri Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

145 Banser Cirebon Turun Tangan dari Pangkal ke Ujung

Cirebon, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Pengurus GP Ansor kabupaten Cirebon mengerahkan 145 anggota Banser yang bertugas di enam titik lintasan arus mudik lebaran baik jalur utara maupun jalur selatan. Mereka menempatkan enam posko mudik sepanjang perbatasan Indramayu-Cirebon hingga perbatasan Cirebon-Jateng.

145 Banser Cirebon Turun Tangan dari Pangkal ke Ujung (Sumber Gambar : Nu Online)
145 Banser Cirebon Turun Tangan dari Pangkal ke Ujung (Sumber Gambar : Nu Online)

145 Banser Cirebon Turun Tangan dari Pangkal ke Ujung

Ksatkorcab Banser Cirebon Fikriyan mengatakan, pos pertama ditempatkan di Arjawinangun dengan Korlap Apung. Sementara Asep menjadi koordinator lapangan untuk pos kedua di Plumbon. Sedangkan pada pos ketiga GP Ansor Cirebon mengamanahkan anggota Banser Cirebon Aris sebagai korlap.

“Kita menugaskan Sunanta untuk membawahi anggota Banser pada pos keempat di Dukupuntang. Pos kelima di kecamatan Mundu dengan Umar sebagai komandannya. Terakhir kita menugaskan Omang untuk pos keenam di Karangsembung,” kata Fikriyan kepada Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah, Rabu (30/7) malam.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Hingga kini, semua alhamdulillah berjalan aman, tertib dan lancar terkendali. Semua, lanjut Fikriyan, kami lakukan atas dasar sukarela dengan titik tugas misi organisasi dan misi kemanusiaan.

Pendirian posko dan pengerahan anggota menjadi tanggung jawab Ketua GP Ansor Cirebon Fariz, Kasatkorcab Banser Cirebon Fikriyan, dan sejumlah jajaran pengurus Banser. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Kajian, AlaNu Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Senin, 04 September 2017

Grebek Agung Pajang Digelar

Sukoharjo, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Paguyuban Patilasan Kasultanan Pajang dan Paguyuban Kawulo Keraton Surakarta Hadiningrat (Pakuso) menggelar Grebek Agung Pajang, Ahad (3/2).

Grebek Agung Pajang Digelar (Sumber Gambar : Nu Online)
Grebek Agung Pajang Digelar (Sumber Gambar : Nu Online)

Grebek Agung Pajang Digelar

Acara tersebut bertujuan untuk melestarikan budaya dan dalam rangka memperingati Maulid Nabi saw. “Grebek ini merupakan acara pertama kami dan kami berencana menjadikannya sebagai agenda tahunan yang dilaksanakan berdekatan dengan Maulid Nabi,” kata Ketua Paguyuban Patilasan Kasultanan Pajang, Suhadi Mulyono.

“Selain itu, kami juga ingin mengenalkan kembali Kasultanan Pajang sebagai cikal bakal Keraton Surakarta Hadiningrat,” lanjutnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Menurut salah satu panitia penyelenggara acara tersebut, R Dimas Sukoco, dua gunungan dikirab dalam acara tersebut. “Satu gunungan berbentuk kerucut melambangkan laki-laki dan satu gunungan kerucut terbalik melambangkan perempuan. Keduanya terbuat dari ketela,” jelas Dimas.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ketela Pajang yang akan dibuat gunungan diklaim pernah terkenal hingga mancanegara pada masa silam.

Pada acara tersebut, dilakukan kirab dengan rute dari pasanggrahan induk patilasan Kasultanan Pajang menuju timur (Jalan Joko Tingkir) kemudian menuju ke utara (Jl Slamet Riyadi, Kartasura) dan berakhir di bekas Kasultanan Pajang.

Selain melakukan grebek, Suhadi mengungkapkan, juga dilakukan berbagai macam acara lain seperti wilujengan gantos langse agung pajang Kiai Beluk dan wayangan untuk memperingati kelahiran Joko Tingkir.

Redaktur    : A. Khoirul Anam

Kontributor: Ajie Najmuddin

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah RMI NU, Amalan Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Minggu, 03 September 2017

MTs Negeri Ketanggungan Siap Bagikan 900 Paket Zakat

Brebes, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah?

Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri Ketanggungan, Brebes menyiapkan 900 paket zakat fitrah atau sekitar 2,25 ton yang bakal dibagikan kepada masyarakat sekitar sekolah. ? Zakat fitrah tersebut dikumpulkan dari siswa dan guru MTs Negeri Ketanggungan selama bulan Ramadhan.akan dibagikan pada malam hari raya idhul fitri 1438 Hijriyah.?

“Sekitar 80 persen zakat dari siswa dan guru berhasil terkumpul,” tutur Kepala MTs Negeri Ketanggungan Maspau, di sela buka puasa bersama dan khotmil quran Pengurus OSIS di madrasah setempat, Ahad (18/6).

MTs Negeri Ketanggungan Siap Bagikan 900 Paket Zakat (Sumber Gambar : Nu Online)
MTs Negeri Ketanggungan Siap Bagikan 900 Paket Zakat (Sumber Gambar : Nu Online)

MTs Negeri Ketanggungan Siap Bagikan 900 Paket Zakat

Maspau menjelaskan, zakat dihimpun dari 1.082 siswa, namun yang masuk hanya sekitar 80 persen lebih dikarenakan siswa kelas 9 sudah lulus. Para siswa ada yang memberikan dalam bentuk beras 2,5 kilogram namun ada juga yang berbentuk uang.?

“Sudah menjadi tradisi, kalau malam hari raya madrasah kami membagi zakat kepada masyarakat hasil dari himpunan keluarga besar MTs N Ketanggungan,” ungkapnya.

Terkait kegiatan Pesantren Ramadhan pihaknya telah menggelar selama seminggu dengan bimbingan 10 guru pembimbing, Dalam pesantren tersebut para santri antara lain diberikan materi dasar dasar beribadah, ? tayamum, ? wudlu, ? doa harian, ? doa sholat wajib, tadarus, ? sholat duha. ?

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

“Juga dilakukan kajian kitab kuning yakni kitab safinatunnajah dan ? ahlakul banin,” paparnya.

Tadarus telah mengkhatamkan 30 juz dan para siswa yang berhasil khatam, diajak buka puasa bersama sekaligus Khotmil Quran.?

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Madrasah peraih penghargaan The Most Favorite Islamic School Of The Year (Sekolah Islam Favorit) dari Lembaga Indonesian Achievment Centre ini menjadi sekolah rujukan di wilayah Brebes bagian tengah. Berbagai prestasi telah baik itu di tingkat nasional maupun regional sehingga menjadi inspirasi dan informasi yang berkualitas bagi sekolah imbas di sekitarnya.

Berbagai kegiatan dilaksanakan untuk meningkatkan prestasi siswa agar menjadi siswa yang cerdas, terampil, inovatif juga berakhlak. Madrasah ini juga memiliki kelas unggulan untuk mencetak siswa mampu bersaing di tingkat lanjutan dan masuk SMA unggulan.

“Kelas unggulan menggunakan ruang ber AC, karena proses belajarnya sampai sore.” pungkasnya.? (Wasdiun / Muslim Abdurrahman)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah AlaNu, Olahraga Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Jumat, 01 September 2017

PBNU Imbau Sidang Itsbat Kembali Digelar secara Terbuka

Jakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Setiap tahun, pemerintah, dalam hal ini Kementerian Agama menggelar sidang itsbat dalam menentukan 1 Syawal. Namun demikian, dalam satu tahun belakangan, pemerintah melakukan sidang itsbat secara tertutup setelah 11 tahun digelar secara terbuka. Hal ini sangat disayangkan oleh PBNU karena sidang itsbat terbuka mempunyai manfaat besar bagi umat.

PBNU Imbau Sidang Itsbat Kembali Digelar secara Terbuka (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Imbau Sidang Itsbat Kembali Digelar secara Terbuka (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Imbau Sidang Itsbat Kembali Digelar secara Terbuka

“Kita menyayangkan sekali dalam satu tahun ini sidang itsbat diadakan secara tertutup. Padahal manfaat sidang itsbat yang disiarkan langsung secara terbuka manfaatnya besar sekali, kami mengimbau kembali dilakukan secara terbuka,” ujar Ketua Lajnah Falakiyah PBNU, KH A Ghozali Masroeri dalam konferensi pers penentuan 1 Syawal 1436 H, Kamis (2/7) di lantai 5 Gedung PBNU Kramat Raya Jakarta.?

Kiai Ghozali Masroeri menerangkan, paling tidak ada lima manfaat sidang itsbat terbuka, yaitu pertama, manfaat syiar di tengah hiruk-pikuknya informasi negatif di tengah masyarakat. Kedua, lanjutnya, silaturrhim antar ormas, baik secara siaran langsung melalui televisi atau saat sidang itsbat itu.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

“Ketiga, dengan sidang itsbat terbuka merupakan media pencerdasan umat. Jadi tak hanya pencerdasan di bidang Iptek tetapi juga pencerdasan di bidang pemgetahuan dalam menentukan awal bulan kepada umat. Keempat, mudah diakses oleh umat, cepat dan murah dengan catatan tidak bertele-tele,” paparnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kelima, lanjut Kiai Ghozali, mendorong adanya sikap percaya masyarakat terhadap metode-metode yang digunakan pemerintah. Artinya, imbuh Kiai sepuh ini, dengan manfaat sidang itsbat terbuka, umat lebih memilih mengikuti pemerintah setelah 11 tahun lalu umat selalu mendasarkan diri pada organisasinya masing-masing.

“Pemerintah jangan terlalu percaya diri dengan mengatakan bahwa perayaan Idul Fitri akan bersamaan. Karena kenyataannya jalan menuju penyatuan masih terlalu jauh,” jelas Kiai Ghozali. (Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Bahtsul Masail, Kiai, Khutbah Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah