Usai dilantik, para pengurus IPNU Hafshawaty Pesantren Zaha Genggong diminta agar bijak dalam memilih informasi. Pasalnya saat ini banyak informasi yang diragukan kebenarannya.
| Sholawat Iringi Pelantikan IPNU Pesantren Zainul Hasan Genggong (Sumber Gambar : Nu Online) |
Sholawat Iringi Pelantikan IPNU Pesantren Zainul Hasan Genggong
Pelantikan yang dipimpin oleh Ketua IPNU Kota Kraksaan Khairul Imam ini dihadiri jajaran pengasuh Pesantren Zaha Genggong seperti KH Moh Hasan Nouval, KH Ahsan Qomaruzzaman, KH Hassan Ahsan Malik, dan KH Hasan Maulana.Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah
Kegiatan ini disemarakkan dengan lantunan sholawat hingga larut malam. Ribuan santri bersholawat bersama-sama yang dipimpin oleh KH Hassan Ahsan Malik (Non Alek).Khairul Imam mengatakan, sebagai generasi muda IPNU harus berbenah di era globalisasi zaman saat ini. Terutama semakin banyaknya berita hoax di media sosial (medsos). “Anak IPNU harus bisa memilah dan memilih mana informasi yang benar dan tidak,” katanya.
Khairul juga menyampaikan ucapan selamat bertugas, belajar, dan berjuang dengan amanah yang baru diterimanya. “Harapannya nanti bisa memberikan yang terbaik kepada semua pengurus PK IPNU Hafsyawati putra. Bisa menjadi penggerak dan harapan kaderisasi terbaik harapan NU,” pungkasnya.
Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah
Sementara Ketua IPNU Hafshawaty Moh Dandi Al-Muhdhor menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas amanah dan kepercayaan yang diberikan kepadanya selama satu tahun.“Semoga saya bisa memegang amanah ini dengan baik. Meskipun demikian saya perlu masukan dan bimbingan sekaligus pembinaan dari beberapa senior IPNU. Harapannya ke depan bisa mengoptimalkan kajian Aswaja, ke-NUan, kebangsaan, dan tantangan di era IT,” ungkapnya.
Sedangkan Kiai Moh Hasan Maulana lebih banyak menceritakan agar segenap santri untuk selalu bersyukur karena masih diberi kesempatan untuk mencari ilmu. “Gunakan waktu semaksimal mungkin untuk mendapatkan ilmu yang manfaat,” ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh Kiai Moh Hasan Nouval. Ia meminta para pengurus IPNU menjadi karakter jatidiri seorang santri dengan keterampilan dan kemampuan masing-masing.
“Tegakkan terus kalimatul haq di manapun kalian berada. Cintai guru-guru kalian semua ashabul bait Pesantren Zainul Hasan Genggong. Supaya barokah manfaat mengalir kepada kalian semua,” tegasnya. (Syamsul Akbar/Alhafiz K)
Dari Nu Online: nu.or.id
Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Lomba, Meme Islam Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah