Jumat, 26 Januari 2018

GP Ansor Probolinggo Bentuk Lembaga Pengawasan Dana Desa

Probolinggo, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah - Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Probolinggo mengambil bagian dalam pengelolaan Dana Desa (DD) yang akan diterima desa tahun ini. Badan otonom (banom) NU ini membentuk lembaga independen untuk melakukan pengawasan terhadap dana tersebut.

Ketua GP Ansor Probolinggo Muchlis mengatakan, saat ini pihaknya sudah mulai melakukan penataan kelembagaan terutama mengenai organisasi yang akan menjalankan lembaga itu. Namun pendirian Lembaga Pengawasan Dana Desa? (LPD2) ini tidak hanya berasal dari kalangan pemuda Ansor.

GP Ansor Probolinggo Bentuk Lembaga Pengawasan Dana Desa (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Probolinggo Bentuk Lembaga Pengawasan Dana Desa (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Probolinggo Bentuk Lembaga Pengawasan Dana Desa

“Nantinya kami juga akan mengakomodasi dari jajaran Fatayat dan Muslimat NU untuk bisa menjalankan lembaga ini. Struktur kepengurusan juga dilengkapi dari dua banom tersebut,” ungkapnya, Rabu (24/2).

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Menurut Muchlis, dalam pembentukan lembaga yang akan dipimpin oleh kalangan-kalangan pemuda itu, nantinya bisa memberikan pencerahan kepada para pengguna anggaran terutamanya bagi para pemerintahan desa. “Sehingga pembangunan yang menggunakan dana tersebut dinilai bisa sesuai dengan peruntukannya,” jelasnya.

Muchlis mengaku, dana desa tersebut memang harus dilakukan pengawalan ketat. Hal ini penting dilakukan agar pengalokasian untuk melakukan pembangunan desa bisa terwujud sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-undang Desa Nomor 06 tahun 2014? tentang Desa.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

“LPD2 ini nantinya akan bekerja tidak hanya menjadi pengawasan, tetapi juga bisa memberikan ruang publik untuk bisa memberikan sumber informasi serta sebagai lembaga pengaduan? masyarakat? seputar penggunaan dana desa,” teranganya.

Sesuai hasil pleno pengurus GP Ansor, Muslimat dan Fatayat NU, Ali Sujoko terpilih dan dipercayai untuk bisa menjadi Ketua LPD2.

Dihubungi terpisah Ali Sujoko mengaku dengan amanah yang diberikan sebagai Ketua LPD2 pihaknya dan pengurus lainnya akan melakukan upaya pengawasan dana desa secara maskimal.

“Tentu harapannya tidak ada pola permainan dalam pengelolaan dana tersebut. Sehingga dana desa benar-benar bisa bermanfaat untuk kepentingan masyarakat desa,” katanya. (Syamsul Akbar/Alhafiz K)Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah IMNU, Santri, Pondok Pesantren Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Munas dan Konbes NU Bahas RUU KUHP

Manado, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah



Musyawaran nasional dan Konferensi Besar (Munas dan Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) yang akan berlangsung di Lombok pada 23-25 November mendatang akan membahas Rancangan UU KUHP dan sejumlah RUU lainnya yang menjadi perhatian publik. 

Munas dan Konbes NU Bahas RUU KUHP (Sumber Gambar : Nu Online)
Munas dan Konbes NU Bahas RUU KUHP (Sumber Gambar : Nu Online)

Munas dan Konbes NU Bahas RUU KUHP

Ketua Panitia Munas Robikin Emhas menjelaskan, UU yang sudah berlaku sejak zaman Belanda ini hingga kini belum direvisi, sementara situasi yang ada saat ini sudah sangat berbeda dibandingkan dengan saat UU tersebut dibuat. 

Sebenarnya, sejak 1968, dalam setiap periode DPR, UU tersebut selalu dibahas, tetapi tidak pernah selesai. Ia berseloroh, RUU ini selalu tidak jadi karena termasuk UU yang “kering” sehingga tidak ada yang ngurus. Hal ini berbeda dengan RUU terkait dengan politik yang setiap lima tahun berganti karena ada kepentingan dari partai politik dalam perebutan kekuasaan. 

Terdapat tema keagamaan dan kebangsaan yang dibahas dalam Munas dan Konbes. Sebelum dibawa ke forum tersebut, tema-tema serius tersebut dibahas dalam pra-Munas dan Konbes yang berlangsung di berbagai daerah, yaitu di Palangkaraya, Lampung, Manado, dan Purwakarta.

Beberapa masalah lain yang dibahas adalah adalah penyalahgunaan frekuensi publik yang dijadikan alat kampanye golongan tertentu dan soal investasi dana haji agar produktif. “Status dan hak anak di luar nikah juga dibahas setelah ada keputusan MK bahwa orang tua biologisnya memiliki tanggung jawab. NU membahas dalam perspektif keagamaan,” kata Robikin.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Robikin juga menjelaskan adanya pembahasan soal fikih disabilitas, yaitu bagaimana negara memperlakukan warga negara yang selama ini memiliki ketidaksempurnaan anggota tubuh. Fasilitas ibadah di masjid, geraja dan lainnnya ternyata belum ramah bagi mereka. 

Persoalan ujaran kebencian untuk berdakwah juga akan dibahas mengingat saat ini begitu marak ketika mimbar-mimbar keagamaan digunakan untuk menebarkan kebencian edan fitnah kepada orang lain atau untuk menggalang dukungan politik. “NU akan membahas hukum, bagaimana menggunakan mimbar yang mulia untuk ujaran kebencian,” ujarnya.

Tak kalah penting adalahsoal redistribusi lahan. PBNU akan membahas masalah ini karena berharap sebelum diselesaikan, konsepnya dahulu harus matang, baru dilakukan redistribusi lahan karena hal ini bukan hanya soal soal sertifikasi tanah atau bagi-bagi tanah, tetapi harus untuk menjadi syarana pencapaian kesejahteraan masyarakat. (Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah AlaSantri, Kajian Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Budayakan Dzikir dan Shalawat, Pesantren Al-Abror Gandeng Rijalul Ansor

Pamekasan, Ahmad Syafii Maarif - PP MuhammadiyahPesantren Al-Abror, Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan terus meneguhkan diri sebagai benteng pertahanan amaliyah An-nahdliyah. Salah satunya, lewat membudayakan dzikir dan shalat dengan menggandeng Majlis Dzikir dan Shalawat (MDS) Rijalul Ansor Pamekasan.

Ketua MDS Rijalul Ansor, K Mahrus Miyanto menegaskan, kerja sama tersebut dilakukan tiap dua bulan sekali. Selain dzikir dan shalawat, Pengasuh Al-Abror KH Syatibi Sayuthi memberikan tausiyah.

"Kami juga memformatnya dengan diskusi serta pelatihan pelatihan mendeteksi aliran aliran yang di luar NU," terang Kiai Mahrus via WhatsApp, Ahad (18/9).

Selaku Pengasuh Pesantren Al-Abror dan sekaligus Pembina Rijalul Ansor Kabupaten Pamekasan, Kiai Syatibi mengaku sangat senang dan mengapresiasi apa yang dilakukan oleh PC MDS Rijalul Ansor Pamekasan.

Budayakan Dzikir dan Shalawat, Pesantren Al-Abror Gandeng Rijalul Ansor (Sumber Gambar : Nu Online)
Budayakan Dzikir dan Shalawat, Pesantren Al-Abror Gandeng Rijalul Ansor (Sumber Gambar : Nu Online)

Budayakan Dzikir dan Shalawat, Pesantren Al-Abror Gandeng Rijalul Ansor

"Kami sangat welcome terhadap Rijalul Ansor yang notabenenya adalah bagian dari NU" tukas Kiai Syatibi. (Hairul Anam/Mahbib)

?

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Ubudiyah Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kamis, 25 Januari 2018

Dandim: Banser Harus Paham Proxy War

Tangerang, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Komandan Kodim 0506 Tangerang Letkol Inf Irhamni Zainal menyampaikan bahwa Banser harus paham tentang proxy war. Ia menjelaskan bahwa proxy war merupakan perang masa kini dimana salah satu pihak menggunakan pihak ketiga atau komponen lainnya untuk berperang melalui aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial dan aspek lainnya.

Hal tersebut pada pembekalan Diklatsar Banser Kabupaten Tangerang di Markas Kodim 0506 Tangerang pada Senin (01/06).

Dandim: Banser Harus Paham Proxy War (Sumber Gambar : Nu Online)
Dandim: Banser Harus Paham Proxy War (Sumber Gambar : Nu Online)

Dandim: Banser Harus Paham Proxy War

Menurutnya seiring perkembangan teknologi, karakteristik perang mengalami pergeseran. Perang tidak lagi banyak dilakukan secara fisik. Salah satu bentuk perang yang sedang dan masih akan terus berlangsung adalah perang proxy.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Indonesia memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar. Letaknya pada garis khatulistiwa menjadikan Indonesia memiliki iklim yang baik untuk bercocok tanam sepanjang tahun. Indonesia juga kaya akan sumur-sumur minyak, gas, dan simpanan batubara.?

"Indonesia merupakan sumber energi, sumber pangan, dan sumber air bersih yang akan menjadi incaran kepentingan nasional negara-negara asing di masa depan," ucapnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Untuk itu ia mengingatkan Banser tentang pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai gerakan dan ideologi yang berkembang di masyarakat.

”Kelompok-kelompok tersebut seringkali muncul dan bermetaforfosis dalam berbagai bentuk organisasi masyarakat yang mengusung misi-misi tertentu yang cenderung mengancam keutuhan dan kedaulatan bangsa,” tambahnya.

Sementara Khoirun Huda selaku Ketua GP Ansor Kabupaten Tangerang menyampaikan bahwa kegiatan Diklatsar Banser ini dilakukan secara rutin dalam rangka menyiapkan kader-kader muda NU untuk menjadi benteng ulama dan bangsa. Selain itu kegiatan ini juga momentum memperingati hari lahirnya Pancasila.?

Huda menyampaikan bahwa Pancasila sebagai falsafah dan ideologi dasar negara adalah warisan para pendiri bangsa yang harus dijaga dari gempuran ideologi-ideologi baru.?

“Saat ini banyak kelompok yang mencoba menggugat dan merongrong Pancasila lantas berupaya menggantikanya dengan ideologi yang berbeda, Banser dan Ansor sebagai bagian anak bangsa mempunyai tugas untuk terus mempertahankanya,” tuturnya.

Ketua GP Ansor Banten H Ahmad Imron yang juga hadir pada acara tersebut menambahkan bahwa baginya menjaga NKRI itu sama pentingnya menjaga Islam. Bahkan pada satu titik menjaga NKRI itu bisa jadi lebih penting karena menurutnya kemanan negara itu menjadi prasyarat untuk keamanan beragama.?

Ia mencontohkan betapa orang akan kesulitan menjalankan ibadah ketika negara dalam keadaan kacau atau bahkan perang.?

Kegiatan Diklatsar Banser yang digelar selama 4 hari ? tersebut setidaknya diikuti oleh seratus kader Banser dan rencananya ditutup pada hari Selasa (02/06). Adapun acara penutupan dilaksanakan di Pesantren Darul Archam, Rajeg. Red: mukafi niam

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Nasional, Humor Islam, Hadits Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Jelang Natal GP Ansor NTT dan Pemuda Lintas Agama Duduk Bersama

Kupang, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah - Jelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2017, Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor NTT gelar diskusi terbatas pemuda lintas agama di Sekretariat PWNU NTT Jalan W. H. M Oematan Kelurahan Kelapa Lima Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Jumat (23/12). Mereka mendeklarasikan NTT Damai yang memuat sembilan butir pernyataan.

Dalam pertemuan itu seluruh perwakilan pemuda menyatakan mendukung deklarasi cinta damai untuk pemuda dari NTT untuk Indonesia dan melahirkan beberapa poin rekomendasi masing-masing OKP.

Jelang Natal GP Ansor NTT dan Pemuda Lintas Agama Duduk Bersama (Sumber Gambar : Nu Online)
Jelang Natal GP Ansor NTT dan Pemuda Lintas Agama Duduk Bersama (Sumber Gambar : Nu Online)

Jelang Natal GP Ansor NTT dan Pemuda Lintas Agama Duduk Bersama

Ketua GP Ansor NTT Abdul Muis menegaskan, diskusi terbatas GP Ansor bersama pemuda lainnya adalah bentuk nyata pemuda harus duduk bersama untuk membicarakan berbagai dinamika dari daerah. Pemuda adalah pemimpinan masa depan bangsa.

"Pemuda duduk bersama untuk membicarakan kemajuan bangsa," katanya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Hadir dalam pertemuan ini Kasat Binmas Polres Kupang Kota, Pimpinan Laskar Merah Putih NTT, Ketua Budha NTT, Ketua Pemuda Hindu NTT, Ketua GMKI Kupang, HMI Kupang, PMII Kupang, Kahmi Kota Kupang, GP Ansor Kota Kupang, Fatayat serta Muslimat NU NTT, dan perwakilan media cetak serta beberapa undangan lain dari OKP lokal. (Ajhar Jowe/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Khutbah, Lomba, AlaSantri Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Pesantren Langitan Gelar Bahtsul Masail Kubro Se-Jawa-Madura

Tuban, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Lembaga Bahtsul Masa’il (LBM) Pondok Pesantren Langitan menggelar pembahasan masalah keagamaan atau Bahtsul Masa’il Diniyyah Kubro se-Jawa-Madura dan Alumni Langitan di kompleks pesantren setempat di Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, 13-14 Maret 2014.

Pesantren Langitan Gelar Bahtsul Masail Kubro Se-Jawa-Madura (Sumber Gambar : Nu Online)
Pesantren Langitan Gelar Bahtsul Masail Kubro Se-Jawa-Madura (Sumber Gambar : Nu Online)

Pesantren Langitan Gelar Bahtsul Masail Kubro Se-Jawa-Madura

Acara tersebut secara resmi dibuka salah seorang pengasuh Pesantren Langitan selaku tuan rumah KH Muhammad Faqih di gedung Madrasah Aliyah Al Falahiyah.

Hadir dalam pembukaan tersebut  beberapa masyayikh, di antaranya KH Ardani Ahmad dari Ploso, KH Arsyad (Pasuruan), KH. Aniq Muhammadun (Pati), KH Muhibbul Aman Ali (Pasuruan), dan ratusan peserta dari 35 delegasi yang dikirim dari beberapa pesantren di Pulau Jawa dan Madura. Para alumni Pesantren Langitan dari berbagai daerah juga turut serta dalam forum ilmiah ini.

Seperti yang diungkapkan pengasuh pesantren yang lain, KH Ubaidillah Faqih, Bahtsul Masa’il ini diharapkan menjadi awal langkah positif para santri untuk mensyi’arkan perjuangan para ulama’ terdahulu dalam menghidupkan agama Allah.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Insya Allah semoga kita termasuk dalam al-‘ulama warasatul anbiya’. Tidak hanya kita membuktikan lewat mubahatsah wal munadhoroh fil ilmi wa ‘anil ilmi tapi juga dalam amal fil ilmi,” tambahnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Bahtsul Masa’il Kubro ini dilaksanakan selama dua hari, Kamis hingga penutupan pada Jumat (14/3). Para peserta dalam bahtsul masa’il ini dibagi menjadi dua komisi, yakni komisi A yang di laksanakan di Aula Pesantren Langitan dan komisi B yang dilaksanakan di gedung MA Al-Falahiyah.

Pada tiap komisi diikuti oleh dua peserta dari dua delagasi yang menjadi utusan dari beberapa pesantren se-Jawa-Madura Pesantren Langitan. (M. Sahal Yasin/Mahbib)

 

Foto: suasana dalam salah satu komisi bahtsul masail

. Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Warta Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Pesantren Tahfidzil Qur’an Wonosobo Luncurkan Web Pesantren

Wonosobo, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Pengelola Perpustakaan Pondok Pesantren Tahfidzil Quran (PPTQ ) Al-Asyariah Kalibeber Wonosobo, Jawa Tengah saat ini tidak hanya menangani soal peminjaman, perawatan dan usaha penambahan koleksi buku manual saja. Sejak sekitar satu tahun yang lalu, pengurus perpustakaan juga telah meluncurkan website, Facebook, dan twitter yang konten utamanya ? berisi seputar aktivitas ? kegiatan para santri PPTQ Al-Asyariah Kalibeber serta menyosialisasikan pengumuman-pengumuman penting.

Pesantren Tahfidzil Qur’an Wonosobo Luncurkan Web Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)
Pesantren Tahfidzil Qur’an Wonosobo Luncurkan Web Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)

Pesantren Tahfidzil Qur’an Wonosobo Luncurkan Web Pesantren

"Awalnya karena banyak alumni-alumni yang jauh khususnya alumni di luar Jawa yang sering merasa kangen dengan suasana pondok almameternya; ? sebab itu pula maka pengurus perpustakaan juga mulai meng-upload ke Yautube beberapa rekaman pengajian yang diadakan di pondok, agar dapat sedikit mengobati rasa rindu para alumni tadi," kata Harnanto, kepala perpustakaan PPTQ Al-Asyariah kepada Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah, Selasa (19/1).

Pengurus perpustakaan pondok asal Salatiga itu menambahkan bahwa dengan dimilikinya web pondok tersebut selain sebagai media publikasi dan sosialisasi kegiatan dan aktivitas santri, juga dimaksudkan menjadi media penyalur santri PPTQ Al-Asyariah dalam bidang kreativitas tulis menulis serta berlatih jurnalistik.

Koleksi perpustakaan dari PPTQ Al-Asyariah yang kini diasuh oleh KH Ahmad Faqih Muntaha ini, ? selain berupa literatur keagamaan Islam berbahasa Arab ? danIndonesia, juga menyediakan literatur buku-buku umum non-agama baik jenis populer maupun ilmiah. Ketika kami mengamati koleksi bacaan yang ? ada, menemukan beberapa buku yang merupakan hasil karya beberapa kiai, pengajar dan santri PPTQ Al-Asyariah dan diterbitkan sendiri oleh Yayasan Al-Asyariah.?

Di antara karya yang tampak menonjol yang diterbitkan Yayasan Al-Asyariah adalah ‘Al-Quran dan Terjemahnya’, terbit 2014. Kitab tersebut sekaligus dilengkapi metode tahfidz, terjemah per kata, asbabun nuzul, hukum tajwid, dan indeks ayat. Dicetak oleh lembaga percetakaan Al-Quran Kemenag RI. (M Haromain/Fathoni)

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Kajian Sunnah, Sholawat Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah