Jumat, 08 Desember 2017

Di Depan 5000 GP Ansor, Gus Yaqut: Pegang Teguhlah Empat Karakter Banser

Brebes, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah - Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas mengajak Ansor dan Banser Kabupaten Brebes untuk memegang teguh empat karakter. Karakter ini harus dilaksanakan oleh seluruh anggota Banser dan Ansor dari lini organisasi tanpa terkecuali demi tercapainya tujuan organisasi.

“Sebagai kader Ansor-Banser, harus memegang teguh empat karakter Banser,” demikian ditegaskan Yaqut Cholil Qoumas saat memimpin Apel Banser se Kabupaten Brebes di Alun-alun Brebes, Sabtu (20/1).

Di Depan 5000 GP Ansor, Gus Yaqut: Pegang Teguhlah Empat Karakter Banser (Sumber Gambar : Nu Online)
Di Depan 5000 GP Ansor, Gus Yaqut: Pegang Teguhlah Empat Karakter Banser (Sumber Gambar : Nu Online)

Di Depan 5000 GP Ansor, Gus Yaqut: Pegang Teguhlah Empat Karakter Banser

Gus Yaqut menjelaskan keempat karakter tersebut yakni pertama, karakter kepemudaan. Sebagai kader Banser dan Ansor harus memiliki jiwa muda meskipun potonganya tua. Meskipun rambutnya tidak lagi hitam tapi bila semangatnya masih muda layak menjadi Banser dan Ansor.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Karakter kedua, yakni karakter kerakyatan. Banser-Ansor harus bermanfaat bagi rakyat sekitar. Untuk itu, ia harus bekerja sama dengan pemerintah, bantu program-program pemerintah demi kesejahteraan rakyat. Bila menemui orang yang susah, Banser dan Ansor harus menjadi orang yang pertama kali turun untuk menolong mereka.

Ketiga, lanjutnya, karakter keislaman. Kader Banser dan Ansor harus mengawal para kiai, ulama, selain mengawal NKRI.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Mengawal ulama, dengan cara turut mendakwahkan agama Islam yang menebarkan kedamaian bukan Islam yang mengajak permusuhan. Di luar negeri, contoh Suriah dan Irak menjadi kacau balau karena mereka salah memahami nilai keislaman.

“Harus kita ikuti para ulama dan kiai yang membawa nilai Islam yang sejuk, yang damai, yang rahmatan lil alamin,” ajaknya penuh semangat.

Keempat, karakter kebangsaan. Kader Ansor dan Banser tidak boleh mundur sejengkal pun bila ada ancaman ada di hadapannya yang mau menghancurkan NKRI. Harta, jiwa dan raga, kita pertaruhkan untuk NKRI.

“Jangan mundur sejengkalpun, jangankan hanya jiwa, raga, nyawapun harus kita korbankan untuk NKRI. Harga diri kita sudah diinjak-injak oleh mereka yang mau mendirikan agama Islam di Indonesia, maka apapun harus kita pertaruhkan untuk NKRI,” tegasnya.

Usaha mempertahankan NKRI, lanjutnya, bukan hanya tugas TNI dan Polri tapi tugas kita semua sebagai kader Banser dan Ansor. Karena NKRI didirikan atas andil juga para ulama Nahdlatul Ulama seperti mbah Hasyim Asyari, Mbah Bisyri Samsuri, dan ulama lain serta para santri. “Maka apabila ada kelompok-kelompok yang ingin mengubah ideologi Pancasila, harus kita lawan.” tegas Gus Yaqut.

Ketua GP Ansor Brebes Ahmad Munsip menjelaskan, Apel kesetian NKRI Banser-GP Ansor di alun-alun Kabupaten Brebes diikuti lebih dari 5000 peserta. Apel kesetian yang mengusung tema Pemuda Kini Jaga NKRI digelar sebagai bentuk kesiapsiagaan GP Ansor untuk melawan kelompok-kelompok yang ingin mengganggu Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Apel diwarnai pula dengan berbagai atraksi kanuragan, marching band, baris berbaris serta kesenian tradisional.

Tampak hadir, Ketua GP Ansor Jawa Tengah Sholahudin, Rais Syuriyah PCNU Brebes KH Aminudin Mashudi, Ketua PCNU Brebes KH Athoillah Syatori, Bupati Brebes Hj Idza Priyanti, Wakil Bupati Brebes, Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Ahmad Hadi Hariono, Wakapolres Brebes Kompol Wahyudi, para anggota DPRD dan undangan lainnya. (Wasdiun/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Lomba Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kamis, 07 Desember 2017

Trump Targetkan Dana Kampanye 13 Trilyun Rupiah

Jakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah



Donald Trump yang hampir pasti menjadi calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik berjanji untuk bekerjasama dengan Komite Nasional Republik guna menggalang dana kampanye sebesar satu miliar dolar AS.

Trump Targetkan Dana Kampanye 13 Trilyun Rupiah (Sumber Gambar : Nu Online)
Trump Targetkan Dana Kampanye 13 Trilyun Rupiah (Sumber Gambar : Nu Online)

Trump Targetkan Dana Kampanye 13 Trilyun Rupiah

Jumlah dana kampanye yang kalau dirupiahkan mencapai Rp13,34 triliun itu ditujukan sebagai modal untuk mengalahkan Hillary Clinton yang kemungkinan besar menjadi calon presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, pada Pemilu Presiden 8 November tahun ini.

"Kami akan mencoba dan menggalang dana sekitar satu miliar dolar yang menjadi keharusan," kata Trump seperti dikutip Reuters.

"Demokrat mungkin akan menggalang dana sampai sebesar dua miliar dolar (Rp26 triliun)," sambung Trump dalam wawancara dengan NBC Nightly News.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Trump merupakan sosok kontroversial. Ia pernah menyatakan, jika berhasil menjadi presiden, akan melarang Muslim masuk ke Amerika Serikat. (Antara/Mukafi Niam) ?

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Quote, Kajian Islam Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Israel Hancurkan Mimpi Pendidikan Anak Gaza

Kota Gaza, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Meskipun hari pertama sekolah biasanya ditandai dengan sukacita dan kegembiraan, perang Israel yang sedang berlangsung di Jalur Gaza telah menyebabkan sekitar setengah juta anak-anak Palestina tidak bisa sekolah setelah mereka dipaksa untuk berlindung di sekolah-sekolah PBB dengan keluarga mereka.?

"Saya tidak mau harus tinggal di sekolah," kata Amin al-Kilani, 11 tahun, yang keluarganya diusir dari rumah mereka di Beit Hanun di utara Gaza setelah Israel membombardir daerah tersebut, kepada Agence France Presse (AFP) pada hari Senin, 25 Agustus.?

Israel Hancurkan Mimpi Pendidikan Anak Gaza (Sumber Gambar : Nu Online)
Israel Hancurkan Mimpi Pendidikan Anak Gaza (Sumber Gambar : Nu Online)

Israel Hancurkan Mimpi Pendidikan Anak Gaza

"Saya ingin belajar di sini, kemudian pulang ke rumah," katanya.?

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Al-Kilani berbaris di hari Ahad pagi dengan puluhan rekan-rekannya di tempat bermain sebuah sekolah PBB untuk membuat sambutan simbolis tahun ajaran baru dengan menyanyikan lagu kebangsaan Palestina.?

Di ruang kelas yang penuh sesak dengan keluarga pengungsi, seorang siswa Gaza utara membaca surat pembuka Al-Quran Al-Fatihah untuk ribuan martir yang tewas dalam agresi Israel terbaru tentang terkepung Jalur Gaza.?

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

"Kelas akan tetap ditutup di Jalur Gaza selama dilanda konflik yang menyebabkan hampir 500.000 anak kehilangan hak mereka untuk pendidikan," kata UNICEF dalam sebuah pernyataan yang diperoleh OnIslam.net.?

Tahun ajaran baru diawali dengan berbagai acara simbolis termasuk membaca puisi dan lagu-lagu populer Palestina oleh ribuan siswa yang kecewa.?

"Saya berharap mulai ke sekolah lagi sehingga saya bisa menyelesaikan ujian tawjihi (ijazah SMA Palestina)," kata 17 tahun Wujud Zayeda.?

"Tahun ini berbeda. Salah satu teman saya terluka dalam serangan di dekat rumahnya. Saya benar-benar marah, kami hanya ingin belajar."

Selama 48 hari operasi militer Israel terhadap Gaza, lebih dari 219 sekolah telah rusak, dengan 22 hancur total dan tidak dapat digunakan lagi, ungkap UNICEF.?

Menurut UNICEF, terdapat sekitar 330.000 warga Palestina pengungsi yang berlindung di 103 sekolah UNRWA, 50% dari mereka adalah anak-anak.?

Perbaikan sekolah?

Prihatin dengan masa depan anak-anak Palestina yang terlantar, Save the Children, UNICEF dan UNESCO mengeluarkan pernyataan bersama pada hari Ahad, mendesak adanya gencatan senjata yang mampu bertahan lama untuk membantu memulai tahun ajaran dalam beberapa minggu.?

"Kembali ke sekolah berarti membawa kembali kehidupan normal pada anak-anak. Untuk ini kita perlu gencatan senjata yang bertahan lama, dan kami harus memenuhi kebutuhan yang paling mendesak untuk pemulihan yang cepat dari sistem pendidikan," kata Lodovico Folin Calabi, Plt Kepala Kantor UNESCO di Ramallah.?

Organisasi trio ini mengatakan bahwa siswa Gaza harus diberi kesempatan untuk "sembuh dari trauma" kehilangan orang yang dicintai dan menghadapi serangan udara harian Israel.?

"Ini adalah waktu ketika anak-anak harus berada di sekolah untuk belajar, bukan untuk mencoba dan bertahan dalam konflik bersenjata," kata David dan Paulette Hassel, Direktur co-country Save the Children, yang bersama-sama dengan UNICEF memimpin koordinasi tindakan kemanusiaan di sektor ini.?

"Ini adalah musim panas yang berbahaya bagi anak-anak Palestina di Gaza, yang bahkan tidak bisa pergi ke luar untuk bermain. Sekolah adalah garis hidup penting untuk anak-anak yang mengalami trauma, yang memainkan peran penting dalam penyembuhan mereka," tambah Hassells.?

Anak-anak bukan satu-satunya sektor yang terkena dampak agresi Israel yang sedang berlangsung.?

Untuk ibu-ibu Gaza, perang telah menyebabkan adanya perasaan tidak mampu melindungi anak-anak mereka atas hak kehidupan yang aman dan pendidikan.?

"Bahkan hak anak-anak kita untuk belajar ditolak," kata Hanan Matar, 48, yang tinggal di sebuah sekolah PBB dengan sembilan anak-anaknya.?

Israel meluncurkan serangan udara telah tanpa henti terhadap Gaza sejak 8 Juli di mana lebih dari 2.100 telah tewas dan ribuan terluka.?

Menurut Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), sekitar 80% dari kematian di Gaza adalah warga sipil, termasuk puluhan anak-anak dan perempuan.?

Skala besar pemusnah massal di Gaza telah menyebabkan sekitar 5.510 rumah hancur dan sekitar 31.000 rusak sebagian, memaksa puluhan ribu meninggalkan rumah mereka yang terperangkap dalam serangan udara Israel. (onislam.net/mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Internasional, Amalan, Pertandingan Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Presiden, Rais ‘Aam, dan Ketum PBNU Dijadwalkan Hadiri Grand Final LSN

Bandung, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo rencananya dijadwalkan akan menghadiri laga final Liga Santri Nusantara (LSN) 2017 yang akan digelar di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), kota Bandung, pada Ahad malam (29/10). Di stadion tersebut Presiden akan memberikan sambutan sekaligus menutup secara resmi LSN 2017.

Presiden, Rais ‘Aam, dan Ketum PBNU Dijadwalkan Hadiri Grand Final LSN (Sumber Gambar : Nu Online)
Presiden, Rais ‘Aam, dan Ketum PBNU Dijadwalkan Hadiri Grand Final LSN (Sumber Gambar : Nu Online)

Presiden, Rais ‘Aam, dan Ketum PBNU Dijadwalkan Hadiri Grand Final LSN

“Sampai hari ini memang tidak ada pembatalan. Kita anggap sampai hari ini Presiden Joko Widodo hadir. Beliau akan sambutan serta menutup Seri Nasional Liga Santri Nusantara dan rangkaian acara Hari Santri Nasional,” kata Direktur Eksekutif LSN Muhammad Alfu Niam.

Niam menjelaskan, sesaat sebelum laga final dimulai, akan diadakan doa dan Shalat Maghrib berjamaah  di stadion GBLA. Sedangkan imam shalat akan dipimpin langsung oleh Rais Am PBNU KH Maruf Amin. "Beliau sudah berkenan, nanti salah satu jamaahnya adalah Pak Presiden,” jelas Niam kepada Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah di Media Center LSN, di Jalan Supratman kota Bandung.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Selain Presiden dan Rais ‘Am PBNU, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj juga turut hadir untuk memberikan kata sambutan sebelum laga dimulai.

Lebih jauh, Niam mempersilakan masyarakat untuk hadir pada laga final tersebut. “Monggo silakan datang, karena kita kasih slot 15 ribu tempat duduk. Wali Kota Bandung juga ikut mengerahkan masyarakat Bandung, di mana setiap kelurahan akan mengirimkan 100 orang,” tambah Niam.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sebagaimana informasi yang diperoleh dari panitia LSN, masyarakat dari kalangan manapun yang ingin menonton laga final Liga Santri Nusantara untuk datang langsung ke stadion tanpa dipungut biaya tiket masuk. (M. Zidni Nafi’/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Warta, Tegal, Pertandingan Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Palang Merah Internasional Serukan Bantu Rakyat Suriah

Jenewa, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Pemimpin Komite Palang Merah Internasional (ICRC), Rabu (11/9), menyerukan upaya gabungan dari masyarakat internasional untuk memastikan bantuan yang diberikan menjangkau orang-orang yang memerlukan di Suriah.

Palang Merah Internasional Serukan Bantu Rakyat Suriah (Sumber Gambar : Nu Online)
Palang Merah Internasional Serukan Bantu Rakyat Suriah (Sumber Gambar : Nu Online)

Palang Merah Internasional Serukan Bantu Rakyat Suriah

Peter Maurer, Presiden ICRC mengatakan di markas organisasi tersebut di Jenewa bahwa perang yang berkecamuk di Suriah dan dampak tak terkendali dari konflik bersenjata itu atas rakyat sipil Suriah menjadi keprihatinan besar.

Ia menyerukan perhatian mendesak pada situasi menyedihkan rakyat Suriah yang tak mendapatkan di antaranya makanan yang diperlukan, barang kebutuhan rumah tangga, air, fasilitas kebersihan, dan bahkan fasilitas serta perawatan medis.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

"Apa yang kita lihat ialah peningkatan penderitaan rakyat Suriah dari dampak perang ini," kata Maurer.?

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ia menambahkan konflik itu telah mengakibatkan banyak kematian dan pengungsian, dan membuat banyak orang jadi pengungsi di dalam negeri mereka.

Maurer kembali menyeru para pelaku utama yang memiliki pengaruh pada semua pihak atau kelompok dalam konflik Suriah agar menggunakan pengaruh politik dan diplomatik mereka serta saluran komunikasi, sehingga "para aktor kemanusiaan di lapangan dapat melakukan pekerjaan yang mesti mereka lakukan". (antara/mukafi niam)

Foto: AP

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Kajian, Kajian Sunnah Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Terkait Islam Nusantara, Rais Aam: NU Biasa Bikin Kaget

Jakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Rais Aam PBNU KH Ma’ruf Amin memaklumi riuh di tengah publik ketika Muktamar Ke-33 NU mengangkat tema “Islam Nusantara”. Menurut Kiai Ma’ruf, ramainya polemik di tengah masyarakat sejauh ini masih dalam taraf wajar.

Alhamdulillah ada reaksi itu dari masyarakat. Tentu agar orang-orang memerhatikan dan mengetahui konsep Islam Nusantara. NU memang biasa bikin kaget. Asal jangan orang jantungan saja,” kata Kiai Ma’ruf disambut tawa peserta diskusi mingguan dalam forum Tashwirul Afkar di Perpustakaan PBNU, Jakarta, Jumat (18/9) sore.

Terkait Islam Nusantara, Rais Aam: NU Biasa Bikin Kaget (Sumber Gambar : Nu Online)
Terkait Islam Nusantara, Rais Aam: NU Biasa Bikin Kaget (Sumber Gambar : Nu Online)

Terkait Islam Nusantara, Rais Aam: NU Biasa Bikin Kaget

Mengetahui sebuah gagasan, Kiai Ma’ruf melanjutkan, merupakan langkah awal sebelum akhirnya menerima atau menolak. Akan menjadi tidak bijak ketika mengambil sikap penolakan secara apriori sebelum mengetahui dan mencerna sebuah gagasan.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

“Ini ribut saja soal sebutan ‘Islam Nusantara’. Padahal Islam Nusantara itu ahlusunnah wal jamaah ala thariqatin nahdliyah. ‘Islam Nusantara’ covernya saja. jadi Islam Nusantara itu huwa huwa (sama saja. itu-itu juga, Red),” ujar Kiai Ma’ruf di hadapan sedikitnya 40 peserta diskusi yang memenuhi ruang perpustakaan PBNU.

Pada forum yang juga dihadiri Pengurus NU Amerika Ahmad Sahal, Sekjend PBNU H Helmy Faisal Zaini, dan Wasekjend PBNU H Masduki Baidowi, Kiai Ma’ruf berpesan kepada para pemuda terlebih intelektual di lingkungan Nahdlatul Ulama agar terus memproduksi gagasan baru.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

“Asal jangan mandek. Pemikiran harus ada kontinuitas dan improvement sehingga bergerak terus dengan catatan tawasuth dan tentu juga moderat,” Kiai Ma’ruf mengajak peserta forum untuk mendinamisasi pemikiran.

Ruang diskusi lebih dipadati oleh mahasiswa-mahasiswi NU dan juga aktivis IPNU-IPPNU. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Amalan Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Pelajar NU Kudus Ngaji Administrasi dan Teknik Sidang

Kudus, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Pengurus IPNU dan IPPNU kabupaten Kudus mengadakan pelatihan Administrasi dan Keprotokoleran di MANU Nurul Ulum kecamatan Jekulo kabupaten Kudus, Kamis (29/10). Mereka dengan pelatihan ini berupaya meningkatkan kerapian berorganisasi di lingkungan pelajar NU Kudus.

Berbagai macam materi disampaikan seperti administrasi, keprotokoleran, master of ceremony (MC), dan dirijen. Pelatihan ini diikuti ketua, sekretaris, dan anggota ranting, komisariat, dan anak cabang IPNU dan IPPNU sekabupaten Kudus dan murid dari MANU Nurul Ulum.

Pelajar NU Kudus Ngaji Administrasi dan Teknik Sidang (Sumber Gambar : Nu Online)
Pelajar NU Kudus Ngaji Administrasi dan Teknik Sidang (Sumber Gambar : Nu Online)

Pelajar NU Kudus Ngaji Administrasi dan Teknik Sidang

Sekjen PP IPNU Saiful Alim memnyampaikan materi pertama sesudah pembukaan. Selain materi, Saiful juga membuat simulasi dari materi yang disampaikan. Peserta kemudian dibagi menjadi beberapa kelompok sesuai keahlian masing-masing.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ketua IPNU Kudus Joni Prabowo mengatakan, “Karena IPNU dan IPPNU adalah organisasi yang besar, maka hal-hal yang mendasar seperti administrasi, MC, protokoler, dan dirijen harus semakin maju dan mapan pula.”

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ia berharap semua materi yang disampaikan menjadikan IPNU-IPPNU lebih baik dalam sisi administrasi dan keprotokolerannya sehingga pelajar NU sekabupaten Kudus mampu bersaing terhadap organisasi lainnya. (Dedi Hermanto/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Ulama, Pemurnian Aqidah Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah