Senin, 06 November 2017

IPNU-IPPNU Blimbingrejo Terbitkan Buletin An-Nariyah

Jepara, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Ikatan Pelajar NU (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri NU (IPPNU) Bilmbingrejo, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, menerbitkan buletin bernama An-Nariyah baru-baru ini.

IPNU-IPPNU Blimbingrejo Terbitkan Buletin An-Nariyah (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU-IPPNU Blimbingrejo Terbitkan Buletin An-Nariyah (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU-IPPNU Blimbingrejo Terbitkan Buletin An-Nariyah

Buletin kebanggaan pelajar Blimbingrejo ini hadir untuk menjawab berbagai persoalan yang dihadapi para pelajar maupun masyarakat secara umum, utamanya terkait dengan hukum Islam, seperti soal hukum dan dampak nikah di usia muda.

"Untuk mengatasi persoalan-persoalan yang dihadapi pelajar NU di sekitar Desa Blimbingrejo yang selama ini kurang begitu faham betul mengenai hukum Islam" ujar Pemimpin Redaksi Buletin An-Nariyah Muhamad Ridho Maulana, Ahad (16/3).

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ridho menjelaskan, media tersebut juga menyajikan beberapa materi pembahasan, seperti fiqih, ushul fiqih, dan tasawuf. “Lebih spesifik problem-problem yang terjadi ditengah-tengah masyarakat. Dikaji dari pandangan fiqih dan metode usul fiqih," kata santri lulusan Pesantren Salafiyyah Safiiyyah Sukorejo, Situbondo, Jawa Timur ini.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Menurutnya, ini juga merupakan langkah responsif terhadap isu-isu yang berkembang saat ini tentang berbagai persoalan hukum Islam. Ridho berharap kehadiran buletin ini membuat para pelajar NU semakin cinta terhadap ilmu agama dan bersemangat dalam berorganisasi IPNU-IPPNU. (Yusrul Wafa/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Pesantren, Hadits Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Minggu, 05 November 2017

Kunjungi Kiai Sepuh Indramayu, Menkopolhukam dan Kapolri Singgung Masalah Kekerasaan dan Narkoba

Indramayu, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Jendral (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan, dan Kapolri Jendral Badrodin Haiti mengunjungi kiai sepuh NU Jawa Barat, KH Afandi Abdul Muin Syafii, di Pondok Pesantren Asy-Syafiiyyah, Kedungwungu, Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Jumat (24/6) sore.

Abah Afandi, demikian biasa disapa, sekarang ini berusia 78 tahun merupakan salah satu santri pesantren Tebuireng Jombang era KH Hasyim Asyari dan Pesantren Tambakberas Jombang era KH Wahab Hasbullah.

Kunjungi Kiai Sepuh Indramayu, Menkopolhukam dan Kapolri Singgung Masalah Kekerasaan dan Narkoba (Sumber Gambar : Nu Online)
Kunjungi Kiai Sepuh Indramayu, Menkopolhukam dan Kapolri Singgung Masalah Kekerasaan dan Narkoba (Sumber Gambar : Nu Online)

Kunjungi Kiai Sepuh Indramayu, Menkopolhukam dan Kapolri Singgung Masalah Kekerasaan dan Narkoba

Dalam kesempatan itu, Kapolri meminta semua pihak untuk tidak melakukan kekerasan dengan dalih apapun, apalagi kekerasan atas nama agama. Menurutnya, kekerasan tidak dibenarkan karena bertentangan dengan agama maupun konstitusi negara.?

“Jika kekerasan dibiarkan, maka secara perlahan bisa memunculkan perang saudara di Indonesia, seperti yang marak terjadi di negara-negara bagian Arab," tuturnya.

Sementara itu, Menkopolhukam Luhut B Pandjaitan memuji peran pesantren dalam menjaga moralitas bangsa."Tanpa adanya pondok pesantren di berbagai belahan Indonesia, moralitas bangsa ini sudah hancur. Selama ini pondok pesantren sangat punya peran besar dalam menyelamatkan berbagai moralitas bangsa Indonesia, tak terkecuali dari ancaman bahaya penyalahgunaan Narkoba," kata Luhut.

Di Indonesia, lanjutnya, ? setiap hari hampir 30-40 orang mati sia- sia akibat penyalahgunaan Narkoba, maka peran aktif pesantren dalam melindungi generasi muda bangsa ini sangat signifikan dan tidak bisa dipungkiri.?

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

KH Ahmad Najib Afandi, putra Abah Afandi mengapresiasi Itikad baik para pejabat yang ? mengajak para ulama untuk bekerja sama membangun bangsa Indonesia.

"Persatuan pejabat dan ulama adalah salah satu pilar kekuatan pokok untuk membangun bangsa", tutur pria yang akrab disapa Gus Najib itu.

Pesantren Asy-Syafiiyyah adalah salah satu pesantren tertua di Indramayu, berdiri pada tahun 1959 M. Meski terdapat di desa terpencil, namun sejumlah pejabat tinggi negara banyak yang berkunjung, termasuk Presiden RI ke-4 KH Abdurrhaman Wahid. (Abdul/Zunus)

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Nahdlatul Ulama, Pertandingan, Nusantara Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ini Cara Masyarakat Maluku Tenggara Hormati Gus Dur

Jakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah - Ketua Umum Nahdlatul Ulama (NU) KH Said Aqil Siroj yang biasa disapa Kang Said hadir dalam peresmian Jalan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Kabupaten Maluku Tenggara, Kamis, (28/4) pagi. Kang Said mengucapkan selamat kepada masyarakat Maluku Tenggara yang telah mengabadikan nama Gus Dur menjadi salah satu jalan di sana.

“Terima kasih kepada Bupati (Maluku Tenggara) yang sudah sangat tepat menamakan jalan utama bandara ini dengan nama Jalan KH Abdurrahman Wahid,” ujar Kang Said saat memberikan sambutan dalam acara peresmian jalan ini di hadapan ratusan masyarakat Maluku Tenggara.

Ini Cara Masyarakat Maluku Tenggara Hormati Gus Dur (Sumber Gambar : Nu Online)
Ini Cara Masyarakat Maluku Tenggara Hormati Gus Dur (Sumber Gambar : Nu Online)

Ini Cara Masyarakat Maluku Tenggara Hormati Gus Dur

Kang Said menilai Gus Dur sebagai sosok yang tidak sombong saat dipuji. “Dan saat dicaci serta dilengserkan dari kursi presiden, ia tidak takut dan tidak minder. Itulah Gus Dur,” kata Kang Said.

Senada Kang Said, salah satu putri Gus Dur Inayah Wahid mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Maluku Tenggara.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

“Ini jalan yang kedua bernama KH Abdurrahman Wahid setelah yang pertama terletak di Jombang, tanah kelahiran dan berpulangnya bapak,” kata Inayah yang turut hadir dalam peresmian jalan ini.

Ia berharap agar ini bisa menjadi jalan kebersamaan bagi keberagamaan yang ada di sana untuk menuju Indonesia yang damai, santun, dan toleran.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Bupati Maluku Tenggara Andreas Rentanubun mengatakan bahwa pemberian nama jalan ini dengan nama Gus Dur adalah bentuk penghargaan kepadanya. “Sebagai bapak keragaman yang telah banyak jasanya, dan itu kami rasakan di sini,” jelas Andreas.

Ia menceritakan, proses pembangunan jalan ini sangat cepat. Hanya dua tahun. “Inilah mungkin berkahnya Gus Dur, karena biasanya pembangunan jalan (seperti ini) bisa sampai empat sampai lima tahun,” ungkap laki-laki yang beragama Katolik.

Acara ini diprakarsai oleh Pemkab Maluku Tenggara. Turut hadir dalam acara ini Kang Said, Inayah Wahid, pejabat di Pemkab Maluku Tenggara, pengurus wilayah dan cabang NU Maluku Tenggara. (Muchlishon Rochmat/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Olahraga Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Khofifah Sebut Ada Rp63 Triliun Per Tahun untuk Narkoba

Mojokerto, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama Khofifah Indar Parawansa mengingatkan bahaya narkoba kepada kelompok Muslimat NU di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, karena saat ini sehari tercatat 40-50 orang meninggal akibat narkoba.

Khofifah Sebut Ada Rp63 Triliun Per Tahun untuk Narkoba (Sumber Gambar : Nu Online)
Khofifah Sebut Ada Rp63 Triliun Per Tahun untuk Narkoba (Sumber Gambar : Nu Online)

Khofifah Sebut Ada Rp63 Triliun Per Tahun untuk Narkoba

"Ada Rp63 triliun uang rakyat pada tahun 2015 digunakan membeli narkoba," katanya saat menghadiri acara peringatan Isra Miraj dan peringatan Harlah Muslimat Nadhatul Ulama (NU) serta penandatanganan deklarasi Laskar Antinarkoba (LAN) di Pendopo Agung Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Ahad.

Ia mengemukakan, saat ini bahaya narkoba yang ada di Indonesia sudah cukup meresahkan dan dengan adanya deklarasi Laskar Anti-Narkoba ini diharapkan bisa mengingatkan masyarakat tentang bahaya narkoba.

"Laskar ini nantinya akan bekerja untuk terus menyosialisasikan tentang bahaya narkoba hingga ke tingkat ranting atau yang ada di desa-desa," katanya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Menteri Sosial ini juga mengatakan mulai tingkat ranting atau desa maupun kelurahan disiapkan 3-5 anggota laskar untuk menyampaikan pesan ke masyarakat.?

"Jangan sampai terpengaruh narkoba sehingga tugas Laskar ini ya ceramah. Sebenarnya, gongnya sudah dilakukan pada 26 Maret 2016 di Stadion Gajahyana Malang yang dihadiri Presiden RI, Jokowi lalu. Kemudian, deklarasi tersebut diikuti seluruh pimpinan wilayah cabang se-Indonesia," katanya.

Pada tahap selanjutnya di Jombang akan dilaksanakan pelantikan laskar antinarkoba ini dan diharapkan akan bisa membantu pencerahan kepada warga masyarakat terhadap bahaya narkoba.

"Karena tujuan pembentukan LAN tersebut yakni sebagai bentuk kewaspadaan dan antisipasi perluasan penyalahgunaan narkoba," katanya. (Antara/Mukafi Niam)

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Tokoh Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sumbangan untuk Suriah Jangan Sampai Masuk ke Kelompok Radikal

Jakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Anggota DPR RI Maman Imanulhaq mengingatkan bahwa sumbangan yang dikumpulkan masyarakat Indonesia untuk rakyat Suriah harus dikelola secara transparan dan akuntabel.

"Misi kemanusiaan ke Suriah harus didukung untuk membantu rakyat kecil di Suriah yang menjadi korban, tetapi semua bantuan harus transparan dan akuntabel agar tidak salah sasaran," kata Maman di Jakarta, Jumat.

Sumbangan untuk Suriah Jangan Sampai Masuk ke Kelompok Radikal (Sumber Gambar : Nu Online)
Sumbangan untuk Suriah Jangan Sampai Masuk ke Kelompok Radikal (Sumber Gambar : Nu Online)

Sumbangan untuk Suriah Jangan Sampai Masuk ke Kelompok Radikal

Maman menambahkan bahwa solidaritas #SaveAleppo yang ramai di dunia maya relatif sangat menggugah publik untuk peduli kepada para korban bom di Suriah akibat konflik yang berkepanjangan.

Menurut dia, solidaritas tersebut merupakan aksi mulia yang menjadi misi kemanusiaan dan tuntunan agama.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

"Sebagai orang Indonesia ini sesuai dengan tujuan konstitusional, ikut dalam perdamaian dunia," kata politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Meski demikian, kata Maman, harus ada kepastian amanat umat itu betul-betul sampai kepada korban, bukan kepada pihak yang tidak berhak.

"Jangan sampai justru jadi amunisi kelompok-kelompok yang bertikai, apalagi masuk ke kantong kelompok radikal, seperti ISIS yang menguasai sebagian kota Aleppo, juga ada kelompok radikal lainnya, seperti Jabat Nusra, salah satu kelompok Al Qaida," katanya.

Mengutip hasil penelitian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) tahun 2015, dari 11 lembaga yang biasa menyalurkan bantuan dana kemanusiaan yang diteliti, hanya tiga lembaga yang mengantongi izin.

"Jadi, siapa yang mengumpulkan bantuan tersebut harus jelas," kata Wakil Ketua Lembaga Dakwah PBNU itu.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Anggota Komisi VIII DPR RI ini meminta selain melakukan pengumpulan dan pengawalan penyaluran bantuan, publik juga harus mendorong pemerintah untuk ikut mengupayakan perdamaian di Suriah.

"Solidaritas kemanusiaan itu penting, tetapi lebih penting bagaimana perdamaian bisa terwujud di Suriah. Indonesia harus lebih gencar lagi meminta PBB turun tangan karena tanpa solidaritas perdamaian dan peran PBB konflik di Suriah tidak akan pernah selesai," kata Maman. (Antara/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Lomba, Berita, Meme Islam Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sabtu, 04 November 2017

Tgk H Faisal Kembali Pimpin PWNU Aceh

Banda Aceh, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Peserta Konferensi Wilayah Nahdlatul Ulama XIII NU Aceh akhirnya bermusyawarah mufakat untuk meminta kembali Tgk H Faisal Ali sebagai Ketua PWNU Aceh periode 2015-2015. Untuk Rais Syuriyahnya, mereka meminta Tgk H Nuruzzahri Yahya.

Tgk H Faisal Kembali Pimpin PWNU Aceh (Sumber Gambar : Nu Online)
Tgk H Faisal Kembali Pimpin PWNU Aceh (Sumber Gambar : Nu Online)

Tgk H Faisal Kembali Pimpin PWNU Aceh

Keinginan itu mencuat dalam pandangan dari pengurus cabang-cabang NU seanterao Aceh pasca penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) PWNU Aceh periode 2009-2014.

Konferwil NU Aceh itu berlangsung secara akrab penuh kebersamaan, walaupun sebelumnya muncul beberapa nama kandidat ketua PWNU Aceh.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Konferwil XIII NU Aceh itu diikuti oleh 23 kabupaten dan kota di Provinsi Aceh. Forum ini berlangsung di Asrama Haji Banda Aceh sejak Jum’at-Ahad (17-19/4).

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Forum ini dibuka oleh Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siraj. Hadir pada malam pembukaan konferwil itu Gubernur Aceh Zaini Abdullah, Wali Nanggroe Malik Mahmud Al-Haytar, sejumlah kepala dinas, unsur OKP dan ormas di Aceh, pimpinan dayah, dan undangan lainnya.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal Marwan Jakfar pada saat sambutan menutup Konferwil XIII NU Aceh berharap agar warga nadhlyin di Aceh menjadikan Aswaja sebagai pedoman dasar dan menjadi khittah perjuangan organisasi tersebut.

“Warga NU harus ikut serta dalam mengawasi program-program pemerintah terutama program di Kementerian Desa PDTT,” kata Marwan.

Marwan di hadapan 5.000 waga NU Aceh mengatakan bahwa kiprah NU sebagai organisasi sosial masyarakat dalam segala aspek kehidupan dari keagamaaan, ekonomi, politik, pendidikan, sosial-budaya, menunjukkan kemajuan yang sangat bagus.?

Penutupan Konferwil itu dihadiri oleh Wakil Gubernur Aceh Muzakkir Manaf, Walikota Banda Aceh Hj Illiza Sa’aduddin Djamal, pimpinan dayah, kepala dinas, dan pejabat-pejabat di Aceh lainnya. (Muhadzier/Alhafiz K)

Foto: Tgk. Faisal Ali saat berada di ruang redaksi Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Ubudiyah, Olahraga Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Pelantikan dan Makesta Raya IPNU-IPPNU Kota Cirebon

Cirebon, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) kota Cirebon dilantik di kampus UNU II kota Cirebon, Sabtu (28/11). Usai pelantikan, pengurus baru segera mengadakan Makesta dengan 60 peserta lebih selama dua hari, Sabtu-Ahad (28-29/11). Peserta terdiri atas utusan anak cabang dan komisariat yang ada di sekolah.

Hadir pada pelantikan beberapa tamu undangan di antaranya utusan PW IPNU Jawa Barat, Rais Syuriyah kota Cirebon, PCNU kota Cirebon, Fatayat kota Cirebon, Muslimat kota Cirebon, IPNU-IPNU kabupaten Cirebon, dan para tamu undangan lainnya.

Pelantikan dan Makesta Raya IPNU-IPPNU Kota Cirebon (Sumber Gambar : Nu Online)
Pelantikan dan Makesta Raya IPNU-IPPNU Kota Cirebon (Sumber Gambar : Nu Online)

Pelantikan dan Makesta Raya IPNU-IPPNU Kota Cirebon

Ketua IPNU kota Cirebon Chanifuddin Fauzan yang biasa disapa Hanif terpilih untuk masa bakti 2015-2017.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

“Mudah-mudahan saya bisa mengemban amanat sebagai ketua IPNU pada masa sekarang dengan lebih baik dan lebih bertanggung jawab lagi. Juga mampu membawa nama IPNU dan lebih memperkenalkan IPNU di kalangan pelajar NU yanga ada di kota Cirebon ini,” kata Hanif.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ketua pelaksana Nunung Nurjannah Jayastri berharap acara pelantikan dan Makesta ini bisa berjalan lancar tanpa halangan apapun. (Nurjanah/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Humor Islam, Ubudiyah Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah