Minggu, 27 November 2016

19 Januari Puncak Haul Habib Pengarang "Maulid Simtuddurar" di Solo

Solo, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Bulan Rabiul Awwal telah berlalu, berganti Rabiul Akhir. Ini artinya, tak lama lagi bakal diselenggarakan? acara peringatan Haul penulis kitab Maulid Simtuddurar, Habib Ali bin Muhammad bin Husain Al-Habsyi di Masjid Riyadh Solo, Jawa Tengah.

Kegiatan tahunan ini menjadi salah satu peringatan haul di Indonesia yang dihadiri puluhan ribu jamaah dari berbagai negara.

Menurut salah satu keturunan Habib Ali, Habib Muhammad bin Husein bin Anis, rangkaian acara haul Habib Ali ke-105 di Masjid Riyadh akan digelar selama 3 hari, Rabu-Jumat (18-20/1).

19 Januari Puncak Haul Habib Pengarang Maulid Simtuddurar di Solo (Sumber Gambar : Nu Online)
19 Januari Puncak Haul Habib Pengarang Maulid Simtuddurar di Solo (Sumber Gambar : Nu Online)

19 Januari Puncak Haul Habib Pengarang "Maulid Simtuddurar" di Solo

“Rangkaian peringatan haul akan dilaksanakan mulai Rabu (18/1) bakda ashar, dengan kegiatan Rauhah pengajian bersama habaib. Kemudian bakda isya acara ramah-tamah,” terangnya, saat dihubungi Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah, belum lama ini.

Sedangkan puncak pelaksanaan haul pada tanggal 19 Januari, pukul 09.00 dan keesokan harinya, bakda subuh pembacaan kitab Maulid Simtuddurar.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sementara itu, menurut KH Ahmad Baidlowi, sejumlah kegiatan lainnya juga akan diadakan untuk memeriahkan acara haul ini.

“Selama 3 malam berturut-turut, akan ada penampilan hijir marawis dan tarian zafin,” ungkap kiai yang pernah mengemban amanah sebagai Rais Syuriyah PCNU Sukoharjo itu. (Ajie Najmuddin/Abdullah Alawi)

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Pemurnian Aqidah, PonPes, Cerita Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

PBNU Serukan Shalat Ghaib untuk KH Masduqi Machfudz

Jakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengimbau warga NU, dan umat Islam secara umum, untuk bertakziah ke rumah duka Rais Syuriyah PBNU KH Masduqi Mahfudz yang wafat Sabtu (1/3) petang di Malang, Jawa Timur.

PBNU Serukan Shalat Ghaib untuk KH Masduqi Machfudz (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Serukan Shalat Ghaib untuk KH Masduqi Machfudz (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Serukan Shalat Ghaib untuk KH Masduqi Machfudz

Bagi yang tidak memungkinkan takziah secara langsung diminta menunaikan shalat ghaib. “Ini bentuk penghormatan terakhir kepada guru kita, Kiai Masduqi. Insya Allah seluruh amal perbuatannya diterima,” kata Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj di Jakarta.

Kang Said, demikian ia akrab disapa, mengaku sangat kehilangan kiai yang meninggal dunia di Rumah Sakit Syaiful Anwar, Malang, Jawa Timur itu. “Belum lama kita ditinggal Kiai Sahal Mahfudh (Rais Aam PBNU), seorang kiai kharismatik lainnya sekarang meninggalkan kita. Innalilahi wainna Ilaihi Rojiun," tuturnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Mengikuti Kebutuhan Zaman

Di mata Kang Said, Kiai Masduqi adalah guru dan teladan yang sangat alim. Kiai yang lahir di Pati, Jawa Tengah, tersebut dinilai sebagai sosok yang sangat dalam menguasai ilmu fiqih di kitab-kitab klasik, namun mampu mengaktualisasikanya sesuai dengan kebutuhan zaman.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

“Saat kita belum banyak mengenal komputer, tahun 1996 dalam Munas NU di Lombok, Kiai Masduqi sudah bisa mengoperasikan laptop,” kenang Kiai Said.

Kiai Masduqi yang tercatat sebagai murid dari Kiai Kholil, Rembang, Jawa Tengah, lanjut Kang Said, juga dikenal sebagai sosok yang zahid, tulus, dan ikhlas. Pendiriannya dalam mempertahankan prinsip keagamaan sangat keras, hingga menjadikannya sebagi kiai yang kharismatik dan sangat disegani.

“Kiai Masduqi tidak segan berdebat dengan anak-anak muda seperti saya, Pak Masdar (Farid Mas’udi), dan lain sebagainya. Secara keilmuan kami sering tidak sependapat, tapi secara umum kami sangat takdim, sangat menghormati beliau,” urai Kang Said. (Samsul Hadi/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Lomba, Kiai Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Jumat, 25 November 2016

Tiga Hari Jelang Ditutup, Kuota Haji Masih Tersisa 1.950

Jakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah?



Masa pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) jamaah haji reguler tahap II akan berakhir Jumat (2/6) mendatang. Sampai dengan penutupan pelunasan hari ini, Senin (29/5), pada pukul 15.00 WIB, sebanyak 12.176 jemaah telah melakukan pelunasan.

Tiga Hari Jelang Ditutup, Kuota Haji Masih Tersisa 1.950 (Sumber Gambar : Nu Online)
Tiga Hari Jelang Ditutup, Kuota Haji Masih Tersisa 1.950 (Sumber Gambar : Nu Online)

Tiga Hari Jelang Ditutup, Kuota Haji Masih Tersisa 1.950

"Sampai tiga hari menjelang ditutupnya masa pelunasan BPIH reguler tahap kedua, masih ada 1.950 atau 13,80% kuota haji yang belum terlunasi. Angka ini diharapkan akan berkurang dengan pelunasan oleh jemaah yang telah diusulkan mengisi tahap 2 sampai dengan tahap akhir pelunasan Jumat mendatang," ujar Kasubdit Pendaftaran Haji Noer Aliya Fitra (Nafit) sebagaimana dilansir Kemenag.go.id di Jakarta, Senin (29/5).

Pelunasan BPIH reguler Tahap I yang berlangsung dari 10 April 5 Mei 2017 menyisakan 14.129 jemaah haji yang belum melunasi BPIH reguler. Untuk itu, Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) membuka pelunasan tahap II dari 22 Mei 2 Juni 2017.

"Sampai hari ini, sudah 202.050 jemaah haji reguler yang sudah melunasi BPIH," ujarNafit.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

"Jika sampai dengan tahap II berakhir, masih ada sisa kuota, akan diisi oleh jemaah cadangan yang sudah melunasi di tahap I," sambungnya.

Keputusan Menteri Agama (KMA) No 75 Tahun 2017 tentang Penetapan Kuota Haji Tahun 1438H/2017M mengatur bahwa kuota haji Indonesia berjumlah 221.000 yang terdiri dari kuota haji reguler (204.000) dan kuota haji khusus (17.000). Kuota haji reguler terbagi menjadi dua, yaitu: 202.518 untuk jemaah haji dan 1.482 untuk petugas haji daerah.

Ditjen PHU juga membuka pelunasan buat calon jemaah haji dengan status cadangan sebanyak 10% dari kuota jemaah atau 10.193 orang. Sampai dengan ditutupnya pelunasan tahap I, sebanyak 4.349 jemaah cadangan telah melakukan pelunasan.

"Jemaah cadangan diberi kesempatan melunasi tahap 1, untuk mengisi jika ada sisa kuota setelah tahap 2 selesai," tutur Nafit.

Pelunasan BPIH Reguler dilakukan pada setiap hari kerja dengan waktu pembayaran untuk Indonesia Bagian Barat pukul 08.00 - 15.00 WIB, Indonesia Bagian Tengah pukul 09.00 - 16.00 WITA, dan Indonesia Bagian Timur pukul 10.00 - 17.00 WIT. (Red: Abdullah Alawi)

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Kiai Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Rabu, 16 November 2016

4 Hari Lewat WhatsApp, NU Ngawi Kumpulkan Rp150 Juta

Ngawi, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mandiri. Seperti yang dilakukan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Melalui grup WhatsApp, Panitia Pembangunan Masjid dan Kantor NU Ngawi, membuka sumbangan untuk proyek pembangunan gedung kepada para anggota grup.

4 Hari Lewat WhatsApp, NU Ngawi Kumpulkan Rp150 Juta (Sumber Gambar : Nu Online)
4 Hari Lewat WhatsApp, NU Ngawi Kumpulkan Rp150 Juta (Sumber Gambar : Nu Online)

4 Hari Lewat WhatsApp, NU Ngawi Kumpulkan Rp150 Juta

Setelah empat hari, panitia sukses mengumpulkan dana Rp150 juta. Dana ini lantas dipergunakan untuk pengurukan lahan pembangunan. Dari kebutuhan 1000 dam tanah uruk, Selasa (8/3) lalu, sudah terkumpul hampir 700 dam tanah uruk. Kalau berupa uang, harga tanah uruk per dam Rp250 ribu. Sehingga total dana yang terkumpul sudah melampaui angka Rp150 juta.

Sebelumnya, PCNU Ngawi mengagendakan pembangunan masjid dan kantor NU di atas lahan seluas 3120 meter persegi di Ring Road Barat Ngawi. Total kebutuhan dana sekitar 17 miliar untuk pembebasan lahan di samping lokasi pembangunan, pembangunan masjid, pembangunan Kantor NU tiga lantai, dan pembangunan Aula Aswaja.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ketua Tanfidziyah PCNU Ngawi KH Ulin Nuha Rozi menyatakan bahwa gerakan infak dan sedekah untuk NU ini adalah perjuangan kemandirian warga NU dalam upaya membela aqidah Ahlussunnah wal Jamaah.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

"Dengan ridla Allah, spirit Kanjeng Nabi dan para pendiri NU, insyaallah warga NU Ngawi selalu solid dan kompak. Pembangunan masjid dan Kantor NU Ngawi ini menjadi agenda bersama para pengurus, kader NU yang ada di pesantren, kontraktor, pengusaha, petani, politisi dan birokrasi untuk menyukseskannya,” tambah pengasuh Pondok Pesantren Temulus Mantingan, Ngawi. (Red: Mahbib)



Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Khutbah, Aswaja, Kajian Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Selasa, 08 November 2016

Ansor Way Kanan Buka Sayembara Resensi Tiga Novel

Way Kanan, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Sebagai upaya memperluas wawasan dan minat baca, Pimpinan Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung, bekerja sama dengan Penerbit Exchange Jakarta menggelar "Sayembara Penulisan Resensi 3 Novel" dengan total hadiah Rp3 juta.

Ansor Way Kanan Buka Sayembara Resensi Tiga Novel (Sumber Gambar : Nu Online)
Ansor Way Kanan Buka Sayembara Resensi Tiga Novel (Sumber Gambar : Nu Online)

Ansor Way Kanan Buka Sayembara Resensi Tiga Novel

Ketua PC GP Ansor Way Kanan Gatot Arifianto, Selasa (8/4), menjelaskan, peserta bisa memilih 3 judul novel yang hendak diresensi, yakni "4 Musim Cinta" karya empat penulis, Komang Ayu Komaradewi atau Mandewi, lalu Abd Gafur, lantas Puguh Hermawan dan Pringadi Abdi Surya; "ToBa Dreams" karya? Letjen TNI (Purn) TB Silalahi, dan "A Girl Who Loves A Ghost" karya Alexia Chen.

Ketentuan dan persyaratan lain sayembara tersebut antara lain resensi diunggah di blog atau website pribadi peserta atau di akun media sosial peserta seperti FB, Goodreads, Kompasiana, dan lain-lain dengan menampilkan sampul buku yang diresensi. Peserta juga boleh membuat lebih dari satu resensi. Panitia tidak memberi ketentuan tentang batasan panjang resensi.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Enam dewan juri berkompeten akan menilai kualitas konten resensi. Batas akhir pengunggahan resensi di blog atau website pada 25 Mei 2015.? Email berisi link resensi berikut biodata penulis bisa dikirim ke: ptkaurama@gmail.com, cc: bunda_laksmi@yahoo.com dan fiksiexchange@gmail.com, paling lambat 25 Mei 2015 dengan mencantumkan tulisan Sayembara Resensi 3 Novel di judul email.

"Membaca karya sastra berarti memperluas cakrawala mengingat sastra ialah medium perenungan, suatu karya yang lahir dari pergulatan-pergulatan gagasan. Bahkan salah satu penyair terbaik bahasa Latin, Horatius mengatakan, selain menghibur, membaca karya sastra dapat memperkaya jiwa atau emosi pembacanya melalui pengalaman hidup para tokoh dalam karya. Kami mengundang masyarakat Indonesia meraih dan melakukan hal tersebut dengan mengikuti sayembara ini," kata Gatot di Blambangan Umpu.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Aktivis Gusdurian itu menambahkan, pemenang akan disiarkan di situs Penerbit Exchange (www.kaurama.com) dan via email peserta pada 5 Juni 2015 serta media online. "Juara pertama berhak mendapatkan Rp 1,5 juta, juara ke dua mendapatkan Rp 1 juta, lalu juara ke tiga mendapatkan Rp500 ribu. Untuk pemenang ke empat dan ke lima akan mendapatkan paket buku dari Penerbit Exchange.? Info lebih lanjut bisa menghubungi: ptkaurama@gmail.com atau telpepon di nomor 0812-8765-4445," ujarnya. (Red:Mhbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Bahtsul Masail, Budaya Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kamis, 03 November 2016

Gus Mujib: MTA Mengingkari Kebenaran

Malang, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Beberapa pengurus NU bereaksi terkait diadukannya Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Malang, KH Marzuki Mustamar ke Kejaksaan Agung dan Mabes Polri oleh pimpinan organisasi garis keras yang menamakan diri MTA.

Gus Mujib: MTA Mengingkari Kebenaran (Sumber Gambar : Nu Online)
Gus Mujib: MTA Mengingkari Kebenaran (Sumber Gambar : Nu Online)

Gus Mujib: MTA Mengingkari Kebenaran

Gus Mujib Sadzili, salah satu jajaran Ketua PCNU Kabupaten Malang berharap pengaduan itu dihentikan. Jika diteruskan, ditengarai akan berakibat konflik sosial.?

“Memang benar bahwa Beliau (Kiai Marzuki, red) telah diajukan oleh mereka. Tapi kami yakin perkara tersebut pasti akan dihentikan oleh kepolisian. Karena hal ini akan menyebabkan kekacauan negara atau chaos,” kata Gus Mujib itu kepada Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah di Malang, Rabu (29/5).

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Menurut Gus Mujib cukup akrab dengan Kiai Marzuki, dengan mengadukan ke kepolisian, berarti pihak MTA telah melakukan sesuatu perbuatan mengingkari kebenaran. Karena, setelah mereka diberitahu sebuah kebenaran justru mereka ingin mencelakai NU. Dan adalah sebuah keanehan jika pemerintah berniat meneruskan perkara ini.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

“Cuma, anehnya mereka itu, mengapa setelah kita beritahu sebuah kebenaran kok justru akan mengadukan kami ke penjara? dan adalah hal yang aneh jika perkara dilanjutkan, NU adalah pemilik rumah Indonesia dan berperan serta membangun negara. Lalu sekarang ada pendatang baru yang ingin memenjarakan pemilik rumah itu?” kata Gus Mujib.

Sedangkan saat ditanya, tentang tanggapan Kiai Marzuki sendiri, ia mengatakan, pihak Kiai Marzuki tidak hendak memperpanjang masalah ini. Kiai Marzuki memang mengaku mendengar sendiri MTA menyampaikan dakwah yang negatif untuk NU dan merusak ukhuwah islamiyah.

Redaktur ? ? : A. Khoirul Anam

Kontributor : Ahmad Nur Kholis

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Ulama, News Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Rabu, 02 November 2016

Tradisi Kapal Hias Pengantin Haji

Probolinggo, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Salah satu momentum yang patut ditunggu di Desa Gili Ketapang Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo adalah saat musim haji. Pasalnya, jamaah haji dari pulau tersebut diantar menuju lokasi pemberangkatan dengan menggunakan kapal hias.

Tradisi Kapal Hias Pengantin Haji (Sumber Gambar : Nu Online)
Tradisi Kapal Hias Pengantin Haji (Sumber Gambar : Nu Online)

Tradisi Kapal Hias Pengantin Haji

Dari 9 jamah dari pulau di utara Probolinggo itu masing-masing diantar 3 hingga 4 kapal. Sebanyak 21 kapal melaju dengan kecepatan lambat dari arah Pulau Gili menuju Pelabuhan Tanjung Tembaga Kota Probolinggo. Dari kejauhan, kapal-kapal yang biasanya mengangkut penumpang itu terlihat semarak dan diliputi berbagai macam warna.

Benar saja, begitu bersandar di pelabuhan, hiasan berupa kertas kaligrafi warna-warni terlihat mencolok. Lantunan shalawat sahut menyahut mengiringi turunnya jamaah haji dari perahu. Masing-masing jamaah haji diantarkan hingga ratusan pendamping. Mereka sengaja datang untuk mengantar sanak dan saudara yang hendak menunaikan ibadah haji demi mendapat barokah. Dan berharap tertular untuk bisa naik haji di tahun-tahun berikutnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kepala Desa Gili Ketapang Suparyono, kepada Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah menuturkan, kegiatan tersebut sudah biasa terjadi. Sehingga sudah dipersiapkan seminggu sebelum berangkat. “Yang ikut dicatat dan masing-masing keluarga memberikan uang saku kepada jamaah,” jelasnya.

Mereka ikut untuk berdoa bersama dengan penuh kegembiraan sambil berharap semoga dapat barokah. Dari mengantar itu pula mereka berharap agar bisa juga sampai ke tanah suci. Sengaja kapal dihiasi sebagai ungkapan syukur atas berangkatnya jamaah haji.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Tidak hanya itu, bahkan pada hari itu, seluruh kapal yang ada di Pulau Gili juga tidak melaut. Hal itu dilakukan untuk menghormati dan menghargai mereka yang sedang menjalankan ibadah haji ke tanah suci.

Nah, yang menarik lagi, kapal yang digunakan untuk mengantarkan jamaah haji dipinjamkan secara gratis. Hiasan kapal itu pun dibuat secara gotong royong oleh masyarakat sekitar. “Intinya jamaah haji itu seperti kemanten. Mereka siap untuk berangkat dan semua persiapannya dilakukan kerabat dan tetangganya,” terangnya.

Direncanakan penyambutan itu tidak hanya pada pemberangkatan saja. Melainkan akan dilakukan kegiatan serupa saat jamah haji kembali ke Indonesia. Bahkan, akan lebih meriah. Biasanya pihak keluarga akan mempersiapkan kedatangan mereka dengan membuat acara beragam.

Mereka akan dibuatkan panggung untuk bercerita mengenai pengalaman mereka menunaikan ibadah haji selama di tanah suci. Selain itu mereka kemudian mendoakan kepada jamaah yang datang agar mereka juga bisa sampai ke tanah suci.

Selama ada di tanah suci, seluruh keluarga akan mendoakan dengan cara mengaji usai shalat Maghrib. Hal itu dilakukan selama empat puluh hari ke depan. “Akan dilakukan mulai nanti malam, sampai mereka sampai lagi ke tanah suci,” terangnya.

Meski jumlah jamaah haji tahun 2013 tidak sebanyak tahun lalu yang mencapai 22 orang. Namun, 9 calhaj asal desa itu masih terbanyak jika dibandingkan dengan desa lain se-Kabupaten Probolinggo.

“Dari Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo, Desa Gili Ketapang Kecamatan Sumberasih tercatat terbanyak dengan peserta 9 jamaah. Semoga semuanya menjadi haji  yang mabrur,” jelasnya.

Bagi penduduk Desa Gili Ketapang, menjadi haji sudah menjadi cita-cita sejak kecil. “Semoga cita-cita itu muncul dari hati yang paling dalam, bukan untuk pamer,” ungkap lelaki yang naik haji pada tahun 2004 lalu.          

Taqwan (49 tahun) salah satu jamaah haji mengatakan, ia membawa 40 orang yang terdiri dari keluarga dan tetangga. Ia membatasi jumlah tetangga yang mau ikut mengantar. Tapi karena jumlah jamaah haji “hanya” sembilan orang. Sehingga yang mau ikut jauh lebih banyak jika dibandingkan tahun sebelumnya. (Syamsul Akbar/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Habib Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah