Sabtu, 02 Maret 2013

Dita Indah Sari Masuk Jajaran Ketua

Jakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Setelah menyelesaikan kongres ke-4 pada 1-3 Agustus 2010 di Bogor dan memilih Syaiful Bahri Anshori sebagai ketua umumnya, seluruh jajaran kepengurusan akhirnya terbentuk dan dilantik di Gedung PBNU, Kamis (2/9).



Dita Indah Sari Masuk Jajaran Ketua (Sumber Gambar : Nu Online)
Dita Indah Sari Masuk Jajaran Ketua (Sumber Gambar : Nu Online)

Dita Indah Sari Masuk Jajaran Ketua

Diantara salah satu ketua Sarbumusi adalah Dita Indah Sari, aktivis buruh senior yang sudah malang melintang dalam gerakan buruh, bahkan pernah dihukum penjara oleh rezim Orde Baru karena upayanya dalam pembelaan buruh. Ia juga merupakan salah satu pentolan di Partai Rakyat Demokratik (PRD).

“Dita merupakan salah satu sosok yang sangat berpengalaman dalam dunia perburuhan dan ada beberapa visinya yang sama dengan kita,” kata Syaiful Bahri Anshori ketika ditanya mengenai terpilihnya Dita sebagai salah satu ketua.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Berikut adalah susunan lengkap kepengurusan Sarbumusi periode 2010-2015



Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ketua Umum


Drs HM Syaiful Bahri Anshori, MP



Ketua


1. Drs Hery Haryanto Azumi

2. Dita Indah Sari

3. R Rendro Tjahyono

4. Drs HA Muhith Efendy

5. Mat Sanih SAg

6. H Raja Maizir Mit, SE MBA

7. Adung Abdul Rochman

8. Sholahuddin SHi

9. Eko Darwanto

10. Ir H nasrun Effendi MT



Sekretaris Jenderal


Drs HM Yusuf Mujenih



Sekretaris


1. M Fauzi S Sos

2. Abdul Haris SAg

3. Marwan Zainudin

4. Muh Isnaeni Hasan SE

5. Ichsanuddin SAg

6. Edwin Sumarga

7. Anis Hidayah



Bendaraha Umum


Drs Jazim As’ari



Bendahara


Drs Fitriyani

Tatik Rahmawati SE

Tatang Sago, SH



Departemen-Departemen


1. Pemberdayaan Perempuan dan Anak: Irma Muthoharoh

2. Penelitian dan Pengembangan: Masdar Ali

3. Advokasi dan Pendampingan: Affan Assirozi, SE

4. Pengkajian, Pembelaan dan Bantuan Hukum: Shaleh SH

5. Hubungan Internasional: Idham Darmawan

6. Pendidikan dan Pelatihan: Hairus Salim Ichsan

7. Pengembangan Sektor Informal: Suhaimi SE

8. Pemberdayaan Buruh, Tani dan Nelayan: Syaechoni Muchtar

9. Pusat Data dan Informasi: Benny Hifdul FawaidDari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Jadwal Kajian, Ahlussunnah Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Rakernas LP Maarif NU 2013 Resmi Dibuka

Jakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Pembukaan rapat kerja nasional, Rakernas 2013 Lembaga Pendidikan Maarif NU, diselenggarakan di Wisma Syahida Inn, Kampus II UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, Senin (21/10 siang.

Pembukaan Rakernas 2013 dihadiri Mendikbud M Nuh, Menag Surya Dharma Ali Sekjen PBNU H Marsudi Syuhud dan Ketua PP LP Maarif, HZ? Arifin Junaidi. Tokoh-tokoh tersebut turut memberikan sambutan.

Rakernas LP Maarif NU 2013 Resmi Dibuka (Sumber Gambar : Nu Online)
Rakernas LP Maarif NU 2013 Resmi Dibuka (Sumber Gambar : Nu Online)

Rakernas LP Maarif NU 2013 Resmi Dibuka

Rakernas secara resmi dibuka oleh Menteri Agama saat memberikan kata sambutan. “Semoga Rakernas kali ini menghasilkan program pendidikan yang sanggup menjawab kebutuhan masyarakat dan masa depan,” kata Menteri Agama.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Rakernas dihadiri oleh sedikitnya tujuh puluh tiga orang. Mereka adalah peserta Rakernas. Mereka datang dari pelbagai daerah di Indonesia. Mereka adalah pengurus wilayah dan cabang LP Maarif NU.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Acara pembukaan Rakernas digelar mulai pukul dua siang. Sedangkan M. Nuh mengisi kata sambutannya dengan presentasi konsep Kurikulum 2013 Depdikbud RI. Pembukaan ditutup dengan berakhirnya presentasi Mendikbud RI pada pukul 16.40.

Menurut M. Nuh, kurikulum 2013 Depdikbud RI ini diarahkan agar pelajar mengembangkan kreativitas. Karena, jiwa kreatif sebanyak 2/3 dapat dikembangkan melalui proses pendidikan. Sedangkan 1/3-nya, kreatifitas merupakan warisan atau bakat.

“Karenanya, kita arahkan kurikulum kita untuk membangun kreativitas siswa. Dari sana, mereka dapat berinovasi dan berijtihad dalam ? bahasa pesantren ketika persoalan dunia sains mengalami kemandekan,” tandas M. Nuh.

Redaktur: Mukafi Niam

Penulis ? : Alhafiz Kurniawan

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Berita Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Minggu, 03 Februari 2013

Hukum Ketiduran Ketika Shalat

Saat mengerjakan shalat, selalu saja ada godaan dan rintangan. Pikiran melayang entah ke mana, telinga mendengar suara bising, dan mata dihantui rasa kantuk. Rasa kantuk memang sulit dihindari. Ia bisa datang kapan saja.

Kalau sudah berat, rasa kantuk akan membuat mata orang tertidur lelap. Tak peduli apakah ia sedang bekerja, santai, makan, bahkan sembahyang sekalipun.

Hukum Ketiduran Ketika Shalat (Sumber Gambar : Nu Online)
Hukum Ketiduran Ketika Shalat (Sumber Gambar : Nu Online)

Hukum Ketiduran Ketika Shalat

Para ulama berbeda pendapat mengenai hukum tidur ketika shalat. Tidur yang dimaksud di sini tentu bukan disengaja, tapi karena saking kantuknya. Terkait hukumnya, ini jawaban Al-Mawardi di dalam Al-Hawi Al-Kabir:

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?: ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?..? ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Artinya, “Di antara persoalan yang diperdebatkan ulama adalah kewajiban wudhu’ bagi orang tidur ketika sembahyang. Apabila tidurnya saat duduk, shalat dan wudhu’nya tetap dihukumi keabsahannya. Namun bila tidurnya tidak dalam posisi duduk, semisal berdiri, ruku’, dan sujud, terdapat dua pendapat: pertama, wudhu’ dan shalatnya tetap sah menurut qaul qadim dan didukung oleh pendapat delapan orang thabi’in. Sementara menurut qaul jadid, wudhu’ dan shalatnya batal.”

Ulama beda pendapat mengenai hukum tidur ketika shalat: apakah shalat dan wudhu’nya tetap dihukumi sah atau tidak. Menurut kebanyakan ulama, orang yang ketiduran masih dianggap sah shalatnya jika dalam posisi duduk.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Namun selain posisi duduk, seperti berdiri, ruku’, dan sujud, terdapat dua pendapat: qaul qadim menghukumi tetap sah dan qaul jadid menghukumi batal. Wallahu a’lam. (Hengki Ferdiansyah)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Lomba, Olahraga Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Minggu, 27 Januari 2013

Kiai Syatibi Pertegas Pentingnya Akhlak Mulia Pelajar

Pamekasan, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah - Para pelajar mempunyai peranan penting terkait baik dan buruknya keberlanjutan hidup di dunia ini. Sebab, mereka adalah calon pemimpin masa depan. Karenanya perlu ada upaya rekayasa sosial untuk membentuk perilaku terpuji kalangan pelajar.

Demikian ditegaskan KH Syatibi Sayuthi saat menjadi penceramah dalam tabligh maulid akbar dan gema maulid SMP-SMA Maarif 1 Pamekasan, Sabtu (3/12).

Kiai Syatibi Pertegas Pentingnya Akhlak Mulia Pelajar (Sumber Gambar : Nu Online)
Kiai Syatibi Pertegas Pentingnya Akhlak Mulia Pelajar (Sumber Gambar : Nu Online)

Kiai Syatibi Pertegas Pentingnya Akhlak Mulia Pelajar

Pengasuh Pesantren Al-Abror Blumbungan ini menekankan pentingnya akhlak bagi para pelajar.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

"Saya sangat apresiatif terhadap SMP-SMA Maarif 1 Pamekasan karena betul-betul menanamkan akhlak kepada para pelajar, melalui suri teladan guru dan sistem pendidikan karakter di dalamnya," terang kiai muda yang masih lajang tersebut.

Untuk mewujudkan hal itu, tambah Kiai Syatibi, salah satunya dengan terus semangat dalam melestarikan tradisi keislaman dan ke-NUan.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

"Dan itu tercermin di antaranya dalam budaya Madura yang positif, semisal Parebesam Madhura dan sejenisnya. Karena di dalamnya ada kandungan nilai filosofi yang sangat dalam," tukas Kiai Syatibi. (Hairul Anam/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Habib, Khutbah Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kamis, 24 Januari 2013

Tujuh Gunungan Meriahkan Tradisi Rayahan Kupat

Klaten, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Sebanyak 7 gunungan yang berisikan ratusan ketupat diarak untuk memeriahkan tradisi rayahan kupat di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Klaten, Jawa Tengah. Ratusan kupat atau ketupat, yang dalam ungkapan bahasa Jawa berarti ngaku lepat (mengakui kesalahan), diarak kurang lebih setengah kilometer oleh warga menuju ke Bukit Sidoguro, Ahad (3/8).

Sesampainya di Bukit Sidoguro, gunungan kemudian didoakan oleh pemuka agama setempat. Setelah itu, dimulailah acara rayahan kupat (rebutan ketupat). Ribuan pengunjung yang hadir, ikut berebut ketupat yang terdapat pada gunungan. Selain ketupat, juga terdapat aneka sayuran seperti kacang panjang, tomat dan cabai yang ikut diperebutkan.

Tujuh Gunungan Meriahkan Tradisi Rayahan Kupat (Sumber Gambar : Nu Online)
Tujuh Gunungan Meriahkan Tradisi Rayahan Kupat (Sumber Gambar : Nu Online)

Tujuh Gunungan Meriahkan Tradisi Rayahan Kupat

Para pengunjung yang mengikuti acara ini, sebagian mengaku ada yang ingin sekedar untuk ngalap berkah, namun ada pula yang hanya sekedar untuk mencari kegembiraan semata.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dani, salah satu satunya, wanita berusia 40 tahun itu datang bersama suami dan anaknya. Bahkan, secara tak sengaja dia mendapatkan kupon berhadiah yang ikut dibagikan bersama ribuan ketupat. “Tadi, tidak sengaja menemukan. Lumayan, dapat Rp.50.000,” ungkap kata sembari tersenyum.

Panitia acara menerangkan rayahan kupat ini merupakan acara rutin yang sudah ada sejak dulu. Acara ini juga menjadi ajang silaturahim masyarakat setempat, khususnya pada momentum Lebaran. (Ajie Najmuddin/Mahbib)

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Budaya, IMNU Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kamis, 17 Januari 2013

Ini Rangkaian Kegiatan PCNU Berau-Kaltim di Bulan Muharram

Berau, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, melaksanakan rangkaian kegiatan di bulan Muharram 1439 H ini. Kegiatan dipusatkan di masjid yang diberi nama Masjid Aswaja Darussalam. Selain itu PCNU juga rutin menggelar gerakan shalat shubuh berjamaah keliling ke beberapa kecamatan.

Ini Rangkaian Kegiatan PCNU Berau-Kaltim di Bulan Muharram (Sumber Gambar : Nu Online)
Ini Rangkaian Kegiatan PCNU Berau-Kaltim di Bulan Muharram (Sumber Gambar : Nu Online)

Ini Rangkaian Kegiatan PCNU Berau-Kaltim di Bulan Muharram

Ahad (1/10) kemarin PCNU menyelenggarakan kegiatan santunan untuk 40 anak yatim, pengobatan gratis dan khitanan massal di Masjid Aswaja Darussalam yang berlokasi di Jalan Pulau Semama, Tanjung Redep.

Ketua PCNU Kabupaten Berau H Asrul Sani kepada Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah, Senin (2/10) mengangatakan, kegiatan di Masjid Darussalam Ahad pagi itu dimulai setelah shalat shubuh berjamaah keliling yang tiba gilirannya di masjid itu.

Kegiatan tersebut bekerjasama dengan Majelis Taklim Aswaja Darussalam, LAZISNU, Tirta Medical Center dan SMK Al-Falah Queen Berau.

“Untuk santunan, anak-anak yatim mendapatkan dua amplop. Satu dari majelis taklim, satu lagi dari LAZISNU yang sudah kita persiapkan sebelumnya. Warga sangat antusias, bahkan setelah acara selesai, masih ada yang ingin memberikan santunan,” kata H Asrul Sani.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sementara itu kegiatan khitanan massal merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang dilaksanakan sebelumnya yang pesertanya cukup banyak sehingga tidak bisa tertampung semuanya. 

Untuk khitanan massal ini, PCNU mendapatkan bantuan dari Tirta Medical Center dokter umum, dokter intensif dan tim paramedis dan kebutuhan medis lainnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kegiatan bakti sosial berupa pengobatan gratis thibbun nabawi dilaksanakan oleh tim ahli yang berasal dari PCNU sendiri.

Kegiatan lain dari PCNU Berau adalah kunjungan ke rumah-rumah warga sekitar yang sakit. “Bukan berapa nilainya barang yang kita bawa. Ini ajaran Nabi. Kita berdoa bersama di sana (di rumah warga yang sakit),” kata H Asrul Sani.

Kegiatan NU di daerah yang berbatasan dengan Negara Filipina ini cukup aktif dan intensif. Muslimat NU Berau saja mempunyai 23 Taman Kanak-kanak (TK) di pulau-pulau kecil. (Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Hadits, Ubudiyah, AlaNu Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Rabu, 16 Januari 2013

Jokowi: Presiden Afghanistan Kaget Keragaman di Indonesia

Jakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Pada kunjungan ke Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bangunsirna, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Sabtu (10/6, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengisahkan pertemuannya dengan Presiden Afganistan Ashraf Ghani.?

Jokowi: Presiden Afghanistan Kaget Keragaman di Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)
Jokowi: Presiden Afghanistan Kaget Keragaman di Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)

Jokowi: Presiden Afghanistan Kaget Keragaman di Indonesia

Menurut Jokowi, Ashraf Ghani terkaget-kaget tentang segala keragaman yang ada di Indonesia seperti pulau, bahasa, daerah, suku bangsa, serta kabupaten dan kota.?

“Kita memiliki 17 ribu pulau, beliau (Ashraf Ghani) kaget. Kita memiliki 714 suku, beliau kaget. Indonesia memiliki 516 kota dan kabupaten, beliau kaget. Kita memiliki bahasa lokal bahasa daerah itu 1100, beliau lebih kaget lagi,” kisahnya.?

Dengan segala potensi keragaman yang ada di ? Indonesia, Ashraf Ghani mengingatkan Jokowi supaya menjaga Indonesia dari perpecahan.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

“Presiden Jokowi hati-hati, negara dengan keragaman seperti Indonesia itu harus dijaga betul,” ujar Jokowi menirukan Ashraf Ghani. “Sudah sangat sulit sekali kalau sudah terjadi perpecahan,” tambahnya.

Terkait konflik yang terjadi di Afganistan, Jokowi menjelaskan tentang sumber pertikaian antara dua kelompok. Kelompok yang satu membawa negara lain masuk, yang satu lagi juga membawa negara lainnya masuk. Sekarang setelah perang, katanya, sudah ada 40 kelompok. (Husni Sahal/Abdullah Alawi) ?

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Khutbah Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah