Selasa, 05 Desember 2017

Perhimpunan Grup Hadrah Se-Wonosobo Tetap Eksis di Usia Ke-16

Wonosobo,, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Jamiyyah Hadrah Hubbun Nabi Wonosobo, Ahad (27/3) menggelar acara pentas seni Hadrah di halaman Masjid Pondok Pesantren Al-Mansur Kauman Wonosobo, Jawa Tengah. Pagelaran yang kali ini bertajuk "Menggapai Syafaat dengan Shalawat" tersebut diikuti lebih dari 17 peserta grup rebana dari pelbagai delegasi. Di antara Mereka merupakan perwakilan dari pesantren, desa, juga sekolahan.

Perhimpunan Grup Hadrah Se-Wonosobo Tetap Eksis di Usia Ke-16 (Sumber Gambar : Nu Online)
Perhimpunan Grup Hadrah Se-Wonosobo Tetap Eksis di Usia Ke-16 (Sumber Gambar : Nu Online)

Perhimpunan Grup Hadrah Se-Wonosobo Tetap Eksis di Usia Ke-16

Menurut Arif Budiyanto, ketua Jamiyyah Hadrah Hubbun Nabi Wonosobo, perkumpulan yang menghimpun berbagai grup rebana se-Kabupaten Wonosobo ini sampai sekarang tetap dapat eksis dan kini sudah memasuki usia yang ke-16 tahun. Masyarakat Wonosobo umumnya sangat antusis dan mengapresiasi adanya jamiyyah rebana ini.

Hal itu, menurutnya, terbukti dengan selalu bertambahnya jumlah peserta yang ikut tampil pada tiap acara ini dihelat secara bergilir. Para peserta itu tak cuma grup lama tapi juga sering bermunculan peserta baru.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

"Kegiatan yang rutin digelar ini bertujuan untuk dapat menjalin dan mempererat tali silaturahmi antar grup-grup rebana se-Wonosobo," ujar Arif Budiyanto.

"Selain juga untuk lebih menanamkan rasa cinta kepada Nabi Muhammad Saw,? acara semacam ini dimaksudkan pula untuk mengimbangi atau memainkan peran di bidang kesenian, agar semuanya tidak hanya bergerak dalam ranah akademik. Memang perlu ada yang mengisi bidang akademik, penting juga ada yang berperan di sisi kesenian", imbuhnya kepada Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah ditemui di sela-sela acara, Ahad (27/3).

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Berdasarkan pengamatan Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah, meski pentas seni hadrah siang itu bukan suatu perlombaan yang memperebutkan juara, tapi masing-masing grup menunjukkan kemampuan terbaiknya. Hal itu terlihat dari seringnya mereka unjuk kebolehan dan berimprovisasi baik pada alunan vokal lagu maupun dinamisasi tabuhan terbang yang tidak monoton terikat pada model nomer lagu yang dicontohnya. Tidak jarang pula terdengar penonton memberi tepuk tangan misalnya saat peserta grup di tengah pentasnya membuat variasi lagu baru yang mengejutkan. (M Haromain/Mahbib)? ? ? ? ? ? ?

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Makam, Fragmen, Olahraga Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah