Kamis, 28 Desember 2017

GP Ansor Sembungharjo Buka Akses Jalan ke Makam Wali

Semarang, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Bulan Sya’ban merupakan salah satu bulan yang memiliki keutamaan. Sebagaimana maknanya, jalan di atas gunung, berarti pada bulan Sya’ban dibuka jalan untuk mencapai kebaikan tertinggi. Rasulullah sangat mencintai bulan ini, sehingga ia pada bulan Sya’ban melakukan puasa.

Begitupun Gerakan Pemuda Ansor Sembungharjo Semarang ingin menebarkan jalan kebaikan. Jalan kebaikan itu berbagai macam, salah satunya yang dikerjakan oleh GP Ansor Sembungharjo dengan membuka jalan akses menuju tempat pemakaman, Ahad (8/5)

GP Ansor Sembungharjo Buka Akses Jalan ke Makam Wali (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Sembungharjo Buka Akses Jalan ke Makam Wali (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Sembungharjo Buka Akses Jalan ke Makam Wali

Ahmad Mursyid selaku Ketua GP Ansor Sembungharjo mengatakan, Ansor Sembungharjo turut aktif untuk pembukaan dan pembuatan akses jalan menuju komplek makam Mbah Suropati sebagai bentuk kepedulian Ansor terhadap sosial kemasyarakatan.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

“Kalau orang Jawa bulan Sya’ban disebut bulan Ruwah yang berarti arwah. Inilah yang dilakukan Ansor Sembungharjo menghormati arwah leluhur dan arwah wali,” lanjutnya

Pembukaan akses jalan komplek pemakaman yang terletak di Sembung Rt 3 Rw 3 Genuk Semarang dikerjakan secara kekeluargaan dan kerja sama yang solid antara warga dan personel dari Ansor dan Banser Sembungharjo dengan memkai kaos kembagaannya berwarna hijau,

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Jalan menuju komplek pemakaman dibuat selebar 1,5 meter dengan panjang jalan 50 meter, hal ini dikerjakan karena ketiadaan akses menuju pemakan Mbah Suropati yang merupakan makan sesepuh ulama.

Sebelumnya pembuatan jalan komplek makam tidak dapat dibuat, baru dapat dilakukan setelah melakukan negoisasi dan kesepakatan harga menemui titik temu. (Lukni Maulana/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Cerita, Ubudiyah, AlaNu Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah