Jumat, 22 Desember 2017

Gerakan Pesantren Tangerang Raya Tolak Ideologi Islam Radikal

Jakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Forum Silaturrahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kota Tangerang memfasilitasi kegiatan bedah fatwa MUI Tangerang perihal ideologi yang dapat merusak integritas kebangsaan Republik Indonesia. Di Villa Binual Cilember, Bogor, Selasa-Rabu (25-26/11), mereka mencoba melihat posisi gerakan ideologi keislaman di tengah konsep negara Indonesia.

Gerakan Pesantren Tangerang Raya Tolak Ideologi Islam Radikal (Sumber Gambar : Nu Online)
Gerakan Pesantren Tangerang Raya Tolak Ideologi Islam Radikal (Sumber Gambar : Nu Online)

Gerakan Pesantren Tangerang Raya Tolak Ideologi Islam Radikal

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya para kiai di kampus STISNU. Ketua FSPP KH A Baijuri Khotib berkata, “Pertemuan ini bertujuan membangun persepsi dari seluruh ormas Islam di Tangerang yang cinta NKRI terkait integritas kebangsaan.”

Sementara Ketua PCNU Kota Tangerang H A Bunyamin memandang, pilar-pilar kebangsaan secara subtansi tidak bertentangan dengan ajaran luhur keislaman. Sebab itu, merawat keutuhan NKRI dengan antara lain memerangi ideologi transnasional harus digalakkan.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

“Kita harus menyiapkan generasi kita di masa depan agar negara ini tetap ada sampai hari Kiamat,” kata H Bunyamin.

Pertemuan ini dihadiri oleh FSPP kabupaten Tangerang KH Hasbiyallah, FSPP Tangerang Selatan KH Muslihuddin, FSPP Kota Tangerang KH M Tabar, PCNU Tangsel KH Abbas Hurobby, Syuriyah PCNU Kota Tangerang KH Mamun, dan STISNU Nusantara Tangerang HM Qustulani. (Alhafiz K)

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Kajian Islam Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah