Selasa, 12 Desember 2017

Kader Dai LDNU Bekali Diri dengan Kemampuan Bahasa Inggris

Jakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Lembaga Dakwah NU (LDNU) terus meningkatkan kualitas dai mudanya agar semakin siap menghadapi tantangan global. Sebanyak 16 dai yang tergabung dalam Tim Inti Dai Internasional & Media (TIDIM) mengikuti program peningkatan kemampuan bahasa Inggris yang dipandu oleh Lets Talk. Program yang bertajuk Impressive English for LDNU Preachers ini dilangsungkan selama 10 hari (19/9-28/9) di Wisma Flora Cisarua, Bogor.

Kader Dai LDNU Bekali Diri dengan Kemampuan Bahasa Inggris (Sumber Gambar : Nu Online)
Kader Dai LDNU Bekali Diri dengan Kemampuan Bahasa Inggris (Sumber Gambar : Nu Online)

Kader Dai LDNU Bekali Diri dengan Kemampuan Bahasa Inggris

Dalam pengarahannya, Pengurus Pusat Lembaga Dakwah PBNU, KH. Wahfiudin Sakam menyampaikan pentingnya penguasaan bahasa inggris oleh para dai. "Tantangan menyebarluaskan Islam yang rahmatan lil alamin ke berbagai negara akan lebih mudah jika para dai mampu menguasai bahasa inggris," ujarnya.

Ia menambahkan jika Lembaga Dakwah PBNU sangat serius dengan program TIDIM yang telah berjalan kurang lebih enam bulan ini. "Alhamdulillah, dai-dai muda yang kita kirim ke berbagai negara bulan ramadhan kemarin mendapatkan respon yang luar biasa. Mereka puas!" ungkap Wakil Talqin TQN Suryalaya ini.

Shafizal Shahidan, catalyst creator Lets Talk sangat mendukung program yang dijalankan Lembaga Dakwah PBNU. "Untuk menyampaikan Islam yang damai, modern dan toleran, para dai harus mampu menunjukkan karakter positif dari dirinya. Maka dalam pelatihan ini, Lets Talk menggabungkannya dengan character building," ungkap Ia menjelaskan.

Choirul Hady, peserta dari Jombang mengungkapkan kebahagiaannya setelah mengikuti program ini. "Kemampuan bahasa Inggris saya bertambah baik karena saya menjadi lebih berani berbicara. Pokoknya talk... talk.. talk,” ujar Hady.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sementara itu Muhammad Halabi, peserta dari Banjarmasin mengagumi metode yang dibawakan oleh tim Lets Talk. "Belajar bahasa inggris menjadi lebih menyenangkan karena dibawakan dengan fun dan kreatif," pungkasnya.

Lets Talk adalah proyek berbasis komunitas yang didirikan oleh Yayasan Bunda Siti Banun untuk meningkatkan kompetensi diri melalui kepemimpinan dan komunikasi. (Idn/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah AlaNu, Nasional Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah