Demikian disampaikan oleh Ketua PCNU Rembang KH Ahmad Sunarto dalam sambutan doa bersama bagi calon jamaah haji di aula Pesantren TPI, Rembang, Sabtu (27/8).
| PCNU Rembang Imbau Calhaj Jaga Akhlak Selama Bertamu di Tanah Suci (Sumber Gambar : Nu Online) |
PCNU Rembang Imbau Calhaj Jaga Akhlak Selama Bertamu di Tanah Suci
"Semoga ibadah para calon jamaah haji diterima oleh Allah SWT, dapat memenuhi syarat dalam berhaji, dan yang paling penting menjaga akhlak selama beribadah dan berada di tanah suci,” terang Kiai Sunarto.Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah
Dalam doa bersama ini tampak tiga kiai besar di Kabupaten Rembang memberikan doa kepada ratusan jamaah haji yang mengikuti doa bersama. Mereka adalah KH Ahmad Taschin, KH Ridwan Muslih, KH Nasrullah Mutho Al-Khafid. Pertemuan ini ditutup oleh KH Ahmad Musthofa Bisri (Gus Mus).Calon haji yang tergabung dalam Kloter 48 yang berangkat dari kantor PCNU Rembang, setelah doa bersama di aula Pesantren Raudlatuttholibien Leteh Rembang.
Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah
Menjelang keberangkatan jamaah haji, Gus Mus tampak menenangkan salah satu cucunya yang ditinggal kedua orang tuanya haji. Putra kedua dari pasangan Raabiatul Bisriah dan Wahyu Salvana menangis karena tahu akan ditinggal kedua orang tuanya dalam waktu yang agak lama.Sementara itu, Kepala Seksi Penyelenggara Haji Dan Umroh Kementerian Agama Rembang Shalehuddin mengabarkan bahwa ada satu jamaaah haji asal Kabupaten Rembang yang tergabung dalam Kloter 38 yang berasal dari Desa Gegersimi Kecamatan Pamotan. Ia sudah lebih dulu berangkat pada 23 Agustus lalu, dikabarkan gagal berangkat ke tanah suci, diduga mengidap penyakit TBC.
Mengenai kelengkapan identitas calon jamaah yang gagal berangkat, Shalehudin mengaku belum mendapatkan konfirmasi secara jelas. Menurutnya, jamaah tersebut masih menjalani perawatan di RS Moewardi Solo. (Ahmad Asmui/Alhafiz K)
Dari Nu Online: nu.or.id
Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah RMI NU, Ulama, News Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah