Senin, 20 November 2017

Bupati Jemput Jamaah Haji di Bandara

Solo, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Bupati Brebes, Jawa Tengah, Hj Idza Priyanti menjemput jamaah haji asal daerahnya di Debarkasi Adi Sumarmo Solo, Jumat (25/10). Sebanyak 859 jamaah haji tahun 1434 Hijriyah asal Kabupaten Brebes pulang dengan selamat.

Prestasi ini membuat kegembiraan tersendiri tidak hanya bagi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), juga seluruh keluarga jamaah dan warga masyarakat Kabupaten Brebes.

Bupati Jemput Jamaah Haji di Bandara (Sumber Gambar : Nu Online)
Bupati Jemput Jamaah Haji di Bandara (Sumber Gambar : Nu Online)

Bupati Jemput Jamaah Haji di Bandara

Alhamdulillah, kami sangat bangga dan lega karena seluruh jamaah haji Brebes pulang dengan selamat,” ucap Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

“Sengaja Saya datang ke Solo, sebagai menjemput para tamu-tamu Allah SWT asal Brebes,” tambahnya.

Dia didampingi Sekda Brebes H Emasthoni Ezam, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kab Brebes Drs H Imam Hidayat MPdI dan jajarannya, Kabag Kesra Setda Brebes Syaeful Islam dan lain-lain.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kepala Kantor Kemenag Drs H Imam Hidayat MPdI yang juga Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) menjelaskan, jamaah haji Kab Brebes pulang sesuai jadwal yang telah ditetapkan secara bergelombang. Untuk kloter 12 dengan jumlah jamaah 349 akan tiba di Debarkasi Adi Sumarmo Solo pada Jumat 25 Oktober pukul 10.31 WIB. Sedangkan tiba di Brebes diperkirakan pukul 19.30 WIB pada hari yang sama.

Untuk kloter 13 dengan jamaah haji 368 tiba di Debarkasi Solo Jumat 25 Oktober pukul 20.31 WIB dan sampai di Brebes pada hari Sabtu pukul 04.00 WIB. Sedangkan untuk kloter 14 dengan jumlah jamaah haji 142 tiba di debarkasi Solo Jumat pukul 23.18 WIB dan sampai di Brebes pukul 07.00 WIB.

Menurut Imam, tahun ini tergolong sukses karena tidak ada kejadian yang berarti dalam artian pihak jamaah dan keluarganya tidak ada yang dirugikan. Baik dari pemberangkatan hingga kembali ke Brebes. Termasuk para keluarga Jamaah penjemput juga tidak ada yang datang ke Solo. Mereka dengan tertib menunggu di di Islamic Center Brebes.

Begitupun dengan pihak keamanan dari unsur Polri, TNI dan Satpol PP telah sigap mengamankan jalannya proses pemberangkatan hingga kepulangan jamaah haji Brebes. “Tidak terjadi desak-desakan maupun pencopetan karena atas jasa dan kerja sama seluruh amanat,” pungkasnya. (Wasdiun/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Pendidikan Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Hati-hati dalam Mengirim dan Menanggapi Berita!

Sumedang, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumedang, Jawa Barat H Sadulloh mengimbau kepada warga NU untuk selalu berhati-hati dalam mengirim dan menanggapi berita.

Hati-hati dalam Mengirim dan Menanggapi Berita! (Sumber Gambar : Nu Online)
Hati-hati dalam Mengirim dan Menanggapi Berita! (Sumber Gambar : Nu Online)

Hati-hati dalam Mengirim dan Menanggapi Berita!

Ia mengatakan, kalau datang sebuah berita atau informasi, apalagi berita tersebut disampaikan oleh orang fasik, maka periksalah dengan teliti kebenaran berita tersebut. Lakukanlah konfirmasi (tabayun) untuk mengecek kebenarannya.

“Jangan sampai ada berita baru yang datang kepada kita, terus tanpa konfirmasi apa pun kita menyebarkannya. Kalau isi berita tersebut benar itu tidak jadi masalah, tapi kalau berita tersebut itu salah (hoax) maka akan muncul fitnah yang dilakukan secara berjamaah,” ujar Sa’dullah.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ia menyampaikan hal itu dalam sesi maidhah hasanah dalam acara Lailatul Ijtima’ Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Tanjungkerta di Gedung Dakwah NU Kecamatan Tanjungkerta, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Jumat (20/1) malam. Kegiatan dihadiri Nahdliyin dan segenap pengurus NU setempat.

“Semoga warga NU khususnya di daerah Kecamatan Tanjungkerta bisa terhindar dari berita-berita fitnah,” ujar Sadulloh.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Rais Syuriyah MWCNU Kecamatan Tanjungkerta Masrur Jaelani mengatakan, Lailatul Ijtima’ kali ini diisi pembacaan barjanzi, mauidhah hasanah, dan pembacaan risalah manaqib Syeikh Abdul Qodir al-Jilani. Pembacaan risalah manaqib dipimpin oleh ketua Majelis Nurul Burhan Asep Munawar.

Masrur Jaelani juga mengatakan, ke depan agenda Lailaitul Ijtima’ yang bertempat di Gedung Dakwah NU Tanjungkerta akan dilaksanakan setiap Jumat Kliwon. (Ayi Abdul Kohar/Mahbib)



Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Cerita Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Pemerintah Resmi Keluarkan Perpres Pendirian Universitas Islam Indonesia Internasional

Jakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah?

Setelah melalui proses panjang, untuk mendirikan Universitas Islam Indonesia Internasional (UIII), Presiden Joko Widodo pada tanggal 29 Juni 2016 telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 57 Tahun 2016 tentang Pendirian Universitas Islam Internasional Indonesia.

Dikutip dari laman setkab.go.id, pendirian perguruan tinggi bertaraf internasional tersebut merupakan upaya pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat peradaban Islam di dunia dan mengenalkannya kepada dunia internasional melalui jalur dan jenjang pendidikan tinggi yang memenuhi standar internasional.

Pemerintah Resmi Keluarkan Perpres Pendirian Universitas Islam Indonesia Internasional (Sumber Gambar : Nu Online)
Pemerintah Resmi Keluarkan Perpres Pendirian Universitas Islam Indonesia Internasional (Sumber Gambar : Nu Online)

Pemerintah Resmi Keluarkan Perpres Pendirian Universitas Islam Indonesia Internasional

“UIII merupakan perguruan tinggi yang berstandar internasional dan menjadi model pendidikan tinggi Islam terkemuka dalam pengkajian keIslaman strategis yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Agama,” bunyi Pasal 1 ayat (2) Perpres tersebut.

Menurut Perpres tersebut, UIII dikelola sebagai perguruan tinggi negeri badan hukum, dan pembinaannya dilakukan secara teknis akademis oleh kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang agama dan kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang Pendidikan Tinggi.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sementara dalam mewujudkan perguruan tinggi yang berstandar internasional sebagaimana dimaksud dan dalam diplomasi luar negeri, difasilitasi oleh kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang hubungan luar negeri.

Perpres itu juga menegaskan, UIII mempunyai tugas utama menyelenggarakan program magister dan doktor bidang studi ilmu agama Islam.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Selain menyelenggarakan program pendidikan tinggi ilmu agama Islam sebagaimana dimaksud, menurut Perpres ini, UIII dapat menyelenggarakan program magister dan doktor bidang studi ilmu-ilmu sosial dan humaniora serta sains dan teknologi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Adapun pendanaan penyelenggaraan UIII, menurut Perpres ini, bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan Non Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, dan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum.

Ketentuan lebih lanjut mengenai penyelenggaraan dan pengelolaan UIII, menurut Perpres ini, diatur dengan peraturan menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang Agama dan peraturan menteri lain/pimpinan lembaga pemerintah non kementerian yang terkait sesuai dengan kewenangannya.

“Peraturan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan,” bunyi Pasal 5 Peraturan Presiden Nomor 57 Tahun 2016 yang telah diundangkan oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly pada tanggal 29 Juni 2016 itu. Red Mukafi Niam

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Nasional, Cerita Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Muslimat NU Berikan Pemahaman Islam kepada Daiyah di Kawasan Transmigrasi

Makassar, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI dan Pimpinan Pusat Muslimat NU menyelenggarakan Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Mental bagi Daiyah Pemukiman Transmigrasi Bina Lingkup Disnakertrans Provinsi Sulawesi Selatan di Hotel Kenari Makassar, Rabu-Sabtu (17-20/2).

Panitia Penyelenggara dari PP Muslimat NU Hj Nurhayati Said Aqil Siroj menuturkan, peserta terdiri 30 muslimah yang berasal dari daerah transmigrasi dan daerah tertinggal di Sulawesi Selatan yakni Luwu Timur daerah Mahalona, Luwu Utara daerah Lantangtallang, Waja daerah Pekkai, Soppeng daerah Watu, Toraja Utara daerah Rantekaroa, Tana Toraja daerah Supi masing-masing mengutus 5 peserta.

Muslimat NU Berikan Pemahaman Islam kepada Daiyah di Kawasan Transmigrasi (Sumber Gambar : Nu Online)
Muslimat NU Berikan Pemahaman Islam kepada Daiyah di Kawasan Transmigrasi (Sumber Gambar : Nu Online)

Muslimat NU Berikan Pemahaman Islam kepada Daiyah di Kawasan Transmigrasi

Kegiatan ini terselenggara atas kesepakatan PP Muslimat NU dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi terkait dengan pengembangan wawasan keagamaan para daiyah di daerah tertinggal dan pemukiman transmigrasi, tambahnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Hj Nurhayati mengatakan, seluruh peserta akan mendapatkan beberapa materi yakni Aqidah Aswaja, Sirah Nabawiyah, Islam dan Wawasan Kebangsaan, Hakikat, Kedudukan, dan Fungsi Manusia, Fiqih Ibadah, Tajhiz Janaiz, Fiqih Perempuan, Praktik Memandikan Jenazah, Akhlak Daiyah, Fiqih Iktilaf, Prinsip Dakwah Rahmatan Lil alamin, Kebijakan Dinakertrans Sulsel dalam Pembinaan Dai di Pemukiman Transmigrasi dan Kepemimpinan.

"Tentunya materi-materi ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif bagi daiyah, khususnya warga pemukiman transmigrasi terkait wacana keislaman Ahlusunnah Wal Jamaah dan nilai-nilai kebangsaan," tambahnya.

Dirjen Pengembangan Kawasan Daerah Transmigrasi Roosari Tyas Wardani mengungkapkan bahwa dalam UU No 29 tahun 2009 tentang Perubahan atas UU No 15 tahun 1997 tentang Ketransmigrasiaan, telah diamanatkan bahwa penyelenggaraan transmigrasi bertujuan (1) meningkatkan kesejahteraan transmigran dan masyarakat sekitarnya; peningkatan dan pemerataan pembangunan daerah, serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Tiga tujuan ini secara eksplisit menunjukkan bahwa transmigrasi diselenggarakan sebagai upaya mewujudkan masyarakat Indonesia yang sejahtera dalam bingkai NKRI, dalam konteks pemahaman seperti itulah maka upaya peningkatan kapasitas dan kapabilitas pembina pemukiman transmigrasi dan kader daiyah menjadi hal penting, kata Roosari Tyas.

Adapun pemateri ini adalah Ketua PP Muslimat Dr Sri Mulyati, Ketua PP Muslimat NU Dra Hj Nurhayati Said Aqil Siroj, Dra Hj Haniq Rafiqoh, Drs Haryono, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulsel Simon S Lopang, dan Ketua PW Muslimat NU Sulsel Dr Hj Nurul Fuadi. (Andy Muhammad Idris/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Budaya, Fragmen, Berita Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

RSI Siti Hajar Sidoarjo Shalat Ghoib untuk Korban Hercules

Sidoarjo, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Ratusan staf dan pegawai Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Hajar Kabupaten Sidoarjo mengikuti shalat ghoib dan doa bersama di Masjid Siti Hajar Jalan Raden Patah Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (4/7).

"Shalat ghoib dan doa bersama ini kami tujukan kepada semua korban jatuhnya pesawat Hercules di Medan beberapa waktu lalu. Semoga semua amal baik beliau-beliau diterima disisi Allah SWT," tutur Wakil Direktur RSI Siti Hajar Sidoarjo H M Zuhdi Mansur saat ditemui Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah di Masjid Siti Hajar.

RSI Siti Hajar Sidoarjo Shalat Ghoib untuk Korban Hercules (Sumber Gambar : Nu Online)
RSI Siti Hajar Sidoarjo Shalat Ghoib untuk Korban Hercules (Sumber Gambar : Nu Online)

RSI Siti Hajar Sidoarjo Shalat Ghoib untuk Korban Hercules

Pihak rumah sakit milik NU ini turut prihatin dan berbela sungkawa atas musibah jatuhnya pesawat Hercules C-130 yang jatuh di Medan, Selasa (30/6) lalu dengan membawa 122 penumpang, di antaranya 33 anggota TNI AU (termasuk kru), 6 anggota TNI AD, dan 83 penumpang sipil.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

"Atas nama Direksi, Staf dan seluruh pegawai RSI Siti Hajar Sidoarjo, kami turut berbela sungkawa atas terjadinya kecelakaan yang menimpa keluarga besar TNI maupun penumpang sipil lainnya," kata Zuhdi Mansur dengan nada sedih.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Menurutnya, para korban merupakan orang yang sedang dalam melaksanakan tugas. Karena itu merupakan musibah yang memang tidak dikehendaki oleh keluarga, dan itu merupakan ujian dari Allah SWT.

"Semoga keluarga yang ditinggalkan, diberikan Allah kesabaran, ketabahan dalam menghadapi musibah ini. Bagi TNI, itu merupakan suatu ujian dari Allah, dan mana kala ada ujian pasti akan ada keberhasilan dikemudian hari. Itu sudah menjadi janji Allah. Semoga dengan adanya musibah ini semua jajaran TNI khususnya yang terkena musibah itu semakin jaya," doanya penuh harap. (Moh Kholidun/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Amalan, Ubudiyah Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dubes Iran Kunjungi Pesantren KH Hasyim Muzadi

Malang, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Duta Besar Iran untuk Indonesia Behrooz Kamalvandi kembali mengunjungi kediaman Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi di komplek Pondok Pesantren Al-Hikam, Malang, Jawa Timur, Jum’at (7/9) lalu. Behrooz yang datang bersama dua staf kedutaan besar Iran mengaku ingin bersilaturahmi menjelang Ramadan.



Dubes Iran Kunjungi Pesantren KH Hasyim Muzadi (Sumber Gambar : Nu Online)
Dubes Iran Kunjungi Pesantren KH Hasyim Muzadi (Sumber Gambar : Nu Online)

Dubes Iran Kunjungi Pesantren KH Hasyim Muzadi

Lebih dari itu, Behrooz ingin kembali menikmati kesejukan dan mengagumi keindahan lingkungan Kota Malang. “Bapak Hasyim tinggal di kota yang indah dan sejuk. Pilihan hunian yang tepat,” puji Behrooz.

Dalam obrolan santai di ruang tamu dan disaksikan puluhan wartawan, ia mengaku sangat menghormati Hasyim. Kunjungan kali kedua yang dia lakukan sebagai wujud apresiasi terhadap tokoh NU kelahiran Tuban itu.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Perbincangan sebelum salat Jumat itu sedikit menyinggung tentang kebijakan Amerika Serikata dan kedatangan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Indonesia. “Kita tidak pernah memusuhi warga Amerika. Yang kita tentang adalah kebijakan luar negerinya yang menindas bangsa lain,” ujarnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Tentang kedatangan Putin, Hasyim berkeinginan mendorong pemerintah Indonesia untuk tidak ragu-ragu dalam meningkatkan kerja sama dengan Rusia. Tak hanya di bidang pertahanan-keamanan, Hasyim sepakat kalau Indonesia dan Rusia bekerja sama dalam bidang nuklir, pertelevisian, perdagangan, investasi, sektor riil, dan kerja sama teknologi.

“Rusia masih sangat kuat dalam bidang-bidang itu. Tidak ada alasan untuk tidak bekerja sama dengan Rusia. Apalagi Rusia tidak mempolitisir bisnis,” kata Hasyim disambut anggukan kepala Behrooz.

Usai salat Jumat bersama, Hasyim sempat mengajak Behrooz berkeliling melihat perpustakaan, warintek, dan asrama mahasiswa. Behrooz berharap Al-Hikam menjaga kerja sama dalam keilmuan dan pengiriman santri untuk belajar di Iran.

Soal tanggapan terhadap kunjungan Dubes AS ke kantor PBNU beberapa waktu lalu, Behrooz mengatakan tidak masalah.

Dia malah bangga dengan Hasyim karena pertemuan itu. Sebab, pada AS, Hasyim mengatakan sesuatu yang sama dengan apa yang dikatakan kepada dirinya. Bahwa NU tidak sepakat dengan tindakan AS yang semena-mena. “Kalau tentang kemauan untuk menerima mereka, itu adalah kelebihan Hasyim yang kami kagumi juga,” tutur Behrooz. (gpa/sbh)Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Nahdlatul, Meme Islam Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Didatangi Jokowi, Kiai Said Harapkan Jakarta Bebas Korupsi

Jakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bagaikan sebuah magnet yang terus mengundang kedatangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta. Kali ini calon dari PDIP, Joko Widodo, yang datang dan diminta bisa menuntaskan masalah korupsi di Ibukota.

Didatangi Jokowi, Kiai Said Harapkan Jakarta Bebas Korupsi (Sumber Gambar : Nu Online)
Didatangi Jokowi, Kiai Said Harapkan Jakarta Bebas Korupsi (Sumber Gambar : Nu Online)

Didatangi Jokowi, Kiai Said Harapkan Jakarta Bebas Korupsi

Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi datang dengan didampingi oleh Sekretaris DPD PDIP DKI Jakarta, Prasetyo. Datang dengan tidak mengenakan pakaian motif kotak-kotak yang menjadi ciri khasnya, Jokowi dengan tegas menyatakan kedatangannya untuk meminta dukungan dan doa restu Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj. 

"Ingkang sepindah kulo sowan bade silaturahmi, lan ingkan kaping pindo nggih nyuwun tambahe pangestu kalian dukungan saking NU (Yang pertama saya sowan untuk silaturahmi, dan yang kedua untuk meminta doa restu dan tambahan dukungan dari NU)," ungkap Jokowi di hadapan Kiai Said dan Bendahara Umum PBNU H Bina Suhendra, Jumat (27/4). 

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Atas permintaan doa restu tersebut Kiai Said mengatakan hanya bisa mendoakan, agar apa yang menjadi tujuan Jokowi bisa tercapai. 

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

"Nggih, niate sae mugi-mugi diparingi gampang urusane (Ya, niatnya bagus semoga bisa diberikan kemudahan jalannya)," jawab Kiai Said. 

Kiai Said juga menyampaikan permintaan kepada Jokowi, agar apabila terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta memprioritaskan masalah korupsi untuk dituntaskan dengan segera. 

"Anggaran DKI Jakarta itu setahun mencapai Rp.36 trilyun, tapi kenyataannya banjir masih terjadi dimana-mana. Tolong, jika nanti Pak Jokowi terpilih bisa menggunakan anggaran itu dengan benar," urai Kiai Said. 

Kiai Said mewakili Nahdliyin, khususnya yang tinggal di DKI Jakarta,  juga meminta agar masalah-masalah klasik di Ibukota bisa dituntaskan oleh Jokowi apabila nantinya terpilih, antara lain kemacetan, banjir serta masalah keamanan dan ketentraman. 

Sebelum Jokowi, dua calon gubernur dan wakil gubernur yang akan bertarung tanggal 11 Juli mendatang juga sudah terlebih dahulu sowan ke PBNU.  Keduanya adalah calon dari Golkar, Alex Nurdin - Nono Sampono dan jagoan PKS, Hidayat Nur Wachid dan Didik J Rachbini.  

Penulis: Emha Nabil Haroen

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Kyai, Habib Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah