Sabtu, 28 Oktober 2017

Berprestasi Internasional, Santriwati Ini Masuk Nominasi Santri of The Year 2017

Jember, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Izza Nur Layla, alumni MA Unggulan Nuris, Antirogo, Jember, Jawa Timur ini masuk dalam Nominasi Santri of The Year 2017. Ajang yang diselenggarakan oleh Islam Nusantara Center (INC) untuk menyambut Hari Santri Nasional itu, menempatkan Izza, sapaan akrabnya sebagai Nominator  Santri Berprestasi Internasional. 

Berprestasi Internasional, Santriwati Ini Masuk Nominasi Santri of The Year 2017 (Sumber Gambar : Nu Online)
Berprestasi Internasional, Santriwati Ini Masuk Nominasi Santri of The Year 2017 (Sumber Gambar : Nu Online)

Berprestasi Internasional, Santriwati Ini Masuk Nominasi Santri of The Year 2017

Selain Izza, ada nama lain yang menjadi nominator di bidang  yang sama, yaitu Tontowi Ahmad. Alumnus Pesantren Al Falah Ploso, Kediri  ini masuk nominasi berkat pretasinya yang mendunia sebagai pemain ganda campuran bulutangkis bersama Liliana Natsir. Nama lainnya adalah Malik Khidir, alumnus Pesantren Al Barokah ini adalah Juara Kompetisi Robotik Internasional.

Masih banyak nama-nama top lain masuk Nominator Santri of The Year 2017 sesuai dengan bidangnya. Misalnya, Prof KH Muhammad Tholhah Hasan (Pendiri Unisma Malang) untuk bidang pendidikan, Habib Syekh Abdul Qadir Assegaf (Penggiat Seni Sholawat)  untuk bidang seni dan budaya, dan Saifullah Yusuf (Wagub Jawa Timur) untuk bidang Kepemimpinan dalam Pemerintahan.

Izza sendiri masuk nominasi lantaran prestasi internasionalnya yang fenomenal. Dara  kelahiran Jember 5 Februari 1996 itu adalah peraih medali emas dalam kompetisi bidang agribisnis di ajang The 36th National Academic Conference of the Future Farmers of Thailand Organization di Thailand  tahun 2015.

Saat itu, Izza berduet dengan Aji Zulfikar asal Pesantren Darul Ma’arif, Sintang, Kalimantan Barat, berhasil memenangi lomba di kategori demonstrasi keahlian profesional dengan menyajikan sistem penanaman hydroponic.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Izza telah menyelesaikan studi D3 Agribisnis di Pattani Fisheries and Agriculture Technology College, Pattani, Thailand Maret 2017 lalu. Ia lulus meyandang predikat cumlaude dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 4,0. 

Saat ini, Izza mendapat beasiswa lagi untuk melanjutkan pendidikan S1 di Rajamangala University of Technology Srivijaya, Thung Yai District, Nakhon Si Thammarat, Thailand.

Pengasuh Pondok Pesantren Nuris, Gus Rabith Qashidi, berharap agar prestasi Izza dapat melecut semangat santri lain untuk meraih prestasi. Ia mengaku yakin bahwa santri juga bisa berprestasi di tingkat internasional bahkan dalam bidang umum sekalipun. 

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

"Izza lulusan Madrasah Aliyah, tapi bisa juara di bidang agribisnis, kan hebat," tuturnya. (Aryudi A. Razaq/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Hadits, Santri, Berita Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

PP LAZISNU-LDNU Salurkan 10.000 Sembako dan 5.000 Santunan Yatim

Jakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Pimpinan Pusat Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh NU (PP LAZISNU) dan Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (PP LDNU) menyerahkan bantuan 10.000 paket sembako dan 5.000 paket santunan kepada anak-anak yatim.

Penyerahan berlangsung di masjid An-Nahdlah, Kantor PBNU lantai dasar, jalan Kramat Raya nomor 164, Jakarta Pusat, Senin (29/7) petang. Kegiatan penyaluran dihadiri oleh sedikitnya 100 orang penerima bantuan.

PP LAZISNU-LDNU Salurkan 10.000 Sembako dan 5.000 Santunan Yatim (Sumber Gambar : Nu Online)
PP LAZISNU-LDNU Salurkan 10.000 Sembako dan 5.000 Santunan Yatim (Sumber Gambar : Nu Online)

PP LAZISNU-LDNU Salurkan 10.000 Sembako dan 5.000 Santunan Yatim

Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj yang kerap disapa Kang Said, Wakil Ketua Umum PBNU Asad Said Ali, Ketua PP LAZISNU KH Masyhuri Malik, dan Ketua PP LDNU KH Zaki Mubarok.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

“Semoga para muzakki diberikan ganjaran berlipat karena telah menunaikan zakat sebagai ibadah wajib,” kata KH Masyhuri Malik dalam sambutan.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Bantuan 10.000 paket sembako, sambung KH Masyhuri Malik, akan disalurkan dari Jawa Timur hingga Banten dan beberapa titik di Lampung. Sedangkan paket 5.000 santunan yatim disalurkan mulai dari Kupang, Nusa Tenggara Barat hingga Sumatera Barat.

Penyerahan paket bantuan ditutup dengan ceramah singkat Kang Said.

“Dua hal yang paling penting di muka bumi adalah iman kepada Allah dan bermanfaat bagi orang lain,” ungkap Kang Said mengulang sabda Rasulullah SAW.?

Keimanan kepada Allah, lanjut Kang Said, dinilai belum sempurna sebelum orang yang bersangkutan memberikan sumbangsih kepada orang lain.

Penulis: Alhafiz Kurniawan

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Doa Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Jumat, 27 Oktober 2017

Kiai Juga Dorong Berwirausaha

Yogyakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

“Orang yang selalu mendorong saya dalam berwirausaha itu Mbah Warsun. Mbah Warsun itu sangat respek pada santri yang punya jiwa mandiri. Sehingga beliau sering memberikan dorongan dan motivasi.”

Kiai Juga Dorong Berwirausaha (Sumber Gambar : Nu Online)
Kiai Juga Dorong Berwirausaha (Sumber Gambar : Nu Online)

Kiai Juga Dorong Berwirausaha

Demikian dikatakan H Suhadi Khozin, penasehat HIPSI Yogyakarta, saat ditemui Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah di gedung PWNU DIY, Jl MT Haryono 41-42, usai mengikuti acara Pembentukan pengurus HIPSI Cabang Yogyakarta, Sabtu (1/6) sore.

Orang terdekat almarhum Mbah Warsun itu pun menceritakan perjalanan wirausaha yang telah digelutinya sejak lulus SMA, sekitar tahun 1982. 

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dikatakan bahwa Mbah Warsun adalah orang yang selalu mendorongnya dalam berwirausaha.

“Saat kuliah pun, Bapak jarang sekali menanyakan kuliahnya bagaimana. Yang ditanyakan justru adalah bagaimana usahanya?” papar H Suhadi sembari berkaca-kaca ketika mengenang pengarang kamus Al-Munawwir tersebut.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Wakil Katib Syuriyah PWNU DIY itu kemudian menyatakan keprihatinannya kepada generasi muda sekarang, dimana mayoritas dari mereka ketika selesai kuliah, bingung akan ‘menjual’ ijazahnya ke mana. Belum lagi ditambah dengan mindset yang terbangun selama ini, bahwa ketika selesai dari sekolah dan kuliah, jadi pegawai, itu sudah selesai.

“Hal seperti itu saja sebenarnya tidak cukup. Maka cobalah berwirausaha, sekecil apapun. Mbah Warsun sering memberikan nasehat untuk berwirausaha dengan dimulai dari usaha-usaha kecil. Istilahnya itu gege mongso, yaitu harus dimulai dari kecil dan bertahap, tidak perlu langsung besar,” tandasnya.

Pemilik usaha sablon LU Grafika Yogyakarta tersebut berharap, dengan adanya pembentukan pengurus HIPSI Yogyakarta nantinya dapat muncul kemandirian dari santri, sesuai dengan kapasitas masing-masing. Agar nantinya juga memiliki kemandirian berfikir.

Kemudian, ia pun berpesan kepada generasi muda NU yang akan atau sedang menekuni bidang wirausaha, tentang empat hal. Pertama, agar memunculkan jiwa kemandirian yang dilandasi oleh motivasi yang kuat, amanah serta istiqamah. Kedua, harus ada keseriusan untuk melangkah dalam usaha, sekecil apapun. Ketiga, tidak usah terlalu bermimpi yang tinggi-tinggi dahulu.

“Yang terakhir, orang berwirausaha itu harus tahan banting,” pungkasnya.

Redaktur    : Mukafi Niam

Kontributor: Dwi Khoirotun Nisa’

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Halaqoh, Hadits, Sejarah Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kiai Maruf: Belajar Agama Jangan Hanya Melalui Internet

Jakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah - Rais Aam PBNU KH Maruf Amin berpesan agar masyarakat tidak menerima begitu saja pelajaran agama yang bertebaran di media sosial atau via internet. Pasalnya, pelajaran agama akan rawan sekali penyimpangan bila disampaikan tanpa guru.

Demikian disampaikan Kiai Maruf Amin di hadapan ribuan jamaah NU Taiwan dalam istighotsah dan tabligh akbar di pusat Kota Taiwan, Taipei Main Station, Ahad (15/10).

Kiai Maruf: Belajar Agama Jangan Hanya Melalui Internet (Sumber Gambar : Nu Online)
Kiai Maruf: Belajar Agama Jangan Hanya Melalui Internet (Sumber Gambar : Nu Online)

Kiai Maruf: Belajar Agama Jangan Hanya Melalui Internet

Hadir dalam acara ini Katib Syuriyah PBNU Asrorun Niam Sholeh, Wakil Kepala Dagang dan Ekonomi Indonesia Siswadi, Sinchung Halal for Taiwan, dan juga Ketua Taiwan Muslim Association Mr Yasin.

"Beragama itu harus melalui guru. NU sudah memberikan panduan keagamaan yang perlu dipegangi. Belajar agama jangan hanya melalui internet. Bisa bahaya. Di sinilah pentingnya berjamaah dan berjamiyyah. Belajar agama itu dari ulama," jelas Kiai Maruf.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Acara ini disponsori oleh Sinchung Halal for Taiwan, lembaga sertifikasi halal yang menjadi mitra MUI dalam sertifikasi halal di Taiwan. (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Kajian Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

PBNU Minta Mesir Tinjau Putusan Hukuman Mati Massal

Jakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj meminta pemerintah Mesir untuk meninjau ulang hukuman mati yang dijatuhkan kepada 683 aktifis Ihwanul Muslimin termasuk pemimpinnya, Muhammad Badie.

PBNU Minta Mesir Tinjau Putusan Hukuman Mati Massal (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Minta Mesir Tinjau Putusan Hukuman Mati Massal (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Minta Mesir Tinjau Putusan Hukuman Mati Massal

“Sebagai sebuah negara besar, ini merupakan sebuah kemunduran dan pelanggaran HAM,” kata Kiai Said di gedung PBNU, Rabu (30/4).

Mesir, kata Kiai Said merupakan negara yang memiliki peradaban yang telah maju dan di negeri tersebut, terdapat institusi Al Azhar yang sangat dihormati umat Islam.?

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

“Perbedaan sikap politik tidak perlu diselesaikan dengan cara saling membunuh,” tegasnya.

Ia berharap pihak-pihak yang berseberangan seperti Ikhwanul Muslimin dan militer, menyelesaikan persoalan negeri tersebut dengan cara dialog.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

PBNU dalam waktu dekat akan mengirim surat kepada pemerintah Mesir agar hukuman tersebut ditinjau ulang.

Sebelumnya, Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Pemerintah Indonesia juga menyesalkan dijatuhkannya hukuman mati tersebut. (mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah RMI NU, Berita Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Gerakan Pemuda Ansor Cabang Tanah Laut Gelar PKD III

Tanah Laut, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Pada hari Jumat 4 September 2015 bertempat di Pondok Pesantren Mujahidin Takisung Pengurus Cabang gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Tanah Laut Gelar Pelatihan Kepemimpinan Tingkat dasar ( PKD ) selama tiga hari dari tanggal 4 - September 2015.

Turut hadir dalam acara pembukaan PKD ini Staf Ahli Bidang SDM HMNoor, Ketua Tanfidziah NU Kabupaten Tanah Laut H Hasan Basri dan Ketua PW Ansor Harunur Rasyid beserta jajaran pengurus Ansor Kalimantan Selatan.

Gerakan Pemuda Ansor Cabang Tanah Laut Gelar PKD III (Sumber Gambar : Nu Online)
Gerakan Pemuda Ansor Cabang Tanah Laut Gelar PKD III (Sumber Gambar : Nu Online)

Gerakan Pemuda Ansor Cabang Tanah Laut Gelar PKD III

Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Tanah Laut Umar Sazali yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Mujahidin. Dalam sambutannya ia mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan program kerja pertama setelah dia terpilih menjadi ketua Ansor Tanah Laut sebulan yang lalu. Peserta PKD ini diambil dari seluruh Pengurus Anak Cabang se-kabupaten Tanah Laut serta Pengurus Cabang yang terpilih yang belum mengikuti PKD.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ketika ditanya kenapa PKD ini dilaksanakan di pesantren tidak di hotel maupun gedung pertemuan, Umar menjawab ini merupakan khittah ketua umum GP Ansor Nusron Wahid agar mengembalikan kegiatan Ansor ke pesantren, ujarnya.

Sementara itu ketua perngurus Cabang NU Kabupaten Tanah Laut H Hasan Basri dalam sambutannya sangat gembira atas semangat yang telah ditunjukan oleh pengurus cabang GP Ansor yang dalam kurun waktu satu bulan terpilih sudah bisa melaksanakan kegiatan yang sangat penting dalam pengkaderan kader-kader NU di masa yang akan datang.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sedangkan bupati Tanah Laut dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Bid SDM M. Noor menyambut baik insiatif GP Ansor yang telah melaksanakan kegiatan PKD ini yang sangat positif dalam membangun generasi muda ke depan, pemuda sebagai agen perubahan dan pewaris sah bangsa ini, kegiatan ini pula berkorelasi dengan pembangunan yang dilaksanakan untuk memajukan Kabupayen Tanah Laut yang Berkemajuan, Kampiun, Relejius, Akuntabel, dan Terunggul (Tanah Laut Berkarakter)

Bupati juga berharap agar peran pemuda dalam pembangunan di Tanah Laut terus ditingkatkan, apalagi GP Ansor sebagai organisasi keagamaan yang menyediakan generasi muda yang berakhlakul karimah. ? Red: Mukafi Niam

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Humor Islam Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sambut Harlah, Ranting-ranting NU Serentak Gelar Istighotsah

Probolinggo, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Dalam rangka untuk menyemarakkan Hari Lahir (Harlah) ke-90 Nahdlatul Ulama (NU), seluruh Ranting NU se Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Lumbang Kabupaten Probolinggo kompak menggelar istighotsah bersama tokoh agama, tokoh masyarakat dan aparat pemerintah di ranting masing-masing dan nantinya akan ditutup di tingkat MWCNU Kecamatan Lumbang pada puncak peringatan Harlah NU.

Sambut Harlah, Ranting-ranting NU Serentak Gelar Istighotsah (Sumber Gambar : Nu Online)
Sambut Harlah, Ranting-ranting NU Serentak Gelar Istighotsah (Sumber Gambar : Nu Online)

Sambut Harlah, Ranting-ranting NU Serentak Gelar Istighotsah

Demikian disampaikan Ketua Tanfidziyah MWCNU Kecamatan Lumbang Suparman kepada Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah, Selasa (21/5). Menurutnya, selain untuk mempererat ikatan tali silaturrahim diantara semasa pengurus NU dan warga Nahdliyin, istighotsah ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan pengurus NU untuk melestarikan tradisi-tradisi yang pernah dilakukan oleh ulama-ulama NU.

“Istighotsah ini merupakan salah satu bentuk ungkapan rasa syukur kami, karena hingga saat ini organisasi NU yang didirikan oleh KH Hasyim Asy’ari ini dapat terus berkembang dengan program-programnya yang dapat dirasakan langsung oleh segenap warga Nahdliyin,” ujarnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dikatakan Suparman, melalui istighotsah yang dilakukan oleh seluruh ranting NU ini, paling tidak warga Nahdliyin tahu bahwa inilah salah satu tradisi yang sering dilakukan oleh ulama-ulama NU. Bahkan tradisi ini bisa terus lestari hingga saat ini diusianya yang sudah menginjak 90 tahun menurut kalender qomariah.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

“Istighotsah ini merupakan sarana untuk mengamalkan ajaran tradisi ulama NU Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja) dan mendoakan masyarakat agar tidak terpengaruh oleh paham-paham lain di luar NU yang bertentangan dengan akidah Ahlussunnah wal Jamaah,” jelasnya.

Menurut Suparman, dalam pelaksanaannya istighotsah sendiri diawali dengan sholat Isya’ dan dilanjutkan dengan sholat hajat berjamaah. Selanjutnya dilanjutkan dengan pembacaan surat Yasiin dan sholawat bersama. Setelah itu baru digelar istighotsah dan diakhiri dengan doa bersama.

“Di sini kami berdoa bersama-sama dengan harapan senantiasa diberikan kemudahan dalam segala hal sehingga dapat berkomunikasi dan koordinasi dengan baik kepada ranting dalam melaksanakan program kerja. Dengan kata lain, kita bersama-sama saling introspeksi diri atas perbuatan yang sudah dilakukan selama ini,” terangnya.

Menurut Suparman, kegiatan istighotsah tersebut akan semakin mempererat dan memperkokoh jalinan ikatan silaturahim diantara sesama pengurus NU dan warga Nahdliyin. “Melalui istighotsah ini kami berharap nantinya akan menumbuhkan rasa kebersamaan untuk bersama-sama membesarkan NU. Dengan usianya yang sudah mencapai 90 tahun, kami ingin agar organisasi NU ini bisa terus menjadi organisasi yang besar, khususnya di Indonesia,” pungkasnya.

Redaktur ? ? : A. Khoirul Anam

Kontributor : Syamsul Akbar

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Ulama, IMNU, Ahlussunnah Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah