Selasa, 16 Januari 2018

LAZISNU Pringsewu Salurkan Sedekah Wapres RI

Pringsewu, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Ketua Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Pringsewu Khairudin mengatakan, LAZISNU berpartisipasi dalam penyaluran paket sembako yang merupakan sedekah dari Wakil Presiden RI Jusuf Kalla.

LAZISNU Pringsewu Salurkan Sedekah Wapres RI (Sumber Gambar : Nu Online)
LAZISNU Pringsewu Salurkan Sedekah Wapres RI (Sumber Gambar : Nu Online)

LAZISNU Pringsewu Salurkan Sedekah Wapres RI

"Paket tersebut sudah diserahterimakan dari LAZISNU Lampung ke kami Kamis (30/6) di kantor PWNU 3 Jalan Soekarno-Hatta, By Pass, Bandar Lampung," katanya.

Ia menambahkan, ada 1000 paket sembako dari Wakil Presiden tersebut yang disalurkan di Provinsi Lampung. Paket yang terdiri atas berbagai macam kebutuhan di antaranya beras, gula, susu, minyak, sarung akan diberikan kepada para mustahik penerima wajib zakat yang ada di seluruh kabupaten kota di Lampung.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Lebih lanjut Heru mengatakan, akan segera mendistribusikan paket tersebut kepada mustahik di Kabupaten Pringsewu. Bantuan tersebut, ia berharap dapat memberi kemanfaatan bagi para penerima khususnya di Kabupaten Pringsewu.

"Kami sudah mendata para mustahik yang akan menerima. Sementara ini masih fokus di Kecamatan Pringsewu dulu," jelasnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Menurutnya, bantuan seperti ini patut dicontoh oleh Warga NU yang memiliki kelebihan harta di Kabupaten Pringsewu. Pihaknya siap untuk membantu menerima dan menyalurkan Zakat Infaq Shadaqah kepada para mustahik agar tepat sasaran.

Bagi yang ingin berbagi, lanjutnya, ada tiga mekanisme penyaluran ZIS ke LAZISNU Kabupaten Pringsewu. Pertama dengan menyetorkan langsung ke Kantor LAZISNU Kabupaten Pringsewu yang berada di lantai 3 Gedung PCNU Kabupaten Pringsewu.

Yang kedua adalah melalui rekening LAZISNU Kabupaten Pringsewu pada BRI Cabang Pringsewu dengan nomor 035801016988536 untuk zakat dan di nomor 035801016989532 untuk infaq dan shadaqah.

"Mekanisme yang ketiga dengan menggunakan fasilitas layanan Jemput ZIS dengan menelpon atau SMS di nomor 081369718849," pungkasnya. (Muhammad Faizin/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Kiai Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Guru Besar UMM: Pesantren NU Berjasa Ciptakan Harmoni dalam Keberagaman

Jombang, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah - Banyaknya pondok pesantren besar berbasis Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang memberikan kontribusi yang besar terhadap terciptanya toleransi dan kebebasan beragama di wilayah tersebut. Jamiyah NU yang berkarakter moderat mampu merangkul dan mengakui adanya keberagamaan di Jombang.

Hal ini disampaikan Syamsul Arifin, guru besar sosiologi agama Universitas Muhammadiyah Malang kepada wartawan, Kamis siang (06/04), usai menjadi salah satu narasumber acara Diskusi Panel Nasional bertajuk “Toleransi dan Kebebasan Beragama di Indonesia” yang digelar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Darul Ulum Jombang bekerja sama dengan Asia Foundation serta Universitas Muhammadiyah Malang.

Guru Besar UMM: Pesantren NU Berjasa Ciptakan Harmoni dalam Keberagaman (Sumber Gambar : Nu Online)
Guru Besar UMM: Pesantren NU Berjasa Ciptakan Harmoni dalam Keberagaman (Sumber Gambar : Nu Online)

Guru Besar UMM: Pesantren NU Berjasa Ciptakan Harmoni dalam Keberagaman

“Harmonisnya kehidupan beragama di Jombang banyak dipengaruhi karakter pesantren yang menjadi karakter masyarakat di sini," ujar direktur Pusat Studi Agama dan Multikulturalisme (Pusam) Program Pascasarjana UMM ini.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Di samping? berkultur Aswaja, karakter masyarakat Jombang yang lebih dominan bercorak mataraman menjadikan kehidupan yang harmonis. “Karakteristik masyarakat Jombang yang lebih dominan bercorak mataraman lebih memudahkan pekerjaan kami (pengendalian Kamtibmas)," papar Waka Polres Jombang, Kompol Hendriyana.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Syamsul juga tidak setuju terkait wacana pemisahan antara agama dan politik. Karena menurutnya, hal itu sulit dilakukan. Ia memberikan sebuah contoh, adanya Kementerian Agama di Indonesia menunjukkan bahwa Indonesia bukan negara sekuler, tapi juga bukan negara teokratif. "Terpenting sekarang adalah bagaimana membangun agama sebagai etika publik," tambahnya.

Namun demikian, Syamsul mengakui bahwa isu agama sangat mudah di eksploitasi untuk kepentingan elite politik tertentu, sehingga akhir-akhir ini muncul isu primordialisme agama. Agak berbeda dengan Syamsul, salah satu narasumber lainnya yakni Budhy Munawar Rachman dari Asia Foundation lebih sepakat jika politik dipisahkan dari agama. "Itu bukan berarti agama disingkirkan, ini yang orang sering salah paham. Artinya, semua urusan politik bernegara harus di dasarkan pada konstitusi, itu entry pointnya," papar Budhy.

Masih menurut Budhy, Indonesia sebenarnya mempunyai paham yang telah disepakati bersama, namun belum terlihat pada praktiknya. "Realitasnya, agama masih bisa mempengaruhi politik hari ini. Jadi sebenarnya, jangan sampai ada pertentangan antara substansi agama dengan substansi konstitusi," pungkas Budhi.

Tentang pelaksanaan kebebasan beragama di Indonesia, Budhy menilai pada masa reformasi indeksnya masih bagus. Dengan indikator rangking indeks internasional (freedom index) di angka enam hingga tujuh. Indeks ini adalah meliputi indeks kebebasan berekspresi, berserikat, beragama dan lain-lain. "Namun pada akhir periode pemerintahan SBY, indeks ini turun hingga pada angka lima," pungkasnya.? (Muslim Abdurrahman/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Nahdlatul, Anti Hoax Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Senin, 15 Januari 2018

200 Imam Masjid Cirebon Konsolidasi, Tangkal Radikalisme

Cirebon, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Pengurus Cabang Lembaga Tamir Masjid NU (LTMNU) Kabupaten Cirebon menggelar Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) di Pesantren Muallimin-Muallimat Babakan, Ciwaringin, Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (5/1). Semangatnya antara lain, usaha keras memerangi radikalisme.

200 Imam Masjid Cirebon Konsolidasi, Tangkal Radikalisme (Sumber Gambar : Nu Online)
200 Imam Masjid Cirebon Konsolidasi, Tangkal Radikalisme (Sumber Gambar : Nu Online)

200 Imam Masjid Cirebon Konsolidasi, Tangkal Radikalisme

Rapat koordinasi dan konsolidasi ini dihadiri oleh sedikitnya 200 pengurus tamir dan imam masjid dari 40 kecamatan se-Kabupaten Cirebon. Dalam kesempatan ini, peserta juga dibekali sejumlah materi seputar pemberdayaan masjid.

Wakil Ketua Pengurus Wilayah NU Provinsi Jawa Barat Fuad Ali mengaku prihatin dengan aksi bom bunuh diri dalam sebuah masjid yang pernah terjadi di Kota Cirebon. Rapimda ini dinilai penting untuk menumpas akar radikalisme dari tingkat masjid.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

"Selama ini masjid belum mempunyai manajemen yang kuat untuk mengoptimalkan perannya," ujarnya saat memberi sambutan.

Secara resmi, acara dibuka oleh Rais Syuriyah PBNU KH Masdar Farid Masudi. Turut hadir pula, Katib Syuriyah PBNU KH Musthofa Aqil Siroj, Ketua PP LTMNU KH Abdul Manan A Ghani, dan segenap jajaran pengurus cabang NU Cirebon.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Rapimda LTMNU yang mendapat dukungan dari PT Sinde Budi Sentosa ini adalah tindak lanjut amanat Rapat Pimpinan LTMNU se-Jawa Barat yang diselenggarakan di Bandung, Maret 2012 lalu. Menurut jadwal, Rapimda gabungan Kabupaten Majalengka-Kota Cirebon dimulai besok.

Redaktur: Mukafi Niam

Penulis    : Mahbib Khoiron

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Sunnah, Syariah, Ubudiyah Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

LPBI NU Gelar Pelatihan Pemetaan Kajian Risiko Bencana

Jakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah - Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) dengan dukungan dari Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) Australia menyelenggarakan Pelatihan Penyusunan Kajian Risiko Bencana. Pelatihan yang berlangsung di di BBPBAP Jepara, Senin-Jumat (20-24/2) ini merupakan rangkaian program penguatan kapasitas pemerintah dan masyarakat lokal dalam kesiapsiagaan untuk respon bencana yang cepat dan efektif.

Pelatihan ini diselenggarakan untuk memperkenalkan dan mengaplikasikan aplikasi Java Open Street Map (JOSM) yang merupakan sumber terbuka (open sources) sebagai salah satu tools dalam penanggulangan bencana alam.

LPBI NU Gelar Pelatihan Pemetaan Kajian Risiko Bencana (Sumber Gambar : Nu Online)
LPBI NU Gelar Pelatihan Pemetaan Kajian Risiko Bencana (Sumber Gambar : Nu Online)

LPBI NU Gelar Pelatihan Pemetaan Kajian Risiko Bencana

Pelatihan ini diikuti oleh 22 orang peserta yang merupakan perwakilan dari BPBD, OPD Terkait, LPBI NU, Pramuka, PMI, Perguruan Tinggi yang berasal dari Kabupaten Jepara dan Kudus, Jawa Tengah.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Pelatihan dibuka oleh Kepala BPBD Kabupaten Jepara Lulus. Dalam sambutannya Lulus menyampaikan apresiasi program yang dilakukan oleh LPBI NU, karena Jepara terpilih menjadi pilot dari program LPBI NU. Kedua, Jepara juga sangat rawan bencana sehingga pelatihan kajian risiko bencana dapat menjawab kebutuhan yang? selama ini kami harapkan di Jepara.

Ketua LPBI NU PBNU M Ali Yusuf menyatakan, untuk menyusun rencana dan aksi penanggulangan bencana yang sistematis, terarah dan terpadu, diperlukan dasar yang kuat untuk pemaduan dan penyelarasan arah penyelenggaraan penanggulangan bencana pada suatu daerah atau kawasan.

Menurutnya, di sini letak penting adanya kajian risiko bencana sebagai perangkat untuk menilai kemungkinan dan besaran dampak (korban dan kerugian) dari ancaman bencana yang ada. Dengan mengetahui kemungkinan dan besaran korban dan kerugian, fokus perencanaan dan keterpaduan penyelenggaraan penanggulangan bencana menjadi lebih efektif.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

“Dapat dikatakan, kajian risiko bencana merupakan dasar untuk menjamin keselarasan arah dan efektivitas penyelenggaraan penanggulangan bencana di suatu daerah atau kawasan,” kata Ali. (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Budaya, Kyai Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

KH Hafidz Usman Meninggal Dunia

Jakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Inna Lillahi wa inna ilaihi rojiun. Kabar duka datang dari Bandung, Jawa Barat. Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hafidz Utsman meninggal dunia, Senin (20/10) hari ini, sekitar pukul 10.11 WIB.

Sesaat setelah mendengar kabar dari sekretariat PBNU, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah menghubungi nomor telepon pribadi Kiai Hafidz. Dari kejauhan terdengar suara seorang putranya, Al-Maki yang membenarkan kabar duka itu.

KH Hafidz Usman Meninggal Dunia (Sumber Gambar : Nu Online)
KH Hafidz Usman Meninggal Dunia (Sumber Gambar : Nu Online)

KH Hafidz Usman Meninggal Dunia

Kabar meninggalnya Kiai Hafidz cukup mengejutkan karena sebelumnya ia masih sempat menjalankan ibadah haji dan dalam kadaan sehat wal afiyat. Al-Maki mengatakan, ayahnya meninggal dunia tanpa didahului sakit sedikitpun.

“Mewakili keluarga kami mohon maaf apabila beliau punya kesalahan. Kami juga mohon doanya,” katanya singkat.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Di kantor PBNU, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj mengatakan, KH Hafidz Usman adalah seorang ahli fiqih dan usul fiqih yang mulai langka di NU. Almaghfurlah adalah aktivis NU sejak muda hingga akhir hayatnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

“Beliau pernah menjadi Ketua PWNU Jawa Barat dan Ketua MUI. Saat Gus Dur menjadi ketua umum PBNU beliau menjadi salah satu ketua. Pada periode Pak Hasyim beliau menjad rais syuriyah. Jasa beliau sangat banyak, antara lain mengawal Muktamar Cipasung. Beliau juga yang memimpin pengumpulan dan penerbitan hasil bahtsul masai NU sejak 1926,” katanya.

Katib Aam PBNU KH Malik Madani mengatakan, Kiai Hafidz adalah kader NU yang militan, ikhlas berjuang. “Kita kehilangan tokoh besar. Sulit dicari kader sehebat beliau. Mudah-mudahan beliau khusnul khotimah,” kata Kiai Malik Madani.

KH Hafidz Utsman lahir di Pandeglang Banten, 14 Januari 1940. Pada Muktamar NU 2010 di Makassar, ia menjadi pusat perhatian karena mendapatkan amanah sebagai ketua panitia nasional. (A. Khoirul Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Nahdlatul, PonPes Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Rafli Alumni Liga Santri Loloskan Timnas ke Semifinal Piala AFF U-18

Jakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Alumni Liga Santri Nusantara (LSN) Muhammad Rafli Nursalim menjadi pahlawan dalam pertandingan penting timnas sepakbola di ajang piala AFF U-18 melawan Brunei Darussalam di Stadion Thuwunna, Yangon, Myanmar, Rabu (13/9). Rafli yang diplot menjadi striker tunggal memborong tiga gol.

Membutuhkan kemenangan besar, Timnas asuhan pelatih Indra Sjafri ini sejak awal langsung mencoba untuk menekan pertahanan lawan. Hasilnya pertandingan baru berjalan 40 detik, Garuda Nusantara membuka keunggulan lewat sontekan kaki Rafli.

Rafli Alumni Liga Santri Loloskan Timnas ke Semifinal Piala AFF U-18 (Sumber Gambar : Nu Online)
Rafli Alumni Liga Santri Loloskan Timnas ke Semifinal Piala AFF U-18 (Sumber Gambar : Nu Online)

Rafli Alumni Liga Santri Loloskan Timnas ke Semifinal Piala AFF U-18

Sempat terjatuh, Rafli bangkit untuk kemudian menendang bola ke sisi kanan gawang lawan. Bola meluncur datar, tanpa mampu dihalau 4 pemain Brunei. 

Keunggulan tersebut kemudian digandakan oleh Egy Maulana Vikri di menit ke-18 dan 22. Di menit 41 tendangan Witan dari luar kotak penalti kembali menambah keunggulan timnas menjadi 4-0.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Rafli mencetak gol keduanya di menit 42 dengan memanfaatkan umpan dari sisi kanan. Tanpa ampun pemain bernomor punggung 9 itu menceploskan bola melalui kepalanya. 

Puncaknya, jelang berakhirnya babak pertama, santri Al-Asyariyah Tangerang ini mencetak hattrick atau gol ketiga pada pertandingan ini. 

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Menerima umpan dari Asnawi dari tengah, Rafli sempat mengecoh bek lawan, dan tendangan kaki kanannya melewati kiper lawan. Gol! 6-0 untuk Indonesia!

Di babak kedua, timnas tak mengendorkan serangan mereka. Pundi-pundi Gol pun terus bertambah, masing-masing dari Saghara dan Witan. Skor akhir 8-0 untuk Garuda Nusantara. Hasil kemenangan besar yang diperoleh timnas ini, membawa Indonesia lolos ke semifinal. (Ajie Najmuddin/Syaifullah Amin)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Hadits, Berita, Kajian Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Muslimat NU Malaysia Resmikan Ranting Sungai Cincin

Kuala Lumpur,Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Pimpinan Cabang Istimewa Muslimat NU Malaysia meresmikan ranting baru, yaitu Sungai Chinchin. Peresmian dilakukan Ketua Muslimat NU Cabang Malaysia Mimin Mintarsih yang didampingi 7 Pengurus Pusat Bidang Dakwah Muslimat NU.

“Alhamdulillah, ranting kami sudah bertambah satu lagi. Total ada 2, yaitu Changkat dan Sungai Cincin,” kata Mimin Mintarsih selepas pelantikan pada Sabtu (10/10) malam.

Muslimat NU Malaysia Resmikan Ranting Sungai Cincin (Sumber Gambar : Nu Online)
Muslimat NU Malaysia Resmikan Ranting Sungai Cincin (Sumber Gambar : Nu Online)

Muslimat NU Malaysia Resmikan Ranting Sungai Cincin

Pelantikan tersebut dibarengi santunan kepada 30 anak-anak yatim piatu. “Penerima santunan termuda adalah seorang bayi yang baru berumur 5 bulan. Dia ditinggal mati ibunya 2 minggu yang lalu. Semoga ayahnya sabar dalam merawat anak ini,” kata Mimin berkaca-kaca sambil menggendong si bayi.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Setiap anak disantuni satu parsel dan uang tunai RM 35. “Dimanfaatkan baik-baik ya pemberian ini. Ini untuk keperluan sekolah, jangan dibuat jajan,” pesan Mimin kepada anak-anak. Secara insidental, PP Muslimat NU Bidang Dakwah juga menyerahkan bantuan senilai 5 juta rupiah.

Pelantikan diakhiri dengan tabligh akbar dengan penceramah Dra. Nurhayati Said Aqil. “Meski baru 1 tahun dilantik, tapi (Muslimat NU Malaysia) sudah banyak melakukan kegiatan,” katanya mengapresiasi Muslimat NU Malaysia.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ketua IV PP Muslimat Koordinator Bidang Dakwah ini juga menegaskan betapa penting peran ibu terhadap keluarga. Ibu-ibu, terangnya, harus memperhatikan pergaulan anak-anak, termasuk di dalamnya mengurangi kekerasan terhadap mereka. Serta meningkatkan keharmonisan keluarga.

Ia juga mengajak Muslimat untuk peduli terhadap bencana akhir-akhir ini. Misalnya dengan membagikan masker gratis kepada anak-anak dan orang tua yang terkena asap tersebut.

Turut hadir juga perwakilan KBRI, Tri Gustono. Selain mendorong peningkatan ikatan persaudaraan Indonesia–Malaysia, ia juga mengimbau kepada rakyat Indonesia, sah-sah saja datang ke Malaysia, tapi harus dengan prosedur yang benar.

Adapun pendanaan acara tersebut ditanggung oleh Pengurus Muslimat, Aura JPS Cargo, dan PT Telekomunikasi Indonesia International (TELIN) Malaysia. “Alhamdulillah, kalau kita berusaha dengan keras dan ikhlas, ada saja jalan yang Allah berikan,” aku Mimin menasehati. (aa/abdullah alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah AlaSantri Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah