Minggu, 31 Desember 2017

Pemimpin Non-Muslim dalam Islam

Assalamu’alaikum wr wb

Redaksi Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah yang terhormat. Hampir setiap kali menjelang pemilihan, kerap beredar isu-isu miring yang melekat pada para calon pemimpin terutama isu-isu sensitif seperti liberal dari segi ekonomi, antek partai terlarang, rasial, atau keyakinan agama. Sedangkan sementara ini ada benar-benar orang non muslim yang menjadi pemimpin. Yang saya tanyakan, apakah kita sebagai seorang muslim boleh memilih pemimpin non muslim? Terima kasih atas keterangannya. (Abdurrahman/Jakarta)

Pemimpin Non-Muslim dalam Islam (Sumber Gambar : Nu Online)
Pemimpin Non-Muslim dalam Islam (Sumber Gambar : Nu Online)

Pemimpin Non-Muslim dalam Islam

Jawaban

Assalamu’alaikum warahmatullahi wa barakatuh

Penanya yang budiman. Semoga Allah merahmati kita semua. Pemimpin menempati posisi penting dalam Islam. Karena pemimpin memegang kebijakan yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak mulai dari kesehatan, transportasi, tata kelola sumber daya alam, kesejahteraan, dan pelbagai kebijakan publik lainnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Penanya yang budiman, ulama berbeda pendapat perihal memilih pemimpin dari kalangan non muslim. Misalnya Badruddin Al-Hamawi As-Syafi’i yang wafat di abad 8 H. Ia menyatakan dengan jelas keharaman memilih pemimpin dan juga aparat dari kalangan kafir dzimmi.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?: {? ? ? ? ? ? ?} ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Tidak boleh mengangkat dzimmi untuk jabatan apapun yang mengatur umat Islam kecuali untuk memungut upeti penduduk kalangan dzimmi atau untuk memungut pajak transaksi jual-beli penduduk dari kalangan musyrikin. Sedangkan untuk memungut upeti, pajak seper sepuluh, atau retribusi lainnya dari penduduk muslim, tidak boleh mengangkat kalangan dzimmi sebagai aparat pemungut retribusi ini. Dan juga tidak boleh mengangkat mereka untuk jabatan apapun yang menangani kepentingan umum umat Islam.

Allah berfirman, “Allah takkan pernah menjadikan jalan bagi orang kafir untuk mengatasi orang-orang beriman.” Siapa yang mengangkat dzimmi sebagai pejabat yang menangani hajat muslim, maka sungguh ia telah memberikan jalan bagi dzimmi untuk menguasai muslim. (Lihat Badruddin Al-Hamawi As-Syafi’i, Tahrirul Ahkam fi Tadbiri Ahlil Islam, Daruts Tsaqafah, Qatar, 1988).

Sementara ulama lain yang membolehkan pengangkatan non muslim untuk jabatan publik tertentu antara lain Al-Mawardi yang juga bermadzhab Syafi’i. Ulama yang wafat pada pertengahan abad 5 H ini memberikan tafshil, rincian terhadap jabatan.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Posisi pejabat ini (tanfidz/eksekutif) boleh diisi oleh dzimmi (non muslim yang siap hidup bersama muslim). Namun untuk posisi pejabat tafwidh (pejabat dengan otoritas regulasi, legislasi, yudikasi, dan otoritas lainnya), tidak boleh diisi oleh kalangan mereka. (Lihat Al-Mawardi, Al-Ahkamus Sulthoniyah wal Wilayatud Diniyah, Darul Fikr, Beirut, Cetakan 1, 1960, halaman 27).

Al-Mawardi dalam Al-Ahkamus Sulthoniyah menguraikan lebih rinci. Menurutnya, kekuasaan dibagi setidaknya menjadi dua, tafwidh dan tanfidz. Kuasa tafwidh memiliki cakupan kerja penanganan hukum dan analisa pelbagai kezaliman, menggerakkan tentara dan mengatur strategi perang, mengatur anggaran, regulasi, dan legislasi. Untuk pejabat tafwidh, Al-Mawardi mensyaratkan Islam, pemahaman akan hukum agama, merdeka.

Sementara kuasa tanfidz (eksekutif) mencakup pelaksanaan dari peraturan yang telah dibuat dan dikonsep oleh pejabat tafwidh. Tidak ada syarat Islam, alim dalam urusan agama, dan merdeka.

Menurut hemat kami, memilih pajabat eksekutif seperti gubernur, walikota, bupati, camat, lurah, atau ketua RW dan RT dari kalangan non muslim dalam konteks Indonesia dimungkinkan. Pasalnya, pejabat tanfidz itu hanya bersifat pelaksana dari UUD 1945 dan UU turunannya. Dalam konteks Indonesia pemimpin non muslim tidak bisa membuat kebijakan semaunya, dalam arti mendukung kekufurannya. Karena ia harus tunduk pada UUD dan UU turunan lainnya. Pemimpin non muslim, juga tidak memiliki kuasa penuh. Kekuasaan di Indonesia sudah dibagi pada legislatif dan yudikatif di luar eksekutif. Sehingga kinerja pemimpin tetap terpantau dan tetap berada di jalur konstitusi yang sudah disepakati wakil rakyat. Mereka seolah hanya sebagai jembatan antara rakyat dan konstitusi.

Kecuali itu, sebelum menjadi pemimpin, mereka telah melewati mekanisme pemilihan calon, penyaringan ketat dan verifikasi KPU. Mereka juga sebelum dilantik diambil sumpah jabatan. Jadi dalam hal ini kami lebih cenderung sepakat dengan pendapat Al-Mawardi yang membolehkan non muslim menduduki posisi eksekutif. Di sinilah letak kearifan hukum Islam.

Sedangkan ayat pengharaman memilih pemimpin non muslim sering beredar menjelang pemilihan. Sebut saja ayat berikut ini.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

“Hai orang-orang beriman, janganlah jadikan orang-orang yang membuat agamamu sebagai olok-olok dan mainan baik dari kalangan ahli kitab sebelum kamu maupun orang kafir sebagai wali. Bertaqwalah kepada Allah jika kamu orang yang beriman.”

Apakah kata “wali” yang dimaksud itu pemimpin? Penerjemahan “wali” inilah, menentukan jawaban dari yang saudara Abdurrahman pertanyakan. Imam Ala’uddin Al-Khazin menyebutkan dalam tafsirnya sebagai berikut.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?: ? ? ?

Maknanya, “Janganlah kamu jadikan orang-orang yang tidak seagama denganmu sebagai wali dan kawan karib.” Allah sendiri menjelaskan alasan larangan untuk bergaul lebih dengan sehingga saling terbuka rahasia dengan mereka dengan ayat “Mereka tidak berhenti menjerumuskanmu dalam mafsadat”. (Lihat Al-Khazin, Lubabut Ta’wil fi Ma’anit Tanzil, Darul Kutub Al-Ilmiyah, Beirut).

Pengertian “wali” di atas ialah teman dekat. Sehingga saking dekatnya, tidak ada lagi rahasia antara keduanya. Ayat ini turun dalam konteks perang. Sehingga sangat berisiko bergaul terlalu dekat dengan ahli kitab dan orang-orang musyrik dalam suasana perang karena ia dapat mengetahui segala taktik perang, pos penjagaan, dapur umum, dan segala strategi dan rencana perang yang dapat membahayakan pertahanan umat Islam. Sementara komunitas-komunitas sosial saat itu berbasis agama.

Karenanya, mencermati ketarangan ulama di atas kita akan menemukan tidak sambung dan tidak tepat kalau ayat ini dijadikan dalil sebagai pengharaman atas pengangkatan calon pemimpin dari kalangan non muslim. Menurut hemat kami, kitab-kitab terjemah Al-Quran yang mengartikan “wali” sebagai pemimpin ada baiknya menelaah kembali tafsir-tafsir Al-Quran.

Saran kami berhati-hatilah memilih pemimpin baik muslim maupun non muslim. Karena mereka ke depan akan mengatur hajat hidup orang banyak. Kita perlu melihat integritas calon dan track record mereka. Kami juga berharap kepada warga untuk tidak mudah terporovokasi oleh isu-isu SARA menjelang pemilihan.

Demikian jawaban yang dapat kami sampaikan. Semoga bisa penjelasan kami ditangkap dengan baik. Dan kami selalu terbuka untuk menerima saran dan kritik dari para pembaca.

Wallahul muwaffiq ila aqwamith thariq,

Wassalamu’alaikum wr. wb

(Alhafiz Kurniawan)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Khutbah, Bahtsul Masail Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Lagi, Penganugerahan Santri of The Year Digelar Tahun Ini

Tangerang Selatan, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah - Direkur Eksekutif Islam Nusantara Center (INC) Ahmad Ginanjar Sya’ban menerangkan dua tujuan penganugerahan Santri of The Year. Pertama, agenda ini diadakan untuk menemukan dan menampilkan tokoh atau figur santri yang telah memberikan sumbangsih berupa gagasan inovatif dan kerja serta karya dalam pembangunan bangsa dan negara Indonesia.

“Kedua, mampu membangkitkan motivasi dan dapat memberikan keteladanan generasi bagi generasi muda serta masyarakat umum untuk lebih giat membangun bangsa dan negaranya,” kata Ginanjar saat acara peluncuran penganugerahan Santri of The Year di Kantor INC Ciputat Tangerang Selatan, Sabtu (19/8).

Lagi, Penganugerahan Santri of The Year Digelar Tahun Ini (Sumber Gambar : Nu Online)
Lagi, Penganugerahan Santri of The Year Digelar Tahun Ini (Sumber Gambar : Nu Online)

Lagi, Penganugerahan Santri of The Year Digelar Tahun Ini

Menurutnya, hingga hari ini santri masuk dan mengisi ruang-ruang dalam berbagai bidang kehidupan seperti pendidikan sosial, keagamaan, pers, media, militer, politik bahkan hingga ke parlemen dan pemerintah. Tidak sedikit dari mereka yang mengharumkan nama santri.

Oleh karena itu, lanjut Ginanjar, dalam rangka hari Santri Nasional yang jatuh pada tanggal 22 Oktober 2017, maka INC mengadakan agenda Santri of The Year.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sementara itu, salah satu inisiator INC Zainul Milal Bizawie menegaskan, mereka yang mendapatkan Santri of The Year bukanlah orang yang paling hebat di antara lainnya, tetapi mereka adalah yang mampu memberikan inspirasi kepada orang lain.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ia berharap, ke depan agenda ini akan menjadi sebuah penghargaan yang bergengsi dan kredibel sehingga ini bisa menjadi sebuah indikator bahwa santri memiki banyak kemampuan dan keterampilan di luar bidang keagamaan.

“Sehingga yang lain tahu bahwa santri tidak hanya sarungan saja,” ucapnya.

Ada dua belas kategori nominasi yang dipilih untuk mendapatkan penghargaan, yaitu Santri Inspirasi Bidang Seni dan Budaya, Santri Inspirasi Bidang Pendampingan Umat (Dakwah), Santri Inspirasi Bidang Pendidikan, Santri Inspirasi Bidang Wirausaha, Santri Inspirasi Bidang Kepemimpinan dalam Pemerintah, Pesantren Salaf Inspiratif, Pesantren Modern Inspiratif, Pesantren Enterpreneur Inspiratif, Santri Berprestasi Tingkat Internasional, Pahlawan Santri, Santri Mengabdi Sepanjang Hayat, dan Mahasantri Bhakti Negeri.

Polling akan dilakukan di di akun resmi Twitter Islam Nusantara Center @IslamNusantaraC. Selain itu, panitia juga akan terjun ke lapangan untuk menyebarkan angket atau keusioner ke pesantren-pesantren yang belum aktif menggunakan medsos agar mereka bisa mengusulkan nama-nama yang sesuai dengan kategori nominasi.

Masyarakat bisa menyetorkan nama-nama tokoh santri yang layak mendapatkan penghargaan tersebut berserta sesuai dengan kategori dan alasannya ke akun media sosial Islam Nusantara Center @islamnusantaracenter (IG) @IslamNusantaraC (Twitter), 081384478968 (WhatsApps). (Muchlishon Rochmat/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Kajian, Sholawat Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Berkembang Pesat, MTs Maarif NU Fajaresuk Bangun Gedung Baru

Pringsewu, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Di tahun ke tiga berdiri, MTs Maarif Fajaresuk mengalami perkembangan pesat. Kebutuhan akan ruang kelas baru pun sangat mendesak. Karena itu, madrasah yang didirikan tahun 2012 tersebut membangun gedung baru pada Rabu, (10/12). Peletakan batu pertama dilakukan Bupati Pringsewu.

Berkembang Pesat, MTs Maarif NU Fajaresuk Bangun Gedung Baru (Sumber Gambar : Nu Online)
Berkembang Pesat, MTs Maarif NU Fajaresuk Bangun Gedung Baru (Sumber Gambar : Nu Online)

Berkembang Pesat, MTs Maarif NU Fajaresuk Bangun Gedung Baru

Menurut Kepala MTs Maarif Fajaresuk H. Auladi Rosyad, gedung yang terdiri dari 9 ruang lokal berlantai 3 ini direncanakan rampung dan siap digunakan tahun ajaran baru mendatang.

"Alhamdulillah dengan modal semangat seluruh elemen MTs Maarif Fajaresuk, animo wali murid semakin tinggi untuk mempercayakan amanah pendidikan putra puterinya di Madrasah ini" jelas Rosyad.

Ia menyebutkan jumlah siswa madrasah NU itu dari tahun pertama sampai tahun ketiga terus bertambah. "Tahun pertama siswa kita sebanyak 11 anak,  tahun kedua 30, dan tahun ketiga ini menjadi 68 anak," terangnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sementara itu Bupati Pringsewu Sujadi Saddad menjelaskan bahwa di kabupaten tersebut, pendidikan menjadi titik sentral. Karena itu mejadi perhatian serius Pemerintah Daerah.

Bupati yang juga Mustasyar PCNU Kabupaten Pringsewu mengharapkan kepada segenap civitas akademika MTs Maarif Fajaresuk untuk terus bersemangat dengan cara menunjukkan kesiapan SDM baik secara kualitas maupun kuantitas.

Lebih lanjut Bupati mengharapkan MTs Maarif Fajaresuk untuk memiliki unggulan khusus yang dapat meningkatkan dan mencirikan madrasah. "Kalau murid MTs bisa ngaji itu sudah tidak asing lagi, tapi kalau murid MTs juara olimpiade matematika bisa menjadi nilai plus untuk Madrasah," terangnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Selain bupati, pada peletakan batu pertama pembangunan gedung tersebut, hadir Kadis Pendidikan, Ketua MUI, Camat Pringsewu, Ketua PCNU, Ketua LP Maarif Provinsi Lampung dan segenap Dewan Pendiri MTs Maarif Fajaresuk.

Setelah peletakan batu pertama oleh Bupati Pringsewu dan tokoh-tokoh yang hadir, kegiatan dilanjutkan dengan resepsi pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah atas dimulainya pembangunan gedung tersebut. (Muhammad Faizin/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Warta Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kisah Bupati Puwakarta dan Jamuan Gratis Selepas Shalat Tarawih

Purwakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi memiliki cara unik dan keluar dari pakem peraturan protokoler dalam acara Salat Tarawih Keliling, Selasa (7/6) malam di Kampung Pareang, Kiarapedes, Purwakarta. Dedi membawa gerobak mie ayam agar dapat dinikmati oleh seluruh jemaah masjid setempat sehabis menjalankan ibadah salat tarawih.

Kisah Bupati Puwakarta dan Jamuan Gratis Selepas Shalat Tarawih (Sumber Gambar : Nu Online)
Kisah Bupati Puwakarta dan Jamuan Gratis Selepas Shalat Tarawih (Sumber Gambar : Nu Online)

Kisah Bupati Puwakarta dan Jamuan Gratis Selepas Shalat Tarawih

Dedi mengungkapkan, sejak menjadi bupati, ia tidak pernah membuat konsep formal untuk tarawih keliling. Bahkan dia mengaku sudah tidak bisa mengingat lagi berapa jenis makanan yang pernah dia bawa untuk Tarawih keliling kampung.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

"Berkunjung ke desa itu lebih enak dadakan. Sambil ngabuburit menunggu buka puasa kami sudah ada di sana. Kemudian setelah salat Tarawih mereka semua bisa menikmati makanan yang kami sajikan di halaman masjid," kata Dedi.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Selasa malam Dedi membawa gerobak mie ayam dengan kapasitas 500 porsi ke Kampung Pareang, Kiarapedes. Tak butuh lama untuk mengosongkan gerobak tersebut karena setelah salat tarawih gerobak itu langsung diserbu warga dan anak?anak. "Syaratnya, tarawihnya harus sampai selesai, 23 rakaat dengan salat witir dan doa. Baru boleh dapat satu boks mie ayam," ujar Bupati yang akrab disapa Kang Dedi ini.

Dedi menilai cara ini sangat efektif untuk menjadikan masjid agar penuh oleh jemaah, terutama anak?anak. Melalui cara ini, kata dia, tidak perlu membebankan kepada pihak desa agar menyediakan konsumsi untuk dirinya karena dia membawa makanan sendiri bahkan satu gerobak. "Anak?anak jadi mau ke masjid. Karena target utamanya menanamkan pendidikan kepada anak maka mereka kan senangnya dikasih hadiah. Nak, oke, kita beri hadiah, tapi salat Tarawih dulu sampai selesai," kata Dedi. (Zunus)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Fragmen, Nahdlatul Ulama, Hikmah Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sabtu, 30 Desember 2017

Mata Air-NU Nganjuk Fasilitasi Siswa Kuliah di Kampus Ternama

Nganjuk, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Yayasan Mata Air Nganjuk, Jawa Timur, bersama Pimpinan? Cabang Fatayat NU, Muslimat NU, dan Lembaga Pendidikan Tinggi NU (LPTNU) setempat sejak bulan Februari lalu telah membuka pendaftaran program Bimbingan Belajar Pasca Ujian Nasional (BPUN) 2016 untuk para siswa. Peserta program ini biasa diistilahkan dengan "santri kilat" (sanlat) sukses masuk perguruan tinggi negeri ternama di Indonesia.

"Beberapa perguruan tinggi negeri tersebut di antaranya Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta, Universitas Indonesia (UI) Depok, Institut Teknologi Bandung (ITB) Bandung, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, dan perguruan tinggi negeri lainnya yang sudah menjadi target penyelenggara,” kata Atourrohman Syahroni selaku manajer kegiatan.

Mata Air-NU Nganjuk Fasilitasi Siswa Kuliah di Kampus Ternama (Sumber Gambar : Nu Online)
Mata Air-NU Nganjuk Fasilitasi Siswa Kuliah di Kampus Ternama (Sumber Gambar : Nu Online)

Mata Air-NU Nganjuk Fasilitasi Siswa Kuliah di Kampus Ternama

Tidak sedikit pelajar melalui program rutin ini terjaring di berbagai perguruan tinggi negeri ternama. Para calon peserta dapat mendaftar melalui dua cara, yakni online dan offline.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dengan mengakses www.bpunmataairnganjuk.com, para pendaftar bisa mengisi formulir yang tersedia. Pada menu pendaftaran klik? via online, isi formulir yang tersedia secara online, lalu cetak email balasan sebagai bukti pendaftaran dan disetor di kantor lama PCNU Nganjuk, Jalan Supriyadi yang terletak di selatan Alun-alun Nganjuk. Menurut laporan panitia penyelenggara, saat ini beberapa siswa dari berbagai kecamatan di wilayah Nganjuk sudah mulai mendaftarkan diri.

Sementara alur pendaftaran via offline, siswa bersangkutan bisa dating langsung dan mendaftarkan diri di kantor PCNU Nganjuk atau kantor PC Fatayat NU Nganjuk setempat .

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Atourrohman menjelaskan, peserta akan melalui tahap seleksi dan hanya akan diambil 100 siswa dengan rincian 50 dari jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan 50? peserta dari jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). "Seleksi peserta pada tanggal 20 Maret, untuk tempat pelaksanaan? di kantor baru PCNU Nganjuk Desa Bungur, Kecamatan Sukomoro.

Gus Anto, demikian ia disapa, menambahkan, pelaksanaan BPUN akan dimulai dari tanggal l sampai 30 Mei 2016 mendatang. Peserta akan mendapatkan fasilitas dan layanan antara lain di antaranya uji coba (try out) SBMPTN 2016, modul terpadu, waktu pembelajaran 5 hari, gratis biaya bimbingan belajar, konsultasi akademik, pelatihan motivasi, pengembangan kapasitas, dan uotbond.

“Untuk informasi lebih lanjut bisa langsung menghubungi Facebook Sanlat Bpun Nganjuk; Tweter : @SanlatN; WA 081-136-820-18; call center 085604444831 (M Khoirul Anwar, S.Pdi), 085236906444 (Samsul Hakim, M.MA), 082230059559 (Tutik Malikhah,S.Pdi),” tuturnya. (Anwar Muhammad/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Lomba Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Jumat, 29 Desember 2017

Filosofi Kemandirian Santri Penting Bagi Perkembangan Ekonomi

Pringsewu, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Mustasyar PCNU Pringsewu yang juga Bupati Pringsewu KH Sujadi mengatakan bahwa kunci kesuksesan dalam bidang ekonomi adalah kemandirian. Hal tersebut dikatakannya saat membuka secara resmi Kegiatan Seminar Kewirausahaan dan Kemandirian Santri dalam Rangka Hari Santri Nasional 2017 Kabupaten Pringsewu di Gedung NU, Sabtu (21/10).

Bupati yang merupakan Alumni Pondok Pesantren Kalibeber Wonosobo Jawa Tengah ini menambahkan bahwa  jiwa  kemandirian ini sudah ditanamkan di pondok pesantren kepada santri sejak dini. Sehingga menurutnya sebagai seorang santri, sudah seharusnya  memiliki ide dan gagasan bagaimana berkiprah dalam bidang ekonomi.

Filosofi Kemandirian Santri Penting Bagi Perkembangan Ekonomi (Sumber Gambar : Nu Online)
Filosofi Kemandirian Santri Penting Bagi Perkembangan Ekonomi (Sumber Gambar : Nu Online)

Filosofi Kemandirian Santri Penting Bagi Perkembangan Ekonomi

"Yang tidak berbicara ekonomi hanya di surga. Siapapun akan berbicara tentang ekonomi," kata Abah Sujadi, sapaannya, di depan para peserta seminar yang terdiri dari santri dan Alumni Pondok Pesantren se Kabupaten Pringsewu.

Seminar yang bertemakan "Santri Mandiri, NKRI Hebat" tersebut menghadirkan dua orang nara sumber yaitu Sekjen Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) Muhammad Nur Hayid dan Rektor Universitas Malahayati Lampung Muhammad Kadafi.

Dalam pemaparannya, Sekjen HIPSI yang akrab dipanggil Gus Hayid menjelaskan dalam mengawali bisnis dibidang ekonomi diperlukan beberapa aspek yang dapat menghantarkan seseorang kepada kesuksesan.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

"Berbisnis tidak hanya belajar tapi membutuhkan mental. Berbisnis juga tidak hanya mencari uang tapi membutuhkan akses. Dalam berbisnis harus tetap belajar. Jangan berhenti untuk belajar tidak  tidak cukup hanya teori saja," tegasnya seraya mengingatkan agar jangan berputus asa dalam berusaha.

Senada dengan Gis Hayid, Rektor Universitas Malahayati Lampung Muhammad Kadafi mengatakan bahwa jiwa entrepeneurship harus terus ditumbuhkan kepada para pelajar dan santri.

Hal ini dapat ditempuh dengan memperluas gerakan entrepeneurship, menerapkan kurikulum entrepeneurship dilembaga pendidikan dan menciptakan jiwa-jiwa yang inovatif.

Ketua Kadin Provinsi Lampung ini juga mengingatkan bahwa dalam berusaha juga harus ditanamkan niat untuk beribadah.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

"Landasi dengan ketulusan dan keikhlasan. Semoga berkah. Kalau bisa berbuat 1000 kebaikan kenapa harus satu. Kalau kita bersungguh-sungguh pasti bisa," pungkas Wakil Ketua PWNU Lampung ini. (Muhammad Faizin/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Santri Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kasatkornas Banser: Menjadi Anggota Banser, Niatlah untuk Ibadah

Madiun, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Kepala Satuan Koordinasi Nasional Barisan Ansor Serbaguna atau Kasatkornas Banser, H Alfa Isnaeni mengajak anggota Banser untuk memperbaharui niat. Baginya, berkhidmat menjadi Banser untuk membentengi ulama dan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hal tersebut juga sebagai ibadah memperjuangkan agama dan membela negara.

Kasatkornas Banser: Menjadi Anggota Banser, Niatlah untuk Ibadah (Sumber Gambar : Nu Online)
Kasatkornas Banser: Menjadi Anggota Banser, Niatlah untuk Ibadah (Sumber Gambar : Nu Online)

Kasatkornas Banser: Menjadi Anggota Banser, Niatlah untuk Ibadah

"Mari kita menata niat, memperbaharui niat ibadah," katanya, Ahad (14/1) malam. Hal tersebut disampaikan Alfa, sapaan akrabnya kepada ratusan anggota Banser pada acara pra-pelantikan Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Madiun masa khidmat 2017-2021 di aula kantor Kementerian Agama Kabupaten Madiun. 

"Bismillahirrahmanirrahim. Niat ingsun mlebu Banser, mlebu Ansor lillahi taala  (saya berniat masuk Banser dan Ansor, karena Allah taala). Dengan mengamalkan, mendakwahkan dan menjaga Islam Ahlussunnah wal Jama’ah Annahdliyah. Alfatihah, " ucapnya yang kemudian ditirukan seluruh anggota Banser.

Memperbaharui niat itu penting, katanya. Karena hati seseorang setiap waktu bisa berubah dan goyah. Menjadi anggota Banser jangan memiliki niatan lain, kecuali hanya satu niat yakni untuk ibadah.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

"Tidak ada niat Banser biar jadi bupati. Niat jadi DPR, tidak pernah ada. Tapi rata-rata yang diajarakan senior adalah masuk Banser karena bismillah niat untuk ibadah," katanya.

Alfa Isnaeni melanjutkan, banyak kiai dan habaib yang menjaminkan dirinya untuk kemuliaan Banser. Salah satunya diungkapkn oleh Rais ‘Am Jamiyyah Ahlit Thariqah Al Mutabarah An Nahdliyyah (JATMAN), Habib Luthfi bin Yahya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

"Dalam satu kesempatan Maulana Habib Luthfi pernah dawuh. Kalau saya diberikan hak oleh Allah untuk masuk surga, maka tidak akan saya gunakan hak saya sebelum kalian-kalian para anggota Banser ini masuk surga," tuturnya menirukan yang disampaikan Habib Lutfi

Oleh karena itu, anggota Banser harus bisa memantaskan dirinya agar bisa mendapatkan kemuliaan itu. "Tugas kita selalu berikhtiar memantaskan diri. Caranya dengan berusaha memperbaharui niat ibadah," tandasnya..

Ketua GP Ansor Madiun Khotamil Anam mengatakan, acara pra-pelantikan ini dilakukan dalam rangka konsolidasi antar seluruh kader Ansor dan Banser se-kabupaten Madiun.

Gus Anam, sapaan akrabnya mengapresiasi kekompakan seluruh kader yang telah menjaga iklim ketenangan di Madiun. Apalagi, katanya, tahun 2018 ini adalah merupakan tahun politik yang dapat memicu terjadinya perpecahan antar kader.

 "Terima kasih. Acara ini merupakan ajang silaturahmi, persahabatan antar seluruh kader Ansor Madiun. Sehingga akan terjalin erat tanpa ada unsur yang bisa memecah belah," katanya.

Tampak hadir pada acara ini, para ulama dan kiai, pengurus PCNU Kabupaten Madiun dan  seluruh badan otonom. Juga tampak sejumlah pejabat pemerintah, dan tamu undangan lain. (Zaenal Faizin/Ibnu Nawawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Jadwal Kajian Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah