Selasa, 26 Desember 2017

Anggi Berharap Daiyah Fatayat Jadi Tempat Bertanya Masyarakat

Jakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Anggia Ermarini berharap kepada peserta peningkatan kapasitas Mental Spiritual bagi Daiyah di Daerah Transmigrasi agar aktif berkeliling di daerah transmigrasi untuk memberikan informasi kepada masyarakat, baik soal agama atau yang lain.

Menurut Anggi, para daiyah adalah tempat bertanya bagi masyarakat tentang agama, urusan rumah tangga atau persoalan kehidupan keseharian lainnya.

Anggi Berharap Daiyah Fatayat Jadi Tempat Bertanya Masyarakat (Sumber Gambar : Nu Online)
Anggi Berharap Daiyah Fatayat Jadi Tempat Bertanya Masyarakat (Sumber Gambar : Nu Online)

Anggi Berharap Daiyah Fatayat Jadi Tempat Bertanya Masyarakat

“Ibu-ibu (daiyah) sekalian ini sangat penting perannya di masyarakat, sangat penting perannya di komuniats masing-masing,” kata Anggi di Balai Besar Pengembangan Latihan Masyarakat  (BBPLM), Jakarta Timur, Selasa (17/10).

Untuk mempunyai peran tersebut, ia meminta kepada para daiyah untuk memanfaatkan waktu selama 4 hari ini supaya mendapat peningkatkan kapasitas keagamaan, bahkan kesehatan, perdagangan dan yang lainnya.

“Silakan nanti waktu yang lumayan panjang ini bisa dimaksimalkan sehingga bisa mengambil banyak ilmu dari pelatihan selama empat hari ini,” kata perempuan yang juga dosen Universitas Indonesia ini.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kegiatan peningkatan kapasitas ini sendiri dilaksanakan selama empat hari (16-20/10) dan diikuti 3 0 peserta terdiri atas Daiyah Fatayat NU se-Sumatera dan Indonesia Timur, Organisasi Masyarakat (Ormas), dan undangan.

Hadir pada kegiatan ini, Sekretaris Umum PP Fatayat NU Margaret Aliyatul Maimunah, Ketua Bidang Dakwah PP Fatayat NU Hj Anisa Rahmawati, dan Dirjen Pembangunan Kawasan Transmigrasi (PKTrans) HM. Nurdin. (Husni Sahal/Fathoni)

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah AlaSantri, Halaqoh, Tegal Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

PCNU Ngawi Safari Kaderisasi ke-19 Kecamatan

Ngawi, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah - PCNU Kabupaten Ngawi, Jawa Timur melakukan safari kaderisasi ke tiap Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) secara bergliran. Sampai akhir bulan ini, telah dilakukan di 7 MWCNU yakni: Kecamatan Paron, Geneng, Widodaren, Gerih, Ngawi Kota, Beringin, Karangjati. Safari tersebut akan terus berlangsung sampai genap di 19 MWCNU.

Kaderisasi melalui program Pelatihan Penggerak Kader Nahdlatul Ulama (PKPNU) tersebut, peserta mendapatkan beragam materi di antaranya ke-NU-an, Aswaja, strategi politik NU, strategi pengorganisasian masa dan lain lain. Dalam meningkatkan pemahaman, panitia memberikan pelayanan tim keintstrukturan.

PCNU Ngawi Safari Kaderisasi ke-19 Kecamatan (Sumber Gambar : Nu Online)
PCNU Ngawi Safari Kaderisasi ke-19 Kecamatan (Sumber Gambar : Nu Online)

PCNU Ngawi Safari Kaderisasi ke-19 Kecamatan

Menurut salah seorang pengurus PCNU Ngawi, Zain Zuhdi Sholeh, PKPNU tersebut paling baru dilakukan di MWCNU Mantingan. Di MWCNU tersebut, kegiatan diadakan di rumah seorang warga di Dusun Pengkol, Desa Pengkol, Kecamatan Mantingan pada Sabtu, (26/27/3). “Alhamdulillah, peserta antusias. Pengurus MWCNU maupun Ranting cukup menggembirakan,” katanya seraya mengatakan PKPNU di MWCNU Mantingan diikuti sekitar 93 pengurus.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dosen Iinstitut Agama Islam Negeri (IAIN) Ngawi ini menambahkan, para peserta merupakan pengurus harian setingkat MWC dan Ranting. “Kami atas nama panitia sementara ini mewajibkan para pengurus saja agar setelah pelatihan dapat menjalankan mandat organisasi dengan sebaik-baiknya.”

Di tempat yang berbeda, Ketua PCNU Kabupaten Ngawi KH A. Ulinnuha Rozi mengatakan, dengan diadakanya PKPNU, bisa menghidupkan kembali beberapa kepengurusan yang telah vakum atau tidak efektif (pasif). “Dari penyelenggaraan yang sudah-sudah, alhamdulillah memberi dampak positif? bagi Pengurus MWC atau Ranting menjadi lebih aktif. Semoga kali ini juga begitu,” katanya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

PKPNU ini dapat memberikan pemahaman yang utuh dan menyeluruh sehingga melahirkan ukhuwwah. “Dan tentu para jebolan pelatihan bisa tumbuh ghirroh atau semangat menjadi pengurus MWC maupun Ranting,” harap kiai yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Darul Mukhlisin atau Temulus Mantingan.

Alumnus Pondok Pesantren Sarang Rembang ini juga mengingatkan, agar selalu menguatkan simpul-simpul NU di tempatnya masing-masing, mulai kiai musholla, langgar, masjid beserta para jamaahnya. “Simpul-simpul NU masih terus lestari sampai sekarang tak lepas dari geliat para kiai yang kita kenal dengan sebutan kiai kampung tersebut. Dari kebiasaan tersebut melahirkan pemahaman, dari pemahaman itulah akan lahir pembelaan, NKRI”, pungkasnya. (Ali Makhrus/Abdullah Alawi)



Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Syariah, Cerita, Halaqoh Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

RSI Siti Hajar Sidoarjo Bekali Orang Tua Deteksi Tumbuh Kembang Anak

Sidoarjo, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah 

Sekitar 102 orang terdiri dari remaja hingga orang tua di Kabupaten Sidoarjo mendapatkan edukasi seputar deteksi dan stimulasi dini tumbuh kembang anak. Mereka mendapatkan edukasi dari dokter spesialis anak dr. Moersintowarti dan dokter spesialis THT dr. Prijanti, di ruang Darun Naim lantai 3 Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Hajar Sidoarjo, Ahad (20/8).

 

RSI Siti Hajar Sidoarjo Bekali Orang Tua Deteksi Tumbuh Kembang Anak (Sumber Gambar : Nu Online)
RSI Siti Hajar Sidoarjo Bekali Orang Tua Deteksi Tumbuh Kembang Anak (Sumber Gambar : Nu Online)

RSI Siti Hajar Sidoarjo Bekali Orang Tua Deteksi Tumbuh Kembang Anak

Sebelum mendapatkan materi seputar deteksi dan stimulasi dini tumbuh kembang anak, para peserta diajak senam bersama dan diberikan contoh tata cara mencuci tangan yang baik. Dengan antusias, para peserta mengikuti dan menirukan gerakan tersebut.

 

Kepala marketing RSI Siti Hajar Sidoarjo, Riza Ahmadi Tohir mengatakan, seminar kesehatan yang bertajuk deteksi dan stimulasi dini tumbuh kembang anak ini untuk memberikan pemahaman kepada orang tua bagaimana merawat dan menjaga anaknya. Mengingat, selama ini masih ada orang tua yang belum mengetahui cara melakukan pendampingan kepada anaknya yang masih berusia balita hingga anak memasuki usia sekolah.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

 

Menurutnya, narasumber yang dihadirkan sangat profesional dan berkualitas di bidangnya. Disinggung terkait tumbuh kembang anak dan THT, Riza menjelaskan bahwa antara satu dan lainnya saling berkaitan. Karena tumbuh kembang juga berpengaruh dengan THT.

 

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

"Semua dokter yang menjadi narasumber dari RSI Siti Hajar Sidoarjo. Sedangkan pesertanya masyarakat Sidoarjo dan sebagian sudah menjadi pasien dari dokter spesialis. Dengan adanya kegiatan ini kami berharap bisa mengedukasi masyarakat luas sekaligus mempromosikan Rumah Sakit Islam Siti Hajar bahwa saat ini sudah berkembang mulai dari segi pelayanan maupun segi spesialis," kata Riza.

 

Dokter spesialis anak, dr. Moersintowarti, menuturkan, tumbuh kembang anak yakni seorang anak yang ukuran dan kemampuannya bertambah. Untuk mengetahui tumbuh kembang anak yang optimal bisa dilihat dari fisis biologis seperti makanan, imunisasi. Imunisasi merupakan ikhtiar untuk mencegah penyakit. Anak juga perlu bermain dengan baik.

 

"Hal-hal penting dalam deteksi tumbuh kembang anak diantaranya memasang timbangan, mengukur tinggi badan dan lingkar kepala, menghitung umur anak dan lain sebagainya. Menciptakan rasa aman, nyaman, dilindungi, diperhatikan minatnya, keinginan, pendapat dan stimulasi juga sangat penting," ujar dr. Moersintowarti.

Salah satu peserta seminar kesehatan, Vivi Wahyuni (32) warga Kwadengan Sidoarjo mengaku senang bisa mengikuti kegiatan tersebut. Pihaknya mengakui bahwa sebelum mengikuti seminar banyak kebiasan yang salah dilakukan kepada anaknya. Seperti melarang anak untuk ini dan itu. Padahal menurut dokter, anak yang melakukan sesuatu hal itu merupakan reaksi dari proses pertumbuhannya dan tidak boleh dilarang, melainkan harus didampingi.

"Sekarang saya sudah tahu bagaimana melakukan pendampingan kepada anak. Ke depan akan saya rubah kebiasaan yang salah. Beberapa waktu lalu saya pernah melarang anak untuk main di luar rumah, karena saya khawatir terjadi apa-apa. Namun setelah mengikuti seminar ini, saya bertambah mengerti," aku ibu tiga anak itu. (Moh Kholidun/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Amalan, Humor Islam Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kemendes Bangun Infrastruktur di Kawasan Perdesaan

Jakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Untuk memutus penghambat kemajuan desa, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) membangun infrastruktur dasar di kawasan perdesaan. Tidak hanya itu, pembangunan prasarana penunjang juga dilakukan seperti halnya transportasi, komunikasi, pertanian, pendidikan dan kesehatan.

Kemendes Bangun Infrastruktur di Kawasan Perdesaan (Sumber Gambar : Nu Online)
Kemendes Bangun Infrastruktur di Kawasan Perdesaan (Sumber Gambar : Nu Online)

Kemendes Bangun Infrastruktur di Kawasan Perdesaan

"Salah satu penghambat terbesar kemajuan desa dan kawasan perdesaan adalah rendahnya ketersedian infrastruktur dasar. Selain fokus di desa, pembangunan yang menghubungkan antar desa juga perlu dilakukan agar desa-desa ini bisa saling berinteraksi," ujar Menteri Desa PDTT, Marwan Jafar.

Menteri Marwan mengatakan, anggaran terbesar kawasan perdesaan tahun 2015 digunakan untuk penyediaan akses transportasi kawasan, berupa pembangunan jalan dan dermaga di 13 kabupaten, kemudian pembangunan jalan antardesa dan dermaga antarpulau di 10 kabupaten. ? Seperti halnya pembangunan dermaga antar pulau di Kabupaten Gorontalo Utara, senilai Rp20,4 Miliar.

"Pembangunan dermaga dengan kategori under develop lain dilakukan di Almahera Selatan, Button, Toli-Toli dan Almahera Tengah. Pembangunan ini lebih kepada potensi ekonomi. Bicara kawasan, dermaga ini menjadi akses antardaratan," ujarnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Selain itu lanjut Menteri Marwan, juga telah dilaksanakan penyediaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk desa-desa tertinggal di 41 kabupaten. Di mana, dalam satu unit PLTS dapat memasok kebutuhan listrik sebanyak 300 rumah tangga.

"Selain itu, juga kita berikan penyediaan peralatan jaringan radio komunikasi antar penduduk, pesawat televise, dan parabola desa tertinggal di 16 kabupaten," ujarnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Menurutnya, pembangunan kawasan perdesaan di Tahun 2016 dimanfaatkan untuk melanjutkan beberapa program kegiatan pada tahun sebelumnya, dengan sasaran sebanyak 168 kabupaten.

"Kita akan membangun penyediaan listrik di 57 kabupaten, dan penyediaan sarana air bersih bagi 12 kabupaten. Selebihnya, berupa jalan, penyediaan jaringan informasi desa, dan alat pendukung pendidikan," ujarnya.

Menteri Marwan mengatakan, program–program kawasan perdesaan di tahun 2016 fokus pada program prioritas. Pertama pengembangan sarana dan pra sarana kawasan perdesaan; kedua pembangunan ekonomi kawasan perdesaan melalui pasar kawasan perdesaan, Usaha Bersama Komunitas (UBK); dan Badan Usaha Usaha antar Desa (BUMADes); ketiga pengembangan sumber daya alam kawasan perdesaan; keempat penyelenggaraan perencanaan pembangunan kawasan perdesaan; kelima peningkatan kerjasama dan pengembangan kapasitas. Red: Mukafi Niam

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Kiai, Doa Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Senin, 25 Desember 2017

Hanya Kentut yang Batalkan Wudhu

Ada empat macam angin yang keluar dari tubuh manusia. Pertama, kentut, angin yang keluar dari jalan belakang (dubur/anus). Kedua, angin yang keluar dari jalan depan (qubul) biasanya berbarengan dengan kencing. Ketiga sendawa, yaitu angin yang berhasil keluar dari mulut karena lepas dari tahanan bawah perut. Dan keempat bersin, yaitu angin ditahan di bagian otak lalu keluar melalui rongga hidung.

Dari keempat macam angin yang keluar dari badan manusia, hanya satu yang dianggap membatalkan wudhu yaitu kentut. Angin kentut yang keluar melalui ruang kotoran dalam perut manusia ini yang menghasilkan bau tidak sedap. Berbeda dengan angin yang keluar dari jalan depan (qubul) meskipun seringkali angin ini berbarengan dengan kencing tetapi angin ini tidak mengandung bau yang menyengat. Bahkan seringkali angin ini keluar begitu saja tanpa seperasaan orangnya.

Adapun angin sendawa yang mengalir melalui jalur lebih bersih terutama tenggorokan tidak terlalu mengandung bau yang menyengat. Begitu juga dengan angin bersin yang hanya bersikulasi dalam ruang yang bersih antara otak dan rongga hidung. Demikianlah syariah hanya menganggap kentut yang membatalkan wudhu, padahal selain angin kentut masih ada tiga angin lagi yang keluar dari badan manusia. Sungguh Maha Suci Allah atas peraturan yang ditetapkan-Nya. Andaikan semua angin yang keluar dari badan membatalkan wudhu pastilah manusia akan terus disibukkan dengan wudhu itu sendiri. Itulah keterangan dalam? Hikmatut Tasyri’ wa Falsafatihi karangan Ahmad al-Jurjawi al-Hambali (Red. Ulil H)

Hanya Kentut yang Batalkan Wudhu (Sumber Gambar : Nu Online)
Hanya Kentut yang Batalkan Wudhu (Sumber Gambar : Nu Online)

Hanya Kentut yang Batalkan Wudhu

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Kiai, Tegal, Humor Islam Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Qanaah Bukti Keyakinan Orang Beriman

Rasulullah saw pernah berkata kepada Hakim bin Hizam ”harta memang indah dan manis, barang siapa mengambilnya dengan lapang dada maka dia mendapatkan berkah. Sebaliknya, barang siapa menerimanya dengan kerakusan, maka harta itu tidak akan memberikan berkah kepadanya. layaknya orang makan yang tak pernah kenyang"

إن الحمد لله الذى أرسل رسوله بالهدى ودين الحق ليظهره على الدين كله. أرسله بشيرا ونذيرا وداعيا الى الله باذنه وسراجا منيرا. أشهد ان لا اله الا الله وحده لا شريك له. شهادة اعدها للقائه ذخرأ. واشهد ان محمدا عبده و رسوله. ارفع البرية قدرا. اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى أله وأصحابه وسلم تسليما كثيرا. أما بعد. فياأيها الناس اتقوالله حق تقاته ولاتموتن الا وأنتم مسلمون

Jama’ah Jum’ah Rahimakumullah

Alhamdulillah kita masih dapat bersama-sama menunaikan shalat Jum’ah di siang ini. Marilah saling berwasiat dan mengingatkan akan pentingnya meningkatkan taqwa. Sesungguhnya hanya dengan taqwalah kita dapat sukses menghadapi kehidupan di akhirat nanti dan di dunia sekarang ini. Dunia nyata yang semakin menggelorakan nafsu menumpuk harta dan berebut tahta. Karenanya kita memerlukan tratmen mengahadapi itu semua, salah satunya dengan mengingat kembali konsep qan’ah.   

Qanaah Bukti Keyakinan Orang Beriman (Sumber Gambar : Nu Online)
Qanaah Bukti Keyakinan Orang Beriman (Sumber Gambar : Nu Online)

Qanaah Bukti Keyakinan Orang Beriman

Qana’ah adalah merasa puas atas pemberian yang sudah diterimanya. Puas itu ditunjukkan dengan syukur dan menghindari kerakusan. Mengekang diri dalam memburu apa yang diinginkannya, karena merasa cukup dengan apa yang telah diperoleh. 

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Qana’ah adalah salah satu jalur alternatif mengendalikan diri di tengah gemerlap dunia yang semakin menggiurkan. Inilah sikap yang harus dimiliki oleh seorang muslim pada umumnya dan muslim pejabat pada khususnya. Mengingat derasnya cobaan yang silih berganti menawarkan isi dunia. 

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Bukankah kita sudah maklum bahwa pada akhirnya nanti uang, harta dan tahta juga akan sirna. Uang akan usang, harta akan binasa dan jabatan akan digantikan. Mengapa diri ini selalu tertarik untuk mengumpulkannya, bukankah itu sama artinya menimbun busa yang akan lenyap diterpa udara?  Orang yang cerdas pastilah lebih suka mencari sesuatu yang lebih tahan lama, sesuatu yang tidak cepat punah dan habis hanya karena pergantian masa. Adakah hal yang demikian itulah qana’ah.

اَلْقَنَاعَةُ مَالٌ لَايَنْفَذُ وَكَنْزٌ لَايَفْتَى  

Qana’ah adalah harta yang tidak akan habis dan simpanan –modal- yang tak akan lenyap.

Itulah yang disindirkan oleh Abu Bakar al-maghribi bahwa orang yang berakal ialah orang yang dapat mengatur urusan dunianya dengan sikap qana’ah dan mengatur urusan akhiratnya dengan penuh semangat dan mengatur urusan agamanya dengan syari’ah.

Hal ini tidak untuk dipikirkan dengan akan, tetapi untuk direnungkan dengan hati yang tenang. Bukankah jika kita memiliki sifat qana’ah semua yang ada akan terasa cukup. Sebagaimana pendapat Syaikh Zakaria al-Anshari bahwa qana’ah itu merasa cukup dengan apa yang sudah diterima dan memenuhi kepentingannya, baik berupa makanan, minuman, pakaian atau lainnya.

Maka dalam hal ini kita perlu bersandar pada hadits Rasulullah saw.



كُنْ وَرَعًا تَكٌن اَعْبَدَ الناسِ وَكٌنْ قَنَعًا تكن أشكر الناس 

Jadilah kamu orang yang wara’ pasti kamu menjadi orang yang rajin beribadah, dan jadilah kamu orang yang qana’ah pastilah kamu menjadi orang yang banyak bersyukur (HR.Bukhari) 

Namun demikikan Jama’ah Jum’ah yang Dirahmati Allah…

Janganlah salah mengartikan qana’ah dengan berpangku tangan, berserah diri tanpa usaha namun penuh harap akan rahmat Allah swt. Tidak, bukan demikian maksud qana’ah itu. Manusia tidak dilarang mencari rizqi, bahkan Allah swt memerintahkan manusia untuk berusaha. Karena hasil usahalah yang akan menopang ibadah seseorang. Usahalah yang menjadi modal perjuangan agama. Tanpa ada hasil usaha tidak akan ada masjid mewah, tidak ada panti asuhan, tidak ada madrasah dan mushalla. Semua itu memerlukan usaha dan harta. 

Hanya saja yang perlu disadari dunia usaha bagaikan hutan belantara yang gelap tanpa arah. Apabila kita berjalan tanpa senjata dan tidak berhati-hati akan diterkam binatang buas atau tersesat di dalamnya. Sehingga kita tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal, ataupun mendapatkannya tetapi bukan hasil yang halal.  Bukankah nafsu syaitan selalu mengarahkan kita ke dalam sesat keharaman.

Oleh karena itu, marilah kita persenjatai diri kita dalam belantara usaha dengan qana’ah, insyaallah ia akan memberikan rambu-rambu ke arah yang benar walaupun tidak disertai dengan hasil yang maksimal. Bila demikian adanya usaha yang kita lakukan akan memilki nilai ibadah. Karena segala macam kegiatan manusia yang disandarkan niatnya kepada Allah swt akan dihitung sebagai ibadah. Ibadah tidak terbatas bertekur dan berdzikir di dalam masjid saja, tetapi menyingkirkan duri dari jalanan juga termasuk ibadah.

Jama’ah Juma’ah RahimakumullahJelaslah bahwa qana’ah tidaklah semata berpangku tangan, justru sebaliknya qana’ah adalah sebuah kekuatan untuk percaya kepada Allah Yang Maha Kuasa. Kekuasan-Nya mengatasi segala kemampuan manusia. Kekuasaan-Nya menentukan apa yang ada didunia. Jika ternyata ketentuan itu tidak mengenakkan kita, maka bersabarlah itu tandanya Allah sedang menguji kesabaran kita.

Meski apa yang ditetapkan Allah swt, tidak seperti apa yang kita inginkan. Itu tidak bearati kita berhenti berusaha. Tetaplah berusaha sekuat tenaga. Selama nyawa masih dikandung badan berusaha mengais rezeki harus terus kita lakukan. Ini tidak berarti kita memburu apa yang belum kita dapatkan, atau merasa tidak cukup dengan apa yang ada. Tetapi usaha ini kita lakukan karena merupakan sebuah kewajiban. Mempertahankan kehidupan, dan menjaga nyawa agar senantiasa dalam badan adalah kewajiban, karena itulah satu-satunya cara kita melakukan ibadah menyembah kepada-Nya.

Disinilah kehebatan qana’ah, ia tidak mengenal takut dan gentar. Apapaun kondisi yang ada harus kita hadapi dengan sabar dan penuh keyakinan. Seperti janji Allah swt dalam Surat Hud ayat 6.

Tiada sesuatu yang melata di bumi ini, melainkan di tangan Allah rizqinya. 

Memang pada kenyataannya hidup ini tidaklah selalu mulus dan mujur. Terkadang malang dan terkdang berkelok. Dan ketika berkelok itulah tanda-tanda keberuntungan kita. Rasulullah saw bersabda



قد أفلح من اسلم ورزقه كفافا وقنعه الله بما اتاه



Sungguh beruntung orang yang Islam dan rezkinya pas-pasan dan dia merasa cukup dengan apa yang diberikan Allah kepadanya.

Begitulah pesan Rasulullah saw kepada Hakim bin Hizam ”harta memang indah dan manis, barang siapa mengambilnya dengan lapang dada maka dia mendapatkan berkah. Sebaliknya, barang siapa menerimanya dengan kerakusan, maka harta itu tidak akan memberikan berkah kepadanya. layaknya orang makan yang tak pernah kenyang”

Jama’ah Jum’ah yang Berbahagia

Demikianlah khutbah jum’ah kali ini. Semoga dapat menjadi pertimbangan dalam mengarungi kehidupan kita sehari-hari yang semakin terasa penuh sesak dengan berbagai persaingan dan tunutan. Semoga kita termasuk muslim yang cerdas. Muslim yang dapat mengendalikan diri dan nafsunya dalam menghadapi dunia.



بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِيْ اْلقُرْآنِ اْلعَظِيْمِ وَنَفَعَنِي وَإيَّاكُمْ ِبمَا ِفيْهِ مِنَ اْلآياَتِ وَالذكْر ِالْحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ إنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ اْلعَلِيْمُ

 

Khutbah II

 

اَلْحَمْدُ للهِ عَلىَ اِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ. وَاَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ Ø§ÙŽÙ†Ù‘ÙŽ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى اِلىَ رِضْوَانِهِ. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًااَمَّا بَعْدُ فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوااللهَ فِيْمَا اَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَىوَاعْلَمُوْا اَنَّ اللهّ اَمَرَكُمْ بِاَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَى بِمَلآ ئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعاَلَى اِنَّ اللهَ وَمَلآ ئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا.

اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ وَارْضَ اللّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ اَبِى بَكْرٍوَعُمَروَعُثْمَان وَعَلِى وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَىيَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآءُ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ اللهُمَّ اَعِزَّ اْلاِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ اْلمُوَحِّدِيَّةَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ اَعْدَاءَالدِّيْنِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ اِلَى يَوْمَ الدِّيْنِ.

اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَاوَاِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ. عِبَادَاللهِ ! اِنَّ اللهَ يَأْمُرُنَا بِاْلعَدْلِ وَاْلاِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِى اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوااللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ اَكْبَرْ 

 

Red. Ulil H. Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Ulama Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Perkemahan Sako Maarif NU Pringsewu Ke-2 Sukses digelar

Pringsewu, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Setelah digelar selama tiga hari, akhirnya Perkemahan Sako Maarif NU Pringsewu ke-2 ditutup oleh Ketua Sako Ma’arif Kabupaten Pringsewu Mustangin. Acara penutupan dilaksanakan di Lapangan Komplek Gedung NU Kabupaten setempat yang sudah disulap menjadi Bumi Perkemahan, Ahad (9/10).

Terik panas matahari siang tidak mengurangi kesemangatan para peserta perkemahan Sako Maarif yang berjumlah sekitar 850 0rang, terdiri dari Penggalang 380 orang dan Penegak 320 orang, serta Anggota dewasa berjumlah 150 orang. Mereka tampak tetap semangat mengikuti rangkaian proses kegiatan yang sudah menguras tenaga dan pikiran mereka.

Perkemahan Sako Maarif NU Pringsewu Ke-2 Sukses digelar (Sumber Gambar : Nu Online)
Perkemahan Sako Maarif NU Pringsewu Ke-2 Sukses digelar (Sumber Gambar : Nu Online)

Perkemahan Sako Maarif NU Pringsewu Ke-2 Sukses digelar

Kegiatan yang mengambil tema Satu Hati, Satu Janji Pramuka Maarif Terwujud dalam Satya Darma Bhakti ini ditutup dan diakhiri dengan pembacaan pemenang sekaligus pembagian hadiah untuk para pemenang dalam perlombaan-perlombaan yang telah dilaksanakan peserta selama perkemahan Sako Maarif cabang ke-2 ini berlangsung.

Pada kesempatan tersebut Ketua Sako Maarif Kabupaten Pringsewu Mustangin mengucapkan selamat atas kemenangan yang telah diraih para peserta. Ia juga memberikan selamat kepada gugus depan Maarif yang menjadi juara umum dalam Perkemahan Sako Maarif edisi ke-2 ini.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ia berharap para anggota pramuka di satuan lembaga pendidikan Maarif dapat berkiprah maksimal untuk mempertahankan dan meningkatkan prestasi yang sudah diukir selama ini di semua level.

Selain itu, Ketua Sako Maarif Kabupaten Pringsewu juga memberikan apresiasi kepada seluruh panitia Kegiatan perkemahan yang telah mencurahkan tenaga dan pikiran demi suksesnya kegiatan yang rencananya akan digelar pada tiap tahunnya tersebut.

"Mari bersama-sama kita mempunyai tekat yang bulat untuk meningktkan dan memberikan bekal, bahkan untuk banyak berkiprah di gerakan pramuka di Kabupaten Pringsewu ini," pungkasnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sementara itu gugus depan tingkat Penggalang yang berhasil menyabet juara, SMK Maarif Banyumas, merasa bangga meraih juara umum dalam perkemahan Sako Maarif cabang ke-2 ini.

"Alhamdulillah, kami sangat senang sekali, ini kali pertama buat kami, dan mudah-mudahan kami bisa mempertahankannya di tahun depan," ungkap Supriono selaku pembina pramuka SMK Maarif Banyumas ditengah-tegah peserta didiknya yang sedang meluapkan kegembiraan.

Dia juga berharap Perkemahan Sako Maarif berikutya lebih meriah lagi dan dapat berjalan dengan lebih baik lagi sehingga para peserta bisa lebih termotivasi dan lebih bersemangat untuk mengikuti kegiatan perkemahan yang digelar Sako Maarif Kabupaten Pringsewu. (Muhammad Faizin/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Bahtsul Masail Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah