Kamis, 07 Desember 2017

GP Ansor Diminta Bijak Hadapi Pihak yang Musuhi NU

Banyumas, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah - Ketua GP Ansor Banyumas Akhmad Thonthowi mengajak segenap kader GP Ansor untuk mengerahkan segala tenaga dan pikiran dalam menangkal paham-paham radikal yang dapat menyesatkan umat. Namun dalam mengupayakannya, pemuda NU tetap harus menggunakan cara-cara yang santun dan konstitusional.

“Saya minta GP Ansor dalam menjalankan tugasnya harus sesuai dengan aturan yang ada. Setiap tindakan yang dilakukan harus terdokumentasi dengan baik dan benar serta serta harus bijak dalam menghadapi orang atau kelompok yang memusuhi NU," kata Akhmad pada pelantikan Pimpinan Anak Cabang GP Ansor Cilongok di pendapa Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Ahad (1/5).

GP Ansor Diminta Bijak Hadapi Pihak yang Musuhi NU (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Diminta Bijak Hadapi Pihak yang Musuhi NU (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Diminta Bijak Hadapi Pihak yang Musuhi NU

Pelantikan dibarengi dengan peringatan Hari Lahir Ke-93 NU. Hadir pada peringatan ini

Muspika Kecamatan Cilongok, pengurus harian MWCNU, Muslimat NU, Fatayat NU, IPNU, IPPNU, tokoh agama, tokoh masyarakat, kiai sepuh dan ribuan warga NU Cilongok yang memadati kawasan pendapa.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Akhmad Thonthowi juga berpesan bahwa GP Ansor mempunyai tanggung jawab merevitalisasi amaliah dan tradisi NU, kemudian harus bermanfaat untuk masyarakat umum dan harus mampu memperkuat ekonomi kerakyatan.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

"Pengurus Ansor harus mampu menjalankan visi GP Ansor, yakni revitalisasi nilai dan tradisi, penguatan sistem kaderisasi, pemberdayaan potensi kader, dan kemandirian organisasi," katanya.

Sementara Ketua GP Ansor Cilongok Mustangin melaporkan bahwa saat ini di Kecamatan Cilongok terdapat 16 Pimpinan Ranting GP Ansor NU yang aktif. Semuanya dalam keadaan baik serta dapat menjalankan tugas dan fungsinya sesuai dengan AD/ART yang ada.

"Secepatnya kami akan melakukan konsolidasi dengan ranting-ranting, dan juga berkoordinasi dengan GP Ansor Banyumas. Semoga amanah yang diberikan kepada kami dapat terlaksana dengan baik dan benar," katanya.

Mustangin bertekad, pihaknya akan menghidupkan lagi ranting-ranting yang tidak aktif, agar dapat berjuang kembali mensyiarkan Aswaja di Wilayah Cilongok dan sekitarnya.

"Saat ini ada 5 ranting yang masa khidmatnya sudah berakhir dan tidak aktif lagi, dalam waktu dekat akan kami bentuk lagi, sehingga harapan kami akan ada 21 ranting yang aktif," katanya. (Sudin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Nasional, Humor Islam, Meme Islam Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Rabu, 06 Desember 2017

Bupati Sarolangun: Lulusan Pesantren Harus Mampu Bersaing di Era Global

Sarolangun, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Sebagai lembaga pendidikan keagamaan, pesantren sudah selayaknya memberikan perhatian yang besar terhadap para lulusannya agar mampu bersaing di era global. Untuk itu, pembenahan ke arah yang lebih baik berupa pembekalan life skill (ketrampilan) kepada para santri harus segera dilakukan.

Pernyataan tersebut diungkapkan Bupati Sarolangun, Drs. H. Hasan Basri Agus, MM dalam sambutannya di hadapan para pimpinan pondok pesantren di Propinsi Jambi saat mengikuti seminar sehari tentang manajemen pendidikan di gedung Bappeda, Sarolangun, Jambi, Kamis (24/5).

Bupati Sarolangun: Lulusan Pesantren Harus Mampu Bersaing di Era Global (Sumber Gambar : Nu Online)
Bupati Sarolangun: Lulusan Pesantren Harus Mampu Bersaing di Era Global (Sumber Gambar : Nu Online)

Bupati Sarolangun: Lulusan Pesantren Harus Mampu Bersaing di Era Global

Lulusan Pondok Pesantren Asad Jambi itu menegaskan, untuk mencapai cita-cita tersebut pemerintah Kabupaten Sarolangun berjanji akan memberikan perhatian yang lebih pada sektor pendidikan di daerahnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

"Yang menjadi perhatian kami sekarang adalah adanya peningkatan SDM (sumber daya manusia). Untuk itu pemerintah Kab. Sarolangung akan menggratiskan biaya pendidikan sekolah dari SD sampai SMA," kata Basri.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Basri mengatakan, melalui dana dari APBD, pihaknya juga menawarkan beasiswa kepada kader muda di daerahnya untuk melanjutkan pendidikan di program Magister dan Doktor.

"Untuk setiap tahunnya, melalui dana dari APBD, kami juga akan memberikan beasiswa kepada 20 orang untuk mengambil Master dan 5 orang lainnya untuk mengambil program Doktor. sehingga dalam lima tahun ke depan kita sudah memiliki 25 orang Doktor dan dan 100 orang bergelar Master," terangnya yang disambut dengan tepuk tangan yang meriah dari para peserta seminar. (dar)Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Hadits Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Alasan KUA Punya Peran Strategis dalam Membina Paham Keagamaan

Jakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Direktur Bina Kantor Urusan Agama (KUA) dan Keluarga Sakinah Kementerian Agama RI, Mohsen, menegaskan, KUA sangat strategis dalam membina paham keagamaan Islam di tengah masyarakat. Hal ini disebabkan KUA dekat dan bersentuhan langsung dengan masyarakat bawah.

“Peran KUA Strategis justru karena dekat dengan masyarakat dalam membina paham keagamaan Islam,” ujar Mohsen, Kamis (14/12) lalu di Jakarta sembari menegaskan bahwa tugas KUA tidak hanya semata mengurusi persoalan pernikahan saja.

Alasan KUA Punya Peran Strategis dalam Membina Paham Keagamaan (Sumber Gambar : Nu Online)
Alasan KUA Punya Peran Strategis dalam Membina Paham Keagamaan (Sumber Gambar : Nu Online)

Alasan KUA Punya Peran Strategis dalam Membina Paham Keagamaan

Pria kelahiran Makassar ini menjelaskan, KUA sudah cukup dikenal masyarakat. Saat ini ada 5.707 KUA di Indonesia, penghulu 5.773 lokasi, Penyuluh PNS 4500 orang, penyuluh Non-PNS 45.000 orang.

Di KUA ada kepanjangan tangan yaitu penghulu dan penyuluh. Penghulu dan penyuluh menpunyai peran strategis kuntuk memberi layanan kepada umat Islam dalam membina paham keagamaan Islam.

“Jadi KUA selain memberikan pelayanan, juga melakukan pembinaan,” kata Mohsen.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dia berharap, KUA memberi peran yang sangat signifikan dalam memberi bimbingan kepada masyarakat. KUA, tegasnya, memiliki peran memberikan layanan dan bimbingan kepada masyarakat Islam di lingkungan kerjanya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

KUA, sambungnya, berfungsi salah satunya memberikan peneranagan agama Islam. KUA merupakan garda terdepan Kemenag yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Mohsen tidak memungkiri, di antara sebab yang mendukung aliran keagamaan yang bermasalah yaitu keliru memahami al-Qur’an, kurang menyeluruhnya sumber-sumber rujukan, lemahnya pemahaman keagaman, dan laata belakang pendidikan yang tidak cukup baik.

Lebih jauh, dia menyatakan, aliran atau ideologi bermasalah juga berasal dari luar (transnasional, red) untuk menggangu stabilitas negara. Negosiasi lebih penting. Misal adanya komitmen dalam menyelesaikan masalah dari berbagai pihak.

“Tentu dengan mengesampingkan kepeantingan pribadi dan kelompok tertentu,” tandas mantan Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren ini. (Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Olahraga, Cerita Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Satkornas Banser: Toleransi Beragama Jangan Tercederai

Jakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Satuan Koordinasi Nasional Barisan Ansor Serbaguna (Satkornas Banser) Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor menegaskan Indonesia adalah negara kesatuan yang berdasarkan Pancasila yang mengakui adanya perbedaan agama sehingga tidak boleh tercederai sebagaimana insiden terjadi di Kaburaga, Kabupaten Tolikara, Papua.

Berkaitan dengan insiden dimaksud, Kepala Satkornas Banser H Alfa Isnaeni melalui rilis diterima Senin (20/7) mengeluarkan delapan pernyataan.

Satkornas Banser: Toleransi Beragama Jangan Tercederai (Sumber Gambar : Nu Online)
Satkornas Banser: Toleransi Beragama Jangan Tercederai (Sumber Gambar : Nu Online)

Satkornas Banser: Toleransi Beragama Jangan Tercederai

1. Satkornas Banser, mengutuk dengan keras dan sungguh perbuatan yang dapat diindikasikan melanggar HAM, terhadap pelarangan melaksanakan ibadah sholat idul fitri, apalagi sampai terjadi pembakaran masjid.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

2. Terdapat indikasi indikasi memecah rasa persaudaraan dan kerukunan antar umat beragama di tanah Papua, bahkan indikasi memecah belah rasa berbangsa dan bernegara.

3. Mendesak kepada pemerintah utamanya kepolisian untuk secepat-cepatnya mengusut secara tuntas kasus tersebut dengan sejujur-jujurnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

4. Meminta kepada para elit pemerintah dan elit negara untuk tidak menjadikan komoditas politik terhadap kasus tersebut, apalagi hanya dijadikan bahan kampanye dengan tujuan popularitas elit-elit tertentu.

5. Negara wajib meningkatkan kemampuan deteksi dini dan kewaspadaan dini agar hal-hal tersebut tidak terjadi lagi.

6. Meminta kepada tokoh dan pemangku kepentingan untuk tidak memasukkan agenda internasional yang terselubung di bumi Papua, guna memperoleh keuntungan pribadi atau kelompok.

7. Mengharap kepada tokoh agama apapun, khususnya di Papua untuk betul-betul menjadikan toleransi dan keberagaman menjadi perilaku yang nyata di tengah tengah masyarakat, bukan hanya sebagai "jargon" saja.

8. Khusus bagi anggota Banser, rapatkan barisan, tingkatkan kemampuan deteksi dini dan kewaspadaan dini, guna langkah antisipasi kasus serupa di sekeliling kita. Selanjutnya, sebagai bahan evaluasi program bantuan keamanan kepada umat agama lain, agar toleransi dan keanekaragaman yang kita kembangkan tidak tercederai.

Terpisah, Ketua PC GP Ansor Waykanan Lampung Gatot Arifianto menambahkan, tidak ada pelangi jika hanya ada satu warna, hijau, biru, merah, atau kuning semata.

"Perbedaan warna memang sudah digariskan. Jika tidak, apakah pelangi diciptakan dengan terpaksa oleh-Nya? Hal tersebut tentu mustahil, dan jangan diingkari, demikian pula perbedaan keyakinan di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Gus Dur jauh-jauh hari sudah mengingatkan, mayoritas harus melindungi minoritas," ujar penggiat Gusdurian di Lampung itu pula.

Insiden di Tolikara menurut pemilik gelar adat Lampung Ratu Ulangan itu harus dilihat dari kacamata hukum. "Dengan demikian, bolehkah ada pembiaran atas tindakan anarkis di Bumi Bhineka Tunggal Ika ini?" ujarnya. (Tedy Heriyanto/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Nasional, Nahdlatul Ulama Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ali Masykur: NU Tak hanya Punya Sarjana Agama

Jakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) periode 2012-2012 telah dilantik oleh Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Sahal Mahfud  di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (24/4) malam. 

ISNU merupakan badan otonom NU termuda yang baru dikukuhkan dalam Muktamar ke-32 NU di Makassar 2010. Ketua Umum ISNU Ali Masykur Musa mengatakan, embrio ISNU sudah ada semenjak 19 November 1999 namun baru dikukuhkan pada Muktamar kepada 2010 dan pada awal tahun 2012 ISNU menyelenggarakan kongresnya yang pertama.

Ali Masykur: NU Tak hanya Punya Sarjana Agama (Sumber Gambar : Nu Online)
Ali Masykur: NU Tak hanya Punya Sarjana Agama (Sumber Gambar : Nu Online)

Ali Masykur: NU Tak hanya Punya Sarjana Agama

Dalam sambutannya usai pelantikan itu Ali Masykur mengatakan, para sarjana NU meliputi berbagai bidang seperti kesehatan, ekonomi, politik, hukum, sosial, dan bidang-bidang lain yang lebih spesifik.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

“NU tidak hanya punya sarjana agama. Banyak sarjana di berbagai bidang. Maka ISNU memanggil para sarjana NU untuk pulang, pulang dan pulang ke pangkuan NU,” katanya sembari menambahkan kepengurusan yang dipimpinya merupakan kabinet ‘empat kaki’ yang  merepresentasikan kaum ilmuan, birokrasi, pengusaha dan pekerja sosial di kalangan sarjana NU.

Menurutnya, kelahiran Nahdlatul Ulama yang berarti kebangkitan para ulama didahului dengan tiga kebangkitan yang ditandai dengan berdirinya tiga organisasi, yakni kebangkitan politisi yang tercermin dalam organisasi Nahdlatul Wathan, kebangkitan intelektual dalam Tashwirul Afkar dan kebangkitan ekonomi dalam Nahdlatut Tujjar.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ali Masykur yang juga anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada malam pelantikan itu mengajak para sarjana NU yang bergelut di berbagai bidang untuk kembali merapat ke NU. “Kita bersama-sama membangun NU dan komunitas Nahdliyin, serta bersama-sama membangun bangsa,” katanya.

Penulis: A. Khoirul Anam

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Hadits Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Selasa, 05 Desember 2017

Mutawakkil: Doa Diperlukan agar Otak Kiri-Kanan Maksimal

Surabaya, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Sukses pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tidak semata dari aspek jumlah kelulusan. Juga sangat ditentukan oleh kemudahan serta tidak ditemukannya praktik yang akan mencederai pelaksanaannya. Karena itu diperlukan tambahan wawasan serta spirit agar pelaksanaannya sesuai harapan.

Ribuan santri dan pelajar dari berbagai kota di Jawa Timur memadati Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Sabtu (6/4) kemarin. Mereka hadir dalam rangka berdoa demi suksesnya pelaksanaan UN tahun 2013.

Mutawakkil: Doa Diperlukan agar Otak Kiri-Kanan Maksimal (Sumber Gambar : Nu Online)
Mutawakkil: Doa Diperlukan agar Otak Kiri-Kanan Maksimal (Sumber Gambar : Nu Online)

Mutawakkil: Doa Diperlukan agar Otak Kiri-Kanan Maksimal

Kegiatan ini diselenggarakan Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) Jawa Timur. “Acara ini sebagai media untuk mengauatkan mental dan spriritual pelajar dalam menghadapi UN tahun ini,” kata Imam Fadlli, Ketua PW IPNU Jatim.?

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari beberapa tokoh di Jawa Timur. Tampak hadir H Saifullah Yusuf (Wakil Gubernur Jatim), KH Mohammad Hasan Mutawakkil Alallah (Ketua PWNU Jatim) dan segenap jajaran SKPD Pemprov Jatim, dan ? Muspida jatim, termasuk Kepala Kemenag Jatim M Sudjak, MUI Jatim, dan pejabat dari Kepolisian Daerah Jatim.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kiai Mutawakkil dalam pesannya mengatakan, doa bersama dilakukan agar otak kiri dan otak kanan berfungsi maksimal. "Dengan meminta pertolongan kepada Allah, insyaallah ujian nasional yang kalian ikuti lancar," ucapnya.

Gus Ipul, sapaan Saifullah Yusuf, mengingatkan siswa peserta doa bersama agar jangan menggunakan cara yang tak lazim, seperti meminta pertolongan secara ghaib, agar bisa mengikuti ujian dengan nilai baik.

"Doa bersama yang sebaiknya harus dilakukan," ujar Gus Ipul.

Para santri dan siswa mengikuti doa secara khusus yang dipimpin langsung olah Gus Taufiq yang juga Ketua RMI (Rabithah Maahid Islamiyah) Jawa Timur.?

Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 berakhir pukul 10.30 ini terlaksana berkat kerjasama PW IPNU Jatim, Diknas Pemprov Jatim, dan JTV.?

Redaktur ? ? : A. Khoirul Anam

Kontributor: Syaifullah

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Anti Hoax, Pertandingan, Makam Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sekolah NU Dukung Indonesia Anti Narkoba 2015

Malang, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) Nahdlatul Ulama mengadakan kegiatan penyuluhan anti Narkoba, Kamis (3/10) kemarin, bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Malang.

Sekolah NU Dukung Indonesia Anti Narkoba 2015 (Sumber Gambar : Nu Online)
Sekolah NU Dukung Indonesia Anti Narkoba 2015 (Sumber Gambar : Nu Online)

Sekolah NU Dukung Indonesia Anti Narkoba 2015

Bertempat di Aula Pondok Pesantren PPAI An-Nahdliyah Kepuharjo Karangploso Malang, kegiatan dihadiri Maryoto, Kepala BNN Kabupaten Malang Bidang Pencegahan Narkoba di Lingkungan Pemuda, bersama beberapa aktivis BNN Kabupaten Malang yang lain.

Dari pihak kepolisian, hadir Kepala Kepolisian Sektor Karangploso, Aiptu Kasmaji dan anggotanya Soneta. Di samping juga Kepala Madrasah Aliyah dan Madrasah Tsanawiyah Nahdlatul Ulama serta para guru dari pihak madrasah yang hadir pada saat acara pembukaan.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dalam Sambutannya, H Kholil, selaku Kepala Madrasah, menyambut baik terselenggaranya acara ini yang telah diusahakan oleh para pengurus Organisai Siswa Intra Madrasah (OSIM) MA Nahdlatul Ulama dan IPNU-IPPNU MTs Nahdlatul Ulama. Ia yakin bahwa para siswa di lingkungan MTs dan MA NU sampai saat ini tidak bersentuhan dengan Narkoba.

“Saya yakin dan berharap agar murid-murid kami ini bersih dari pengaruh Narkotika dan obat terlarang yang lain,” ungkapnya, disambut tepuk tangan para siswa yang hadir.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dalam acara ini, para siswa diberi pengetahuan mengenai hal-hal yang berkaitan dengan berbagai jenis Narkoba. Serta dijelaskan bagaimana dampaknya jika semua itu disalahgunakan.

Selain dari pada itu, para pemateri dari BNN memberikan pengetahuan pada para siswa bahwa pada dasarnya, ada beberapa jenis narkoba yang bisa bermanfaat baik bagi manusia. Tentunya jika penggunaannya benar.

“Dalam penyuluhan ini, kami dijelaskan juga bahwa beberapa jenis narkotika bisa bermanfaat jika memang digunakan dalam kebaikan. Seperti obat bius dalam dunia kedokteran digunakan dalam operasi pembedahan,” kata dani Roziqin, salah seorang Panitia.

Kegiatan yang bertemakan “Creativity no Limit to Drugs: untuk Indonesia Bebas Narkoba 2015” ini berlangsung sampai hari Senin, 7 Oktober 2013 besok. Selain kegiatan indoor, juga ada beberapa kegiatan berupa aksi simpatik turun ke jalan dalam rangka kampanye anti narkoba. (Akhmad Nurkholis/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Hadits, Anti Hoax Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah