Selasa, 14 November 2017

IPNU-IPPNU Empat Kabupaten Gelar Kaderisasi Bersama

Kudus, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Kudus bersama Pimpinan Cabang IPNU-IPPNU seeks-Karesidenan Pati (Kudus, Pati, Rembang dan Blora) melaksanakan kaderisasi tingkat madya pada Corp Brigade Pembangunan (CPB) dan Korps Pelajar Putri (KPP), 5-7 Meti 2016, di Kudus, Jawa Tengah.

Dalam kegiatan yang kerapkali disebut Diklatmad (Pendidikan dan Latihan Madya) ini, Pimpinan Pusat IPNU mendelegasikan Sekretaris Umum IPNU Hadison Usmar untuk mendampingi serta mengawal jalannya proses kaderisasi. Sementara dari Pimpinan Pusat IPPNU mendelegasikan Ketua 2 Bidang Kaderisasi Rekanita Arin Mamlaka dan Komandan Nasional KPP Rekanita Miftahul Jannah.

IPNU-IPPNU Empat Kabupaten Gelar Kaderisasi Bersama (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU-IPPNU Empat Kabupaten Gelar Kaderisasi Bersama (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU-IPPNU Empat Kabupaten Gelar Kaderisasi Bersama

Mereka mengapresiasi PC IPNU dan IPPNU Kabupaten Kudus selaku tuan rumah serta PC di lingkungan eks-Karesidenan Pati yang sudah menyelenggarakan kegiatan tersebut, diharapkan, IPNU dan IPPNU terus melakukan konsolidasi dan kaderisasi untuk peningkatan eksiatensi organisasi.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Ketua Tanfidziah PCNU KUDUS KH Abdul Hadi ini dihadiri sejumlah pengurus dari badan otonom di lingkungan PCNU Kudus, serta sejumlah pejabat pemerintah setempat. (Jarwo/Mahbib)

sudah menyelenggarakan kegiatan tersebut, diharapkan, IPNU dan IPPNU terus melakukan konsolidasi dan kaderisasi untuk peningkatan eksiatensi organisasi.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Ketua Tanfidziah PCNU KUDUS KH Abdul Hadi ini dihadiri sejumlah pengurus dari badan otonom di lingkungan PCNU Kudus, serta sejumlah pejabat pemerintah setempat. (Jarwo/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Berita, Kiai Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Tim Investigasi PKB Dapatkan Kesimpulan Sementara Insiden Grati

Jakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Tim investigasi yang dibentuk Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendapatkan tiga kesimpulan sementara dari hasil penyelidikan yang dilakukan atas kasus Pasuruan, yaitu penembakan warga oleh anggota Marinir TNI Angkatan Laut.

"Kami telah menghimpun data awal, dari data dan fakta yang kami temukan baik berupa dokumen fotokopi surat kepemilikan tanah, dokumen pemberitaan, dan wawancara kami telah sampai pada kesimpulan sementara," kata Ketua Tim Investigasi PKB yang juga mantan Menteri Pertahanan (Menhan) Mahfud MD, di Jakarta, Ahad (4/6).

Menurut Mahfud yang juga anggota Komisi III DPR itu, kesimpulan sementara yang didapatkan, yaitu telah terjadi pelanggaran hukum pertahanan/militer, pertanahan, dan pidana dalam kasus sengketa maupun bentrokan antara warga dengan Marinir pada Rabu (30/5) yang mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka.

Tim Investigasi PKB Dapatkan Kesimpulan Sementara Insiden Grati (Sumber Gambar : Nu Online)
Tim Investigasi PKB Dapatkan Kesimpulan Sementara Insiden Grati (Sumber Gambar : Nu Online)

Tim Investigasi PKB Dapatkan Kesimpulan Sementara Insiden Grati

Ia menjelaskan, dalam peristiwa bentrokan antara warga dan marinir telah terjadi pelanggaran terhadap Ketetapan MPR no VI dan VII/MPR/ 2000 serta Undang-undang Nomor 3 tahun 2002 tentang Pertahanan Negara.

Berdasarkan Ketetapan MPR No VI dan VII/MPR/2000 disebutkan bahwa TNI tidak boleh melakukan tugas keamanan dan hanya polisi yang memiliki wewenang tersebut.

"Kasus di Pasuruan menunjukkan kalau TNI melakukan tindakan pengamanan terhadap aksi warga, padahal seharusnya yang boleh melakukannya hanya polisi. Selain itu juga terjadi pelanggaran terhadap aset. Aset TNI harus dikelola TNI dan tidak boleh diserahkan kepada pihak lain," katanya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ia juga mengatakan telah terjadi pelanggaran terhadap undang-undang pertanahan. Berdasarkan data dan fakta yang didapatkan dari penduduk yang terkait dalam kasus sengketa tersebut, ditemukan banyak hak-hak milik tanah yang belum dialihkan.

"TNI mengaku membeli tanah pada warga lalu tanah dikuasai, ternyata muncul dari yang diklaim tersebut belum dialihkan. Telah ditemukan 430 dokumen berupa bukti kepemilikan girik atau petok asli milik warga dan ternyata itu belum dialihkan. Masalah ini telah melanggar undang-undang Tata Usaha Negara (TUN) dan perdata karena terkait hak milik," ujarnya. (ant/rif)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Nahdlatul Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Santri dan Pelajar Didorong Lestarikan Budaya Menulis

Jepara, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Wakil Ketua PCNU Jepara, Hisyam Zamroni yang didaulat membuka kegiatan presentasi lomba menulis opini yang dihelat LTN PCNU Jepara, Rabu (23/3) lalu memantik 10 peserta terbaik tersebut.?

“Kalian adalah salah satu penerus budaya tulis-menulis. Karena saat ini penulis masih sangat kurang jumlahnya,” tegas Hisyam saat membuka presentasi lomba yang berlangsung di gedung NU Jepara ini.?

Santri dan Pelajar Didorong Lestarikan Budaya Menulis (Sumber Gambar : Nu Online)
Santri dan Pelajar Didorong Lestarikan Budaya Menulis (Sumber Gambar : Nu Online)

Santri dan Pelajar Didorong Lestarikan Budaya Menulis

Ia meyakinkan peserta jika tiada penerus Bukhari dan Muslim niscaya kelak akan hilang. Orang yang pintar tegasnya wajib menulis. Dulu, papar Kepala KUA Keling Jepara manusia ditradisikan dengan budaya lisan. Pidato maupun khutbah adalah misal tradisi lisan.?

Sehingga ada istilah tutur tinular merupakan gambaran dari tradisi lisan. Tradisi lisan menurut alumnus Pascasarjana UIN Walisongo Semarang ini dapat bernilai kebenaran sebagaimana Nabi Muhammad memberikan sabda kepada sahabat-sahabatnya.?

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Tradisi menghafal al-Qur’an juga bagian dari bahasa tutur. Untuk itu, saat ini sudah saatnya pelajar dan santri sebagai penerus budaya tulis.?

“Jadikan menulis hal yang nikmat. Kegiatan yang sangat enjoy,” imbuhnya.

Kegiatan tersebut merupakan awal bukan akhir. Kepada peserta dirinya juga meyakinkan bahwa orang bisa hidup lantaran menulis.?

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Apa saja bisa ditulis. Tidak terkecuali potensi-potensi yang ada di kampung dengan versi masing-masing. “Ayo kita kembangkan budaya tulis kita,” ajaknya.?

Lomba menulis opini bertema “Rahmat Kemajemukan Itu Nyata” merupakan agenda perdana LTN PCNU Jepara masa khidmah 2015-2020. Naskah yang masuk ke panitia yang berjumlah puluhan kemudian dikerucutkan menjadi 10 besar.?

Pemenang lomba yang mencakup isi dan tulisan kata Muhammadun Sanomae, Ketua LTN PCNU Jepara akan diumumkan di web nujepara.or.id dalam waktu dekat ini.?

“Profil juara I akan dipublikasikan di Suara Merdeka,” pungkas Kepala Biro Suara Muria (Suara Merdeka) ini. (Syaiful Mustaqim/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Nahdlatul Ulama, Sholawat, Kyai Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Jokowi Dukung Pengajian Muslimat NU DKI Jakarta

Jakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi mendukung pengajian rutin ? Muslimat NU DKI Jakarta. Joko Widodo yang akrab disapa Jokowi menyatakan apresiasinya terhadap gerakan sosial-keaagamaan Muslimat NU DKI Jakarta.

Dukungan itu disampaikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta dalam sambutan peringatan maulid Nabi Muhamad SAW di muka masjid Al-Jihad kantor PWNU Jakarta Pusat, Sabtu (9/2) siang.

Jokowi Dukung Pengajian Muslimat NU DKI Jakarta (Sumber Gambar : Nu Online)
Jokowi Dukung Pengajian Muslimat NU DKI Jakarta (Sumber Gambar : Nu Online)

Jokowi Dukung Pengajian Muslimat NU DKI Jakarta

Demikian dikatakan oleh Sekretaris PW Muslimat NU DKI Jakarta Maghfiroh, Sabtu (9/2) sore. Pengajian Muslimat NU DKI Jakarta rutin diadakan satu kali dalam sebulan di halaman kantor PWNU Jakarta, jalan Talang nomor 3, Jakarta Pusat.

“Pengajian Muslimat NU DKI Jakarta diharapkan turut serta dengan Pemda DKI Jakarta dalam menciptakan pemberdayaan dan ketenteraman masyarakat khususnya di DKI Jakarta,” kata Jokowi yang dikutip oleh Maghfiroh.

Seperti dikutip Maghfiroh, Jokowi menambahkan bahwa Muslimat NU DKI Jakarta selama ini telah menunjukkan kontribusinya dalam pembangunan sosial DKI Jakarta. Muslimat NU Jakarta belakangan melibatkan diri secara konkret dalam penanganan bencana banjir pada sebagian titik di Jakarta.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dalam sambutannya, Jokowi sempat menjanjikan 3 buah sepeda bagi jamaah Muslimat NU DKI Jakarta yang bisa menjawab pertanyaan yang diajukan oleh Gubernur, tutup Maghfiroh.

?

Foto: Jokowi ketika bersilaturrahim ke kantor PBNU

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Penulis: Alhafiz Kurniawan

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Tokoh, Bahtsul Masail, Kyai Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Pangkas Rambut Gratis bagi Yatim di Pasar Babalan

Kudus, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Kusdi, seorang tukang cukur memiliki cara lain membahagiakan anak yatim. Warga asal dukuh Babalan, Undaan, Kudus ini secara khusus membebaskan ongkos pangkas rambut bagi anak yatim yang datang ke kedainya.

Pangkas Rambut Gratis bagi Yatim di Pasar Babalan (Sumber Gambar : Nu Online)
Pangkas Rambut Gratis bagi Yatim di Pasar Babalan (Sumber Gambar : Nu Online)

Pangkas Rambut Gratis bagi Yatim di Pasar Babalan

Menurut Kusdi, bebas ongkos bagi anak yatim ini merupakan bentuk perhatian dan kepeduliannya dalam membahagiakan mereka."Siapapun yang potong rambut ke sini, hanya bilang dirinya anak yatim, kami gratiskan tidak usah membayar. Mungkin ini yang bisa saya berikan untuk membahagiakan mereka,"ujar Kusdi sambil mengharap keberkahan pada usahanya.

Kusdi mengaku terinspirasi dari juragan tukang cukur Somat di mana dirinya magang sebelum membuka usaha sendiri. 

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

"Saat ikut bang Somat, anak yatim yang datang dibebaskan ongkosnya dan ternyata bisa sukses. Hal ini yang saya terapkan pada usaha kami ini," imbuhnya.

Kusdi mulai membuka kedai pangkas rambutnya baru satu tahun, Juni 2013. Ia mematok ongkos Rp 5.000 per orang. Meskipun di Pasar Babalan banyak tukang cukur lainnya, ia setiap harinya mengaku tidak pernah sepi melayani paling sedikit 20 orang.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

"Alhamdulillah mas, selalu ramai antara 20-30 orang yang potong rambut ke sini. Waktu ramai, biasanya di malam hari," tutur Kusdi yang sebelumnya menjadi buruh.

Kusdi ke depan bermaksud mengembangkan usaha di kampung halamannya. "Doakan saja semua tetap sukses dan lancar. Insya Allah, tetap memberikan gratisan kepada anak yatim selamanya," pungkasnya. (Qomarul Adib/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Kiai Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Tim Luar Jawa Habisi "Maung Bandung" di Pakistan

Islamabad, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Setelah berlangsung berbagai kegiatan mulai dari Seminar, Orientasi ke-NU-an dan Bahtsul Masail, Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Pakistan menutup rangkaian harlah ke-90 NU dengan menyelenggarakan kejuaraan sepak bola dan bazar kuliner nusantara di lapangan olah raga F-11 Islamabad, Ahad, (6/3).?

Panitia mengundang seluruh mahasiswa, para staf KBRI dan warga Indonesia yang tinggal di Islamabad. Acara yang dikemas meriah ini dimaksudkan sebagai ajang silaturahim sekaligus hiburan menarik setelah pekan sebelumnya disibukkan dengan kegiatan-kegiatan bersifat keilmuan.

Tim Luar Jawa Habisi Maung Bandung di Pakistan (Sumber Gambar : Nu Online)
Tim Luar Jawa Habisi Maung Bandung di Pakistan (Sumber Gambar : Nu Online)

Tim Luar Jawa Habisi "Maung Bandung" di Pakistan

Dalam kejuaraan sepak bola non profesional ini, sebanyak empat tim terbagi menurut daerah asal pemain, yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Luar Jawa.

Seluruh tim saling bertemu dalam format liga. Kondisi lapangan yang diguyur hujan memaksa setiap tim beradu strategi guna meraih poin.?

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah





Setelah menyingkirkan lawan-lawanya, Tim Jawa Barat dan Luar Jawa bertemu di final. Di ? babak ini, pasukan “Maung Bandung” sempat unggul 1-0, namun skuat Luar Jawa mampu menyamakan kedudukan saat injury time. Skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang. Pertandingan pun dilanjutkan lewat adu penalti. Tim Luar Jawa akhirnya keluar sebagai juara setelah menang 4-3 dan berhak atas Piala NU.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sebelum pertandingan dimulai,? Mustasyar PCI-NU Pakistan Firman Arifandi? mengatakan, pembagian tim berdasarkan asal daerah tidak serta merta ingin mengangkat unsur primodial, melainkan untuk mempersatukan, “justru dengan sistem pembagian seperti ini akan menyadarkan kita akan asal berbagai macam daerah yang harus bersatu padu untuk kemajuan bangsa Indonsia,” ujar Firman Arifandi saat memberi sambutan.

Sementara itu, di samping lapangan para peserta bazar kuliner nusantara sibuk melayani para pengunjung, berbagai makanan khas Indonesia dijajakan seperti siomay, sayur lontong, nasi uduk, mie goreng, mie ayam, molen pisang, bakwan, es cendol, es susu kedelai, dan lain-lain. Dengan aneka ragam makanan yang tersedia, tak pelak acara tersebut berhasil memanjakan lidah para pengunjung yang memamang dihinggapi kerinduan akan masakan khas Indonesia.

Penutupan acara diisi dengan penyerahan tropi juara dan hadiah kepada pemenang oleh Kolonel Sumartono (Fungsi Politik KBRI Islamabad) dan Mustasyar PCI-NU Pakistan.?

Ketua Tanfidziyah PCI-NU Pakistan, Zulfikri Hasibuan menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga Indonesia yang sudah ikut berpartisipasi dalam acara tersebut. “Semoga acara ini bisa menjadi washilah pengerat tali ukhuwah antarwarga Indonesia di Pakistan” harapnya yang kemudian diakhiri dengan foto bersama. (Ikmal Toha Kamaluzzaman/Zunus)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Kajian, Berita Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Website di Lingkungan NU Bakal Disenergikan

Jakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Luar biasa. Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-82 Nahdlatul Ulama (NU) tahun ini, rupanya sungguh menjadi momentum penting bagi upaya mempersatukan kembali kekuatan NU di segala bidang. Tak hanya di dunia nyata, melainkan juga di dunia maya.



Website di Lingkungan NU Bakal Disenergikan (Sumber Gambar : Nu Online)
Website di Lingkungan NU Bakal Disenergikan (Sumber Gambar : Nu Online)

Website di Lingkungan NU Bakal Disenergikan

Seluruh website yang ada di lingkungan NU bakal disinergikan pengelolaannya, antara lain, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah (Situs Resmi PBNU), Ansor Online (Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Ansor), Cyber PMII (Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) IPAhmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah (Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar NU) dan lain-lain.

Hal tersebut merupakan kesepakatan hasil pertemuan sejumlah pemimpin redaksi dan pengelola website di lingkungan NU yang diprakarsai Fraksi Kebangkitan Bangsa DPR RI, di Senayan, Jakarta, (29/1) kemarin.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ketua FKB DPR RI, Effendi Choirie, mengatakan, upaya mensinergikan pengelolaan website di lingkungan NU tersebut dilakukan untuk menjadikan media dunia maya itu sebagai sebuah kekuatan yang solid. “FKB memprakarsai pertemuan ini untuk membangun kekuatan umat ke depan sebagai ormas terbesar,” ujarnya.

Dengan demikian, diharapkan, di masa mendatang, terjalin hubungan saling mendukung perjuangan NU sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia. Selain itu, untuk mengembangkan paham Islam rahmatan lil alamin dan prinsip-prinsip keadilan, kemanusiaan dan demokrasi melalui media massa.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Pemimpin Redaksi Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah, Mun’im DZ, mengungkapkan perkembangan media yang dipimpinnya. ”Dalam beberapa tahun terakhir, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah dikunjungi ratusan ribu orang di seluruh dunia. Bahkan, sudah mencapai 15 negara. Warga NU sendiri, sudah ada yang mengakses hingga tingkat ranting NU (kecamatan),” terangnya.

Hernoe, pengelola Ansor Online, mendukung gagasan dan usulan Effendi Choirie yang ingin mensinergikan kekuatan website di lingkungan NU sehingga menjadi ujung tombak pubikasi warga NU. “Ini penting juga untuk kemajuan Ansor ke depan,” ujar Idham. (gpa/rif)Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Makam Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah