Kamis, 09 Juli 2015

1653 Calhaj Sidoarjo Diberangkatkan

Sidoarjo, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Sekitar 1653 jamaah calon haji asal Sidoarjo diberangkatkan Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah dari pendopo kabupaten. Tahun ini, jamaah calon haji terbagi menjadi empat kloter yakni 17, 18, 19, dan 20.

1653 Calhaj Sidoarjo Diberangkatkan (Sumber Gambar : Nu Online)
1653 Calhaj Sidoarjo Diberangkatkan (Sumber Gambar : Nu Online)

1653 Calhaj Sidoarjo Diberangkatkan

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sidoarjo Achmad Rofii pada Jumat (28/8) siang mengungkapkan, calon jamaah haji pada kloter 17 ini terdapat 455 orang. Separuhnya atau 50 persen dari kloter 17 mempunyai resiko tinggi dalam hal kesehatan.

"Kloter 17 ini banyak calon jamaah haji yang menderita penyakit dalam kategori serius dan butuh pengawasan seperti penyakit dalam, penyakit bawah yang membutuhkan pemeriksaan intensif tim dokter, parkinson, dan patah kaki," ungkapnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

 

Disinggung terkait mereka yang sakit tapi tetap berangkat ke tanah suci, Achmad Rofii mengatakan bahwa calon jamaah haji yang menderita parkinson tersebut diakui sudah mendaftar sejak tahun 2009 dan baru bisa berangkat tahun 2015 ini.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

“Kemenag tidak bisa mengambil sikap dalam hal ini, karena calon tersebut pada saat mendaftar sudah menderita sakit. Dia juga mempunyai keyakinan besar bahwa setelah menunaikan ibadah haji penyakitnya akan sembuh. Maka dari itu kami tidak bisa memaksanya untuk membatalkan pemberangkatannya," papar Achmad Rofii.

Dikatakan Achmad Rofii, calon jamaah haji asal Sidoarjo pada tahun 2015 sebenarnya tercatat 1655 calon Jamaah. Namun dua orang meninggal sebelum pemberangkatan lantaran sakit. (Moh Kholidun/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Humor Islam, Kiai Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kamis, 02 Juli 2015

Konfercab PCNU Jombang Bantuk Tim Evaluasi, Ini Tugasnya

Jombang, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Beberapa tim di luar kepanitiaan Konferensi Cabang (Konfercab) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Jombang yang sudah dibentuk sebelumnya diharapkan dapat mengoptimalkan tugasnya masing-masing. Terlebih tim evaluasi menjadi penting untuk menjawab kebutuhan-kebutuhan PCNU di periode selanjutnya.

"Saat ini, apapun PCNU Jombang sudah punya kerangka kerja logis sebagai kerangka utama perencanaan program lima tahunan. Inilah yang dievaluasi, dengan pertanyaan utama apakah tujuan lima tahunan tercapai dengan melihat indikator-indikator yang sudah ada. Selanjutnya apa dampak yang terjadi," kata Sekretaris PCNU Jombang Muslimin Abdilla, Sabtu (21/1).

Konfercab PCNU Jombang Bantuk Tim Evaluasi, Ini Tugasnya (Sumber Gambar : Nu Online)
Konfercab PCNU Jombang Bantuk Tim Evaluasi, Ini Tugasnya (Sumber Gambar : Nu Online)

Konfercab PCNU Jombang Bantuk Tim Evaluasi, Ini Tugasnya

Disamping itu, pria yang juga Sekretaris Panitia Konfercab ini berharap, tim evaluasi dengan komposisi perorangan yang sudah punya pengalaman dalam menjalankan program dan melakukan evaluasi, bisa melihat, menganalisis, menarik kesimpulan dan memberikan rekomendasi untuk Program PCNU Jombang 5 tahun mendatang.

Namun demikian, lanjut Muslimin, tim itu tidak menjadikan ajang penghakiman dari setiap apa yang dievaluasi, Karena itu, evaluasi harus berdasarkan Perencanaan.?

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Evaluasi harus dimaknai sebagai salah satu proses pembelajaran untuk mengambil pelajaran (lesson learned), terutama dalam mengelola program mulai dari perencanaan, monitoring dan evaluasi agar PCNU mendatang lebih baik," tambah Muslimin.?

Untuk diketahui, Konfercab NU Jombang akan berlangsung selama dua hari, 22-23 April 2017 di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang. (Syamsul Arifin/Fathoni)

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Nahdlatul Ulama, Pesantren, Ahlussunnah Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sabtu, 20 Juni 2015

Pagar Nusa Kartasura Sahkan Anggota Baru

Sukoharjo, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Kartasura menggelar acara pengesahan anggota baru yang dilaksanakan di komplek Pesantren Al Fattah Krapyak Kec. Kartasura Sukoharjo Jawa Tengah.

Menurut Rosyid salah satu koordinator PN Kartasura, pengesahan anggota angkatan ketiga ini diikuti oleh 53 peserta.  "Turut kami undang pula saudara anggota Pagar Nusa  se-Solo Raya dan sekitarnya", ungkapnya kepada Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah, Kamis (6/11).

Pagar Nusa Kartasura Sahkan Anggota Baru (Sumber Gambar : Nu Online)
Pagar Nusa Kartasura Sahkan Anggota Baru (Sumber Gambar : Nu Online)

Pagar Nusa Kartasura Sahkan Anggota Baru

Adapun tujuan pengesahan agar para anggota benar-benar mengerti terhadap  visi dan misi Pagar Nusa, yaitu ber-Aqidah ala Ahlussunnah wal Jama’ah dengan asas organisasi Pancasila, ungkapnya

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Selain itu, agar para anggota Pagar Nusa Solo Raya yang baru disahkan untuk terjalin silaturrahim lebih erat lagi, pungkasnya.

Sementara dalam acara yang digelar semenjak pukul 20.00 hingga 04.30 tersebut, tampak digelar acara tasyakuran serta khataman al Quran. (Ahmad Rosyidi/Anam)

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Syariah Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kamis, 18 Juni 2015

Biasakan Murid Sowan Guru dengan Tugas Sekolah

Bojonegoro, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sudah menjadi tradisi setiap Lebaran murid bersilaturahim ke rumah gurunya masing-masing, namun itu harus dilatih agar tidak menjadi beban. Seperti yang dilakukan Yayasan Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin (YPPRT) Balen Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yang melatih membiasakan muridnya melaksanaan tradisi itu dengan memberikan tugas saat momen Lebaran.

Biasakan Murid Sowan Guru dengan Tugas Sekolah (Sumber Gambar : Nu Online)
Biasakan Murid Sowan Guru dengan Tugas Sekolah (Sumber Gambar : Nu Online)

Biasakan Murid Sowan Guru dengan Tugas Sekolah

Setiap siswa dari MTs Islamiyah, MA Islamiyah, dan SMK Taruna Balen diharuskan mengumpulkan tanda tangan sebanyak sekitar 25 dari guru-gurunya. Hal itu sudah dilakukan bertahun-tahun, supaya siswa terbiasa sowan ke guru saat sekolah dan sampai lulus sekolah nanti.

"Silaturahim ke guru setiap Lebaran keempat, sudah berlangsung bertahun-tahun. Sebelum tahun 2008 sudah dilakukan," kata salah seorang guru, Mahin Hasan sambil menerima murid-muridnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Selain menjalin silaturahim antarsiswa dan guru, juga memberikan pembelajaran bagi siswa. Sehingga para siswa akan terbiasa setelah lulus akan sering bersilaturahim tidak hanya kepada guru, tetapi kepada sesama yang lainnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Hal senada juga diungkapkan kepala MTs Islamiyah Balen, Hizbullah, terkait kegiatan silaturahim siswa pada gurunya. "Semuanya diwajibkan datang ke guru, setiap Lebaran," ungkap Pak Bul, panggilan akrabnya.

Namun karena sekarang ini siswa kelas IX MTs dan kelas XII MA Islamiyah serta SMK Taruna sudah lulus, silaturahim hanya diwajibkan bagi kelas VII, VIII, X, serta kelas XI. "Kalau semua lebih banyak lagi. Sekarang ini lebih sedikit, karen kelas tiga sudah lulus," pungkas guru agama lulusan IAIN Sunan Ampel itu. (M. Yazid/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Ubudiyah, Pahlawan Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sabtu, 13 Juni 2015

Membela NU, Melawan Opini Pihak Seberang dengan Komik

Beragam cara menyampaikan gagasan, termasuk kejengkelan. Aji Prasetyo menuangkannya melalui komik. Ratusan komik yang dibuatnya secara manual ia sebarkan secara gratis di media sosial. Salah satu karyanya adalah “Apa Sih Maunya NU?”

Komik tersebut dibuka dengan percakapan seseorang berpeci dan berpakaian putih, tapi mimik muka melotot dan menghujat. Ia berkata, “Ada apa dengan Banser NU?! Gereja dijaga, tapi pengajian dibubarkan. Ngaku Islam kok gitu.”

Perkataan itu ditanggap seseorang berbaju Jawa yang bahunya tersampir udeng-udeng hitam. Rambutnya gondrong dan berkacamata. Ia menanggapinya dengan muka santai sambil merokok. “Nah, opini macam begini harus dilurusin.”

Membela NU, Melawan Opini Pihak Seberang dengan Komik (Sumber Gambar : Nu Online)
Membela NU, Melawan Opini Pihak Seberang dengan Komik (Sumber Gambar : Nu Online)

Membela NU, Melawan Opini Pihak Seberang dengan Komik

Menurut pria gondrong itu, saat ini ada yang mengaku atau disebut ulama oleh pengikutnya, tapi perilakunya gemar mengkafirkan orang lain. Ulama tersebut menyebut tsunami Aceh karena warganya selalu bermaksiat. Tahlilan, ziarah, juga menjadi sasaran dia dengan menyebutnya bid’ah dan sesat. “Jangankan terhadap umat lain, sama sesama Muslim aja suka bikin sakit ati,” katanya.?

Sebagai warga NU, kemampuannya dalam membuat komik ia pergunakan untuk membela dan melawan pihak seberang yang doyan membuat opini tanpa tabayun, bahkan menyalahkan, membid’ahkan, sampai mengkafirkan amaliyah warga NU.?

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Untuk mengetahui lebih jauh proses kreatif Aji Prasetyo dalam menciptakan komik, Abdullah Alawi dari Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah mewawancarainya melalui surat elektronik pada Rabu (7/6). Berikut petikannya.?

Komik Apa Sih Maunya NU? ada berapa seri?

Baru satu itu. Saya memang biasa bikin komik pendek-pendek antara 2 sampai 10 halaman untuk menyodorkan opini pada kasus-kasus tertentu.

Asal-mula membuat komik itu? Diminta orang atau bagaimana?

Enggak. Itu kesadaran sendiri. Bermula dari berbagai anggapan sinis terhadap NU. Lantas saat saya ikut harlah Ansor di Kediri tempo hari, saya mencermati pidato Ketua GP Ansor jatim maupun pusat. Dari sana saya tergerak untuk membuat komik itu. Sebagai warga NU dan pengurus Lesbumi, saya rasa ini kewajiban saya untuk turut merespon black campaign pihak-pihak seberang. Jadi, enggak perlu nunggu diminta.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Itu selesai berapa lama pembuatannya?

Dua jam.

Cara menyebarkannya bagaimana?



Saya cuma pajang di fanpage saja. Terus ada orang-orang yang upload di Line, IG, diformat pdf lantas disebar di WA dan sebagainya.

Reaksi positif dan negatifnya bagaimana?

Rame.

Bagaimana reaksinya?

Apresiasi jelas ada. Kalo teror belum ada. Mungkin mereka enggak punya nyali kalo akan berurusan sama Banser. Sampe ada "komik jawaban"nya segala. Tapi menurut kawan-kawan, jawabannya enggak menggigit. Sekadar ngeles saja.

Target komik dengan tema itu gimana?

Targetnya adalah tersebar seluas mungkin di masyarakat sosmed. Gimana caranya sebanyak mungkin orang baca tanpa harus bayar. Untuk melawan opini pihak seberang yang suka menyudutkan banser dan NU.

Apa akan ada "Apa Sih Maunya NU 2"?

Bisa jadi, jika nanti ada ide baru utk menangkis serangan-serangan lain.

Sejak kapan menciptakan komik?

Mulai eksis sejak 2007 mas. Dulunya saya musisi. Lantas ada "insiden Ramadhan" di tahun 2007.

Insiden apa?

Aji kemudian memberikan sebuah link toko buku yang memuat jawaban dari pertanyaan tersebut.Link itu memuat esainya berjudul: “Meluapkan Kejengkelan Pencitraan Ramadhan dengan Komik”?

Kita sudah terbiasa melihat para tokoh masyarakat melakukan pencitraan di depan publik. Tapi, karena aku dulu bekerja sebagai musisi, aku termasuk orang yang cukup apes karena punya kesempatan melihat keaslian mereka. Aku jadi tahu siapa saja tokoh masyarakat yang hobi nongkrong di hotel mewah, apa merk whisky favorit mereka, bahkan siapa saja yang hobi main perempuan.

Di awal mula aku menerjuni profesi sebagai musisi, pemandangan tadi kunikmati dengan berbagai pemakluman. Tapi setelah perda larangan live music muncul, mendadak aku jadi sangat muak terhadap mereka. Bulan Ramadhan hanya menjadi ajang pencitraan. Bikin perda untuk mengatur moral, razia sana sini, padahal perilaku mereka sendiri ternyata jauh dari standar moral yang mereka terapkan kepada rakyatnya.

Akhirnya kuputuskan untuk meluapkan kejengkelanku lewat coretan komik dan kuupload di sosmed. Lantas lahirlah komik celotehku yang kuberi judul Ramadhan penuh Hikmah (2007) dan Setan Menggugat (2008). Dua komik pendek itu, yang kini telah diterbitkan dalam kompilasi Hidup Itu Indah (2010), kubuat di bulan Ramadhan.

Keduanya menjadi monumen awal mula aku menerjuni dunia komik untuk mengkritik berbagai hal, seperti kutuangkan dalam esai komik kali ini, tepat sepuluh tahun setelah aku memulai karirku sebagai komikus opini.?

Mau konfirmasi, berarti jumlah karya yang telah disebar?

Komik pendek saya sudah ratusan judul mas. Mulai dari 2007 sampai sekarang.

Semuanya diperjual-belikan?

Hampir semua saya upload di sosmed secara gratis. Baru setelah banyak, saya bukukan dan dijual

Cara membuat komik itu bagaimana, dengan alat tulis secara manual atau dengan semacam program di komputer?

Manual.

Jika ditarik ke belakang, keterampilan bikin komik sudah ada basisnya? Misalnya minat, bakat, kemudian digeluti sejak 2007





Sejak kecil saya suka menggambar. Lantas kuliah di IKIP ambil jurusan senirupa, tapi sayangnya DO.?

Apakah dengan komik bisa mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari?

Dengan cara saya? Tidak. Karena saya biasa menggratiskan komik-komik saya, sebagai cara saya menyebarkan propaganda perdamaian. Teman-teman saya sesama komikus banyak yang memakai komik sebagai satu-satu penghasilan dan banyak yang sukses. Terutama yang bekerja sebagai ilustrator komik-komik luar negeri. Makanya saya masih nyambi sebagai musisi dan mengelola kedai kopi.

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Hadits, Warta Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sabtu, 06 Juni 2015

Tasikmalaya Siap Sukseskan Liga Santri Nusantara 2016

Tasikmalaya, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah - Turnamen Liga Santri Nusantara (LSN) untuk zona Jawa Barat III siap digelar. Pertandingan ini akan diawali dengan Kick Off di Stadion Dadaha Kota Tasikmalaya pada 21 Agustus 2016 mendatang.

Menjelang Kick Off LSN 2016 Region Jabar III ini, panitia penyelenggara bersiap diri dengan melaksanakan rapat teknis bersama official tim peserta dan melibatkan Asosiasi Wasit dan Perangkat Pertandingan Profesional Indonesia (AWAPPI) Jawa Barat.

Tasikmalaya Siap Sukseskan Liga Santri Nusantara 2016 (Sumber Gambar : Nu Online)
Tasikmalaya Siap Sukseskan Liga Santri Nusantara 2016 (Sumber Gambar : Nu Online)

Tasikmalaya Siap Sukseskan Liga Santri Nusantara 2016

Acara yang dilaksanakan pada Ahad (14/8) di Sekretariat LSN Region Jabar III Jalan Raya Timur, Cintaraja Singaparna Kabupaten Tasikmalaya diikuti 38 official tim. Mereka berasal dari pesantren di Kabupaten Tasikmalaya, Garut, Ciamis, Pangandaran, Kota Tasikmalaya dan Banjar.

Usep Saeful Kamal, Koordinator Region, “Technical Meeting ini bertujuan untuk menyamakan persepsi antara panitia penyelenggara dengan peserta LSN terkait peraturan pertandingan dan persipan teknis menjelang kick off hingga pertandingan selanjutnya. Sehingga hal-hal yang tidak diinginkan bisa dihindarkan.”

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

LSN sungguh memiliki arti bagi Region Jabar III sebagai wilayah basis utama pesantren di Jawa Barat, terutama Tasikmalaya. Di dalamnya terpendam santri berbakat hebat sebagai pemain sepakbola. “Even LSN ini menjadi pembuktian santri, bahwa mereka bisa menjadi pesepakbola profesional dan berkontribusi besar bagi dunia olah raga,” tegasnya.

Ketua Panitia Nanang Waslian menuturkan, “Mari kita manfaatkan teknikal meeting ini sebaik-baiknya, di mana kami melibatkan AWAPPI untuk memberikan pencerahan terkait hal-hal teknis demi suksesnya penyelenggaraan LSN di Region Jabar III.”

Waslian menuturkan, “Kami sadar betul bahwa dalam helatan yang baru kami laksanakan ini dibutuhkan support dari pihak-pihak yang memiliki kompetensi dibidangnya berdasarkan ketentuan dari panitia nasional.”

Sementara itu, Haris Sanjaya yang mewakili penanggung jawab panitia penyelenggara Region Jabar III menuturkan, “Terkait dengan ranah teknis pelaksanaan pertandingan LSN kami serahkan sepenuhnya kepada AWAPPI sebagai ahli dibidangnya, adapun hal-hal terkait ranah panitia kami siap diajak berkomunikasi.”

Untuk itu, seluruh pesantren diharapkan menyatakan kesanggupan dan berkomitmen mengikuti kompetisi dan bersedia mematuhi ketentuan-ketentuan FIFA/AFC/AFF/Federasi/RMI/Panitia Nasional Liga Santri Nusantara 2016 berlaku. (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Sejarah Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Jumat, 05 Juni 2015

Tentara Myanmar Buka Penyelidikan Internal Kekejaman atas Rohingya

Yangon, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Militer Myanmar mengaku mulai mengadakan penyelidikan internal atas perilaku tentaranya atas tudingan adanya praktik pembunuhan terhadap Muslim Rohingya.

Tentara Myanmar Buka Penyelidikan Internal Kekejaman atas Rohingya (Sumber Gambar : Nu Online)
Tentara Myanmar Buka Penyelidikan Internal Kekejaman atas Rohingya (Sumber Gambar : Nu Online)

Tentara Myanmar Buka Penyelidikan Internal Kekejaman atas Rohingya

Sebuah komite untuk menangani masalah ini telah dibentuk dan dipimpin Letnan Jenderal Aye Win. Meskipun, militer Myanmar tetap bersikeras bahwa operasi bersenjata yang mereka lakukan dibenarkan konstitusi, seperti dilaporkan Reuters.

Sebuah pernyataan yang dimuat di halaman Facebook Komandan Militer Jendral Senior Min Aung Hlaing mengungkapan bahwa panel akan bertanya kepada personel, "Apakah mereka mengikuti kode etik militer? Apakah mereka benar-benar mengikuti perintah selama operasi? Setelah itu (komite) akan merilis informasi secara lengkap."

Sebelumnya, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menilai ada "pembersihan etnis" oleh tentara Myanmar. Tindakan tersebut dilakukan dengan sengaja dan sistematis yang melibatkan operasi bersenjata. Bahkan, upaya pengusiran permanen dengan mencegah Rohingya kembali pulang pun dilancarkan.

Myanmar menampik tudingan adanya praktik pemusnahan etnis. Militer setempat juga menunjukkan empati yang kurang terhadap Rohingya. Sebelumnya, Jendral Min Aung Hlaing menyatakan bahwa Muslim Rohingya bukan bagian dari penduduk asli negaranya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ia juga tampak enggan menanggapi tuduhan pelanggaran yang dilakukan oleh tentara di bawah kendalinya dengan menuduh balik bahwa media telah melebih-lebihkan jumlah pengungsi yang melarikan diri dari Myanmar.

Saat ini lebih dari setengah juta orang Rohingya memadati kamp pengungsian di Bangladesh. Jumlah pengungsi terus bertambah meskipun Myanmar mengklaim operasi militer berhenti pada 5 September. (Red: Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Kiai Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah