“Kita harus bersyukur menjadi orang Islam dan orang Indonesia karena berdasarkan hadits Nabi,” kata KH Zainul Arifin, Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kepanjen, Malang, Jawa Timur, pada acara perayaan Maulid Nabi Muhammad, Rabu (23/12).
| Kita Harus Bersyukur Menjadi Orang Islam dan Orang Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online) |
Kita Harus Bersyukur Menjadi Orang Islam dan Orang Indonesia
Kiai Zainul melanjutkan, Nabi pernah bersabda bahwa orang yang paling baik adalah orang yang tidak pernah hidup sezaman dengan dirinya tetapi tetap beriman. Begitulah kondisi umat Islam di Indonesia. “Islam Indonesia tidak disebarkan oleh Nabi atau sahabat, melainkan Wali Songo, tapi kita adalah umat Islam terbanyak,” paparnya di hadapan para jamaah.Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah
Oleh karena itu, sebagai wujud syukur tersebut Kiai Zainul berharap agar agama Islam ini menjadi jiwa bagi pada setiap diri individu. Menurutnya, Islam harus menjadi mental umat Islam Indonesia. Karena pada masa sekarang kekuatan mental itu sangat dibutuhkan.“Kalau Islam tidak bisa menjadi mental umatnya, akhirnya kita ini sebagai umat Islam masih saja mau menukar agama dengan uang,” tandasnya.
Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah
Kegiatan ini diselenggarakan oleh MWCNU Kecamatan Kepanjen bekerja sama dengan Takmir Masjid Baiturrohman di kecamatan setempat. Acara ini dimulai dengan pembacaan Istighotsah, Asma Badar dan Asma’ Uhud serta Maulid Diba’. Kiai Zainul memimpin langsung pembacaan Maulid Diba’ dengan diiring lantunan rebana oleh Jam’iyyah Shalawat Remas Masjid Baiturrohman. Turut hadir dalam acara ini para ulama setempat dan Kiai Muzani, sesepuh NU Kabupaten Malang. (Ahmad Nur Kholis/Mahbib)Dari Nu Online: nu.or.id
Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Pesantren Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah