Minggu, 07 Januari 2018

Pesantren Ini Syiarkan Agama dan Pesantren Lewat Teknologi

Probolinggo, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah - Banyak cara dilakukan pesantren untuk mensyiarkan agama. Selain berdakwah secara langsung, juga bisa melalui dunia maya. Seperti yang dilakukan KH Hassan Ahsan Malik, salah satu generasi penerus kepemimpinan Pesantren Zainul Hasan (Zaha) Genggong Kecamatan Pajarakan Kabupaten Probolinggo.

Selama Ramadhan ini, di Pesantren Zainul Hasan Genggong ada lima kitab yang dikaji. Lima kitab itu berusaha dikhatamkan dalam 10 hari pertama Ramadhan. Diantaranya, kitab Minhâjul Abidin, Al-Ahâdîtsu Al-Tartîbi Ahrufil Hijâ’iyah, Risâlatul Hashnil Hashîn, Dalâ’ilul Khairât, dan Karâmâtus Shahâbah.

Pesantren Ini Syiarkan Agama dan Pesantren Lewat Teknologi (Sumber Gambar : Nu Online)
Pesantren Ini Syiarkan Agama dan Pesantren Lewat Teknologi (Sumber Gambar : Nu Online)

Pesantren Ini Syiarkan Agama dan Pesantren Lewat Teknologi

Lima jenis kitab itu masing-masing dikaji para pengasuh pesantren. Salah satunya oleh KH Hassan Ahsan Malik. Kali ini, pria yang akrab dipanggil Non Alex itu mengkaji kitab Karâmâtus Shahâbah.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Melalui Biro Kominfo, Non Alex berusaha memperluas jaringan melalui dunia maya. Baik lewat media sosial maupun dengan mendirikan website. Melalui website ini, warga bisa mengakses beragam informasi tentang Pesantren Zainul Hasan Genggong.

Selain lewat website, ada juga radio yang menyiarkan secara langsung setiap kegiatan yang digelar di pesantren. Termasuk, hataman kitab yang dikaji para pengasuh pesantren selama Ramadhan ini. “Banyak alumni yang meminta update perkembangan pesantren. Untuk menjawab pekembangan zaman dan makin majunya dunia teknologi, kami juga mendirikan website dan radio,” ujarnya.

Menurut Non Alex, dengan adanya website dan radio, pihaknya bisa makin mudah menyiarkan agama dan membumikan pesantren. “Kalau orang bosan membaca, bisa mendengarkan informasi pesantren melalui radio. Tujuannya, tetap demi syiar agama dan membumikan pesantren,” ungkapnya. (Syamsul Akbar/Alhafiz K)

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Nusantara Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah