“Kiai, mengapa kiai tidak bikin proposal untuk membangun pesantren?” saya memberanikan diri bertanya.
| Pemerintah Mirip Khomer (Sumber Gambar : Nu Online) |
Pemerintah Mirip Khomer
“Proposal ke mana?” respon kiai dengan pertanyaan."Yaa..mungkin ke pemerintah,” kata saya hati-hati.
Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah
“Terima kasih atas sarannya, Kang. Tapi, tanpa mengurangi rasa hormat saya pada pemerintah, sampai hari ini, saya dan pengurus pesantren, berusaha tidak nyari bantuan ke pemerintah,” jelas kiai dengan kalem.Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah
“Kenapa, Kiai?” tanya saya.“Bagi saya, pemerintah itu kaya khomer, nyandu dan madorotnya lebih banyak daripada faedahnya. Tapi silakan saja teman-teman yang bilang pemerintah kaya teh manis, bikin hangat dan enak. Tapi ojo kakean gulone, ndak kencing manis (tapi jangan kebanyakan gulanya, nanti kena kencing manis).” (Hamzah Sahal)
Dari Nu Online: nu.or.id
Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Aswaja, Kajian Sunnah Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah