Selasa, 24 Desember 2013

Alasan Kenegaraan, Munas NU Diundur November

Jakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama, forum organisasi tertinggi setelah muktamar, yang rencananya diselenggarakan pada 30-31 Agustus 2014 diundur menjadi 1-2 November 2014 bertempat di pesantren Al Hikam Depok yang diasuh oleh Mantan Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi.

Demikian disampaikan oleh Rais Aam PBNU KH Mustofa Bisri seusai rapat gabungan syuriyah-tanfidziyah di lantai 5 gedung PBNU, Rabu (27/8). Hadir pula dalam rapat tersebut ketua umum KH Said Aqil Siroj, Waketum H As’ad Said Ali, Katib Aam KH Malik Madany serta jajaran syuriyah dan tanfidziyah lainnya.

Alasan Kenegaraan, Munas NU Diundur November (Sumber Gambar : Nu Online)
Alasan Kenegaraan, Munas NU Diundur November (Sumber Gambar : Nu Online)

Alasan Kenegaraan, Munas NU Diundur November

Wakil sekjen PBNU Imdadun Rahmat memberikan penjelasan tambahan bahwa penundaan ini dilakukan karena alasan kenegaraan. Dalam munas dan konbes NU, selalu dihasilkan rekomendasi yang diberikan kepada pemerintah dan berharap hasil munas dapat diberikan pada pemerintahan baru.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

“Saat ini, pemerintahan SBY sudah menjelang purna tugas. PBNU berharap rekomendasi disampaikan kepada pihak yang tepat, yaitu pemerintahan baru yang mampu menjalankan masukan tersebut,” katanya.?

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Jokowi yang terpilih sebagai presiden Indonesia ke-7 akan dilantik pada 20 Oktober 2014.

Mengenai materi munas dan konbes, tidak ada perubahan. Beberapa persoalan krusial yang dibahas diantaranya adalah model pemilihan ahlul halli wal aqdi (pemilihan tidak langsung), khilafah Islamiyah perspektif NU dan kode etik penyiaran agama Islam. (mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Hadits Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Senin, 23 Desember 2013

Evie Napsiah Pimpin Kopri PMII Jawa Barat

Bandung, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Konferensi Koordinator Cabang (Konkorcab) ke-18 jilid II yang digelar di Local Education Center (LEC) Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (11/10), memilih Evi Napsiah sebagai Ketua Pengurus Koordinaator Cabang (PKC) Korps PMII Putri (Kopri) Jawa Barat.

Evie Napsiah Pimpin Kopri PMII Jawa Barat (Sumber Gambar : Nu Online)
Evie Napsiah Pimpin Kopri PMII Jawa Barat (Sumber Gambar : Nu Online)

Evie Napsiah Pimpin Kopri PMII Jawa Barat

Evi Napsiah yang berasal dari PMII Tasikmalaya berjanji akan menjalankan organisasi dengan selalu berpegang teguh  pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD ART).

"Dan juga berkomitmen dalam semangat kesetaraan perempuan Ahlusunnah wal Jamaah," ujarnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ketika ditanya perihal program ke depan, mahasiswa Institut Agama Islam Cipasung (IAIC) ini mengatakan akan melanjutkan kinerja kepengurusan yang sudah dijalankan dalam kepengurusan sebelumnya serta memaksimalkan konsep gerakan ke depan

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sebelumnya, Kokorcab ke-18 jilid I yang dilaksanakan di Hotel Narima Indah, Bandung, 20 September 2014 lalu memutuskan Abdul Natsir sebagai Ketua PKC PMII Jawa Barat. (Bakti Habibie Yasin/Mahbib)

 

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Tegal Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Jumat, 20 Desember 2013

Gus Ipul Bubarkan Panda Muktamar ke-33 NU

Jombang, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Panitia Daerah Muktamar ke-33 NU, Sabtu (17/10) malam secara resmi dibubarkan. Pembubaran dilakukan di pendopo kabupaten Jombang. Dan dilanjutkan nonton bareng pagelaran Wayang Kulit dengan dalang Ki Entus Susmono asal Tegal Jawa Tengah.

Gus Ipul Bubarkan Panda Muktamar ke-33 NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Gus Ipul Bubarkan Panda Muktamar ke-33 NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Gus Ipul Bubarkan Panda Muktamar ke-33 NU

Ketua Panitia Daerah Syaifullah Yusuf yang juga Wakil Gubernur Jawa Timur mengatakan, bahwa Muktamar ke-33 NU di Jombang berjalan sukses.?

"Kita sangat berterima kasih atas dukungan pemerintah daerah dan juga aparat kepolisian dan TNI sehingga pelaksanaan muktamar sukses," ujarnya mengatakan.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Gus ipul biasa dipanggil juga menyampaikan pihaknya siap untuk digugat oleh pihak yang tidak puas atas hasil Muktamar NU di Jombang. "Panitia siap menghadapi gugatan, panita punya bukti bukti usulan sistem Ahwa baik tulisan maupun rekaman video sejak mulai pendaftaran," tandanya menambahkan.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Halim Iskandar salah satu tim pengarah panda ? Muktamar menambahkan panitia masih menyisakan dana minus sebesar Rp 2,2 miliar.?

Sementara itu, Bupati Jombang Nyono Suharli mengatakan Muktamar yang digelar di Jombang 1-5 agutus lalu membawa berkah bagi masyarakat. Mulai Pedagang Kaki Lima (PKL), abang becak hingga masyarkat sekitar alun alun."Banyak rumah warga disewa untuk para muktamirin. Bahkan harganya ada yang mencapai 20- 25 juta per rumah," ujarnya.

Berkah Muktamar NU juga dirasakan hingga sekarang, yakni berkat doa para ulama yang datang dari seluruh penjuru Nusantara pertanian di Jombang panen bagus.?

"Panen tebu dan juga semangka melimbah dengan harga bagus. Bahkan ada PKL yang saat muktamar omsetnya melimpah langsung memberikan santunan kepada anak yatim," pungkasnya. (Muslim Abdurrahman/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Kyai, Daerah, Pendidikan Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Jumat, 13 Desember 2013

Perang Psikis di Dunia Maya, Savic: Ini Cara Menyikapinya

Semarang, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah - Savic Ali pendiri portal video online Nutizen dan media opini Islami.co ini menjelaskan, perang yang terjadi di internet bukanlah perang gagasan, tetapi perang psikis. Perang gagasan, kata dia, adalah adu argumen berpola ilmiah, plus didukung dalil untuk memperkuat sebuah gagasan.

Media radikal tidak melakukan itu. Mereka sudah menganggap pihaknya adalah yang benar, yang lain salah semua sehingga meski telah disanggah dengan argumen disertai bukti dan dalil yang kuat, mereka tidak akan menerima.

Perang Psikis di Dunia Maya, Savic: Ini Cara Menyikapinya (Sumber Gambar : Nu Online)
Perang Psikis di Dunia Maya, Savic: Ini Cara Menyikapinya (Sumber Gambar : Nu Online)

Perang Psikis di Dunia Maya, Savic: Ini Cara Menyikapinya

Jadi, sesungguhnya mereka berperang psikis. Intinya hanya menyerang, pokoknya ini, pokoknya begini. Persis seperti kirik (anak anjing). Kirik, kata Savic, badannya kecil tapi suaranya keras. Suka menggonggong dan gonggongannya sering membuat ciut nyali orang.

"Ibaratanya kirik, dia menggonggongi siapa saja. Jika orang yang digonggongi mengalah dengan menyingkir karena tidak mau ribut, maka ia akan semakin keras menggonggong dan semakin leluasa meneror. Apabila korbannya itu takut, dia mengejar. Semakin lari korbannya, semakin kencang ia mengejar," jelasnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Maka cara menghadapi situasi macam itu adalah menunjukkan kita tidak mau kalah. Tunjukkan keberanian. Hadapi anak anjing itu, berjongkoklah dan pelototi matanya, lalu ambil batu. Angkat batu sambil gertak dengan suara keras, maka dijamin ia akan diam lalu lari ketakutan.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

"Ini bukan sungguh-sungguh mau melempar batu untuk melukai atau membunuhnya. Tapi hanya seolah-olah hendak melempar, sekadar menunjukkan respon yang setara atas kekurangajarannya meneror dengan gonggongan tersebut.? Inilah yang perlu kita lakukan di ranah media," tandas pria yang pernah nyantri di Kajen Pati ini. (Ichwan/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Humor Islam, Meme Islam Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Rabu, 11 Desember 2013

Shalawat NU Bergema di Bumi Atturmusi

Pacitan, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Tahun 26 Lahire NU ...

Shalawat NU Bergema di Bumi Atturmusi (Sumber Gambar : Nu Online)
Shalawat NU Bergema di Bumi Atturmusi (Sumber Gambar : Nu Online)

Shalawat NU Bergema di Bumi Atturmusi

Ijo Ijo Benderane NU ...

Gambar Jagad Simbule NU ...

Bintang Songo Lambange NU ...

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Syuriyah Ulamae NU ...

Tanfidziyah Pelaksana NU ...

GP Ansor Pemuda NU ...

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Fatayat Pemudi NU ...

Demikian Lantunan Shalawat NU yang dibawakan oleh Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf dari Kota Surakarta pada acara Keluarga Pondok Tremas Bersholawat, Selasa (26/3) malam di halaman Masjid Perguruan Islam Pondok Tremas Pacitan Jawa Timur.

Malam itu, komplek Perguruan Islam Pondok Tremas Pacitan atau yang dikenal dengan sebutan “Atturmusi” dibanjiri ribuan Muslimin dari seantaro Pacitan dan sekitarnya. ?

Ribuan Syecher mania, sebutan untuk simpatisan Habib Syech, memadati halaman masjid, serambi masjid, bahkan ribuan jamaah memenuhi jalan sepanjang komplek Perguruan Islam Pondok Tremas Pacitan.

Turut hadir dalam acara tersebut para alim ulama dan habaib, diantarnya KH Fuad, Habib Dimyathi, KH Luqman Harist Dimyathi, Gus Karim (Solo) KH Zaenal Abidin (Trengalek), KH Umar Tumbu dan Kapolres Pacitan. Mereka ikut larut dalam bacaan sholawat dan qasidah yang didendangkan oleh Habib Syech.

Habib Syech bersama Jamiyyah Ababul Musthofa Madiun menyuguhkan sedikitnya 15 Sholawat. Tak lupa, Sholawat NU dikumandangkan di pesantren yang didirkan oleh KH Abdul Manan Pada tahun 1830 M tersebut.

Sholawat NU yang isinya terdiri dari syi’iran tentang NU dan amaliahnya ini termasuk salah satu lagu yang sangat saat ini sering dibawakan oleh Habib Syech dalam setiap gelaran sholawatnya. Dengan tujuan, panji panji NU semakin menyebar di seantaro polosok negeri.?

?

Redaktur ? ? : Mukafi Niam

Kontributor: Zaenal Faizin





Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Habib Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Selasa, 10 Desember 2013

Lakpesdam PBNU Perkuat Kapasitas Pengurus MWCNU se-Pamekasan

Pamekasan, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ketua Lakpesdam PBNU Rumadi mengatakan, kaderisasi adalah hal yang utama dalam organiasi NU. Berdasarkan amanat Muktamar ke-33 di Jombang, Lakpesdam PBNU ditugaskan untuk memperkuat berbagai program kaderisasi.

Lakpesdam PBNU Perkuat Kapasitas Pengurus MWCNU se-Pamekasan (Sumber Gambar : Nu Online)
Lakpesdam PBNU Perkuat Kapasitas Pengurus MWCNU se-Pamekasan (Sumber Gambar : Nu Online)

Lakpesdam PBNU Perkuat Kapasitas Pengurus MWCNU se-Pamekasan

“Kali ini adalah program kaderisasi yang menyasar pengurus MWC dan Ranting,” kata dia di Pamekasan, Jawa Timur Ahad (6/3).

Pelatihan Penggerak Ranting ini, kata Rumadi, adalah untuk memperkuat kapasitas pengurus MWC dan Ranting agar mereka semakin cakap dalam mengelola dan menggerakkan NU. Gerakan ini tidak hanya berorientasi pada pemberdayaan jamaah, tapi juga penguatan tata kelola kelembagaan jam’iyah NU.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Acara yang digelar di Pondok Pesantren Islamiyah, Palengaan, Pamekasan ini diikuti oleh 30 peserta. Mereka adalah utusan perwakilan pengurus MWC dan Ranting NU se-Pamekasan.? Program ini terselenggara atas kerja sama Lakpesdam PBNU dengan Lakpesdam PCNU Pamekasan.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

“Program pelatihan penggerak NU ini ke depan akan dilakukan di tingkat PWNU dengan melibatkan PCNU di seluruh provinsi. Dengan begitu, dalam waktu yang tidak lama, program ini akan menyentuh selutuh PWNU dan PCNU di seluruh Indonesia,” jelas Sekretaris Lakpesdam PBNU Marzuki Wahid yang didapuk menjadi Fasilitator pelatihan selama dua hari, 5-6 Maret. ?

Marzuki memaparkan, Lakpesdam PBNU sudah menyiapkan berbagai program kaderisasi yang beragam. Selain Pelatihan Penggerak Ranting, Lakpesdam tengah merancang program Pendidikan dan Pengembangan Wawasan Keulamaan, yang disingkat PPWK. Ini berbeda dengan Penggeran Ranting. “Sasaran peserta PPWK ini adalah kiai-kiai muda yang mempunyai basis komunitas dampingan di masyarakat,” pungkasnya. (Abdullah Ubaid/Abdullah Alawi)? ?

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah News Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sabtu, 07 Desember 2013

Tasyakuran Harlah ke-61 IPNU, Pelajar Ciamis Sholawatan

Ciamis, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Ratusan pelajar Ciamis menghadiri kegiatan Sholawatan yang dilaksanakan di halaman Pondok Pesantren Nurul Huda Kawali Ciamis, Selasa (24/2). Kegiatan diselenggarakan dalam rangka tasyakuran Harlah ke-61 Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU).

Kegiatan diharapkan dapat menguatkan ikatan persaudaraan antar pelajar Ciamis dengan mensyiarkan Sholawat dengan balutan seni hadroh.

Tasyakuran Harlah ke-61 IPNU, Pelajar Ciamis Sholawatan (Sumber Gambar : Nu Online)
Tasyakuran Harlah ke-61 IPNU, Pelajar Ciamis Sholawatan (Sumber Gambar : Nu Online)

Tasyakuran Harlah ke-61 IPNU, Pelajar Ciamis Sholawatan

"Pelajar Ciamis Harus mampu melestarikan tradisi yang semakin hari semakin terkikis. Dengan kegiatan seperti ini diharapkan dapat menanamkan rasa mahabah kepada Rasulullah Muhammad Saw," kata Moch. Wahab Hasbullah, dewan pembina IPNU).

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Masyarakat setempat pun sangat mengapresiasi dengan kegiatan tersebut, terlihat dari banyaknya masyarakat yang hadir mengikuti Sholawatan.

Selesai Sholawatan, acara dilanjutkan oleh pengurus IPNU-IPPNU setempat dengan membahas permasalahan-permasalahan yang di hadapi dalam proses Kaderisasi yang langsung dipimpin oleh Sekertaris PC IPNU Ciamis. Dari bahasan tersebut menghasilkan rekomendasi yang menjadi bahan acuan PC IPNU Ciamis dalam Rapat Kerja Cabang (Rakercab) mendatang. (Yusep Ahmad/Anam)

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Internasional Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Minggu, 01 Desember 2013

Khofifah: Valentine Sering Timbulkan Korban Remaja

Jombang, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa mengajak umat muslim dan generasi bangsa Indonesia untuk meninggalkan budaya peringatakan hari Valentine. Menurutnya, valentine tidak mengajarkan hidup yang produktif bahkan seringkali menimbulkan korban pada remaja.

Khofifah: Valentine Sering Timbulkan Korban Remaja (Sumber Gambar : Nu Online)
Khofifah: Valentine Sering Timbulkan Korban Remaja (Sumber Gambar : Nu Online)

Khofifah: Valentine Sering Timbulkan Korban Remaja

Perempuan yang juga Menteri Sosial ini mengatakan hal tersebut saat hadir dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad di pesantren Al Aziziah Denanyar Jombang, Sabtu (14/2) malam. "Saya menangkap bahwa valentine adalah perayaan yang tidak produktif dan tidak sehat. Karenanya saya mengajak untuk ditinggalkan, karena hal itu tidak layak ditiru, " ujarnya mengatakan.

Khofifah menekankan pentingnya bangsa membangun produktivitas warganya, maka sesuatu yang kontrapoduktif dan tidak sehat harus ditolak. Dikatakannya, ketika kita melihat bahwa Valentine, seringkali di identifikasi sebagai bagian mereka yang boleh merayakan sesuatu yang tidak produktif maka kita ajak untuk menolak.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

"Karena bangsa ini darurat Narkoba, presiden sudah menyampaikan itu dan juga darurat pornografi. Oleh karena itu, kedaruratan keduanyanya ini semestinya bisa kita jaga dengan sesuatu yang sehat dan produktif," tandasnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kepada santri Khofifah berpesan, bangsa ini masih tertinggal jauh dengan negara tetangga Malaysia dalam bidang kepakaran. Di Malaysia setiap 150-an jumlah penduduk ada seorang doktor sains, teknologi, ekonomi, dan matematika. Sementara di Indonesia perbandingannya adalah 500 penduduk baru ada seorang doktor. "Jadi kita masih kalah 1 banding 5 dengan Malaysia," ujarnya.

Karenanya, santri diharapkan setelah menamatkan pendidikan di pesantren tidak berhenti untuk bersekolah. Harus melanjutkan jejang pendidikan hingga perguruan tinggi bahkan hingga mencapai gelar doktor. "Terutama di bidang sains, bidang teknologi, ekonomi dan matematika seperti tokoh Aljabar (ulama matematikawan abad pertengahan)," pungkasnya. (Muslim Abdurrahman/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Budaya, Nahdlatul Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Cetak Relawan, LPBI NU Gelar Pelatihan Penanganan Bencana di Wajo

Wajo, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah - Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) bersama Department of Foreign dan Trade (DFAT) Australia menyelenggarakan Pelatihan Penanganan Darurat Bencana, Selasa-Jumat (29/11-2/12). Pertemuan ini merupakan lanjutan dari pelatihan sebelumnya, Pelatihan PRB dan PDRA dan Pelatihan Manajemen Kedaruratan dan SPHERE.

Pelatihan ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dan pemangku kepentingan dalam menghadapi situasi darurat bencana, baik siaga maupun tanggap darurat.

Cetak Relawan, LPBI NU Gelar Pelatihan Penanganan Bencana di Wajo (Sumber Gambar : Nu Online)
Cetak Relawan, LPBI NU Gelar Pelatihan Penanganan Bencana di Wajo (Sumber Gambar : Nu Online)

Cetak Relawan, LPBI NU Gelar Pelatihan Penanganan Bencana di Wajo

Beberapa persoalan seringkali terjadi saat penanganan tanggap darurat antara lain bantuan tidak sesuai dengan kebutuhan, keamanan dan perlindungan tidak terjamin, informasi yang simpang siur, keterbatasan waktu, keterbatasan penanganan penderita gawat darurat, dan kendala koordinasi.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Hal ini memerlukan suatu sistem dan cara untuk mengantisipasi persoalan-persoalan yang seringkali muncul dalam melakukan aktivitas tanggap darurat.

Pelatihan ini diikuti 30 peserta yang erdiri atas BPBD Kabupaten Wajo, karang taruna, tokoh masyarakat, lembaga pendidikan, LSM, dunia usaha, GP Ansor, Fatayat NU, dan LPBI NU Kabupaten Wajo.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

BPBD Kabupaten Wajo Andi Ardiansyah menyampaikan bahwa terdapat empat jenis bencana yang sering terjadi di Sulawesi Selatan, banjir, longsor, abrasi pantai, dan angin puting beliung. Hal ini perlu ditangani secara profesional. Adanya LPBI NU Kabupaten Wajo sangat membantu upaya penanggulangan bencana yang efektif.

Andi Ardiansyah berharap peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang didapatkan selama pelatihan untuk masyarakat. “Dalam penanggulangan bencana terdapat tiga pihak yang tidak dapat dilepaskan, yaitu pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha. Kerja sama tiga pihak ini sangat diperlukan untuk mewujudkan penanggulangan bencana yang cepat dan efektif.”

PCNU Wajo Muh Alwi mengharapkan seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan serius agar di akhir pelatihan memiliki kapasitas yang baik dalam menghadapi situasi siaga bencana maupun tanggap darurat.

Deputi PM SLOGAN-STEADY LPBI NU Rurid Rudianti mengatakan, peserta pelatihan merupakan orang-orang pilihan yang mendapatkan paket pelatihan penanggulangan bencana yang cukup lengkap. “PCNU dan BPBD Kabupaten Wajo diharapkan dapat mengikat peserta menjadi satu tim agar kapasitas yang diperoleh dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya khususnya untuk masyarakat di Wajo,” kata Rurid. (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Anti Hoax Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah