Sabtu, 16 Juli 2011

Kang Said: Agar Tak Menyesal, Bertabayunlah Bila Terima Informasi!

Jakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah - Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj mengaku prihatin dengan maraknya berita palsu, fitnah, dan provokasi permusuhan khususnya melalui media sosial. Ia mengimbau seluruh mengguna internet untuk berhati-hati dalam menyikapi berbagai informasi yang masuk.

Ia menyinggung soal konflik di Timur Tengah, terutama di Suriah, belakangan ini. Dengan memutarbalikkan fakta, para penyebar berita palsu hendak membawa ketegangan di sana ke Indonesia lewat sentiment aliran agama.

Kang Said: Agar Tak Menyesal, Bertabayunlah Bila Terima Informasi! (Sumber Gambar : Nu Online)
Kang Said: Agar Tak Menyesal, Bertabayunlah Bila Terima Informasi! (Sumber Gambar : Nu Online)

Kang Said: Agar Tak Menyesal, Bertabayunlah Bila Terima Informasi!

Guru besar ilmu tasawuf UIN Sunan Ampel ini lalu mengutip Surat al-Hujurat ayat 6 yang memerintahkan kaum mukmin untuk memeriksa dengan teliti (tabayun) berita yang datang dari orang fasik.

“Supaya apa? Agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu,” tambahnya meneruskan terjemahan potongan ayat, Senin (2/1), di Jakarta.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kang Said, demikian ia biasa dipanggil, berpendapat bahwa konflik di Timur Tengah adalah dampak dari masih belum matangnya integrasi antara nasionalisme dan ajaran agama. Di samping pula kepentingan politik dan ekonomi yang menjadi pemicu utama terhadinya krisis di Timur Tengah.

Menurutnya, keharmonisan hubungan antara nasionalisme dan ajaran agama di Indonesia merupakan sesuatu yang harus disyukuri. Karena itu, sudah menjadi kewajiban seluruh warga untuk merawatnya dari rongrongan berbagai pihak yang tak ingin Indonesia utuh. (Mahbib)



Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Habib Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kamis, 14 Juli 2011

Wakil Bupati Buka Muskercab Pertama PCNU Tanggamus

Tanggamus, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tanggamus menggelar Musyawarah Kerja Cabang di Kantor NU setempat, Tanggamus, Lampung, Ahad (27/9). Muskercab pertama ini dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Tanggamus, Syamsul Hadi.

Wakil Bupati Buka Muskercab Pertama PCNU Tanggamus (Sumber Gambar : Nu Online)
Wakil Bupati Buka Muskercab Pertama PCNU Tanggamus (Sumber Gambar : Nu Online)

Wakil Bupati Buka Muskercab Pertama PCNU Tanggamus

Tampak hadir di dalam aula gedung yang terletak di Kecamatan Gisting ini seluruh pengurus PCNU Tanggamus dan MWCNU dari berbagai kecamatan di Kabupaten Tanggamus. Peserta Muskercab juga terdiri dari seluruh ketua dan sekretaris badan otonom NU, seperti Muslimat NU, GP Ansor, Fatayat NU, ISNU, dan Pagar Nusa.

Menurut Ketua PCNU Kabupaten Tanggamus, H. Amir Harun, dalam Muskercab tersebut terdapat dua komisi yang masing-masing membahas materi berbeda. Komisi A membidangi organisasi dan program kerja dan Komisi B membahas Rekomendasi," jelas Amir melalui akun Facebook miliknya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ia menambahkan bahwa dalam Muskercab kali ini juga disampaikan materi dari beberapa Dinas Pemerintah Daerah Kabupaten Tanggamus. Dinas yang menyampaikan materi antara lain dari Bappeda, Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura, serta Dinas Peternakan. (Muhammad Faizin/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Daerah, Aswaja, News Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sabtu, 09 Juli 2011

Harlah, IPNU-IPPNU Makassar Gelar Bincang Santai Bersama Romahurmuzy

Makassar, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Makassar memperingati harlah ke-61 IPNU dan ke-60 IPPNU dengan mengadakan Bincang Santai ? bersama Romahurmuzy yang juga putra pendiri IPNU KH Moh Tolchah Mansoer pada Sabtu, 28/2/2015.?

Harlah, IPNU-IPPNU Makassar Gelar Bincang Santai Bersama Romahurmuzy (Sumber Gambar : Nu Online)
Harlah, IPNU-IPPNU Makassar Gelar Bincang Santai Bersama Romahurmuzy (Sumber Gambar : Nu Online)

Harlah, IPNU-IPPNU Makassar Gelar Bincang Santai Bersama Romahurmuzy

Kegiatan yang bertema “Posisi Generasi Muda NU dalam Persoalan Kabangsaan Hari Ini” dilaksanakan di Jalan Cendrawasih ? Makassar. Dalam sambutannya, ketua IPNU Makassar Muh. Nur mengungkapkan apresiasi tinggi kepada Romy yang menyempatkan bersilaturahim dengan rekan-rekanita IPNU-IPPNU kota Makassar di tengah kesibukannya.?

“Sebagai senior kami di IPNU yang telah berkecimpung di level nasional, kami mengharap nasehat dan arahan Gus Romy untuk memajukan organisasi ke depan,” katanya.?

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Romahurmuziy atau yang akrab disapa Gus Romy mengatakan, sebagai generasi muda NU, IPNU-IPPNU harus konsisten di garis perjuangan NU di tengah maraknya organisasi Islam radikal yang sudah mulai masuk di Indonesia.?

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

“Indonesia merupakan negara dengan penduduk Muslim terbesar, kaum muda NU harus berkontribusi dalam memajukan bangsa ini,” imbuh Romy.?

Pada kesempatan tersebut hadir Ketua Ikatan Alumni Pesantren Annahdlah (IAPAN) Firdaus Dahlan, Sekretaris IAPAN Badruzzaman Harisah, Ketua IPPNU Makassar Azizah, Mantan ketua IPPNU DKI Jakarta dan puluhan kader IPNU-IPPNU dan Pengurus IAPAN Makassar. red: mukafi niam

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Daerah, Ahlussunnah Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kamis, 07 Juli 2011

Nuzulul Quran, Ansor NTB Berbagi bersama Anak Yatim

Mataram, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Nusa Tenggara Barat (NTB) mengelar peringatan Nuzulul Quran pada Jumat (3/7) sore. Acara peringatan turunnya al-Quran ini diselenggarakan bersamaan dengan kegiatan buka puasa bersama dan pemberian santunan kepada anak yatim.

Nuzulul Quran, Ansor NTB Berbagi bersama Anak Yatim (Sumber Gambar : Nu Online)
Nuzulul Quran, Ansor NTB Berbagi bersama Anak Yatim (Sumber Gambar : Nu Online)

Nuzulul Quran, Ansor NTB Berbagi bersama Anak Yatim

Kegiatan yang berlangsung di? di Aula Kantor PWNU NTB, Mataram, tersebut lalu dilanjutkan dengan shalat taraweh dan tadarus al-Quran pada malam harinya. Anak yatim yang menerima santunan datang dari Yayasan Baitul Amien Pejeruk Mataram sebanyak 20 anak.

"Ramadhan kali ini alhamdulillah? kami? atas nama pimpinan Ansor NTB bisa berbagi rezeki untuk berbuka puasa sebelum bisa berbagi rezeki kayak pejabat," kata Suaeb Qury, Ketua PW GP Ansor NTB sebelum adzan magrib tiba.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Mantan Ketua PMII Kota Mataram ini di hadapan sekitar 50 orang mengatakan, pihaknya kegiatan serupa juga bisa diikuti oleh Pimpinan Cabang GP Ansor di NTB.

Selain Hasan, tampak hadir Sekrtaris PC GP Ansor Mataram Fadil Adli, Ketua PC GP Ansor Lombok Barat Mujahid Ahmad, Ketua PC GP Ansor Lombok Timur Abdul Hafidz, para pengurus PC GP Ansor Lombok Utara. Sementara dari PW NTB hadir M husni Abidin (wakil ketua), M. Akri (sekretaris), dan Umar Ahmad Seth (wakil sekretaris).

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Hasan Basri Ketua PC GP Ansor Mataram yang didaulat sebagai penceramah pada kesempatan itu menyampaikan, esesi puasa adalah belajar untuk jujur dan belajar untuk berbagi. (Hadi/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Nasional Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Senin, 27 Juni 2011

PBNU Nyatakan Dukacita Mendalam untuk KH Idris Marzuki

Jakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menyatakan belasungkawa atas wafat salah seorang gurunya, KH Ahmad Idris Marzuki, Senin (9/6). Menurut Kiai Said, keluarga besar Nahdlatul Ulama kembali kehilangan seorang ulamanya.

Atas nama pribadi dan seluruh warga NU, KH Said Aqil Siroj yang juga tercatat sebagai alumni pesantren Hidayatul Mubtadiien Lirboyo, menyampaikan dukacita mendalam. Di mata Kiai Said, almagfurlah adalah ulama besar yang memiliki sifat zuhud.

PBNU Nyatakan Dukacita Mendalam untuk KH Idris Marzuki (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Nyatakan Dukacita Mendalam untuk KH Idris Marzuki (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Nyatakan Dukacita Mendalam untuk KH Idris Marzuki

"Saya masih ingat saat Muktamar NU di Lirboyo pada 1999. Saat itu Kiai Idris berusaha keras menyukseskan pelaksanaan Muktamar. Padahal fasilitas pesantren Lirboyo waktu itu tidak seperti sekarang," terang Kiai Said.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dalam pernyataannya, Kiai Said terakhir bertemu Almagfurlah pada 4 Juni 2014 saat bersama-sama menghadiri Haul Pesantren Ploso, Kediri.

"Tidak ada pesan apapun. Beliau masih senyum-senyum. Yang jelas Kiai Idris meninggal dalam kondisi tenang karena meninggalkan murid dalam kondisi yang sudah sangat baik. Jasa beliau sangat besar," tambah Kang Said mengenang pertemuan terakhir di Ploso.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Almagfurlah Kiai Idris menurut rencana akan dimakamkan di pemakaman keluarga di area masjid lama pesantren Hidayatul Mubtadiien, Senin (9/6) malam ini. (Samsul Hadi Karim/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Bahtsul Masail, Halaqoh Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kamis, 23 Juni 2011

Peserta Kaderisasi Ansor Jalani Latihan Fisik

Lamongan, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Sebelum dinyatakan lulus, para peserta Kaderisasi Gerakan Pemuda (GP) Ansor di Lamongan, Jawa Timur, diharuskan melewati beberapa rintangan. Mereka harus bisa melewati ujian pemecahan sandi dan latihan fisik seperti merayap, rolling, koprol, bahkan berjalan di atas beling (glass-walking).

Peserta Kaderisasi Ansor Jalani Latihan Fisik (Sumber Gambar : Nu Online)
Peserta Kaderisasi Ansor Jalani Latihan Fisik (Sumber Gambar : Nu Online)

Peserta Kaderisasi Ansor Jalani Latihan Fisik

Ya. Kaderisasi GP Ansor di daerah Pantura Lamongan kembali digalakkan kemarin (28/9). Gabungan Satkoryon Banser Paciran, Solokuro, Laren, dan Maduran menggelar Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Banser di gedung SMA Mazra’atul Ulum Paciran yang diikuti 210 peserta.?

Kegiatan ? yang bertemakan ‘Membentuk Kader Banser yang Tangguh dan Militan’ itu meliputi materi Ke-Ansor-an, Ke-Banser-an, Kamtibmas, Caraka Malam, Gemblengan, dan Pembaiatan. Hadir dalam even itu Dansatkorwil Banser Jatim, Ketua GP Ansor Cabang Lamongan, Dansatkorcab Banser Lamongan, dan Kapolsek Paciran.?

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dalam sambutannya, H. Imam Khusnin Ahmad, Dansatkorwil Banser Jatim, menyampaikan bahwa tantangan bagi kader Banser ke depan akan semakin berat. Untuk itu, diperlukan peningkatan kapabiltas dan kompetensi anggota Banser melalui berbagai diklat dan kursus.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sementara itu saat atraksi glass-walking para peserta dengan langkah mantap melewati hamparan pecahan kaca/beling yang ditata sepanjang enam meter tanpa alas kaki. Hebatnya tak ada satupun peserta yang terluka. Semua peserta dapat melewati semua rintangan dengan baik dan selamat. Akhirnya semua peserta dinyatakan lulus Diklatsar dan di baiat oleh Dansatkorcab Banser Lamongan, Mursam.

Sebelum memimpin baiat, Mursam menyampaikan agar anggota Banser harus mempunyai militansi yang tinggi terhadap ideologi Islam ahlussunnah wal jamaah an-nahdliyah.

Redaktur ? ? : A. Khoirul Anam

Kontributor : Ahmad Farid

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Olahraga Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Selasa, 21 Juni 2011

Puasa, Jam Kerja di Pemkab Purwakarta Ikuti Sunah Rasulullah

Purwakata, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Pemerintah Kabupaten Purwakarta menetapkan jam kerja yang berbeda dengan aturan yang ditetapkan dalam Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Jam kerja di Kabupaten Purwakarta itu mengacu pada sunah Rasulullah.

Puasa, Jam Kerja di Pemkab Purwakarta Ikuti Sunah Rasulullah (Sumber Gambar : Nu Online)
Puasa, Jam Kerja di Pemkab Purwakarta Ikuti Sunah Rasulullah (Sumber Gambar : Nu Online)

Puasa, Jam Kerja di Pemkab Purwakarta Ikuti Sunah Rasulullah

Surat Edaran Men PAN dan RB No 03/2016 menetapkan jam kerja bagi pegawai negeri sipil, TNI, dan Polri selama bulan Ramadan dimulai pada pukul 08.00 WIB dan berakhir pukul 15.00 WIB. Namun tidak semua pemerintah daerah mematuhi aturan dalam surat edaran itu. Kabupaten Purwakarta menjadi salah satu di antaranya. Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mengumumkan jam kerja selama Ramadan bagi PNS dimulai pukul 06.30 WIB dan berakhir pukul 13.30 WIB.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Menurut Dedi, langkah pemerintah kabupaten ini mengacu pada sunah Rasulullah yang menyebut bahwa setelah menjalankan makan sahur dan salat Subuh seyogianya tidak tidur lagi, tapi segera bersiap menjalani aktivitas seperti biasa. Dedi menegaskan agar aturan yang ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Purwakarta ditaati oleh semua pegawai.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

"Kultur kita, kan, berbeda. Sudah seharusnya setiap tata aturan birokrasi itu mengacu pada kultur dan tidak boleh digebuk rata. Anda boleh hitung jarak rumah ke kantor. Toh tidak terlalu jauh dan tidak akan terjebak macet. Alasan lain yang harus diperhatikan adalah jangan pernah kita membangun kebiasaan tidur setelah salat Subuh. Selain mengundang penyakit, ini tidak sesuai dengan sunah Rasulullah," kata Dedi dalam rangkaian acara silaturahmi menjelang Ramadan yang dilanjutkan dengan olahraga bersama dengan segenap PNS eselon II, III, dan IV di Taman Maya Datar, Jumat (3/6).

Menurut Bupati, jam kerja yang berakhir pukul 13.30 memberikan ruang bagi pegawai untuk mempersiapkan menu berbuka yang sehat bagi seluruh keluarganya. "Ibadah puasa bagi kami di Purwakarta bukan sekadar ibadah personal, tetapi momentum untuk mendidik semua anggota keluarga kami. Ada ruang waktu yang cukup panjang untuk mempersiapkan itu semua dengan pulang pukul 13.30," ujar Dedi.

Dedi mengimbau kepada semua pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purwakarta agar fokus menjalankan ibadah puasa dan ibadah?ibadah yang lain. Ia menilai seharusnya semua pegawai diliburkan selama bulan Ramadan kecuali pegawai yang berada pada sektor pelayanan publik seperti puskesmas, rumah sakit, dan layanan kependudukan.

?

"Jika semua libur, tentu tidak akan dipusingkan dengan orang?orang yang datang meminta THR ke kantor. Semua fokus berkontemplasi dalam ibadah," ujar Dedi. (Novianty/Zunus)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Pemurnian Aqidah, AlaSantri Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah