Selasa, 28 November 2017

Mbah Sahal Penjaga NU dari Politik Praktis

Jombang, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. KH Salahuddin Wahid yang lazim disapa Gus Solah mengatakan KH MA Sahal Mahfudh atau Mbah Sahal merupakan sosok yang menjaga NU dari infiltrasi politik. Sikapnya yang demikian sejalur dengan posisinya sebagai Rais Aam PBNU.

“Kiai Sahal merupakan ulama besar yang dimiliki NU. Kondisi itu semakin klop dengan posisinya sebagai Rais Aam PBNU,” terang Gus Solah yang kini mengasuh pesantren Tebuireng Jombang, Jumat (24/1).

Mbah Sahal Penjaga NU dari Politik Praktis (Sumber Gambar : Nu Online)
Mbah Sahal Penjaga NU dari Politik Praktis (Sumber Gambar : Nu Online)

Mbah Sahal Penjaga NU dari Politik Praktis

Karenanya, fikih sosial dan petuah kiai asal Jawa Tengah ini selalu ditunggu umat. Yang lebih mengesankan lagi, menurut Gus Solah, selama ini Mbah Sahal merupakan ulama yang sangat kukuh menjaga NU dalam trek Khittah NU 1926.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Mbah Sahal tidak ingin NU terseret ke wilayah politik praktis. Hal itu pula yang terus dijaga Kiai Sahal hingga akhir hayat, kata Gus Solah.

Kendati demikian, Mbah Sahal pernah kecolongan di tahun-tahun silam saat ia memegang amanah sebagai Rais Aam PBNU. Pada tahun itu NU secara tidak langsung terseret ke wilayah politik praktis. Bahkan Kiai Hasyim Mudzadi sebagai Ketua Umum PBNU maju sebagai cawapres mendampingi Megawati Soekarno Putri.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Meskipun tidak berkenan, Mbah Sahal waktu itu kurang bisa mencegah langkah Pak Hasyim. “Makanya ke depan hal-hal seperti itu tidak boleh terjadi lagi," kenang Gus Solah. ? (Saiful/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Meme Islam, Pahlawan Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Pesohor Sosmed di Pakistan Diduga Dibunuh Setelah Swafoto dengan Ulama

Lahore, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah



Seorang ulama Islam terkemuka di Pakistan diperiksa terkait pembunuhan perempuan pesohor media sosial Pakistan, Qandeel Baloch, kata kepolisian, Senin. 

Pesohor Sosmed di Pakistan Diduga Dibunuh Setelah Swafoto dengan Ulama (Sumber Gambar : Nu Online)
Pesohor Sosmed di Pakistan Diduga Dibunuh Setelah Swafoto dengan Ulama (Sumber Gambar : Nu Online)

Pesohor Sosmed di Pakistan Diduga Dibunuh Setelah Swafoto dengan Ulama

Pemuka agama tersebut dihujani kecaman karena muncul dalam sejumlah swafoto bersama Qandeel Baloch, lapor Reuters

Baloch (26 tahun), yang disebut-sebut sebagai Kim Kardashian-nya Pakistan, memunculkan perdebatan di kalangan masyarakat Muslim konservatif melalui foto-fotonya yang seronok. 

Pembunuhan terhadapnya pada Jumat (15/7) mengejutkan negeri itu dan memunculkan kembali perdebatan soal pembunuhan "demi kehormatan". 

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Saudara laki-laki Baloch, Muhammad Waseem, mengatakan kepada media bahwa ia membuat teler saudara perempuannya itu dengan obat dan kemudian mencekik Baloch hingga tewas karena Baloch dianggap telah menodai kehormatan keluarganya melalui berbagai hal yang ia unggah ke media sosial, termasuk serangkaian swafoto bersama ulama Abdul Qavi bulan lalu. 

Ada satu video yang muncul dan memperlihatkan Baloch sedang duduk di pangkuan Qavi. 

Polisi mengatakan bahwa Qavi, yang diberhentikan dari sebuah lembaga Muslim setelah foto-foto itu beredar, juga menjadi bagian dari penyelidikan guna mengungkap kasus pembunuhan Baloch. Pembunuhan terjadi di kota Multan. 

Qavi membantah terlibat dalam pembunuhan Baloch namun mengatakan kepada Reuters pada Senin bahwa ia akan menyerahkan dirinya kepada polisi jika dipanggil untuk dimintai keterangan. 

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Qavi mengatakan kepada media, Sabtu (16/7), tewasnya Baloch harus dijadikan contoh bagi pihak-pihak lain yang mencoba memburuk-burukkan alim ulama, walaupun ia juga menyatakan bahwa dirinya telah memaafkan Baloch. 

Baloch menganggap dirinya sendiri sebagai seorang feminis masa modern. 

Ia tidak merasa malu mendorong batasan soal penerimaan terhadap perempuan serta mengubah "pola pikir kolot" masyarakat Pakistan.

Foto-foto serta video yang diunggah Baloch membuat marah kalangan konservatif agama, yang menganggap perempuan tersebut sebagai aib bagi nilai-nilai budaya Islam dan Pakistan. Pihak-pihak lain menganggap Baloch sebagai "tokoh feminis". 

Polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap Muhammad Aslam, saudara laki-laki Baloch yang merupakan anggota muda angkatan darat, kata kepala kepolisian Kota Multan, Azhar Ikram.

Di Pakistan, setiap tahunnya lebih dari 500 orang --sebagian besar adalah perempuan-- tewas dalam pembunuhan bermotif "demi kehormatan". Mereka biasanya dibunuh oleh anggota keluarga karena dianggap "memalukan". 

Pemerintah telah menyesalkan terjadinya pembunuhan seperti itu namun tidak berbuat banyak untuk menghentikannya. 

Banyak pihak di Pakistan telah meminta agar hukum memasukkan pasal soal pembunuhan-demi-kehormatan guna menutup celah bagi para anggoa keluarga untuk memaafkan mereka yang bertanggung jawab dalam pembunuhan bermotif kehormatan. 

Setelah kematian putrinya, ayah Baloch yang bernama Muhammad Azeem, mengadukan kedua putranya ke kepolisian. Azeem menuduh Aslam mendorong Waseem untuk membunuh Baloch. 

Baloch membangun karirnya sebagai model dengan memanfaatkan media sosial untuk mencapai ketenaran. Perempuan nahas itu adalah pencari nafkah bagi keluarganya. 

"Dia (Baloch) membantu kami semua, termasuk anak laki-laki saya yang membunuhnya."

Setelah banyak mendapat protes terkait swafotonya bersama Qavi, Baloch pernah menggelar jumpa pers dan memohon kementerian dalam negeri untuk membantu melindungi keamanan dirinya namun tidak ada pihak yang memberi bantuan. (Antara/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Hadits, Amalan, Quote Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Senin, 27 November 2017

PBNU Minta Ulama Mesir dan Suriah Tengahi Konflik

Jakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas kemelut yang terjadi di Timur Tengah, khususnya Mesir dan Suriah. PBNU percaya para ulama setempat mampu menjadi solusi atas masalah ini.

PBNU Minta Ulama Mesir dan Suriah Tengahi Konflik (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Minta Ulama Mesir dan Suriah Tengahi Konflik (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Minta Ulama Mesir dan Suriah Tengahi Konflik

“NU berharap ulama-ulama di Mesir dan Suriyah berperan aktif dalam menyejukkan suasana sehingga terwujud ishlah (rekosiliasi) di antara pihak-pihak berseteru,” pinta Katib Aam PBNU KH Malik Madani menyampaikan salah satu hasil rapat syuriyah PBNU, Rabu (2/10) petang, di Jakarta.

Menurut Kiai Malik, kiprah tokoh agama sangat dibutuhkan menyusul kekisruhan di Mesir dan Suriah tak hanya melibatkan pihak militer tapi juga memakan banyak korban sipil. “Mudah-mudahan dapat ditemukan jalan keluar yang damai, tanpa ada kekerasan,” imbuhnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Untuk warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di wilayah Timur Tengah yang sedang dilanda perang, dosen UIN Sunan Kalijaga ini berharap mereka tidak melibatkan diri dalam kemelut yang terjadi. Mereka perlu menghindari sejumlah daerah rawan yang dapat membahayakan keselamatan jiwa.

“Indonesia harus dapat mengambil pelajaran banyak dari perjalanan pahit negara-negara di Timur Tengah agar tidak jatuh pada kasus serupa,” lanjutnya. (Mahbib Khoiron)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Meme Islam, Habib Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

PBNU Diminta Ekspos Gagasan Islam Nusantara

Purwakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Istilah Islam Nusantara yang digagas oleh PBNU mendapat respon positif dari publik internasional, hal ini ditandai dengan munculnya dukungan dari para tamu luar negeri dan Kedutaan Besar Negara Sahabat.

"Hampir tiap hari kita kedatangan tamu dari dubes-dubes, mereka tertarik dengan Islam Nusantara yang toleran, damai, mereka juga mendorong agar Islam Nusantara ini segera diekspos supaya dunia mengetahuinya," ungkap Sekjen PBNU, H. Helmy Faisal Zaini saat mengisi kegiatan Pendidikan Kader NU di Purwakarta, Jumat (26/2).

Islam Nusantara, lanjut Helmy, bukanlah hal baru karena sejak Wali Songo berdakwah di bumi nusantara, sejak saat itu pula Islam Nusantara ada, sehingga tidak perlu dicurigai apalagi dipermasalahkan.

PBNU Diminta Ekspos Gagasan Islam Nusantara (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Diminta Ekspos Gagasan Islam Nusantara (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Diminta Ekspos Gagasan Islam Nusantara

Ia pun menegaskan, Islam Nusantara menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi dan perdamaian sehingga dalam berdakwah tidak perlu menggunakan cara-cara kekerasan karena hal itu akan menjatuhkan keluhuran agama Islam dan menjauhkan umat Islam dari pergaulan internasional.

"Karena ada segelintir orang yang membunuh atau membom atas nama Islam, yang rugi umat Islam di dunia, misalnya umat Islam di Amerika, di Eropa, hanya karena berjilbab jadi dicurigai sebagai teroris," kata mantan Menteri PDT ini.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dalam mencontohkan dakwah yang damai, ia pun menceritakan sosok Ketum PBNU, KH Said Aqil Siroj yang telah mengislamkan beberapa non muslim.

"Kemarin Kiai Said sudah mengislamkan lebih dari 20 warga Jepang," tambahnya.

Selain itu, kata dia, Kiai Said sering diundang pengajian oleh para TKI yang ada di Hongkong, Taiwan, dan beberapa negara lain. Dalam kesempatan itu ada seorang majikan yang ikut pertemuan itu.

"Kiai Said menyampaikan, kemudian diterjemahkan bahasa Mandarin. Akhirnya majikan itu tertarik, ternyata Islam itu toleran, Islam itu ramah, Islam itu melindungi, sehingga majikan ini masuk Islam," tandasnya.

Agar Islam Nusantara bisa diketahui dunia internasional, kata dia, pada bulan Mei mendatang PBNU berencana mengundang 30 ulama dari berbagai negara dalam sebuah pertemuan International Summit of The Moderate Islamic Leaders. (Aiz Luthfi/Zunus)

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

?

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Santri, Quote Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Minggu, 26 November 2017

Dakwah Beda dengan Amar Makruf-Nahi Munkar

Demak, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Dakwah yang bijak dan santun seperti praktik Wali Songo dan para kiai di Indonesia, diangkat dari ajaran otentik Islam yang diterapkan Nabi Muhammad SAW. Karenanya, dakwah Islam itu berbeda dengan amar makruf dan nahi munkar.

Dakwah Beda dengan Amar Makruf-Nahi Munkar (Sumber Gambar : Nu Online)
Dakwah Beda dengan Amar Makruf-Nahi Munkar (Sumber Gambar : Nu Online)

Dakwah Beda dengan Amar Makruf-Nahi Munkar

Demikian dinyatakan Wakil Rais Aam PBNU KH A Musthofa Bisri yang lazim disapa Gus Mus ini dalam sarasehan Festival Wali-Wali Jawi 2014 di pendopo kabupaten Demak, Sabtu (22/2).

“Dakwah Islamiyah, tidak sama dengan amar makruf nahi munkar. Para wali dengan teliti memasukkan ajaran Islam melalui budaya yang ada,” terang Gus Mus sebagai pembicara kunci dalam sarasehan bertema “Menapak Jejak Auliya, Meneladani Kearifan Mengajak”.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Gus Mus dalam forum itu menjelaskan, cara dakwah Nabi Muhammad SAW yang diteruskan Wali Songo pada abad 14 di Pulau Jawa khususnya selalu mengedepankan kebersamaan, menggunakan pendekatan kebudayaan, dan kesenian yang berlaku.

Model dakwah ini bahkan menghindari konflik atau tersinggungnya warga setempat sehingga tujuan dakwah berhasil tanpa mengorbankan aqidah dan syari’ah. “Mereka tidak mengubah budaya lokal, tetapi mengisinya dengan ajaran Islam,” jelas Gus Mus.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Festival yang berlangsung di pendopo kabupaten ini diikuti kerajaan dan pemangku makam para wali se-Jawa. (A Shiddiq Sugiarto/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Tokoh, Meme Islam, Ubudiyah Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ini yang Makruh saat Gerhana Tiba

Menurut taksiran ahli astronomi dan ahli falak, gerhana matahari akan terjadi pada tanggal 9 Maret 2016. Di hari itu kita akan melihat fenomena alam yang tidak ditemukan biasanya pada hari lain.

Adanya gerhana ini secara tidak langsung membantah keyakinan orang yang menuhankan matahari dan bulan. Kedua benda langit tersebut tidak selamanya bercahaya. Pada suatu saat dia akan meredup. Ini juga menunjukan bahwa matahari dan bulan adalah makhluk Tuhan. Andaikan ia berkuasa atas dirinya, tentu dia akan selalu bersinar dan bercahaya.

Ini yang Makruh saat Gerhana Tiba (Sumber Gambar : Nu Online)
Ini yang Makruh saat Gerhana Tiba (Sumber Gambar : Nu Online)

Ini yang Makruh saat Gerhana Tiba

Ketika menyaksikan gerhana, Nabi Muhammad SAW menganjurkan umatnya untuk shalat, memperbanyak dzikir, dan doa. Beliau SAW bersabda, “Apabila kalian melihat gerhana, tunaikan shalat dan berdo’a sampai kondisinya normal,” (HR Al-Bukhari dan Muslim).

Berdasarkan hadits ini, ulama menghukumi shalat gerhana (khusuf dan kusuf) sebagai sunah muakkadah. Hal ini sebagaimana yang dijelaskan Habib Zen bin Semit dalam At-Taqriratus Sadidah fi Masa’ilil Mufidah:

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Artinya, “Hukum shalat khusuf dan kusuf adalah sunah muakkadah meskipun dikerjakan seorang diri. Sementara meninggalkannya makruh. Mengerjakan shalat gerhana berjamaah di masjid sangat dianjurkan walaupun tempatnya sempit.”

Lantaran shalat gerhana dianjurkan, maka meninggalkannya dimakruhkan. Dengan demikian, jika mendapati fenomena ini pada Rabu (9/3) nanti kita diharapkan untuk shalat secara berjamaah dan memperbanyak dzikir dan do’a. Jangan sampai saat terjadi gerhana, kita malah bersantai-santai sambil selfie di bawah lindungan gerhana matahari. Wallahu a’lam. (Hengki Ferdiansyah)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Ulama, Halaqoh, Quote Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

PWNU Jatim Keluarkan Imbauan Shalat Ghaib dan Tahlil untuk Muslim Rohingya

Probolinggo, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah - Sebagai bentuk gerakan kemanusiaan untuk menyikapi krisis umat muslim Rohingya di Myanmar, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur mengajak seluruh warga NU untuk melakukan shalat ghaib dan tahlil bagi warga Rohingya yang meninggal dunia.

Ajakan ini disampaikan oleh Ketua PWNU Jawa Timur KH Mutawakkil Alallah kepada sejumlah awak media saat berada di Masjid bin Aminuddin Dusun Toroyan Desa Rangkang Kecamatan Kraksaan, Jum’at (8/9).

PWNU Jatim Keluarkan Imbauan Shalat Ghaib dan Tahlil untuk Muslim Rohingya (Sumber Gambar : Nu Online)
PWNU Jatim Keluarkan Imbauan Shalat Ghaib dan Tahlil untuk Muslim Rohingya (Sumber Gambar : Nu Online)

PWNU Jatim Keluarkan Imbauan Shalat Ghaib dan Tahlil untuk Muslim Rohingya

Menurut Pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong itu, kasus di Rakhine State, Myanmar yang menimpa kaum Muslim itu tidak murni masalah agama, melainkan konflik politik.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

“Oleh karena itu saya meminta kepada seluruh umat Islam yang ada di Jawa Timur untuk melakukan gerakan kemanusiaan. Warga NU harus menjadi motor penggerak harmoni di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Kiai Mutawakkil mengimbau semua elemen masyarakat di Jawa Timur khususnya warga NU agar tidak diam diri. “NU harus mengambil langkah dan mempunyai rasa kepedulian yang tinggi terhadap saudara kita di Rohingya dengan cara sosial,” jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa krisis Rohingya merupakan proses kemerdekaan di Myanmar di mana sepanjang catatan sejarah, krisis ini adalah perang saudara terpanjang dari tahun 1948 hingga sekarang.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

“Para pemberontak ini ada beberapa kepentingan, ada yang berbasis politik, berbasis suku dan berbasis senjata tahun 1980 sudah hilang. Di situlah yang menjadi salah satu kejadian yang anarkis saat ini,” pungkasnya. (Syamsul Akbar/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Doa Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah