Rabu, 21 Mei 2014

NU Kota Malang Gelar Dialog dengan Rektor Universitas al Ahgaff

Malang, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Acara Seminar Nasional, Ceramah dan Dialog Ilmiah bersama Prof. Al Habib Abdullah Muhammad Baharun (Rektor Universitas al Ahgaff, Hadramaut-Yaman), yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Malang bekerja sama dengan Aswaja Center Malang dan Gerakan Aswaja Malang (Gamal) pada Sabtu (1/4), berlangsung khidmah.

NU Kota Malang Gelar Dialog dengan Rektor Universitas al Ahgaff (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Kota Malang Gelar Dialog dengan Rektor Universitas al Ahgaff (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Kota Malang Gelar Dialog dengan Rektor Universitas al Ahgaff

?

Acara yang ikuti ratusan jamaah dan pengurus NU dari berbagai tingkatannya ini, dilaksanakan di Pondok Darut Talim Wad Dawah, daerah Bumiayu Malang. Acara dimulai sekitar pukul 15.00 WIB sampai selesai, dengan mengusung tema Manhaj Ahlussunnah wal Jamaah Menghadapi Berbagai Tantangan.

Sayyid Abdullah Baharun menuturkan, umat dewasa ini memperoleh pemahaman agama harusnya bersumber dari Al-Qur’an dan Hadist, tapi perlu juga disempurnakan dengan sumber lain yaitu ijma dan qiyas, yang mana hal tersebut dapat diperoleh dari para ulama. Inti Ahlussunnah sebagaimana disepakati ulama adalah dalam bidang aqidah mengikuti Imam Asyari dan Maturidi, dalam bidang fiqih mengikuti salah satu dari empat madzhab, yaitu Syafii, Hanafi, Maliki, dan Hambali, serta dalam bidang tasawuf mengikuti Imam Junaid Al Baghdadi atau Imam Ghazali. Setelah berilmu, yang paling penting juga adalah adalah beramal, bukan hanya memiliki ilmu.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dikatakannya, dewasa ini banyak aliran yang mengaku Ahlussunnah tapi menjelakkan ulama tasawuf, seperti imam Ghazali. Padahal intisari tasawuf adalah ihsan, dan setingkat lebih tinggi menjadi muhsin, yang bisa memberikan kemaslahatan untuk ummat. "Tasawuf sendiri akan menuntun agar memiliki jiwa bersih, mengosongkan dari hal-hal kotor atau dosa-dosa," tuturnya.

Acara di pandu oleh tersebut KH Atoillah Wijayanto, Rais Syuriyah PCNU Kota Malang. Turut mendapingi pula Ustadz Faris Khoirul Anam, Alumni Universitas al Ahgaff Yaman, yang juga anggota dewan pakar Aswaja Center PWNU Jawa Timur.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Setelah acara seminar selesai, Habib Abdullah Baharun melanjutkan dengan acara peresmian Pesantren Darul Faqih Malang. Lalu acara ramah tamah dan silaturahmi ke Walikota Malang HM Anton, yang juga Bendahara PCNU Kota Malang. (Achmad Diny Hidayatullah/Mukafi Niam)?

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Quote, Nasional, Pahlawan Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sabtu, 17 Mei 2014

Mahasiswa Muslim Rusia Bantu Bencana

London, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Berbagai benncana yang menimpan Indonesia baik di Gunung Merapi, Wasior, maupun tsunami Mentawai menjadikan empati mahasiswa muslim berbagai negara di Rusia dan membantunya melalui "Gerakan 100 Rubel". Selain sholat ghaib di kampus Patric Lumumba (RUDN), Moskow, Rusia, mereka juga mengumpulkan uang.

"Bagi kami, bencana yang terjadi di Indonesia adalah bencana kita semua umat Islam di dunia. Untuk itu, kami berdoa bersama untuk saudara-saudara kita itu,"tutur mahasiswa kedokteran asal Komo Astrov, Afrika, Usman dan Ketua Persatuan Mahasiswa Indonesia di Rusia (PERMIRA), Khoirul Rosyadi, Senin (15/11).

Mahasiswa Muslim Rusia Bantu Bencana (Sumber Gambar : Nu Online)
Mahasiswa Muslim Rusia Bantu Bencana (Sumber Gambar : Nu Online)

Mahasiswa Muslim Rusia Bantu Bencana

Dalam sholat ghoib yang difasilitasi itu diikuti tidak kurang dari 20 mahasiswa asing yang ada di Rusia serta mahasiswa Indonesia yang ada di Rusia. "Sholat Ghaib ini adalah bentuk empati kami, bahwa Indonesia adalah saudara kami,”ujar mahasiswa S3 jurusan sejarah Patric Lumumba, asal Yaman, Muhammad Siyagi.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Menurut Khoirul Rosyadi, Sholat Ghoib oleh mahasiswa asing yang ada di Rusia tersebut, merupakan salah satu acara rangkaian yang dikoordinir oleh PERMIRA untuk bencana yang terjadi di Indonesia.

Selain sholat ghaib juga mengadakan acara penggalangan dana untuk korban bencana. Dalam acara Gerakan 100 Rubel untuk Indonesia itu, PERMIRA menggelar acara pentas amal seni oleh mahasiswa dan warga negara Indonesia yang ada di Rusia.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sekretaris PERMIRA, Adniel Roemza, mengatakan, dalam acara gerakan 100 Rubel untuk Indonesia, dipentaskan, puisi, lagu, monolog, dan tari-tarian Indonesia oleh mahasiwa dan pelajar Indonesia yang ada di Rusia. Acara itu digelar di Kedubes RI.

Sementara itu, ketua Fungsi Pensosbud, KBRI Moskow, M Aji Surya, mengatakan, apa yang dilakukan PERMIRA merupakan bentuk dari kepedulian mahasiswa Indonesia yang ada di Rusia. "Semoga niat baik ini juga menghasilkan hal yang baik pula," katanya.

Sedangkan, Asep Indra Maulana, ketua pelaksana acara tersebut menjelaskan, acara Gerakan 100 Rubel untuk Indonesia ini, tidak saja diikuti oleh warga Indonesia yang ada di Rusia tetapi juga dari berbagai negara. Gerakan 100 Rubel untuk Indonesia ini dihadiri oleh masyarakat Indonesia yang ada di Rusia dan juga warga Rusia yang peduli bencana Indonesia.

Gerakan 100 Rubel untuk Indonesia itu akan berlangsung selama satu minggu.  Di hari pertama, Gerakan 100 rubel untuk Indonesia tersebut, terkumpul uang sebesar 30.350 rubel dan 155 Dolar Amerika. "Jumlah yang terkumpul itu, hanya di kota Moskow, Kota-kota yang lain belum terhitung,"demikian Adniel Roemza, sekretaris PERMIRA.(amf/ant)Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Doa, Ulama, Jadwal Kajian Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kamis, 15 Mei 2014

NU Tolak Keras Rencana Eksploitasi Tambang di Jember

Jember, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jember berkomitmen tidak akan memberikan peluang pada upaya eksploitasi tambang di bumi Jember. Pasalnya, eksploitasi tambang dinilai lebih banyak mudaratnya dibanding manfaatnya.

NU Tolak Keras Rencana Eksploitasi Tambang di Jember (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Tolak Keras Rencana Eksploitasi Tambang di Jember (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Tolak Keras Rencana Eksploitasi Tambang di Jember

Pernyataan tersebut dikemukakan Wakil Ketua PCNU Jember, Abdul Qadim Monembodjo di sela-sela sarasehan “Deklarasi Bersama Tolak Pertambangan” di aula kantor NU Jember, Rabu (17/12).

Menurut Qodim, kebanyakan eksploitasi tambang hanya menguntungkan pihak-pihak tertentu, sementara masyarakat di sekitar area penambangan, justru menderita. Lingkungan rusak dan tercemar. Budaya dan moralnya juga tercemar karena biasanya karyawan dan pengelola  tambang juga membawa perilaku buruk di tengah masyarakat.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

“Buktinya juga banyak. Bukan hanya lingkunganya yang tercemar, tapi moral masyarakat juga tak karuan. Pelacuran di sekitar tambang juga tumbuh subur,” ucapnya.

Dosen Fakultas Pertanian Universitas Jember itu menambahkan, sejak dulu NU Jember tak pernah berubah haluan soal isu penambangan di Jember, terutama  galian B.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dikatakannya, pembahasan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten  Jember sudah mulai bergulir sejak tahun 2013, namun tidak mulus karena adanya dua kubu yang menolak dan menyetujui eksploitasi tambang. Eksekutif menyetujui eksploitasi tambang, sedangkan sebagian besar anggota legislatif menolak tambang. “Kami dukung yang menolak tambang,” lanjutnya.

Sarasehan penolakan tambang itu diikuti oleh PCNU Jember (selaku penggagas), PCNU Kencong, PMII Cabang Jember, Ranting NU Paseban, SD Impres, KAPPALA Indonesia. Semuanya tegas dan kompak menolak eksplotisi tambang.

Sekadar diketahui,  saat ini pembahasan RTRW Kabupaten Jember sudah rampung dibahas oleh Pansus DPRD Jember. Hasilnya, mayoritas anggota pansus menolak eksploitasi tambang. Namun eksekutif (bupati) enggan mengesahkan Raperda RTRW tersebut karena RTRW itu tidak memasukkan ekslploitasi tambang. (Aryudi A. Razaq/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Berita, Kajian, AlaSantri Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Selasa, 13 Mei 2014

Posko Peduli Bencana PWNU Jateng Masih Buka Donasi

Semarang, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Pos Komando (Posko) Peduli Bencana Alam Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Tengah (PWNU Jateng) masih membuka penerimaan donasi dari warga masyarakat untuk disalurkan kepada para korban banjir di Jawa Tengah.

Untuk donasi uang, telah dibuka rekening khusus di BRI dengan nomor 060901002642531 atas nama  Posko Peduli Bencana  Alama NU Jateng.  Bagi penyumbang yang menransfer, dimohon memberi konfirmasi  melalui SMS kepada endahara Posko, Rofiq Mahfudz di nomor  081326101101.

Posko Peduli Bencana PWNU Jateng Masih Buka Donasi (Sumber Gambar : Nu Online)
Posko Peduli Bencana PWNU Jateng Masih Buka Donasi (Sumber Gambar : Nu Online)

Posko Peduli Bencana PWNU Jateng Masih Buka Donasi

Koordinator Posko Peduli Bencana Alam PWNU M Puji Wibowo menuturkan, hingga Rabu, (5/2), sumbangan dalam bentuk barang dan uang masih terus mengalir, dan akan segera disalurkan ke pos yang ada di kantor Pengurus Cabang NU (PCNU) yang daerahnya mengalami bencana. Sekaligus melengkapi sumbangan masyarakat yang langsung dititipkan di PCNU.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

“Data terakhir kami, uang masuk sebanyak Rp 12.814.000,-  baik melalui transfer maupun tunai di posko,” jelasnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Adapun bantuan barang, terangnya, telah  terkumpul  5,5 kwintal beras, 19 kardus mie instan, 9 dus biskuit, 19 dus pakaian, 3 dus perlengkapan mandi, dan 2 dus  minuman serbuk kopi jahe.

Bowo mengatakan, seluruh sumbangan akan diangkut dengan mobil ambulance milik PWNU Jateng ke lokasi pengungsian di Jepara, Kudus maupun Pati dalam minggu ini. Adapun jika masih ada tambahan sumbangan, akan diangkut dengan truk atau cara lain apabila barang yang harus dikirim berjumlah besar.

“Sambil terus mendata bantuan yang masuk, kami telah menyiapkan ambulance untuk mengangkut sumbangan yang telah masuk dan membelanjakan uang sumbangan untuk membeli barang kebutuhan pengungsi,” tuturnya Posko Bantuan Bencana Alam PWNU Jawa Tengah Jl. Dr. Cipto 180 Semarang.

Sementara itu,  badan otonom NU telah mengirim relawan dan menyalurkan bantuan langsung ke lokasi bencana. Diantaranya Fatayat NU, Gerakan Pemuda Ansor, Ikatan Pelajar NU, Ikatan Pelajar Putri NU, Muslimat NU, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dan lain-lainnya.

“Kami memang mengimbau seluruh kader NU dan warga nahdliyin untuk membantu saudara-saudara yang sedang terkena musibah. Jika bisa datang langsung sangat bagus, bila tidak sempat, silakan  titip di Posko ini,” pungkas  wakil sekretaris PWNU Jateng yang juga tokoh senior GP Ansor ini. (M. Ichwan/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Nasional, Habib Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah