| Fungsi Manusia sebagai Abdullah dan Khalifatullah (Sumber Gambar : Nu Online) |
Fungsi Manusia sebagai Abdullah dan Khalifatullah
Demikian diungkapkan Wakil Ketua PCNU Jember, KH. Misbahussalam saat memberikan sambutan dalam pelantikan pengurus MWCNU Bangsalsari, Selasa (9/9).Menurut H. Misbah, sapaan akrabnya, peran manusia sebagai abdulah dan khlafifatullah harus seimbang dan selaras. "Itulah yang dimaksud dengan tawazun dalam prinsisp-prinsip NU. Dan itulah tujuan kita bergabung dengan NU; menjalankan fungsi kita sebagai abdullah dan khalifatullah," ucapnya.
Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah
Sedangkan tujuan yang kedua, tambahnya, adalah menjalani hidup sesuai dengan tuntunan syariat Islam, sehingga selamat di dunia dan akhirat, berkumpul dengan para ulama di surga-Nya kelak. H. Misbah mengakui, point yang kedua ini terdengar klasik, tapi justru itulah yang sejatinya menjadi tujuan semua manusia. "Kita semua ingin sukses di dunia dan selamat di akhirat," ucapnya.H. Misbah menambahkan, warga nadhliyyin juga dituntut untuk membela dan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dikatakannya, tegaknya NKRI tidak lepas dari usaha dan perjuagan para ulama NU. "Sehingga kita selaku warga NU, wajib menjaga keutuhan NKRI," jelasnya.
Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah
Acara pelantikan itu sendiri digelar di lapangan Curahcabe, Desa Gambirono, Kecamatan Bangsalsari, persis di depan Gedung MWCNU Bangsalsari yang baru selesai dibangun.Hadir dalam acara tersebut Ketua PCNU Jember, KH. Abdullah Syamsul Arifin, anggota Muslimat NU, Fatayat, GP. Anshor dan para pengasuh Pondok Pesantren se-Kecamatan Bangsalsari. Prosesi pelantikan tersebut dipimpin oleh H. Misbah. (Aryudi A. Razaq/Abdullah Alawi)
Dari Nu Online: nu.or.id
Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Tokoh, Bahtsul Masail, Kiai Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah