Mengenai pupujian Anak Adam itu, tim pembuatan film "Santri Kelana" dari PCNU Subang sudah melakukan rekaman yang dikombinasikan dengan instrumen musik.
| Pupujian Anak Adam Jadi Sound Track Film Santri Kelana (Sumber Gambar : Nu Online) |
Pupujian Anak Adam Jadi Sound Track Film Santri Kelana
"Pertama, isi syair dan nilai yang diusung dalam pupujian Anak Adam ini penuh dengan makna. Kedua, dalam bait awal syair ada kata ngumbara (berkelana), begini: Anak Adam anjeun di dunya ngumbara (anak adam kamu hidup di dunia berkelana). Jadi saya kira ada relevansinya dengan judul film," kata Tito Taqiyudin (40), Sutradara Film Santri Kelana, di Pesantren Al-Mukhtariyyah, Subang, Kamis (9/5) malam.Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah
Ketiga, tambah Tito, pencipta pupujian ini anonim, tidak ada nama penciptanya. Ada yang bilang, inilah karakter Nusantara yang sebenarnya, kalau menciptakan sesuatu tidak mengharapkan imbalan materil yang diikat dengan hak cipta, yang diharapkan adalah justru imbalan moril berupa amal jariyah."Saya punya kitab pupujian Anak Adam, terbitan Toko Kairo Tasikmalaya, memang di sana tidak disebutkan penulisnya," katanya.
Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah
Ditambahkan Tito, pupujian anak adam ini terhitung cukup tua, karena pada masa kakeknya Tito masih hidup, pupujian itu sudah sering dikumandangkan di mushala yang ada di depan rumahnya.Seperti diketahui, saat ini PCNU Kabupaten Subang sedang menggarap pembuatan film pendek yang berjudul "Santri Kelana". Pembuatan film ini direncanakan akan rampung sebelum bulan Ramadlan 1436 H tiba. Bagi masyarakat yang akan memberikan dukungan bisa bergabung di grup jejaring sosial facebook dengan nama grup Santri Kelana Subang. (Aiz Luthfi/Mahbib)
Dari Nu Online: nu.or.id
Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Ahlussunnah, Pesantren Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah