Rabu, 15 November 2017

Belajar ke Timur Tengah, Kiai Said: Pulang Bawa Ilmu, Bukan Budayanya

Cirebon, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj menegaskan bahwa Islam Nusantara ialah Islam yang menghormati budaya, lebih dari itu, budaya dijadikan infrastruktur agama.

Demikian disampaikan Kiai Said pada acara Haul dan Khotmil Qur’an di Pesantren Kiai Haji Aqil Siroj (KHAS) di lapangan Pesantren Kempek, Cirebon, Jawa Barat, Jumat (20/10).

Belajar ke Timur Tengah, Kiai Said: Pulang Bawa Ilmu, Bukan Budayanya (Sumber Gambar : Nu Online)
Belajar ke Timur Tengah, Kiai Said: Pulang Bawa Ilmu, Bukan Budayanya (Sumber Gambar : Nu Online)

Belajar ke Timur Tengah, Kiai Said: Pulang Bawa Ilmu, Bukan Budayanya

Kiai kelahiran Kempek, Cirebon ini melanjutkan, para ulama Indonesia seperti Quraish Shihah, KH Abdurrahman Wahid, KH Ahmad Mustofa Bisri, dan dirinya yang pernah mengenyam bangku kuliah di Timur Tengah, tapi saat pulang membawa ilmu agama dan tidak membawa budayanya.

“Kami bangga dengan budaya nusantara. Agama kita dari arab memang, Al-Qur’an dari arab, Nabi Muhammad dari arab,” tegasnya. 

Ia pun mengungkapkan keheranannya, di saat masyarakat Timur Tengah sedang menghormati dan ingin mengenal Islam Nusantara dan Pancasila tapi sebagian masyarakat malah berkiblat ke Islam Timur Tengah.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Pada acara yang bertemakan Merawat Tradisi untuk Memperkokoh NKRI ini dihadiri Presiden Republik Indonesia (RI) H Joko Widodo, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heriawan, Pengasuh Pesantren KHAS Kempek, Cirebon KH Mustofa Aqil Siroj, dan sejumlah tokoh lainnya. (Husni Sahal/Fathoni)

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Budaya Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah