Sabtu, 18 Maret 2017

Kemuliaan Hari Arafah

Hari Arafah merupakan puncak ibadah haji yang jatuh sehari sebelum Hari Raya Idul Adha ketika jutaan jemaah haji menjalankan wukuf di padang Arafah. Hari Arafah juga momen di mana umat Muslim di seluruh dunia menjalankan puasa sunnah yang menurut sebuah riwayat pahala puasa Arafah mampu menghapuskan dosa-dosa selama setahun.

Allah SWT berfirman:

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Kemuliaan Hari Arafah (Sumber Gambar : Nu Online)
Kemuliaan Hari Arafah (Sumber Gambar : Nu Online)

Kemuliaan Hari Arafah

Artinya: "Dan serulah manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan dating kepadamu dengan berjalan kaki atau mengendarai setiap unta yang kurus, mereka akan dating dari segenap penjuru yang jauh". (QS. Al-Hajj: 27)

Ketika Allah SWT memerintkah Nabi Ibrahim as. untuk menyeru kepada manusia untuk mengerjakan haji, maka beliau bergegas berseru: "Wahai manusia, sesungguhnya Allah telah membangun rumah (Kabah) maka berhajilah ke sana". Semua manusia telah menjawab seruan itu bahkan calon embrio yang masih berada dalam sperma lelaki dan sel telur perempuan.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Pada hari-hari semacam ini (permulaan Dzulhijjah) jamaah haji saling bertemu di rumah Allah dengan mengumandangkan Talbiyah untuk memenuhi seruan Nabi Ibrahim a.s. seraya mengharapkan ridho dari Allah SWT. dan membentangkan diri untuk mendapatkan curahan rahmat yang Allah turunkan di hari-hari seperti ini yang pada puncaknya adalah pada hari Arafah.

Hari Arafah merupakan hari pembebasan dari Neraka bagi mereka yang menjaga pendengarannya dari hal yang buruk, bagi mereka yang turut berpuasa di hari tersebut dengan mengharapkan keridhoan dari Tuhannya. Hal ini tak lain karena Allah SWT. telah menjamin pengampunan dosa bagi mereka yang berpuasa di hari Arafah.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Rasulullah SAW bersabda :

? ? ? ? ? ? ? ? ? ?? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ?

Artinya: "Barang siapa yang berpuasa di hari Arafah, maka dia diampuni (dari dosanya) setahun setelah dan sebelumnya. (Sedangkan) barang siapa yang berpuasa pada hari Asyura, maka ia diampuni (dari dosa) setahun". (HR. Thabrani dalam Al-Ausath)

Hari Arafah adalah puncak dari harapan para jamaah haji, sebab pada hari itulah mereka bias memperoleh segala pengharapan. Begituhalnya Tuhan menatap mereka dengan pandangan keridhoan.

Rasulullah SAW bersabda:?

? ? - ? - ? – ? ? - ? ? ? ? ? ? ? : ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? . ? ? ?

Artinya: "Sesungguhnya Allah SWT memberikan banyak anugerah kepada orang-orang yang wukuf di Arafah seraya membanggakan mereka di hadapan para Malaikat dan berfirman : "Wahai para malaikatku, lihatlah kepada para hambaku yang lusuh penuh dengan debu, mereka menghadap kepadaku dari segala penjuru yang jauh. Maka aku saksikan kepada kalian bahwa aku telah mengabulkan doa mereka, memberikan harapan mereka, memberikan orang yang berlaku buruk kepada yang berlaku baik pada mereka dan aku telah memberikan kepada orang-orang yang berbuat baik pada mereka segala apa yang mereka minta kepadaku selain hal-hal yang masih bersangkutan di antara mereka". (HR. Abu Yala)

Lebih dari itu, Hari Arafah adalah hari paling agung di mana Allah mengampuni dosa-dosa Kaum Mukminin di segala penjuru dunia mana kala mereka membentangkan diri untuk mendapatkan anugerah Allah yang dicurahkan pada hari tersebut dengan doa yang sungguh-sungguh.

Rasulullah SAW bersabda :?

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? : ? ? ? ? ? ? ? – ? ? ? ? ? – ? ? ? ? : ? ? ?. ? ? ?

Artinya: "Jika tiba hari Arafah, tidaklah seseorang masih mempunyai setitik iman dalam hatinya melainkan ia akan diampuni. Lantas ada yang bertanya: Ya Rasulallah, apakah terkhusus bagi yang wukuf di Arafah saja atau untuk semua manusia? Rasulullah menjawab: Untuk semua manusia". (HR. Abu Daud)

Pada hari ini (Arafah) adalah hari pembebasan dari Api Neraka dan Allah SWT sangat bermurah hati dan penuh dengan kasih sayang. Diriwayatkan dari Jabir r.a, beliau berkata :

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ?

"Tidak ada hari yang lebih utama di hadapan Allah melebihi Hari Arafah. (Urusan) Allah turun ke langit dunia, Allah pun membanggakan penduduk bumi kepada penduduk langit seraya berfirman: "Lihatlah kepada hamba-hambaku yang datang kepadaku dengan tubuh lusuh penuh debu menggaduh. Mereka datang dari segala penjuru yang jauh dengan mengharapkan rahmatKu sedangkan mereka tidaklah melihat siksaanku". Maka tidaklah ada hari di mana pembebasan dari Neraka itu melebihi di Hari Arafah". (HR. Baihaqi)

Paling utamanya doa pada Hari Arafah baik bagi jamaah haji ataupun yang lainnya adalah :

? ? ? ? ? ? ? ?, ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Rasulullah SAW bersabda:?

? ? ? ? ?? ? ? ? ? ? ? ? : ? ? ? ? ? ? ? ?, ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ?

Artinya: "Sebaik-baik doa adalah doa pada Hari Arafah. Dan sebaik-baik perkataan yang aku ucapkan begitu juga Para Nabi sebelumku adalah: Laa Ilaaha Illallaahu Wahdahu Laa Syariika Lahu, Lahul Mulku Wa Lahul Hamdu Yuhyii Wa Yumiitu Wa Huwa Alaa Kulli Syaiin Qodiir (Tiada tuhan selain Allah yang Maha Esa, tiada sekutu baginya. Kerajaan dan pujian hanyalah miliknya. Maha menghidupkan dan mewafatkan. Dan Dia berkuasa atas segalanya)". (HR. Imam Malik)

Adapun doa yang sering dipanjatkan Nabi SAW pada Hari Arafah adalah :?

? ? ? ? ?, ? ? ?, ? ? ? ? ?, ? ? ? ? ?, ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?, ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Artinya: "Ya Allah segala puji hanyalah milikMu sebagaimana kami ucapkan dan bahkan lebih baik dari pada apa yang kami ucapkan. Ya Allah, hanyalah untuk-Mu Shalat, hidup dan matiku. Hanyalah kepada-Mu tempat kembaliku. Hanyalah milik-Mu segala peninggalanku. Ya Allah, sungguh aku berlindung padaMu dari siksa kubur, gangguan dalam hati dan terpecahnya segala urusan. Ya Allah, sungguh aku berlindung pada-Mu dari keburukan yang tertiup bersama angin".

Di antara kedermawanan Allah SWT dengan segala kemurahan dan anugerah yang Dia limpahkan serta pengampunan atas segala dosa kepada para hambanya serta pembebasan mereka dari Api Neraka ? di segala penjuru dunia pada Hari Arafah itu membuat Setan merasa sakit yang sangat serta merasakan kerugian yang sangat besar (sebab telah lama ia menjerumuskan manusia, malah diampuni dosa mereka). Rasulullah SAW bersabda :

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ?

Artinya: "Tidak ada hari di mana Setan Nampak lebih kerdil, terusir dan marah melebihi di Hari Arafah. Tidaklah hal itu terjadi melainkan karena dia melihat limpahan rahmat dan pengampunan Allah dari dosa-dosa besar". (HR. Imam Malik)

Catatan: Artikel ini disarikan dari Khutbah yang disampaikan oleh Dr. Salim Abu Bakar Al-Haddar, Wakil Dekan Fakultas Syariah di Imam Shafie College pada hari Jumat 7 Dzul Qodah 1437 H/8 September 2016 di Masjid Imam Syafii, Mukalla, Hadhramaut, Yaman.

Imam Abdullah El-Rashied, Mahasiswa Fakultas Syariah, Imam Shafie College, Mukalla, Hadhramaut, Yaman.

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Ubudiyah Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kamis, 16 Maret 2017

MA An-Nawawi Terapkan Sistem Penilaian Berbasis TIK

Purworejo, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Madrasah Aliyah (MA) Ann-Nawawi Berjan Purworejo terus mengembangkan metode pembelajaran dan pengajarannya. Madrasah yang dalam beberapa tahun terakhir persentase kelulusannya mencapai 100 persen ini mulai menerapkan perangkat pembelajaran dan sistem penilaian siswa berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

MA An-Nawawi Terapkan Sistem Penilaian Berbasis TIK (Sumber Gambar : Nu Online)
MA An-Nawawi Terapkan Sistem Penilaian Berbasis TIK (Sumber Gambar : Nu Online)

MA An-Nawawi Terapkan Sistem Penilaian Berbasis TIK

Untuk menunjang program tersebut, Ahad (13/1) kemarin dilakukan workshop bagi para guru. Workshop tersebut untuk memberikan pemahaman bagi para guru dalam memanfaatkan kemajuan TIK untuk menunjang metode pengajaran dan pendidikan.

“Kami dipercaya Kementerian Agama (Kemenag) untuk melaksanakan program kontrak prestasi,” kata Kepala MA An-Nawawi H. Muslikhin Madiani di sela acara tersebut.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Menurut Muslikin, program  tersebut sekaligus menepis anggapan masyarakat bahwa sekolah di lingkungan pondok pesantren (PP) selalu terkesan kotor dan tidak tertata. “Namun untuk An-Nawawi program sekolah hijau sudah berjalan dengan memanfaatkan lingkungan sekolah dengan berbagai tanaman,” jelasnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Lebih lanjut dijelaskan Muslikin, dengan memanfaatkan TI nantinya penilaian akademik terhadap siswa akan didesain online. Para siswa bisa langsung mengakses nilainya setelah guru mengentri dari hasil ujian.

"Kami yakin pemanfaatan TI ini akan jauh lebih efektif dan efisien. Sekaligus akan meningkatkan SDM, baik guru maupun siswa karena kemajuan TI sekarang ini sudah sedemikian pesatnya," katanya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Purworejo H. Bambang Aryawan menyambut baik serta memberikan apresiasi terhadap program yang dilaksanakan MA An-Nawawi tersebut.

Menurut Bambang, kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) menuntut penyelenggaraan berbagai kegiatan termasuk dalam dunia pendidikan berbasis elektronik.

“Dengan memanfaatkan teknologi informatika secara bertahap diharapkan bisa membangun sistem informasi pendidikan yang terintegrasi, yang akan menghasilkan output yang cepat, akurat, efisien dan transparan,” tandasnya.

Redaktur    : A. Khoirul Anam

Kontributor: Irwan Sahidin

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Syariah, Habib Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Minggu, 12 Maret 2017

Inilah Kekhasan Aswaja NU

Jakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Peserta bahtsul masail pra muktamar NU di pesantren Krapyak, Yogyakarta, membuat sejumlah rumusan perihal penanda khas Aswaja yang dipahami dan dipraktikkan NU. Sidang yang dipimpin KH Muqsith Ghozali dari Situbondo ini menampung pendapat peserta yang didasarkan pada rujukan kitab dan praktiknya oleh walisongo.

Inilah Kekhasan Aswaja NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Inilah Kekhasan Aswaja NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Inilah Kekhasan Aswaja NU

Pada kegiatan yang berlangsung Sabtu hingga Ahad dini hari (28-29/3), Muqsith membuka sidang dengan penetapan gambaran konsep khosois Awaja yang sudah jelas secara syariah ialah Ma ana alaihi wa ashhabi. Sedangkan secara isthilah merujuk pada salah satu dari empat mazhab di bidang fiqih, di bidang aqidah mengikuti Asy’ari dan Maturidi, dan di bidang tasawuf mengikuti Junaid Al-Baghdadi dan Al-Ghozali.

“Padahal kalau kita merujuk pada Irsyadus Sari, Mbah Hasyim menyebut Abul Hasan As-Syazili dan Al-Ghozali. Tetapi tidak masalah, kita konsisten pada yang sudah maklum saja,” kata Muqsith.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Menambahkan poin penanda kekhasan Aswaja NU dari kelompok lain, Ketua LBM PWNU Yogyakarta KH Muzammil mengajak para kiai untuk merujuk pada sejarah masuknya Islam di Indonesia dan walisongo. NU dengan bintang 9 itu diartikan sebagai walisongo.

“Aswaja NU tidak cukup sekadar ‘Ma ana alaihi wa ashabi’, tetapi juga mengikuti cara-cara Walisongo dalam mempraktikkan dan mendakwahkan Islam di tengah masyarakat. Termasuk khosois Aswaja an-Nahdliyah ialah menempatkan ulama sebagai panutan baik sebagai pribadi, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” kata Muzammil.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ia juga menyebut keramahan terhadap budaya lokal sebagai penanda khas Aswaja NU. “Yang dilakukan para wali ialah tidak melakukan pemberangusan tetapi mengisi budaya lokal sesuai nilai Islam, bukan pembumihangusan. Mengedepankan maslahat, membangun harmoni. Secara garis besar, khosois Aswaja NU mengacu pada cara beragama para wali.”

Sementara Kiai Aniq Muhammadun dari Pati menyebut Aswaja ala NU itu sudah tertuang pada Qanun Asasi yang dikonsep oleh Mbah Hasyim. “Sebab yang di luar NU, itu tidak mau bermadzhab dan bertasawuf. Menurut saya, itulah khosois Aswaja bagi NU,” kata Kiai Aniq.

Di akhir sidang, Muqsith menyebutkan kembali secara umum bahwa aqidah ushuliyah merupakan titik temu NU dengan kelompok Islam lainnya. Sementara aqidah furu’iyah seperti tahlil, tawassul, ziarah kubur, talqin, fidyah, tarekat, manaqib, menjadi penanda khas NU. “Aqidah furuiyah ini menjadi titik beda NU dengan yang lainnya. Kalau yang di sini tahlil, yang di sana tidak maka yang di sana tidak mesti kafir,” ujar Muqsith.

Di bidang politik, kekhasan Aswaja NU terletak pada penerimaan Pancasila dan NKRI. Demikian juga dalam bidang ekonomi, Aswaja NU tidak mendukung kapitalisme atau komunisme. Bahan-bahan ini akan disempurnakan pada forum bahtsul masail di Muktamar NU Agustus mendatang. Kekhasan ini sengaja diangkat mengingat kini banyak kelompok yang juga mendaku sebagai kelompok ahlus sunnah wal jamaah, kata Muqsith. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Daerah Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sabtu, 11 Maret 2017

Dunia dan Akhirat, Harus dengan Ilmu

Jepara, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Rektor Universitas Islam Sultan Agung Semarang (Unissula) Semarang Anis Malik Thoha mengajak para pelajar MA Wali Songo menggunakan masa remaja untuk menuntut ilmu sebanyak mungkin. Di hadapan para pelajar aliyah itu, ia menyatakan bahwa ilmu merupakan kunci kebahagiaan di dunia dan akhirat.

Demikian dikatakan Anis Malik dalam acara muwaddaah di halaman MA Wali Songo Pecangaan, Jepara, Ahad (25/5) siang.

Dunia dan Akhirat, Harus dengan Ilmu (Sumber Gambar : Nu Online)
Dunia dan Akhirat, Harus dengan Ilmu (Sumber Gambar : Nu Online)

Dunia dan Akhirat, Harus dengan Ilmu

Menurut Anis, orang yang tidak berilmu akan kalah dalam berbagai bidang. Katib Aam PCINU Malaysia ini mengutip hadits yang menyatakan, orang yang menginginkan kehidupan dunia dan akhirat harus ditempuh dengan menuntut ilmu.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Pria kelahiran Demak ini mengimbau setiap golongan untuk mendalami ilmu agama. Apalagi di zaman sekarang di mana menuntut ilmu terbuka luas. 

Karena terpukau dengan penampilan santri-santri pondok tahfidz Wali Songo, ia pun menyatakan memberi peluang beasiswa bagi penghafal Al-Qur’an.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

“Bagi hafizh-hafizhoh yang ingin kuliah di Unissula dengan mendapatkan beasiswa, silakan!” tambahnya.

Kesempatan-kesempatan yang ada, saran peraih gelar Doktor dari International Islamic University Islamabad (IIUI) Pakistan itu, perlu dimanfaatkan sebaik-baiknya.

“Tujuannya agar Islam tidak merosot di kemudian hari maka Anda harus manfaatkan kesempatan emas itu,” tegas Anis kepada ratusan peserta didik yang diwisuda.

Pada tahun ajaran 2013-2014 Yayasan Walisongo meluluskan 353 peserta didik. Lulusan dari SMK berjumlah 106, SMA 65, MA 53, MTs 65, dan wisudawan SMP berjumlah 64 peserta didik. (Syaiful Mustaqim/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Ubudiyah Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Jumat, 10 Maret 2017

IPNU Surabaya Deklarasikan Pelajar untuk Indonesia

Surabaya, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Sengatan terik matahari pagi hingga siang itu tak menyurutkan semangat para pemuda dan pelajar Kota Surabaya. Bertepatan pada tanggal 28 Oktober 2012 kemarin, bertempat di halaman Pondok Pesantren Amanatul Ummah Siwalankerto Surabaya, Pelantikan pengurus PC IPNU Kota Surabaya masa khidmat 2012–2014 dirangkai dengan Sarasehan dan Deklarasi Pelajar untuk Indonesia berlangsung khidmat sekaligus meriah.

Dihadiri ratusan pelajar dari berbagai sekolah di Surabaya dan juga seluruh Pimpinan Anak Cabang, Pimpinan Ranting, dan Pimpinan Komisariat IPNU se-Kota Surabaya, acara tersebut dimulai tepat pukul 08.30 WIB. Dibuka oleh penampilan Sholawat Banjari dari MTs dan MA Amanatul Ummah, dilanjutkan dengan pertunjukan Musikalisasi Puisi dari PK IPNU IPPNU Nurul Huda, Qosidah Rebana dari Pondok Pesantren Putri Amanatul Ummah, dan ditutup oleh atraksi Pencak Silat dari PAC IPNU IPPNU Bulak.

IPNU Surabaya Deklarasikan Pelajar untuk Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU Surabaya Deklarasikan Pelajar untuk Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU Surabaya Deklarasikan Pelajar untuk Indonesia

Acara yang bertepatan dengan peringatan hari Sumpah Pemuda tersebut juga turut dihadiri oleh ketua PCNU Kota Surabaya, KH. Syaiful Halim, ketua umum PP IPNU Ahmad Syauqi, PW IPNU Jawa Timur, Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Bakesbangpol Kota Surabaya, dan juga Dispora Kota Surabaya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

M. Mundzir, ketua PC IPNU Kota Surabaya terpilih, menyampaikan terimakasih kepada seluruh elemen yang turut mensukseskan acara itu. Ia juga berpesan kepada seluruh pelajar Kota Surabaya untuk terus memperjuangkan komitmen bersama, yakni dalam mewujudkan masyarakat pembelajar Kota Surabaya yang berprestasi dan jauh dari perilaku distorsif yang kian marak terjadi dewasa ini.?

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Pengarahan selanjutnya, disampaikan oleh romo KH Syaiful Halim. Ia berpesan, khususnya kepada pengurus baru PC IPNU Kota Surabaya, untuk terus berjuang tanpa lelah. “Ketika kita benar-benar ikhlas dalam mengabdi untuk NU, insya Allah hidup kita akan mudah,” demikian ungkapnya.

Setelah prosesi pelantikan pengurus PC IPNU Kota Surabaya usai, dilanjutkan puncak acara, yakni Deklarasi Pelajar untuk Indonesia. Deklarasi yang dipimpin langsung oleh rekan M. Mundzir itu diikuti oleh 18 pelajar perwakilan dari beberapa sekolah di Surabaya, berikut deklarasinya:

Kami Pelajar Kota Surabaya untuk Indonesia:

Menjunjung tinggi nilai pendidikan yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945

Senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan dan kesatuan antar pelajar demi Kota Surabaya kondusif

Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas antar pelajar serta menolak keras aksi tawuran antar pelajar

Berjanji sebagai pelajar yang anti narkoba, dan anti trafficking

Bertekad menumbuhkan kreatifitas pelajar untuk terus berkarya dalam dunia pendidikan dan pembentukan karakter bangsa

Bersama Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Kota Surabaya kita ciptakan suasana kota yang hijau, indah dan nyaman

Ketua Umum PP IPNU Ahmad Syauqi berpesan, di tengah kompetisi yang semakin ketat, para pemuda dan pelajar Surabaya yang terakomodir dalam Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama harus dapat mengambil peran krusial dalam peta dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena pemuda sekarang adalah pemimpin masa depan.

Rangkaian ceremonial pelantikan yang dipandu Syamsul dan Isna tersebut ditutup dengan do’a, dan dilanjutkan dengan Sarasehan yang bertajuk: Pelajar dan Kebangsaan. Hadir sebagai narasumber, Dr. Ikhsan dari Dinas Pendidikan Kota Surabaya, dan Sulistiyo Soedjoso, dari Bakesbangpol Kota Surabaya.?

Redaktur ? ? : A. Khoirul Anam

Kontributor: Syamsul Islami

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Makam, Daerah Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kegiatan Konfercab PCINU Belanda Diramaikan di 3 Kota Besar

Jakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Serangkaian kegiatan di 3 kota besar di Belanda bakal meriahkan perhelatan Konferensi Cabang (Konfercab) Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Belanda pada 27-29 Maret 2017.

Kegiatan Konfercab PCINU Belanda Diramaikan di 3 Kota Besar (Sumber Gambar : Nu Online)
Kegiatan Konfercab PCINU Belanda Diramaikan di 3 Kota Besar (Sumber Gambar : Nu Online)

Kegiatan Konfercab PCINU Belanda Diramaikan di 3 Kota Besar

Dalam surat keterangan yang dikirim kepada Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah, Ketua PCINU Belanda Fachrizal Afandi menerangkan bahwa Konfercab ke-2 ini mengambil tema Rethinking Indonesia’s Islam Nusantara: from local relevance to global significane.

Kegiatan ini akan diramaikan sejumlah acara di 3 kota besar yaitu Amsterdam, Den Haag, dan Leiden. Agenda acara di 3 kota tersebut meliputi:

Pertama, Konferensi Internasional dan Pameran Foto yang akan diselenggarakan di Vrije University, Amsterdam pada 27 Maret 2017 pukul 08.00- 17.30 waktu setempat.

Kedua, Bahtsul Masa’il al-Mawdhu’iyyah dan Konferensi Cabang Masjid Al-Hikmah, Den Haag pada 28 Maret 2017 pukul 08.00-20.45 waktu setempat.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ketiga, Pemutaran dan Diskusi Film di Leiden University, Leiden pada 29 Maret 2017 pukul 08.30-15:00 waktu setempat. Kemudian kegiatan Gala Dinner dan Cultural Event bertempat di Kantor KBRI di Den Haag pada 29 Maret 2017 pukul 18.00-22.40 waktu setempat. (Red: Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah IMNU Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kamis, 09 Maret 2017

LPNU Demak Gelar Pelatihan Garam Beryodium

Demak, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU ) Kabupaten Demak, Jawa Tengah, menyelenggarakan pelatihan pembuatan garam beryodium, 20-22 November 2013, di Balai Desa Kedungmutih, Kecamatan Wedung, Demak. Pelatihan diikuti 40 petani garam di Desa Kedungmutih dan sekitarnya.

“Tujuan dari pelatihan ini adalah menumbuhkan kewirausahaan bagi petani garam. Sehingga kedepan petani garam dari kalangan Nahdliyin bisa menjadi pengusaha yang sukses," ujar Ketua LPNU Demak, Alex Sholikhan di sela-sela pelatihan.

LPNU Demak Gelar Pelatihan Garam Beryodium (Sumber Gambar : Nu Online)
LPNU Demak Gelar Pelatihan Garam Beryodium (Sumber Gambar : Nu Online)

LPNU Demak Gelar Pelatihan Garam Beryodium

Alex mengatakan, pada kenyataannya petani garam kondisi ekonominya memprihatinkan. Selain penghasilannya yang kurang juga jiwa kewirausahaannya sangat minim. Sehingga hasil dari pengolahan garam tidak cukup untuk menghidupi keluarganya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

“Oleh karena itu maka banyak petani garam yang tidak mampu menyekolahkan anaknya ke jenjang perguruan tinggi akibat minimnya penghasilan mereka," tambah Alex.

Melihat kenyataan itulah maka LPNU Demak  mengajak kepada petani garam di Demak untuk meningkatkan SDM dalam rangka peningkatan ekonomi. Di antaranya adalah melatih petani garam membuat garam beroidium untuk kebutuhan konsumsi dengan mutu yang bagus.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dengan mutu yang bagus itulah nantinya harga garam akan naik dengan sendirinya. Selain itu petani diharapkan mempunyai jaringan pemasaran tersendiri dan tidak lagi mengandalkan para pengepul. Selain itu juga meningkatkan produksi garam dengan pemakaian teknologi baru.

“Dengan pelatihan ini kami mengharapkan ke depan akan tercipta pengusaha besar  dari kalangan NU di daerah ini. Sehingga jika ada kegiatan Istighosah ada yang jadi bos tidak cari dana muter-muter kesana kemari," harapnya.

Sementara itu Wakil PCNU H. Aminudin dalam sambutaan pembukaan mengatakan , Kecamatan Wedung merupakan sentra pembuatan garam. Oleh karena itu, kegiatan pelatihan diharapkan bisa memacu peningkatan ekonomi di wilayah ini. Diharapkan kegiatan ini terus berlanjut dalam rangka peningkatan ekonomi warga NU di Kecamatan Wedung sebagai penghasil garam

.

Di sisi lain Kepala Desa Kedungmutih, Hamdan menyambut positif kegiatan yang diadakan LPNU. Apalagi, mayoritas penghidupan warga Desa Kedungmutih mengandalkan garam . Di desa Kedungmutih ada puluhan kelompok petani garam, yang diharapkan dengan pelatihan pembuatan garam beryodium ini ada teknologi baru yang didapatkan.

“Harapan kami selain pelatihan ini juga ada kelanjutannya misalnya dari sisi pemasaran juga disentuh. Sehingga petani tidak hanya membuat garam beriodium yang berkualitas . Namun juga ada sesi yang membahas pemasarnnya," pungkasnya. (Muin/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Doa, Lomba Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah