"Konflik akan sangat merugikan. Selain akan menimbulkan rasa ketakutan masyarakat, juga akan menghambat kesejahteraan rakyat untuk membangun desanya. Padahal kehidupan antar desa juga sangat penting dan perlu rasa kebersamaan," ujar Marwan, Sabtu (18/7).
| Hindari Konflik, Ini Era Desa Membangun (Sumber Gambar : Nu Online) |
Hindari Konflik, Ini Era Desa Membangun
Hal tersebut dikemukakan terkait terjadinya insiden di Torikala, Papua beberapa hari lalu. Menurut Marwan, peran tokoh agama, tokoh masyarakat, aparatur desa dan kecamatan hingga daerah, sangat penting terjalin. "Tidak perlu lagi ada egoisme agama dan antar desa lagi. Komunikasi harus dikedepankan untuk menghindari konflik," ajaknya.?Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah
"Ini saya sampaikan, tidak hanya untuk insiden di Papua, tapi untuk seluruh wilayah Indonesia bahwa ? kita harus sama-sama sadar dan tenangkan diri. Bangun solidaritas dan kebersamaan kehidupan beragama dan masyarakat. Ayo kita sama-sama membangun desa," jelasnya.Dengan terbangunnya solidaritas dan terjalinnya harmonisasi antar beragama dan antar desa, Marwan mengatakan, keinginan bersama seluruh rakyat Indonesia untuk membangun wilayahnya secara adil dan merata akan sama-sama terbentuk. "Hindari hal sekecil apapun yang memicu konflik. Lebih baik mencegah, daripada sudah terlanjur terjadi," ujarnya. (Red: Fathoni)
Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah
Dari Nu Online: nu.or.idAhmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Ubudiyah, IMNU, Amalan Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah