Minggu, 17 September 2017

Rajaban, Siswa Madrasah Daarul Ikhlas Berkemah

Subang, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Untuk meningkatkan kualitas fisik dan mental, tim penegak pramuka MA Daarul Ikhlash menggembleng pelajar Mtsnya dalam kegiatan Kemah Isra’ dan Miraj. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini digelar di kompleks madrasah yang berlokasi di desa Caracas, Kalijati, Subang, Senin-Selasa (26-27/5).

Pembina pramuka MTs-MA Daarul Ikhlash Tito Taqiyudin mengatakan, kegiatan kemah ini selain memuat materi kepramukaan, tetapi juga materi tentang Isra dan Miraj.

Rajaban, Siswa Madrasah Daarul Ikhlas Berkemah (Sumber Gambar : Nu Online)
Rajaban, Siswa Madrasah Daarul Ikhlas Berkemah (Sumber Gambar : Nu Online)

Rajaban, Siswa Madrasah Daarul Ikhlas Berkemah

"Sholat 5 waktu merupakan oleh-oleh dari Isra’ dan Miraj. Dalam kegiatan ini, siswa dituntut melaksanakan sholat 5 waktu secara berjamaah yang juga dianjurkan dilakukan di masjid tempat tinggal masing-masing," ujar Tito, Senin (26/5).

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Tito yang juga mantan Ketua NU Caracas ini mengingatkan, kegiatan berkemah identik dengan Isra’ dan Mi’raj Rasulullah SAW. Pasalnya, kegiatan berkemah menuntut kedisiplinan dan kekuatan mental di mana para pelajar jauh dari orangtua. Kedisiplinan fisik dan mental itulah yang menjadi modal kebahagiaan.

Kegiatan berkemah ini mengajak para pelajar mengolah batin dengan melaksanakan zikir, sholawat, dan sholat tahajud. Dalam kesempatan ini, mereka diajak menjelajahi alam untuk menghayati rasa cinta tanah air dan nasionalisme. Dari sana, semangat gotong-royong akan tumbuh di kalangan mereka, pungkas Tito. (Aiz Luthfi/Alhafiz K)

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Aswaja Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah