Minggu, 27 Januari 2013

Kiai Syatibi Pertegas Pentingnya Akhlak Mulia Pelajar

Pamekasan, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah - Para pelajar mempunyai peranan penting terkait baik dan buruknya keberlanjutan hidup di dunia ini. Sebab, mereka adalah calon pemimpin masa depan. Karenanya perlu ada upaya rekayasa sosial untuk membentuk perilaku terpuji kalangan pelajar.

Demikian ditegaskan KH Syatibi Sayuthi saat menjadi penceramah dalam tabligh maulid akbar dan gema maulid SMP-SMA Maarif 1 Pamekasan, Sabtu (3/12).

Kiai Syatibi Pertegas Pentingnya Akhlak Mulia Pelajar (Sumber Gambar : Nu Online)
Kiai Syatibi Pertegas Pentingnya Akhlak Mulia Pelajar (Sumber Gambar : Nu Online)

Kiai Syatibi Pertegas Pentingnya Akhlak Mulia Pelajar

Pengasuh Pesantren Al-Abror Blumbungan ini menekankan pentingnya akhlak bagi para pelajar.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

"Saya sangat apresiatif terhadap SMP-SMA Maarif 1 Pamekasan karena betul-betul menanamkan akhlak kepada para pelajar, melalui suri teladan guru dan sistem pendidikan karakter di dalamnya," terang kiai muda yang masih lajang tersebut.

Untuk mewujudkan hal itu, tambah Kiai Syatibi, salah satunya dengan terus semangat dalam melestarikan tradisi keislaman dan ke-NUan.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

"Dan itu tercermin di antaranya dalam budaya Madura yang positif, semisal Parebesam Madhura dan sejenisnya. Karena di dalamnya ada kandungan nilai filosofi yang sangat dalam," tukas Kiai Syatibi. (Hairul Anam/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Habib, Khutbah Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kamis, 24 Januari 2013

Tujuh Gunungan Meriahkan Tradisi Rayahan Kupat

Klaten, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Sebanyak 7 gunungan yang berisikan ratusan ketupat diarak untuk memeriahkan tradisi rayahan kupat di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Klaten, Jawa Tengah. Ratusan kupat atau ketupat, yang dalam ungkapan bahasa Jawa berarti ngaku lepat (mengakui kesalahan), diarak kurang lebih setengah kilometer oleh warga menuju ke Bukit Sidoguro, Ahad (3/8).

Sesampainya di Bukit Sidoguro, gunungan kemudian didoakan oleh pemuka agama setempat. Setelah itu, dimulailah acara rayahan kupat (rebutan ketupat). Ribuan pengunjung yang hadir, ikut berebut ketupat yang terdapat pada gunungan. Selain ketupat, juga terdapat aneka sayuran seperti kacang panjang, tomat dan cabai yang ikut diperebutkan.

Tujuh Gunungan Meriahkan Tradisi Rayahan Kupat (Sumber Gambar : Nu Online)
Tujuh Gunungan Meriahkan Tradisi Rayahan Kupat (Sumber Gambar : Nu Online)

Tujuh Gunungan Meriahkan Tradisi Rayahan Kupat

Para pengunjung yang mengikuti acara ini, sebagian mengaku ada yang ingin sekedar untuk ngalap berkah, namun ada pula yang hanya sekedar untuk mencari kegembiraan semata.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dani, salah satu satunya, wanita berusia 40 tahun itu datang bersama suami dan anaknya. Bahkan, secara tak sengaja dia mendapatkan kupon berhadiah yang ikut dibagikan bersama ribuan ketupat. “Tadi, tidak sengaja menemukan. Lumayan, dapat Rp.50.000,” ungkap kata sembari tersenyum.

Panitia acara menerangkan rayahan kupat ini merupakan acara rutin yang sudah ada sejak dulu. Acara ini juga menjadi ajang silaturahim masyarakat setempat, khususnya pada momentum Lebaran. (Ajie Najmuddin/Mahbib)

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Budaya, IMNU Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kamis, 17 Januari 2013

Ini Rangkaian Kegiatan PCNU Berau-Kaltim di Bulan Muharram

Berau, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, melaksanakan rangkaian kegiatan di bulan Muharram 1439 H ini. Kegiatan dipusatkan di masjid yang diberi nama Masjid Aswaja Darussalam. Selain itu PCNU juga rutin menggelar gerakan shalat shubuh berjamaah keliling ke beberapa kecamatan.

Ini Rangkaian Kegiatan PCNU Berau-Kaltim di Bulan Muharram (Sumber Gambar : Nu Online)
Ini Rangkaian Kegiatan PCNU Berau-Kaltim di Bulan Muharram (Sumber Gambar : Nu Online)

Ini Rangkaian Kegiatan PCNU Berau-Kaltim di Bulan Muharram

Ahad (1/10) kemarin PCNU menyelenggarakan kegiatan santunan untuk 40 anak yatim, pengobatan gratis dan khitanan massal di Masjid Aswaja Darussalam yang berlokasi di Jalan Pulau Semama, Tanjung Redep.

Ketua PCNU Kabupaten Berau H Asrul Sani kepada Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah, Senin (2/10) mengangatakan, kegiatan di Masjid Darussalam Ahad pagi itu dimulai setelah shalat shubuh berjamaah keliling yang tiba gilirannya di masjid itu.

Kegiatan tersebut bekerjasama dengan Majelis Taklim Aswaja Darussalam, LAZISNU, Tirta Medical Center dan SMK Al-Falah Queen Berau.

“Untuk santunan, anak-anak yatim mendapatkan dua amplop. Satu dari majelis taklim, satu lagi dari LAZISNU yang sudah kita persiapkan sebelumnya. Warga sangat antusias, bahkan setelah acara selesai, masih ada yang ingin memberikan santunan,” kata H Asrul Sani.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sementara itu kegiatan khitanan massal merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang dilaksanakan sebelumnya yang pesertanya cukup banyak sehingga tidak bisa tertampung semuanya. 

Untuk khitanan massal ini, PCNU mendapatkan bantuan dari Tirta Medical Center dokter umum, dokter intensif dan tim paramedis dan kebutuhan medis lainnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kegiatan bakti sosial berupa pengobatan gratis thibbun nabawi dilaksanakan oleh tim ahli yang berasal dari PCNU sendiri.

Kegiatan lain dari PCNU Berau adalah kunjungan ke rumah-rumah warga sekitar yang sakit. “Bukan berapa nilainya barang yang kita bawa. Ini ajaran Nabi. Kita berdoa bersama di sana (di rumah warga yang sakit),” kata H Asrul Sani.

Kegiatan NU di daerah yang berbatasan dengan Negara Filipina ini cukup aktif dan intensif. Muslimat NU Berau saja mempunyai 23 Taman Kanak-kanak (TK) di pulau-pulau kecil. (Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Hadits, Ubudiyah, AlaNu Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Rabu, 16 Januari 2013

Jokowi: Presiden Afghanistan Kaget Keragaman di Indonesia

Jakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Pada kunjungan ke Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bangunsirna, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Sabtu (10/6, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengisahkan pertemuannya dengan Presiden Afganistan Ashraf Ghani.?

Jokowi: Presiden Afghanistan Kaget Keragaman di Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)
Jokowi: Presiden Afghanistan Kaget Keragaman di Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)

Jokowi: Presiden Afghanistan Kaget Keragaman di Indonesia

Menurut Jokowi, Ashraf Ghani terkaget-kaget tentang segala keragaman yang ada di Indonesia seperti pulau, bahasa, daerah, suku bangsa, serta kabupaten dan kota.?

“Kita memiliki 17 ribu pulau, beliau (Ashraf Ghani) kaget. Kita memiliki 714 suku, beliau kaget. Indonesia memiliki 516 kota dan kabupaten, beliau kaget. Kita memiliki bahasa lokal bahasa daerah itu 1100, beliau lebih kaget lagi,” kisahnya.?

Dengan segala potensi keragaman yang ada di ? Indonesia, Ashraf Ghani mengingatkan Jokowi supaya menjaga Indonesia dari perpecahan.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

“Presiden Jokowi hati-hati, negara dengan keragaman seperti Indonesia itu harus dijaga betul,” ujar Jokowi menirukan Ashraf Ghani. “Sudah sangat sulit sekali kalau sudah terjadi perpecahan,” tambahnya.

Terkait konflik yang terjadi di Afganistan, Jokowi menjelaskan tentang sumber pertikaian antara dua kelompok. Kelompok yang satu membawa negara lain masuk, yang satu lagi juga membawa negara lainnya masuk. Sekarang setelah perang, katanya, sudah ada 40 kelompok. (Husni Sahal/Abdullah Alawi) ?

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Khutbah Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah