Selasa, 19 April 2011

Muhyidin Arubusman: NU Tak Bisa Andalkan Faktor ‘Kebetulan’

Jakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) H Muhyidin Arubusman mengatakan, kaderisasi NU harus didesain secara sistematik dalam rangka menyiapkan kader-kader terbaik untuk Indonesia.

Saat menghadiri soft launching “Student Center NU Makara” di Depok, Sabtu (16/3),  ia mengingatkan, mahasiswa-mahasiswa NU di kampus-kampus terbaik di seperti Universitas Indonesia (UI) harus disiapkan menjadi calon-calon pemimpin yang mampu mengembangkan jam’iyah NU dan berkiprah di sektor profesional.

Muhyidin Arubusman: NU Tak Bisa Andalkan Faktor ‘Kebetulan’ (Sumber Gambar : Nu Online)
Muhyidin Arubusman: NU Tak Bisa Andalkan Faktor ‘Kebetulan’ (Sumber Gambar : Nu Online)

Muhyidin Arubusman: NU Tak Bisa Andalkan Faktor ‘Kebetulan’

Muhyidin dalam sambutannya mengatakan, PBNU sangat mengapresiasi kerja Forum Alumni PMII UI yang baru setahun berdiri tapi sudah mampu merintis hadirnya Student Center di UI.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

“NU tidak bisa lagi seperti selama ini yang hanya mengandalkan ‘kebetulan’, kebetulan Gus Dur jadi presiden, kebetulan ada PMII di UI dan sebagainya,” urai Muhyidin yang pernah menjabat Sekjen PBNU mendampingi KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Ketua Umum Forum Alumni PMII UI, Alfanny, mengatakan, selama ini kader-kader NU di kampus-kampus terbaik Indonesia bagaikan ‘ayam kampung’ yang dilepas dari kandang setiap pagi, dibiarkan ‘mencari makan’ sendiri dan menjelang maghrib alias menjelang pemilu, lalu dihela masuk kandang kembali.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

“PMII UI sudah hadir sejak tahun 1996 namun baru bisa merintis asrama mahasiswa (Student Center) tahun ini, Alhamdulillah, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali,” tandas Alfanny, alumni jurusan Sejarah FIB UI.

Student Center NU (Nusantara Unggul) Makara yang beralamat di Jalan Yahya Nuih Margonda Depok menempati rumah 2 lantai yang dapat menampung beberapa mahasiswa NU. 

Dijadwalkan pada bulan Agustus 2013 bersamaan dengan penerimaan mahasiswa baru UI, Student Center NU Makara akan merekrut dan menyeleksi mahasiswa UI yang dinilai berprestasi dan berpotensi untuk menjadi penghuni asrama mahasiswa Student Center NU Makara. 

Program Student Center NU Makara selain menyediakan asrama mahasiswa berbeasiswa juga mengadakan Pesantren Kilat Sukses Masuk PTN yang pada tahun 2013 ini akan diadakan di sejumlah kota antara lain Jakarta, Depok, Bandung dan kota lainnya.

Redaktur    : A. Khoirul Anam

Kontributor: Abdurrahman

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Sejarah, Sholawat, Humor Islam Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Rabu, 13 April 2011

"Jaga Nama Baik Organisasi, Jangan Ada Anarki dan Politik Uang!"

Boyolali, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah    . Mewakili Ketua Umum PBNU, Sekretaris Jendral (Sekjen) PBNU Helmy Faishal Zaini memberikan sambutannya pada pembukaan Kogres XVIII Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Kongres XVII Ikatan Pelajar Putri NU (IPPNU), Sabtu (5/12) pagi, di Asrama Haji Donohudan Boyolali, Jawa Tengah.

Jaga Nama Baik Organisasi, Jangan Ada Anarki dan Politik Uang! (Sumber Gambar : Nu Online)
Jaga Nama Baik Organisasi, Jangan Ada Anarki dan Politik Uang! (Sumber Gambar : Nu Online)

"Jaga Nama Baik Organisasi, Jangan Ada Anarki dan Politik Uang!"

Dalam pidatonya Helmy berpesan kepada para peserta kongres untuk selalu menjaga nama baik organisasi, dengan tidak berbuat anarkis dan terindikasi bermain politik uang.

Ia juga berharap para kader IPNU-IPPNU berkomitmen menjaga NKRI. “Sebagai organisasi pelajar milik NU harus berkomitmen menjaga NKRI jangan sampai dipecah belah oleh pihak tertentu yang tidak ingin Islam di Indonesia menjadi damai,” tegasnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Helmy juga memberikan arahan mengenai usia calon pimpinan pusat IPNU. "PBNU telah mengeluarkan surat edaran mengenai batas usia menjadi ketua PP IPNU maksimal 27 tahun, jadi yang berusia di atas itu, namun masih ngotot untuk maju, maka harus siap menerima sanksi PBNU," jelasnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Pada sesi pembukaan, turut hadir sejumlah tokoh penting, di antaranya Lukman Hakim Syaifuddin (Menteri Agama), Azwar Anas (Bupati Banyuwangi), Badrodin Haiti (Kapolri), dan M Natsir (Menristek Dikti).

Mewakili Presiden RI Joko Widodo yang kebetulan berhalangan untuk hadir membuka kongres secara resmi. Kongres yang bakal berlangsung hingga 8 Desember ini mengusung tema “Pelajar Islam Berbudaya untuk Toleransi dan Persatuan Bangsa”. (Ajie Najmuddin/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Doa Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Selasa, 05 April 2011

Ini Cara Melaporkan Akun-akun Radikal di Twitter

Jakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Narasi ekstrimisme begitu masif dan viral di media sosial, khususnya Twitter Konten ini sampai mampu menjadi image Islam yang seolah identik dengan kekerasan, perang, dan bom. Dasar ini adalah salah satu alasan bagi The Wahid Institute untuk menggandeng Twitter Indonesia untuk menggelar Workshop Tweet For Peace bersama puluhan aktivis media.

Menurut salah satu narasumber dari pihak Twitter Indonesia Roy Simangunsong, twitter memang dibangun berdasarkan konsep freedom of expressions atau kebebasan berekspresi para penggunanya.

Ini Cara Melaporkan Akun-akun Radikal di Twitter (Sumber Gambar : Nu Online)
Ini Cara Melaporkan Akun-akun Radikal di Twitter (Sumber Gambar : Nu Online)

Ini Cara Melaporkan Akun-akun Radikal di Twitter

“Tetapi kebebasan berekspresi tetap harus menjunjung tanggung jawab dan etika. Sebab itu, Twitter sangat mendukung dalam memerangi radikalisme,” tegas Roy.

Roy mengajak kepada para pengguna twitter untuk melaporkan akun-akun radikal yang berpotensi ke tindakan terorisme dengan melaporkan ke platform yang disediakan oleh Twitter yaitu dengan mengakses: support.twitter.com/forms.

Untuk mendukung gerakan radikal di media sosial, lanjut Roy, twitter juga menyediakan berbagai tools (alat) yang dapat dimanfaatkan oleh para pengguna. Hingga saat ini menurut Roy, tagar atau hashtag merupakan tools yang sangat efektif untuk mempopulerkan konten atau pesan damai. Selain itu, banyak tools-tools lain yang bisa dimanfaatkan.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

“Namun demikian, partisipasi aktif dalam menyampaikan konten dan informasi yang baik sangat penting. Karena Twitter juga sangat menekankan konten yang beretika di Twitter,” tutur Roy.

Kegiatan workshop ini dihadiri oleh puluhan aktivis media dan komunitas yang aktif dalam menangkal serta memerangi radikalisme dan terorisme di dunia maya. (Fathoni)

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Hikmah, Ulama Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah