Dalam dunia jurnalistik, nama besar seorang tokoh menjadi sebuah magnet untuk menarik minat pembaca. Namun, orang biasa pun bisa menjadi luar biasa manakala dibungkus dengan sudut yang menarik.
Hal itu disampaikan Ketua PBNU KH Imam Aziz dalam Pertemuan Penulis Keislaman, Jumat (8/12) di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
| Ibarat Gus Dur Munculkan Wali, Jurnalis Munculkan Tokoh (Sumber Gambar : Nu Online) |
Ibarat Gus Dur Munculkan Wali, Jurnalis Munculkan Tokoh
"Ibaratnya seperti Gus Dur yang mampu memunculkan wali, begitu juga seorang jurnalis mesti mampu pandai memunculkan seorang tokoh yang belum dikenal menjadi terkenal," tutur Kiai Imam.Ditambahkan Kiai Imam, fokus pemberitaan juga tidak harus dari wilayah pusat.
Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah
"Semisal di NU, lokusnya tidak hanya dari Jakarta, bisa di pesantren-pesantren yang belum terjangkau," ungkapnya.Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah
Dalam kesempatan tersebut, Kiai Imam juga memberikan semangat kepada para peserta yang mayoritas diikuti para penulis muda. (Ajie Najmuddin/Kendi Setiawan)Dari Nu Online: nu.or.id
Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Habib, Santri Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah