Jumat, 03 Mei 2013

Sanlat Sebulan GP Ansor Kota Bandung Berakhir

Bandung, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Pesantren kilat (sanlat) yang digelar selama sebulan oleh Gerakan Pemuda Ansor Kota Bandung telah usai. Secara resmi, Sanlat yang diisi Bimbingan Pasca ujian Nasional (BPUN) 2013 ditutup di gedung PCNU Kota Bandung  Jl. Yuda no.03 Kebon Kalapa Kota Bandung pada Senin (10/6).

Menurut Ketua Panitia Sanlat Ujang Miftahudin, maksud dan tujuan dari sanlat dan bimbel ini adalah dapat mematangkan peserta dalam ranah kognitif, apektif, dan psikomotorik. Tentu, tambah Miftah, dengan diberikan pemahaman tentang keaswajaan, keislaman, dan keindonesiaan.

Sanlat Sebulan GP Ansor Kota Bandung Berakhir (Sumber Gambar : Nu Online)
Sanlat Sebulan GP Ansor Kota Bandung Berakhir (Sumber Gambar : Nu Online)

Sanlat Sebulan GP Ansor Kota Bandung Berakhir

Dengan Sanlat tersebut, kata Miftah, diharapkan peserta lebih sigap dalam mengahadapi tantangan di kampus umum negeri, “Sehingga dari para lulusan bimbel Ansor Kota Bandung siap menghadapi segala dinamika di kampus, dan terbentengi dari Islam garis keras,” katanya kepada Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah melalui pers rilis.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Miftah menyebutkan, peserta sanlat berjumlah 43 orang, terdiri dari beberapa daerah di Jawa Barat, diantaranya, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Indramayu, Garut, Subang, Purwakarta, Sukabumi, Bogor, dan Cianjur. Mereka ditempatkan di dua pesantren Syifaaush Shuduur dan Ponpes Nurul Iman.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

“Nanti tanggal 16 Juni seluruh peserta se-Jabar akan dikumpulkan kembali di PWNU Jawa Barat, untuk mensurvey letak lokasi tes-nya,” pungkasnya.

Redaktur: Abdullah Alawi

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Tokoh, Internasional, Berita Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah