Jumat, 15 Februari 2008

PMII Rayon Ashram Bangsa Diskusi soal Gus Dur

Yogyakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Dalam rangka memperingati haul KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ke-4, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Ashram Bangsa Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mengadakan “Sekolah Gus Dur: Mengenang Sang Jejer Pandita” di Padepokan LKiS, tanggal 18-19 Desember 2013.

Diskusi ini diikuti oleh ratusan kader PMII Rayon Ashram Bangsa dari berbagai angkatan dengan menghadirkan pembicara dari berbagai kalangan warga NU. Narasumber yang hadir di antaranya, Hairus Salim, Jadul Maula, Mustafied, Nur Khalik Ridwan, Moch Shodiq dan Romel Masykuri.

PMII Rayon Ashram Bangsa Diskusi soal Gus Dur (Sumber Gambar : Nu Online)
PMII Rayon Ashram Bangsa Diskusi soal Gus Dur (Sumber Gambar : Nu Online)

PMII Rayon Ashram Bangsa Diskusi soal Gus Dur

"Kami menyelenggarakan sekolah Gus Dur ini tidak hanya sebatas untuk mengenang jasa dan perjuangan Gus Dur bagi bangsa ini, lebih dari itu kami menginginkan generasi muda NU, terutama kader PMII dapat melestarikan dan meneruskan perjuangan Gus Dur bagi negeri ini," ujar Virkly Pardosi, Ketua PMII Rayon Ashram Bangsa dalam sambutannya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Lebih jauh Virkly mengungkapkan bahwa generasi muda PMII saat ini sudah mulai enggan mengkaji Gus Dur, baik dalam pemikirannya, maupun perjuangannya. Padahal, Gus Dur adalah sosok teladan ideal untuk dijadikan panutan bagi generasi PMII.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Atas dasar itulah, jelasnya, PMII Rayon Ashram Bangsa mengadakan forum kajian seputar Gus Dur. Diskusi ini berjalan dengan lancar hingga akhir acara, yang kemudian ditutup dengan penampilan hadrah oleh kader-kader PMII, dan menyaksikan film dokumenter tentang Gus Dur. (Prastia DJ/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah PonPes, Makam, Kajian Islam Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah