Selasa, 30 September 2014

PBNU dan Australia Lanjutkan Kerja Sama Bidang Pendidikan dan Deradikalisasi

Jakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Pengurus harian PBNU menerima kunjungan Dubes Australia untuk Indonesia Paul Grigson di Jakarta, Jumat (11/9) sore. Kedua pihak ini membahas kelanjutan kerja sama yang sudah terbangun khususnya di bidang pendidikan dan pencegahan hingga penanggulangan gerakan ekstrem.

Pada pertemuan ini Paul menyatakan apresiasinya atas sikap moderat NU dan kampanye intensif deradikalisasi agama satu dekade terakhir. Ia menilai upaya pencegahan penyebaran paham radikalisme agama tidak boleh berhenti.

PBNU dan Australia Lanjutkan Kerja Sama Bidang Pendidikan dan Deradikalisasi (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU dan Australia Lanjutkan Kerja Sama Bidang Pendidikan dan Deradikalisasi (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU dan Australia Lanjutkan Kerja Sama Bidang Pendidikan dan Deradikalisasi

“Kita membincang upaya mengatasi radikalisme agama,” kata Ketua PBNU H Marsudi Syuhud di Jakarta, Jumat (11/9) sore.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Sementara Paul melaporkan bahwa gejala radikalisme mulai muncul di Australia belakangan justru didominasi dari kalangan warga biasa. Radikalisme di Australia, digerakkan oleh keluarga biasa yang tidak memakai atribut Muslim dalam kesehariannya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

“Mereka meminta bantuan NU untuk mengidentifikasi kelompok-kelompok radikal,” lanjut Marsudi.

Sementara di bidang pendidikan, kedua pihak akan terus melakukan pertukaran mahasiswa dan penyediaan beasiswa.

Paul Grigson merupakan Dubes Australia untuk Indonesia yang baru dilantik dua bulan lalu. Segera setalah pelantikan dahulu, Paul pernah mengadakan kunjungan ke PBNU. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Lomba, Fragmen Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah