Minggu, 17 Maret 2013

PCNU Pamekasan Ungkap Komunitas Teroris Bernama “Hasmi”

Pamekasan, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan mengungkap adanya komunitas teroris yang membawa embel-embel sunni. Komunitas ini bernama "Hasmi", kepanjangan dari Harakat Sunni untuk Masyarakat Indonesia.

"Komunitas terorisme ini sangat berbahaya. Selain menimbulkan kerusakan dan keresahan di masyarakat, juga memantik pencorengan terhadap NU yang berhaluan sunni," tutur Ketua PCNU Pamekasan, KH Abdul Ghoffar kepada Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah di Pamekasan, Sabtu (27/10) malam.

PCNU Pamekasan Ungkap Komunitas Teroris Bernama “Hasmi” (Sumber Gambar : Nu Online)
PCNU Pamekasan Ungkap Komunitas Teroris Bernama “Hasmi” (Sumber Gambar : Nu Online)

PCNU Pamekasan Ungkap Komunitas Teroris Bernama “Hasmi”

Dalam banyak media massa, ujar dia, Hasmi memiliki empat sasaran yaitu Konjen AS di Surabaya, Kedubes AS di Jakarta Pusat, Plaza 89 yang dekat dengan Kedubes Australia dan kantor Freeport di Jakarta Selatan, dan Markas Komando Brimob Jawa Tengah.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Untuk hal itu, Kiai Ghoffar menegaskan bahwa sekalipun komunitas terorisme tersebut meneguhkan kata sunni, jelas tidak dapat dikategorikan berhaluan NU atau sunni.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

"Sebab, sampai kapanpun, kekerasan atas nama apapun tidak dapat dibenarkan. Islam tidak pernah menganjurkan tindak kekerasan. NU mengecamnya," tekannya.

Ditambahkan pengasuh Pondok Pesantren Riyadus Shalihin ini, Pengurus Besar NU (PBNU) diharapkan tidak tinggal diam. Perlu pernyataan terang-terangan di media massa bahwa komunitas tersebut berhaluan terbalik dengan paham NU.

"Saya yakin, PBNU tidak akan tinggal diam. Minimal meneguhkan dalam media massa bahwa komunitas tersebut bukan bagian dari NU meski mengatasnamakan kelompok sunni," pungkasnya.

Redaktur    : A. Khoirul Anam

Kontributor: Hairul Anam

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Pendidikan, Amalan Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah