Kamis, 17 Agustus 2017

PBNU: Resolusi DK PBB Efektif untuk Dunia Islam, Tidak bagi Israel

Jakarta, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi menilai, setiap resolusi yang dikeluarkan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (DK PBB) hanya efektif bila diterapkan pada negara-negara berpenduduk sebagian besar Muslim atau dunia Islam. Sebaliknya, resolusi sekeras dan setegas apapun tak akan mempan pada Israel.

Hal tersebut dikatakan Hasyim kepada wartawan di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Ahad (3/6). Ia mengatakan hal itu menyusul Sidang Paripurna DPR RI yang akan meminta pertanggungjawaban Pemerintah terkait dukungannya terhadap Resolusi DK PBB nomer 1747 soal program nuklir Iran.

PBNU: Resolusi DK PBB Efektif untuk Dunia Islam, Tidak bagi Israel (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU: Resolusi DK PBB Efektif untuk Dunia Islam, Tidak bagi Israel (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU: Resolusi DK PBB Efektif untuk Dunia Islam, Tidak bagi Israel

Presiden World Conference on Religions for Peace itu mengingatkan kepada pemerintah bahwa sidang yang bakal digelar pada Selasa, 5 Juni mendatang itu, seharusnya dijadikan titik tolak untuk mengukur atau menilai kembali perilaku nasionalisme bangsa Indonesia dalam dimensi nasional dan internasional.

“Untuk menghindari polarisasi, jangan lagi kita bicara agama, bicara kemanusian saja sudah akan banyak yang krusial, di samping posisi Indonesia sebagai negara bebas-aktif dan pelopor Gerakan Non-Blok,” terang Sekretaris Jenderal International Conference of Islamic Scholars itu.

Ia mengaku tak habis pikir tentang perilaku sebuah pemerintahan yang secara sukarela mengizinkan negara asing memasuki daerah wilayah teritori pertahanan. Demikian pula dalam bidang ekonomi. “Bagaimana Rancangan Undang-undang Penanaman Modal Asing menjadikan asing sebagai pemilik, sementara pemilik Indonesia sebagai orang asing?’ gugatnya.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hikam, Malang, Jawa Timur, itu, mengajak kepada seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama mengikuti dengan cermat sidang paripurna tersebut. Tujuan utamanya untuk mengetahui bagaimana sesungguhnya keadaan moral politik, moral ekonomi dan moral budaya para pemimpin serta pengendali bangsa. “Masihkah ada harapan?” katanya. (rif)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Quote, Bahtsul Masail Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah