Selasa, 31 Januari 2012

MUI Pinta Polisi Usut Kasus Panci Bertuliskan Alhamdu Allah

Jember, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Jember, Jawa Timur, Halim Subahar, meminta aparat kepolisian mengusut tuntas kasus panci yang bertuliskan Arab "Alhamdu Allah" karena hal tersebut dinilai melecehkan agama Islam.

MUI Pinta Polisi Usut Kasus Panci Bertuliskan Alhamdu Allah (Sumber Gambar : Nu Online)
MUI Pinta Polisi Usut Kasus Panci Bertuliskan Alhamdu Allah (Sumber Gambar : Nu Online)

MUI Pinta Polisi Usut Kasus Panci Bertuliskan Alhamdu Allah

"Aparat penegak hukum harus tegas terhadap persoalan pelecehan agama karena selama ini tidak ada proses hukum yang tuntas terhadap hal-hal itu, sehingga potensinya terulang kembali," kata Halim di Jember, Selasa.

Ribuan panci bertuliskan Arab "Alhamdu Allah" ditemukan di Kabupaten Jember pada Senin (25/1), bahkan sebagian peralatan dapur rumah tangga tersebut sudah di tangan konsumen dan beredar di masyarakat.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

"Sejauh ini kasus seperti sandal berlafalkan Allah dan terompet menggunakan kertas Al-Qur’an tidak diusut secara tuntas oleh aparat penegak hukum, sehingga tidak ada efek jera bagi para pelaku untuk menistakan agama," tuturnya.

Untuk itu, lanjut dia, aparat kepolisian perlu melakukan klarifikasi terhadap pembuat peralatan dapur yang menempelkan stiker bertuliskan Arab "Alhamdu Allah" dan mencari aktor intelektual yang sengaja membuat hal tersebut dengan jumlah ribuan yang ditemukan di Jember.

"Motivasinya apa produsen membuat tulisan itu dan pihak penegak hukum harus tuntas mengusut kasus itu karena jika tidak, maka pelecehan terhadap umat Muslim akan terus terjadi," paparnya.

Ia menjelaskan pelecehan agama Islam yang tidak ditindaklanjuti dengan serius oleh aparat penegak hukum akan memancing keresahan di tengah masyarakat karena beberapa kali terjadi kasus penistaan agama yang tidak diproses hukum hingga selesai.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

"Kami berharap pihak Polres Jember serius menangani kasus ini dan mengusut tuntas hingga aktor intelektualnya, agar tidak ada lagi pelecehan agama dilakukan oleh pihak-pihak tertentu yang tidak bertanggung jawab," tegasnya.

Sementara Kepala Kementerian Agama Jember, Rosadi Badar mengatakan masih akan melakukan koordinasi dengan MUI dan aparat kepolisian terkait persoalan itu.

"Dari tulisannya memang salah, seharusnya tertulis Alhamdulillah, namun tulisan itu bertuliskan Alhamdu Allah yang menyebabkan artinya juga beda," katanya.

Ia mengatakan penulisan bahasa Arab yang salah dan berada di tempat-tempat yang tidak seharusnya seperti peralatan dapur akan menyebabkan keresahan umat Islam karena hal tersebut sangat sensitif mengarah ke isu SARA.

"Kami imbau semua pihak tidak main hakim sendiri karena hal tersebut sudah ditangani oleh aparat kepolisian dan pihak Kemenag siap memberikan pembinaan," ujarnya. (Antara/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Sunnah, Hadits Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Kamis, 19 Januari 2012

Prof Kacung: UIN Malang Miliki Konsep Bagus

Malang, Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah. Salah satu Perguruan Tinggi Islam di Malang, Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim dipuji Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. Kacung Marijan.

Prof Kacung: UIN Malang Miliki Konsep Bagus (Sumber Gambar : Nu Online)
Prof Kacung: UIN Malang Miliki Konsep Bagus (Sumber Gambar : Nu Online)

Prof Kacung: UIN Malang Miliki Konsep Bagus

Hal itu disampaikan Kacung ketika menyampaikan materi pada Seminar Nasional The Power of Education bertajuk ‘Mempersiapkan Sumber Daya Manusia yang Kompetitif Dalam Menyongsong ASEAN Community 2015’ Selasa (10/9) di Fakultas Humaniora, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.?

Menurutnya, konsep Pendidikan di UIN sangat bagus karena menerapkan tiga hal penting dalam konsep pendidikan.

“UIN Malang memiliki konsep penddidikan yang bagus karena menerapkan tiga landasan yaitu knowledge, skill, dan attitude,” jelas guru besar Unair Surabaya ini.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Menurutnya, dengan ketiga landasan tersebut, baik UIN Maliki ataupun lembaga lainnya bisa mengambangkan pendidikan ke arah yang lebih baik. ”Jika pelajar bisa menerapkan tiga hal tersebut, mereka akan dengan mudah bisa bekerjasama, menghormati, dan juga bersosialisasi,” tambah Ketua PBNU ini.

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah

Terlebih, mantan staff ahli Mendikbud ini juga berencana akan memasukan tiga konsep tersebut ke dalam kurikulum 2013. ”Konsepnya bagus, kita berencana untuk digunakan pada kurikulum 2013 nanti,” ujarnya. (Syaifullah/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah Hadits Ahmad Syafii Maarif - PP Muhammadiyah